Bacaterus / Roti / 12 Manfaat Mengonsumsi Roti Gandum yang Baik untuk Kesehatan

12 Manfaat Mengonsumsi Roti Gandum yang Baik untuk Kesehatan

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 September 2019

Makanan yang banyak dijadikan sebagai menu sarapan adalah roti, termasuk roti gandum. Mungkin sebagian masyarakat Indonesia lebih mengenal roti tawar. Padahal roti gandum memiliki rasa yang tidak kalah enak, lho! Roti yang umumnya berwarna kecokelatan ini adalah roti yang terbuat dari gandum utuh dan bertekstur agak kasar.

Tidak jarang roti gandum dilengkapi dengan biji-bijian di atasnya. Jenis roti ini memiliki lebih banyak serat dibandingkan roti tawar biasa. Selain itu roti gandum juga memiliki protein, antioksidan, kalsium, fosfor, kalium, sodium, zat besi, dan beberapa vitamin lainnya yang baik untuk kesehatan.

Supaya kamu tidak ragu lagi untuk mengonsumsi roti gandum, yuk, ketahui apa saja manfaat roti gandum untuk kesehatan berikut ini.

1. Membantu Kontrol Berat Badan

Roti Gandum

* sumber: www.robinhood.ca

Roti gandum sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang diet. Karena gandum berasal dari biji gandum, maka kecil kemungkinannya untuk menambah berat badan daripada mereka yang tidak makan olahan biji-bijian. Dalam sebuah penelitian, wanita yang mengonsumsi roti gandum memiliki risiko 49 persen lebih rendah mengalami kenaikan berat badan.

Selain itu roti gandum yang rendah kalori juga membuat diet kamu lebih maksimal. Roti gandum juga membantu kamu mengurangi jumlah lemak tubuh karena khasiatnya yang dapat mendistribusikan lemak yang lebih sehat.

2. Membuat Kamu Merasa Lebih Kenyang

Roti Gandum Utuh

* sumber: www.kingarthurflour.com

Jika biasanya makan roti tidak membuatmu kenyang, roti gandum memiliki efek yang berbeda dari roti biasa. Roti gandum mengandung protein dan tinggi serat yang bisa membantu kamu lebih kenyang dan mencegah makan berlebih.

Bahkan penelitian menunjukkan bahwa gandum bisa menurunkan risiko obesitas. Ini adalah salah satu alasan diet tinggi serat yang direkomendasikan untuk menurunkan berat badan.

3. Membantu Mengatur Gula Darah

Menurunkan Kadar Gula Darah

* sumber: www.biokplus.com

Roti gandum membantu menjaga glukosa darah naik serta dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Penelitian menunjukan bahwa seseorang yang makan dua hingga tiga porsi roti gandum dalam sehari memiliki risiko diabetes 30 persen lebih rendah dibandingkan yang makan sedikit produk biji-bijian olahan. Ini karena serat dan magnesium dalam roti gandum.

4. Mengurangi Risiko Kanker

Mengurangi Risiko Kanker

* sumber: www.healthline.com

Mengonsumsi roti gandum dapat menurunkan risiko kanker tertentu seperti kanker payudara, kanker pankreas, dan kanker kolorektal. Selain itu beberapa manfaat kesehatan yang dikaitkan dengan serat dapat membantu menurunkan risiko kanker. Komponen lain seperti asam fitat, asam fenolik, dan saponin juga dapat memperlambat perkembangan kanker.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Jenis roti yang satu ini tidak hanya membantu mencegah tubuh menyerap kolesterol jahat, roti gandum juga dapat menurunkan trigliserida yang merupakan penyumbang utama penyakit jantung. Faktanya roti gandum menurunkan risiko penyakit jantung secara keseluruhan.

Satu studi menunjukan bahwa wanita yang makan dua hingga tiga porsi produk biji-bijian setiap hari 30 persen lebih kecil mengalami serangan jantung atau meninggal karena penyakit jantung. Segala bentuk gandum akan memberi manfaat bagi kesehatan jantung.

6. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Menjaga Kesehatan Pencernaan

* sumber: www.bouldervitality.com

Serat yang terkandung dalam roti gandum dapat mendukung pencernaan yang sehat. Karena serat membantu kita lancar dalam buang air besar dan menurunkan risiko sembelit. Selain itu beberapa jenis serat dalam gandum bertindak sebagai prebiotik. Yang berarti membantu memberi makan bakteri usus yang bermanfaat untuk pencernaan kamu.

Kandungan serat juga menjaga pergerakan usus secara teratur. Serta membantu menangkal divertikulosis yaitu kondisi di mana kantong kecil terbentuk di dinding usus besar yang menyebabkan sembelit dan diare.

Tidak hanya itu, serat juga bertanggung jawab untuk mempromosikan bakteri baik di usus besar. Organisme ini membantu pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi yang lebih baik, bahkan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

7. Mengurangi Risiko Asma

Mengurangi Risiko Asma

* sumber: www.thehealthsite.com

Mengonsumsi roti gandum sejak dini dapat mengurangi risiko asma dan kondisi alergi lainnya. Satu studi menemukan bahwa anak-anak yang diperkenalkan dengan gandum saat bayi cenderung memiliki risiko asma atau alergi lebih kecil. Sebuah studi di Belanda juga melaporkan temuan yang sama di antara anak-anak berusia 8 hingga 13 tahun.

Namun harus diimbangi dengan pola makan sehat seperti buah-buahan dan sayuran untuk mengurangi mengi asma.

8. Mencegah Peradangan Kronis

Mencegah Peradangan Kronis

Peradangan adalah akar dari banyak penyakit kronis. Beberapa bukti menunjukkan bahwa gandum dapat membantu mengurangi peradangan. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang diet dengan roti gandum dapat merasakan pengurangan peradangan inflamasi.

Mengonsumsi roti gandum secara teratur dapat menurunkan peradangan karena gandum merupakan biji-bijian utuh yang lebih baik dari biji-bijian halus.

9. Melindungi Gigi dan Gusi

Memperkuat Gigi dan Gusi

* sumber: www.glamour.com

Dalam sebuah penelitian terhadap hampir 35.000 profesional kesehatan pria yang berusia 40 hingga 75 tahun mengonsumsi roti gandum dalam jumlah tertinggi mengalami 23 persen lebih kecil kemungkinannya terkena penyakit gusi daripada yang menghindari biji-bijian utuh.

Hal ini benar bahkan setelah memperhitungkan faktor-faktor lain seperti merokok, usia, dan ukuran tubuh. Karena penyakit gusi dikaitkan dengan peradangan dan kondisi kesehatan lainnya seperti penyakit jantung.

10. Menurunkan Risiko Stroke

Mengurangi Risiko Stroke

* sumber: thirdforcenews.org.uk

Roti gandum dinilai dapat membantu menurunkan risiko stroke. Dalam sebuah analisis terhadap 6 studi hampir 250.000 orang yang makan biji-bijian utuh seperti gandum memiliki risiko 14 persen lebih rendah terkena stroke daripada yang makan sedikit. Selain itu senyawa seperti serat, vitamin K, dan antioksidan dapat mengurangi risiko stroke.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar