Bacaterus / Kucing / Ini Dia 10 Manfaat Positif Memelihara Kucing Bagi Manusia

Ini Dia 10 Manfaat Positif Memelihara Kucing Bagi Manusia

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 April 2019

Apakah kamu suka memelihara kucing? Tahukah kamu bahwa kucing juga memiliki manfaat kesehatan untuk pemiliknya? Memiliki kucing tidak hanya meningkatkan kehidupan sosial pemiliknya, tetapi juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Bagi kamu yang masih ragu memelihara kucing, Bacaterus akan memberikan informasi mengenai manfaat memelihara kucing. Apa saja? Yuk, simak informasi mengenai manfaat dari memelihara kucing berikut ini!

1. Memenuhi Kebutuhan akan Teman

Memenuhi Kebutuhan akan Teman

* sumber: www.videoblocks.com

Klaim bahwa anjing lebih penyayang daripada kucing adalah sebuah stereotip. Faktanya membuktikan bahwa kucing bisa menjadi sahabat yang sama baiknya dengan anjing, terutama bagi wanita. Pada tahun 2003, sebuah penelitian dari Austria menemukan bahwa memiliki kucing di rumah secara emosional setara dengan memiliki pasangan yang romantis.

Penelitian telah menunjukkan bahwa selain sering melakukan kontak, kucing juga akan mengingat kebaikan yang ditunjukkan kepada mereka dan membalasnya di kemudian hari. Kucing benar-benar memiliki keunggulan dalam hubungan ini.

Setelah proses domestikasi atau penjinakkan selama ribuan tahun, kucing telah belajar cara membuat suara setengah mendengkur yang terdengar sangat mirip tangisan bayi manusia. Dan karena otak kita diprogram untuk merespons kesulitan yang diderita oleh anak kita maka hampir tidak mungkin kita mengabaikan apa yang diinginkan kucing saat dia menuntut sesuatu.

2. Meningkatkan Imunitas

Meningkatkan Imunitas

Resistensi terhadap allergen atau penyebab alergi meningkat ketika terpapar serpihan kulit  dan bulu hewan peliharaan di dalam rumah sehingga mengurangi risiko alergi dan asma.

3. Menurunkan Tekanan Darah

Menurunkan Tekanan Darah

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Dibandingkan pemilik non-kucing, pemilik kucing diketahui memiliki tekanan darah lebih rendah karena kehadiran kucing yang menenangkan.

Sebuah penelitian dilakukan dengan mengisi ruangan penuh dengan pemilik kucing. Dalam penelitian tersebut, pemilik akan berbicara dengan suara keras, yang secara alami meningkatkan tingkat tekanan darah, tetapi saat  mengamati pemilik berbicara dengan kucing mereka, tekanan darah mereka tetap stabil.

4. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Kardiovaskular

Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Kardiovaskular

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Memelihara kucing bisa memberi efek menenangkan pada pemiliknya sehingga mengurangi tekanan darah mereka. Dampaknya, tingkat stres pemilik kucing juga menurun, yang pada akhirnya, menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Kesimpulan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota menunjukkan bahwa partisipan yang tidak memiliki kucing, sebanyak 30% kemungkinan mereka  akan meninggal karena penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang merupakan pemilik kucing.

Para peneliti dari penelitian ini menyatakan bahwa pemilik anjing juga menerima manfaat yang sama. Sayangnya partisipan pemilik anjing kurang banyak yang terlibat sehingga tidak bisa mencapai kesimpulan yang sama.

Lawrence McGill, ahli patologi hewan, menyatakan bahwa anjing membutuhkan lebih banyak perhatian daripada kucing sehingga bisa meningkatkan tingkat stres pemiliknya. Kucing memberikan lebih sedikit kekhawatiran dan kesulitan pada pemiliknya karena kucing lebih mandiri secara alami dan dapat merawat diri mereka dengan lebih baik.

5. Dengkuran Kucing Membatu Menyembuhkan Tulang

Dengkuran Kucing Membatu Menyembuhkan Tulang

* sumber: www.almonature.com

Suara dengkuran kucing adalah salah satu suara paling menenangkan di dunia. Suara tersebut tak hanya berarti kucing merasa bahagia dan nyaman, tetapi suara itu juga telah lama dihubungkan dengan kemampuan penyembuhan terapeutik pada tulang dan otot manusia.

Dengkuran seekor kucing menghasilkan getaran pada frekuensi 20-140 HZ, dan penelitian telah menunjukkan bahwa frekuensi dalam kisaran 18-35 HZ memiliki efek positif pada mobilitas sendi setelah cedera. Para ilmuwan mulai membicarakan tentang bagaimana suara kucing dapat membantu manusia.

6. Mengurangi Stres Secara Keseluruhan

Mengurangi Stres Secara Keseluruhan

* sumber: www.hillspet.co.nz

Apakah kamu tahu perasaan bahagia, tenang yang kamu rasakan saat kamu menghabiskan waktu memeluk dan mengelus kucing kesayanganmu?

Hal itu sebenarnya dikarenakan oleh pelepasan oksitosin dan bahan kimia lain yang berhubungan dengan kesenangan di dalam otak sehingga  menyebabkan tubuh merasa lebih tenang dan damai, mengurangi stres dan bahkan membantu menurunkan tekanan darah. Ini adalah manfaat kesehatan terbesar dan terbaik dari memiliki kucing.

Sejumlah rumah sakit, panti jompo, dan sekolah menggunakan kucing terapi untuk membantu penyembuhan pasien dan peningkatan suasana hati mereka secara keseluruhan. Seekor kucing bernama Oreo yang berada di St. Augustine Health Ministries di Cleveland, Ohio, tidak hanya bertindak sebagai pendamping pasien dan rekan kerja, Oreo juga bahkan bekerja di meja depan.

7. Menyelamatkan Hidup Manusia

Menyelamatkan Hidup Manusia

* sumber: every-day-is-special.blogspot.com

Kucing dikenal memiliki reputasi sebagai hewan yang senang menyendiri dan tidak peduli dengan manusia, tetapi sebenarnya mereka telah menyelamatkan banyak nyawa selama bertahun-tahun. Di Inggris seekor kucing memperingatkan manusia ketika dia akan mengalami serangan epilepsi.

Sementara di Montana seekor kucing membangunkan dua manusia ketika pipa gas mulai bocor. Petugas pemadam kebakaran memberi tahu pasangan itu jika bukan karena bantuan kucing rumah mereka bisa dengan mudah meledak.

Bahkan seekor kucing telah menerima medali tertinggi yang diberikan untuk hewan militer. Si kucing Simon berada di atas kapal HMS Amethyst, yang berlayar di Yangtze pada tahun 1949 saat sebuah meriam menghantam kapal sehingga menewaskan beberapa marinir dan melukai Simon. Peristiwa itu menandai awal pengepungan 101 hari kapal yang kemudian dikenal sebagai Insiden Yangtze.

Simon kemudian diobati dan meskipun terluka, dia melakukan tugasnya di kapal dan mulai menangkap tikus yang mengancam pasokan makanan di kapal dan juga memberikan dukungan moral bagi para pelaut yang masih hidup.

Tak lama setelah kapal kembali ke Inggris Simon mati, tetapi dia secara anumerta dianugerahi Medali Dickin Inggris, dan dikenal sebagai hewan Victoria Cross karena tindakan yang sangat terpuji, meskipun ledakan itu menghasilkan lubang dengan diameter satu kaki di pelat baja.

8. Tidur Malam Menjadi Lebih Baik dengan Memeluk Kucing

Tidur Malam Menjadi Lebih Baik dengan Memeluk Kucing

* sumber: www.videoblocks.com

Baru-baru ini, sebuah penelitian dari Mayo Clinic di Scottsdale, AZ mengungkapkan bahwa memeluk kucing kesayanganmu sebenarnya dapat membantumu untuk mendapatkan tidur malam yang lebih baik. 41% dari 150 peserta penelitian mengatakan bahwa berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan membantu mereka mendapatkan tidur yang lebih baik di malam hari.

Merenurut laporan para peneliti, responden menggambarkan perasaan aman, puas, dan santai ketika hewan peliharaan mereka tidur di dekat mereka. Meskipun kurang dipahami, nilai dari pengalaman ini tidak dapat diabaikan karena tidur tergantung pada keadaan relaksasi fisik dan mental.

9. Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi

Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi

* sumber: annaeverywhere.com

Para peneliti Prancis pada 2012 menerbitkan sebuah studi di PLOS One. Mereka  mengamati apakah memiliki hewan peliharaan dapat membantu orang-orang dengan autis.

Para peneliti itu menuliskan bawah bermain dengan hewan peliharaan adalah sebuah perilaku yang kompleks. Terkadang kegiatan tersebut melibatkan manipulasi objek sebagai sarana untuk latihan dan penguasaan skema aksi, yaitu permainan sensorimotor, atau kemampuan anak untuk representasi mental.

Dengan demikian disimpulkan bahwa memiliki hewan peliharaan dapat memberi anak sarana untuk berlatih dan memahami peristiwa-peristiwa di dunia sosialnya.

Memelihara kucing secara khusus dapat membantu para penderita autisme karena mereka dapat berhubungan dengan kucing. Putra dari neuroscientist J. Mannerling, Richard,  memiliki autisme. Semenjak keluarga itu mengadopsi seekor kucing bernama Clover dari tempat penampungan hewan di daerah mereka, kemampuan bersosialisasi Richard mulai membaik.

Itu terjadi setelah dia lebih banyak berinteraksi dengan kucing itu. Mannerling mengatakan bahwa dia ingat putranya mengatakan kepadanya bahwa kucing seperti dia. Penderita autisme melihat segala sesuatu dan memikirkannya saat semua orang berpikir bahwa mereka tidak memperhatikan dan mereka hanya berbicara ketika mereka memiliki sesuatu untuk dikatakan.

Walaupun seekor kucing tidak merespon saat kamu berbicara pada mereka, hanya dengan belajar bagaimana berinteraksi dengan kucing dapat membantu kamu melatih keterampilan berkomunikasi. Kamu juga belajar bagaimana tindakanmu dapat memengaruhi orang lain dan memahami cara membentuk ikatan dan koneksi. Karenanya kucing menjadi teman yang luar biasa.

10. Menghibur Sang Pemilik

Menghibur Sang Pemilik

* sumber: www.seton.net

Menurut sebuah studi tahun 2015, menonton video kucing lucu benar-benar dapat membuat orang merasa lebih bersemangat dan meningkatkan emosi positif. Jadi, kalau suatu saat kamu terbius oleh video tentang kucing yang menggemaskan di Youtube, tak perlu merasa bersalah karenanya. Kamu baru saja terlibat dalam proses perawatan kesehatan jiwamu.

Sepertinya kucinglah yang membutuhkan kasih sayang dari kita, ternyata faktanya kitalah yang membutuhkan kasih sayang dari kucing karena mereka benar-benar membantu hidup kita menjadi lebih baik dan lebih sehat. Apakah kamu lebih memilih memelihara kucing atau anjing?

Ketahui juga tanda-tanda kucingmu kurang sehat dalam artikel ciri-ciri kucing mengalami sakit.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar