bacaterus web banner retina

Inilah 10 Menu Buka Puasa yang Sebaiknya Dihindari

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 15 April 2021

Saat waktu buka puasa tiba, orang-orang terkadang jadi kalap saat menyantap hidangan berbuka yang bermacam-macam yang tersaji di meja. Padahal ketika kamu berpuasa, kamu perlu memperhatikan asupan nutrisimu supaya tubuh tetap fit. Ternyata makanan dan minuman yang kamu konsumsi saat berbuka bisa mempengaruhi kesehatan tubuhmu.

Karena itulah sangat penting bagimu untuk mengetahui makanan apa saja yang perlu dihindari ketika kamu berbuka puasa. Jangan sampai makanan yang kamu nikmati saat berbuka menyebabkan kamu tak bisa berpuasa penuh karena sakit. Nah, di bawah ini adalah jenis menu buka puasa yang harus dihindari ketika kamu berbuka.

1. Makanan Berminyak

Makanan Berminyak

Makanan dengan kandungan minyak yang tinggi memang sudah seharusnya dihindari saat berbuka puasa. Sayangnya, karena tak tahan dengan godaan, beberapa orang lebih suka berbuka puasa dengan menyantap gorengan. Padahal kandungan minyaknya sangat tinggi.

Gorengan sepertinya sudah menjadi makanan wajib saat berbuka puasa. Akan tetapi makanan ini memberikan efek tidak baik untuk kesehatan.  Mengenai makanan yang tinggi kandungan minyak ini ada hal hal penting lainnya yang perlu diketahui.

Penggunaan minyak goreng yang sudah berkali-kali dipanaskan atau minyak goreng bekas ternyata dapat mengakibatkan minyak jadi lebih terdegradasi. Hal ini tentu bisa memungkinkan minyak lebih banyak terserap oleh makanan.

Inilah yang membuat gorengan disebut sebagai salah satu makanan tinggi minyak. Makanan ini bisa berkontribusi terhadap kolesterol tinggi, kenaikan berat badan serta memicu meningkatnya tekanan darah.

Jika terus dikonsumsi, maka makanan yang tinggi minyak ini bisa berkontribusi pada risiko diabetes tipe 2 serta penyakit jantung. Jadi gorengan merupakan salah satu menu buka puasa yang harus dihindari.

2. Minuman Berkafein

Minuman Berkafein

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa kamu harus menghindari minuman berkafein di saat berbuka puasa? Hal ini karena minuman yang berkafein, misalnya kopi dan teh mempunyai sifat diuretik yang bisa menyebabkan frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering.

Jika terlalu sering buang air kecil ketika berpuasa, kamu rentan mengalami dehidrasi ringan. Walaupun minuman berkafein tidak berbahaya, akan tetapi situasi ini bisa mengganggu aktivitas keseharianmu dan menurunkan produktivitas.

Selain itu ternyata dehidrasi juga bisa memicu terjadinya gangguan kesehatan lainnya. Minuman yang berkafein juga bisa mengakibatkan produksi asam lambung jadi meningkat. Kalau dibiarkan terus, peningkatan produksi asam lambung bisa merusak lapisan lambung.

3. Makanan Pedas

Makanan Pedas

Orang Indonesia terkenal hobi makan makanan pedas. Sayangnya, makanan ini adalah salah satu makanan yang harus dihindari ketika berbuka puasa. Meskipun kadang-kadang makanan pedas bisa memancing selera makan, tapi tidak disarankan dikonsumsi saat baru buka puasa.

Cabai memiliki kandungan senyawa capsaicin yang dapat menyebabkan dinding lambung iritasi. Akibatnya yaitu menimbulkan reaksi asam sehingga perut bisa jadi kram dan nyeri. Kondisi inilah yang menyebabkan kamu mengalami diare setelah mengonsumsi makanan pedas.

Tak hanya itu, kamu juga perlu tahu bahwa sebagian orang mempunyai saluran pencernaan yang cukup sensitif. Mereka dengan memiliki pencernaan sensitif yang menyantap makanan pedas ketika berbuka puasa dapat mengakibatkan pencernaan mereka mengalami efek buruk

Beragam keluhan kesehatan pun mungkin terjadi, seperti merasakan nyeri di bagian dada, lalu mulut yang terasa asam sampai kondisi perut yang tidak nyaman.

4. Makanan Bersantan

Makanan Bersantan

Makanan bersantan kerap kali menjadi menu kesukaan saat waktu berbuka puasa. Perlu kamu ketahui bahwa santan masuk ke dalam bahan makanan yang memiliki kalori tinggi, yaitu kurang lebih 552 kalori untuk tiap satu cangkirnya.

Meskipun santan mempunyai kandungan besi, vitamin C, magnesium, tembaga serta kalium, tapi ada juga terdapat kandungan lemak jenuh yang bisa menimbulkan risiko penyakit jantung koroner.

Memang sebaiknya kamu tidak mengonsumsi makanan dengan kandungan santan yang tinggi saat berbuka puasa. Ini karena makanan tersebut bisa menimbulkan masalah kesehatan, contohnya pencernaan. Jadi makanan bersantan adalah menu buka puasa yang harus dihindari.

5. Makanan Tinggi Gula

Makanan Tinggi Gula

Tak hanya makanan yang digoreng, ada lagi menu buka puasa lainnya yang harus dihindari, yaitu makanan manis. Jenis makanan ini umumnya sangat populer dijadikan sebagai menu berbuka.

Contoh makanan tinggi gula, di antaranya adalah minuman bersoda, manisan buah, jus buah yang diberi tambahan gula, susu atau sirup, dan makanan manis yang lain yang sering tersaji di atas meja. Makanan dan minuman tadi gula dan kalorinya tinggi, tetapi rendah nilai gizinya.

Jika kamu menyantap menu makanan seperti ini saat berbuka, maka kadar gula darah yang awalnya rendah kemudian bisa menjadi tinggi dengan cepat. Tak hanya membuat kamu jadi gampang haus dan nafsu makan meningkat, berat badan kamu juga akan naik. Kamu jadi berisiko terkena diabetes.

6. Makanan Tinggi Serat

Makanan Tinggi Serat

Beberapa makanan yang kandungan seratnya tinggi bisa mengakibatkan kamu memproduksi gas lebih banyak di dalam saluran pencernaan, khususnya kalau dikonsumsi saat buka puasa. Makanan yang tinggi serat contohnya adalah kol, tauge, nasi merah, bawang, gandum, dan ubi.

Ini bisa mengakibatkan perutmu jadi kembung juga begah. Jadi walaupun makanan-makanan yang kandungan seratnya tinggi baik bagi kesehatanmu, tapi sebaikanya jangan mengkonsumsinya secara berlebihan. Khususnya bagi kamu yang kerap kali mengalami kembung dan begah.

7. Minuman Bersoda

Minuman Bersoda

Apakah kamu sering tergoda untuk melepas dahaga setelah berpuasa seharian dengan minuman bersoda yang dingin? Minuman ini terlihat begitu menyegarkan di tenggorakan, bukan? Sayangnya ini adalah menu buka puasa yang harus kamu hindari.

Memang minuman bersoda terasa menyegarkan. Akan tetapi minuman bersoda dapat mengakibatkan perih di perut yang disebabkan oleh banyaknya gas yang dihasilkan, khususnya perut yang dalam keadaan kosong sesudah seharian penuh berpuasa.

Walaupun dicampur dengan sirup, campuran ini juga tidak baik bagi perut kosong sehingga kamu harus menghindari minuman ini saat berbuka.

8. Makanan Tinggi Garam

Makanan Tinggi Garam

Makanan yang asin membuat kamu susah untuk berhenti. Camilan-camilan asin itu ternyata bisa memicu hipertensi. Selain itu, makanan dengan kandungan garam yang tinggi juga bisa mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi.

Terumana saat berpuasa, tubuhmu mengalami kekurangan cairan sehingga kamu rentan mengalami dehidrasi. Karena itu, hindarilah makanan dengan kandungan tinggi garam.

Hal ini karena garam dapat menyerap cairan dalam tubuh yang kamu gantikan ketika berbuka. Selain itu, kamu juga akan merasa sangat haus disebabkan kamu mengalami dehidrasi.

9. Makanan Kaleng

Makanan Kaleng

Sesudah berpuasa seharian, tentunya tubuhmu memerlukan gizi serta nutrisi yang lengkap. Fungsinya yaitu untuk menggantikan sumber energi yang terpakai ketika beraktivitas saat berpuasa.

Menyantap makanan kaleng justru akan membuat kamu mendapatkan nutrisi yang terbaik bagi tubuhmu.  Tak hanya itu, banyaknya kandungan kimia misalnya zat pengawet. Tambahan zat kimia ini menjadikan nilai gizi makanan kaleng jadi sangat rendah.

10. Makanan Instan

Makanan Instan

Ayo ngaku, siapa yang berbuka puasa dengan menyantap mie instan hangat? Karena sibuk bekerja membuat kamu jadi lelah sehingga kamu lebih memilih makanan instan untuk menu berbuka. Maka tak heran beberapa orang lebih senang menyantap makanan ini karena proses memasaknya cepat.

Kelelahan karena bekerja dan berpuasa tak ayal lagi menjadikan beberapa orang menyantap makanan instan saat berbuka. Padahal makanan instan, misalnya mie instan membuat tubuhmu jadi kesulitan untuk menyerap nutrisi dari makanan lain yang bergizi.

Nah, itulah beberapa menu buka puasa yang harus kamu hindari saat berbuka. Hal ini karena makanan-makanan tersebut dapat memicu dampak buruk bagi kesehatan. Alih-alih sehat setelah berpuasa, kamu bisa jadi sakit dan tak bisa berpuasa.

Beragam jenis makanan yang disebutkan di atas kerap kali disepelekan, tapi kamu perlu berhati-hati ketika memilih makanan saat berbuka. Ini demi kesehatan diri serta keluargamu. Bijaklah dalam memilih menu buka puasa agar puasamu bermanfaat dan berkah tentunya.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram