Bacaterus / Hama Tanaman / Cara Mudah Mengatasi Hama Kutu Putih pada Tanaman Hias

Cara Mudah Mengatasi Hama Kutu Putih pada Tanaman Hias

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apakah ditaman pekarangan rumah kamu ada tanaman hias? Pernah kesal karena menemukan tanaman hias kamu layu atau kelihatan nggak cantik lagi gara-gara hama kutu putih? Lalu apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya? Menggunting bagian yang terkena hama kutu putihnya atau malah dibuang semua dengan potnya?

Hmmm, mungkin kamu harus mencoba mengatasinya terlebih dahulu sebelum kamu berpikir untuk membuang tanaman hias kamu yang terserang hama kutu putih ini. Hama kutu putih biasanya bersarang dibagian bawah daun dari tanaman inang, pada lipatan-lipatan ujung tunas, dan daun-daun yang masih muda karena hama kutu putih tidak menyukai sinar matahari.

Dan, jika tidak ditangani dengan benar dikhawatirkan dapat mengakibatkan perkembangan tumbuhan jadi terhambat karena bagian-bagian tanaman dijadikan sarang dan dimakan oleh hama kutu putih ini. Akibat yang paling buruknya adalah tanaman menjadi layu dan mati. Lalu bagaimana cara mengatasi hama kutu putih pada tanaman hias kamu supaya tanaman hias kamu tetap bisa sehat dan tumbuh dengan baik? Berikut ini diantaranya:

Cara Mengatasi Hama Kutu Putih pada Tanaman Hias

1. Air sabun cuci piring

Air sabun cuci piring

Kalau kamu bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk merawat tanaman hias kamu yang terkena hama kutu putih ini, kamu bisa menggunakan air sabun cuci piring yang disikatkan pada daun atau batang yang terkena kutu putih ini. Tapi kalau kamu merasa terlalu lama atau ingin praktis, kamu bisa memasukkan air yang berisi sabun cuci piring ini kedalaman kedalam botol semprotan.

Kemudian kamu bisa menyemprotkan botol semprotan berisi air sabun cuci piring tersebut ke sekitar daun atau batang tanaman hias kamu yang terserang hama kutu putih tadi. Setelah itu, kamu bisa mengulangi menyemprotkan air sabun cuci piring ini selama seminggu 3 kali dengan cara yang sama disikat atau disemprot dengan air sabun cuci piring tadi.

Kamu bisa juga menggunakan air sabun yang baru sampai hama kutu putih ini hilang dan tidak menyerang tanaman hias kamu lagi. Setelah itu kamu bisa mengecek tanaman hias kamu sebulan sekali saja.

Tapi jika kamu menemukan hama kutu putih muncul kembali pada tanaman hias kamu, kamu bisa mengulangi lagi menyikat atau menyemprotnya dengan air sabun cuci piring sampai hama kutu putih benar-benar mati dan tidak muncul kembali.

2. Rebusan air serai

Rebusan air serai

Selain menggunakan air sabun cuci piring, kamu juga bisa menggunakan air rebusan batang serai. Kamu cukup siapkan serai sebanyak 1 kilogram, potong pendek-pendek lalu blender sampai halus. Atau kalau tidak ada blender, kamu bisa menggeprek ujung batang serai supaya aroma serai lebih keluar saat direbus. Kemudian serai yang sudah dihaluskan atau yang sudah digeprek tadi dimasukkan ke dalam panci yang sudah diisi air sebanyak 3 liter.

Panaskan dalam api sedang lalu biarkan sampai mendidih. Setelah itu diamkan sampai benar-benar dingin. Selanjutnya, saring air rebusan serai tadi, karena yang akan digunakan adalah air rebusannya saja. Kemudian kamu harus menambahkan  sabun cuci pakaian sekitar 1/3 sendok teh kedalam air rebusan serai tadi.

Aduk sampai merata kemudian diamkan sampai bisa hilang lalu masukkan kedalam botol spray, kemudian semprotkan ke bagian-bagian tanaman yang diserang hama kutu putih tadi. Lakukan penyemprotan menggunakan air rebusan serai ini selama seminggu 3 kali sampai hama kutu putih tidak muncul kembali.

3. Penyedot debu

Mengatasi Hama Kutu Putih

Kamu bisa membasmi hama kutu putih muda yang menempel pada bagian bawah daun dengan menyemprotnya menggunakan selang taman. Sedangkan untuk hama kutu putih dewasa bersayap, kamu bisa menggunakan penyedot debu kecil untuk menarik mereka dari daun saat pergerakan mereka sangat lambat, biasanya di pagi hari atau saat cuaca sedang sejuk.

Setelah kamu berhasil menghisap semua hama kutu putih dewasa, masukkan kantung penghisap debu ke dalam kantung plastik kedap udara dan bekukan selama 24 jam untuk membunuh hama kutu putih. Buang bangkai hama kutu putih ke tempat sampah setelah proses pembekuan. Metode ini sangat berguna, terutama saat hama kutu putih baru pertama kali muncul.

Lakukan salah satu cara mengatasi hama kutu putih yang sudah dijelaskan diatas dengan rutin. Untuk mencegah penularan hama kutu putih ke tanaman lainnya yang masih sehat, sebaiknya kamu memotong bagian daun atau batang yang terserangnya saja. Karena larva hama kutu putih ini susah dilihat langsung oleh mata, maka dari itu kamu tetap harus melakukan salah satu dari beberapa cara diatas untuk membasmi larva hama kutu putih ini.

hama kutu putih

Sehingga, diharapkan larva tidak tumbuh dan berkembang biak menjadi hama kutu putih yang akan menyebabkan terganggunya pertumbuhan tanaman hias kamu. Beberapa cara diatas tadi bisa kamu lakukan juga pada pohon lainnya, misalnya pohon buah-buahan. Kalaupun kamu ingin menggunakan pestisida, sebaiknya pilih pestisida organik yang cenderung aman untuk tanaman dan juga manusia.

Dan, jika kamu ingin membeli tanaman hias yang baru, pastikan kamu melihat detail fisik tanaman bunga yang hendak kamu beli, cermati bagian batang dan daun apakah ada tanda-tanda keberadaan hama kutu putih atau tidak.

Beberapa tempat penjualan bunga seringkali lalai dalam memeriksa kualitas tanaman yang mereka jual, dan jangan sampai tanaman yang kamu beli terdapat larva dari hama kutu putih ini yang dapat dengan mudah menyebar pada koleksi tanaman bunga atau pohon-pohon kamu yang lainnya. Selamat mencoba!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *