Bacaterus / Kucing / Ugh! Bau! Begini Caranya Menghilangkan Bau Kencing Kucing

Ugh! Bau! Begini Caranya Menghilangkan Bau Kencing Kucing

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Desember 2018

Bagi para pecintanya, kucing memang seringkali menjadi penghilang jenuh, peneman kesepian, dan bahkan penghilang stres. Binatang imut yang diidentikkan dengan kejutekannya ini sudah tidak jarang dijadikan peliharaan banyak orang. Namun, bagaimana jika alih-alih jadi teman penghilang stres, si anak bulu justru malah jadi biang keladinya?

Yup, para pecinta kucing, siapa yang pernah tiba-tiba mengendus bau pesing entah di mana di dalam rumah? Hihihi, kalem-kalem begitu, si kucing memang terkadang kedapatan buang air bukan di tempatnya. Ini bisa dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti stres, sakit, atau bahkan kebiasaan.

Untuk itulah, daripada pusing oleh perilaku si kucing dan oleh bau kencingnya yang menyengat, Bacaterus akan memberikan tips-tips menghilangkan bau kencing si anak bulu. Baca terus, ya!

Cara Membersihkan Kencing Kucing

pembersihan kucing

* sumber: www.youtube.com

Jika si anak bulu pipis sembarangan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkannya. Lap genangan kencing kucing dengan lap yang hanya dibasahi air. Selain lap, bisa juga dibersihkan dengan menaburi pasir gumpal di atasnya dan tunggu hingga menyerap.

Pastikan bahwa kalian sudah benar-benar membersihkan seluruh kencing kucing. Jangan lupa cek semua sudut ruangan, karena bisa saja kencingnya merembes ke balik barang-barang atau bahkan terkena dan menyerap di baju atau kain lainnya.

Setelah itu, pel dengan pembersih lantai. Jika ada, pakai pembersih lantai yang tidak mengandung amonia, untuk menghindari kucing kencing di tempat yang sama, karena pembersih lantai yang mengandung amonia tidak benar-benar menghilangkan bau kencing kucing.

Namun, jika tidak ada, tetap pel dengan pembersih biasa saja, lalu setelahnya taburi bekas kencing kucing dengan bubuk kopi atau teh. Hal ini dilakukan guna menghilangkan bau yang bisa menjadikan alasan kucing pipis di tempat itu lagi. Diamkan selama beberapa saat, lalu sapu dan bersihkan.

Penyegaran Ruangan

penyegar ruangan

* sumber: thecatsite.com

Meskipun sudah dipel dan ditaburi bubuk kopi atau teh, terkadang bau kencing kucing bisa jadi masih tetap menyengat dan menetap di ruangan, terlebih dalam ruangan yang dipenuhi barang-barang atau baju-baju yang menggantung.

Untuk mengatasi ini, ruangan harus disegarkan. Caranya adalah dengan menyemprotkan penetral ruangan ke tempat kucing pipis dan ke seluruh sudut lainnya. Pastikan kucing sedang tidak ada di dalam ruangan ketika kalian tengah menyemprotkan, ya!

Setelahnya, kalian bisa semprotkan juga desinfektan ke tempat kucing kencing dan ke udara. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran taksoplasma yang bisa berkembang biak jika pembersihan kurang bersih. Selain itu, desinfektan juga bisa menguraikan bau. Oh ya, desinfektan bisa ditemukan di pet shop terdekat, ya!

Cara Mencegah Kucing Kencing Sembarangan

pencegahan

* sumber: icatcare.org

Nah, meskipun sudah bisa membersihkannya dengan mudah, kita harus tetap melakukan tindakan pencegahan agar si kucing tidak mengulangi kebiasaan buruk tersebut. Plus, agar kita tidak perlu direpotkan untuk bersih-bersih kencingnya lagi. Hihihi.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perilaku kucing kencing sembarangan bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, misalnya akibat stres. Kucing bisa stres jika tiba-tiba rumah dipenuhi oleh orang-orang tak dikenal, terlalu lama dikandangi, atau tidak kawin-kawin ketika birahi.

Selain itu, jika tiba-tiba rumah kalian dipenuhi kucing baru (misalnya karena baru adopsi atau anak-anak kucing yang sebelumnya masih bayi sudah bisa lincah bermain), kucing yang lama juga tidak terhindar dari stres, lho! Ini bisa jadi latar belakang kuat yang membuat kucing pipis di luar tempat biasanya.

Untuk mencegah hal itu, pertama-tama, kandangi kucing. Jangan lupa masukkan litter box ke dalam kandang, supaya kucing bisa tahu bahwa tempatnya buang air adalah di sana. Selain itu, langkah ini juga membuat kucing tidak akan pergi kemana-mana dan hanya akan kencing di kandang saja.

Akan tetapi, jangan kandangi kucing dan biarkan dia dikelilingi oleh kucing-kucing lain yang membuatnya stres, ya! Pisahkan dia dari kucing lain agar tenang. Biasanya, kucing yang stres akibat kedatangan kucing-kucing baru harus diberikan pendekatan pelan-pelan. Hindari memaksakannya untuk bergabung terus-terusan dengan kucing baru, sebab si kucing juga butuh beradaptasi.

Supaya kucing lebih tenang, sebaiknya ia dibelai-belai dan disayang-sayang. Hal ini bisa meredakan stresnya lebih cepat. Hindari menempatkan kucing di tempat yang banyak orang melintas. Ini juga akan membuatnya lebih stres dan gelisah. Terlebih, jika ia dibiarkan di tempat yang dipenuhi dengan orang-orang yang tidak dikenalnya.

Selain stres, perilaku kucing kencing sembarangan juga bisa diakibatkan oleh kebiasaan. Ia dibiarkan terus-terusan pipis sembarangan tanpa ada penanganan dan pencegahan apa pun.

Nah, hal ini bisa diatasi dengan menaruh barang-barang yang dapat memenuhi dan menghalangi tempatnya biasa pipis sembarangan. Kucing akan kesulitan untuk menemukan kenyamanan. Rajin-rajin juga membersihkan spot tersebut, supaya kucing tidak bisa menemukan baunya lagi.

Namun, jika ia mangkir dan mencari tempat lain untuk dipipisi, kita juga bisa melakukan pencegahan dengan ‘menghukumnya’. Eits, menghukum di sini tidak berarti macam-macam, lho! Pemilik kucing bisa memasukkannya ke kandang agar pipisnya bisa terkontrol. Selain itu, jika kucing sudah mulai menyamankan diri untuk pipis sembarangan, pemilik juga bisa menyemprotkannya dengan air dari semprotan kecil.

Ingat jam-jam kucing biasa buang air. Jika si kucing tetap cenderung pipis sembarangan ketika kebelet, kita bisa memasukkanya dulu ke dalam kandang. Biarkan ia di sana sampai benar-benar selesai pipis. Lakukan hal ini berulang-ulang.

Untuk kucing yang dilepas di dalam rumah, hindari membiarkan kucing berada di dalam ruangan tertutup, sebab kucing yang punya kebiasaan pipis sembarangan ketika kebelet bisa langsung pipis di ruangan tersebut meski sehari-harinya pipis di litter box seperti biasa.

Nah, itu dia tips-tips menghilangkan bau kencing kucing dan cara pencegahan kucing kencing sembarangan. Apakah kalian punya tips lain yang bisa diaplikasikan? Bagikan di kolom komentar, ya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar