Bacaterus / Misteri Jawa Tengah / Cerita Misteri Alas Roban yang Dikenal Sebagai Hutan Terangker

Cerita Misteri Alas Roban yang Dikenal Sebagai Hutan Terangker

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Desember 2018

Masih ingat dengan cerita misteri Alas Purwo yang dikenal sebagai tempat berdirinya kerajaan jin terbesar di nusantara? Ya, Alas Purwo dikenal sebagai tempat paling angker di Pulau Jawa. Namun, ternyata ada satu hutan lagi yang keangkerannya menyaingi Alas Purwo, yakni Alas Roban.

Alas Roban adalah hutan di Kecamatan Gringsing, Batang, Jawa Tengah. Di tengah-tengah hutan ada jalan yang biasa dilalui oleh segala jenis kendaraan, baik mobil pribadi, bus, sampai dengan truk.

Hal ini bukan hal yang baru mengingat banyak juga hutan yang di tengahnya terdapat jalanan untuk dilalui kendaraan umum. Namun, banyaknya kecelakaan yang tidak lazim di hutan ini membuat cerita misteri Alas Roban beredar luar ke masyarakat.

Sejarah Alas Roban

Sejarah Alas Roban

Sebelum membahas lebih jauh seputar misteri Alas Roban, Bacaterus ingin mengajak Anda untuk mencari tahu seputar sejarah Alas Roban. Jalanan yang berada di Alas Roban ini dibangun pada masa pemerintahan Belanda oleh Gubernur Herman Willem Daendels. Pembangunan jalan ini ditujukan untuk meratakan perekonomian di Jawa Tengah.

Pada jaman dahulu, nama jalan ini adalah De Grote Postweg. Proses pembuatan jalan berlangsung pada tahun 1808 – 1811. Selama 3 tahun pembangunan, jalan di Alas Roban ini sudah memakan banyak korban jiwa.

Tak hanya itu saja, untuk membuat jalan ini banyak bagian alam yang harus dirusak. Namun, mengingat tujuan pembuatan jalan untuk meningkatkan perkembangan perekonomian di daerah terpencil, makal hal-hal tersebut tidak terlalu dipusingkan.

Herman Willem Daendels

Mirisnya, pembuatan jalan ini banyak melibatkan orang-orang pribumi. Mereka dipaksa untuk bekerja keras agar jalanan cepat selesai. Banyak orang pribumi yang mati karena kelelahan atau perlakuan buruk dari tentara Belanda selama pembuatan jalan. Jasad orang-orang pribumi yang meninggal dibuang begitu saja di tepi jalan.

Hingga saat ini, masyarakat sekitar percaya bahwa arwah para pekerja yang tewas saat membuat jalan ini masih gentayangan. Bahkan, ada yang mengaku pernah melihat penampakan mereka atau mendengar suara-suara misterius ketika melintas di Alas Roban.

Gangguan mahluk astral yang suka menyesatkan jalan

Kuntilanak yang suka menumpang kendaraan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa cerita misteri Alas Roban yang paling terkenal adalah gangguan dari mahluk-mahluk gaib kepada para pengendara yang sedang melintas di sini. Penampakan mahluk astral mungkin sudah menjadi santapan sehari-hari bagi pengemudi yang terbiasa melewati jalan ini, terutama pada saat malam hari.

Akan tetapi, ada satu gangguan mahluk astral yang paling ditakuti oleh pengendara yang lewat di Alas Roban ini, yakni keberadaan mahluk gaib yang suka menumpang di kendaraan dan menyesatkan si pengendara. Hal ini juga sering dikaitkan dengan sejumlah kecelakaan yang memang sudah sangat sering terjadi di Alas Roban.

Dikenal sebagai jalur maut

Dikenal sebagai jalur maut

Ada ratusan kasus kecelakaan yang pernah terjadi di Alas Roban. Yang mengerikan, hampir sebagian besar kecelakaan tersebut memakan korban jiwa. Misteri Alas Roban mengenai banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di sini membuat banyak orang yang menduga bahwa sejumlah kecelakaan ini disebabkan oleh ulah mahluk astral.

Namun, ada penjelasan yang lebih masuk akal untuk menerangkan alasan banyaknya kecelakaan yang terjadi di Alas Roban. Jalan yang berada di Alas Roban ini dikenal sebagai jalur maut karena jalannya tidak terlalu lebar, berkelok-kelok, dan sangat licin. Banyak tikungan tajam yang terdapat di Alas Roban ini.

Sementara itu, banyaknya kendaraan besar yang melintasi jalur ini juga meningkatkan risiko kecelakaan yang lebih besar. Oleh karena itu, ketangkasan mengemudi dan juga fokus dari pengemudi itu sendiri sangat diperlukan agar tidak terjadi kecelakaan saat melewati Alas Roban.

Bertemu bus hantu

Alas Roban Malam Hari

Di antara banyaknya cerita mistis mengenai Alas Roban, ada sebuah cerita yang sampai saat ini masih terkenal di kalangan masyarakat yang tinggal di sekitar Alas Roban. Padahal, kejadian yang dialami oleh seorang pria bernama Brodigyo ini terjadi pada tahun 1996.

Cerita bermula ketika Brodigyo mengendarai sepeda motornya dari Tegal hendak menuju ke Surabaya. Pria ini melewati jalan di Alas Roban pada saat kondisi jalan itu masih sempit dan belum ada penerangan sama sekali. Suasana semakin mencekam tatkala saat ini jarum jam sudah menunjukkan pukul 12 malam dan hujan sedang turun membasahi jalanan yang dilewati Brodigyo.

Namun, mengingat ia harus segera sampai di Surabaya, Brodigyo tetap memacu sepeda motornya dan memasuki Alas Roban. Kejanggalan mulai dirasakan pria ini saat ada kendaraan besar seperti bus yang nampak seperti mengikuti ia dari belakang. Lampu bus itu menyorot ke arah Brodigyo seperti hendak menyalip. Anehnya, ketika Brodigyo berjalan lambat dan sedikit menepi, bus itu tidak kunjung mendahului.

Bertemu bus hantu

Ketika Brodigyo akan melihat bus itu dari kaca spion motornya, betapa kagetnya ia saat melihat tampilan bus itu seperti bus pada tahun 70-an yang sudah nampak usang. Seketika pria ini merasa takut dan mempercepat laju motornya.

Bus misterius itu juga terus mengikuti Brodigyo dengan kecepatan tinggi. Saking kencangnya, bus itu menabrak Brodigyo tetapi anehnya Brodigyo tidak apa-apa, justru bus itu menghilang tanpa jejak.

Akhirnya, Brodigyo beristirahat sejenak di perkampungan terdekat dengan Alas Roban. Beliau menceritakan pengalaman mistisnya ini kepada masyarakat setempat. Sepertinya, masyarakat di sini pun sudah mengerti bahwa peristiwa tersebut sudah pernah terjadi sebelumnya.

Tempat pembuangan mayat

Tempat pembuangan mayat

Di era orde baru tepatnya pada tahun 80-an, presiden Soeharto membentuk sebuah operasi rahasia yang dikenal sebagai Penembak Misterius alias Petrus. Operasi ini ilakukan untuk menangkap dan membunuh orang-orang yang dianggap mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat setempat. Petrus beroperasi di DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Sampai saat ini, pelaku penembakan memang tidak pernah terungkap.

Korban penembakan Petrus ini banyak dibuang di Alas Roban. Alih-alih dimakamkan, jenazah tersebut dibuang begitu saja bersama dengan pakaian yang masih melekat di tubuh masing-masing jenazah. Anehnya, mayat-mayat yang dibuang di sini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 2-3 hari saja.

Pantangan saat melewati Alas Roban

Pantangan saat melewati Alas Roban Misteri Alas Roban

Satu hal yang perlu Anda ingat sampai kapan pun, jangan pernah melewati Alas Roban pada malam hari. Terlepas dari gangguan yang ditimbulkan oleh mahluk halus, kabut di sekitar Alas Roban ini sangat tebal pada malam hari dan tentu saja hal ini membatasi jarak pandang Anda. Selain itu, malam hari juga seorang pengendara lebih mudah lelah dan tidak berkonsentrasi.

Larangan lainnya saat melewati Alas Roban adalah apabila ada suatu hal yang ganjil terlihat mata, maka tetaplah berjalan terus. Jangan terlalu mengindahkan hal ganjil tersebut karena Anda bisa gagal fokus karena paranoid.

Inilah sejumlah cerita misteri Alas Roban yang mungkin harus Anda ketahui. Tidak hanya pada saat melewati Alas Roban saja, Anda juga harus lebih fokus dan tidak mengantuk saat sedang menyetir kendaraan apa pun.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar