Bacaterus / Jeruk / 10 Manfaat Jeruk Bali yang untuk Tubuh yang Lebih Sehat

10 Manfaat Jeruk Bali yang untuk Tubuh yang Lebih Sehat

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 Juli 2019

Jeruk bali merupakan buah yang berasal dari keluarga jeruk-jerukan. Perbedaan utama antara jeruk bali dan jeruk biasa adalah ukurannya yang lebih besar beberapa kali lipat. Jeruk bali juga memiliki kulit yang cukup tebal sehingga perlu upaya untuk mengupasnya dengan benar.

Jeruk bali tergolong tidak mudah ditemukan karena biasanya hanya dijual saat musim panen di waktu tertentu saja. Harga jual buah ini juga cukup terjangkau, yaitu Rp 10rb-an untuk satu buah jeruk bali. Karena ukurannya yang jumbo, jeruk bali bisa dinikmati oleh 2 hingga 4 orang atau bahkan lebih.

Rasa buah ini sangat lezat dan menyegarkan. Apalagi jika dimakan bersama teman atau keluarga, rasanya jadi lebih jauh menyenangkan.

Sekilas Tentang Jeruk Bali

Pamelo Fruit

* sumber: pixabay.com

Perlu diketahui bahwa penamaan jeruk bali pada buah ini tidak ada sangkut pautnya dengan Pulau Bali. Nama komersialnya sendiri adalah ‘pamelo’ atau ‘pomelo’. Oleh karena itu, Departemen Pertanian menyarankan untuk menggunakan nama ‘pamelo’ untuk buah ini.

Akan tetapi, karena sebagian masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan jeruk bali, maka penggunaan nama ini masih lebih luas di sebagian wilayah Indonesia.

Ukuran jumbo dari pamelo bukanlah hasil rekayasa genetika, melainkan sudah dari sananya seperti itu (besar secara alami atau non-hybrid). Pamelo merupakan buah asli dari kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Kandungan Nutrisi Jeruk Bali

Bulir Pamelo

* sumber: www.wikihow.com

Jeruk bali memiliki banyak kandungan nutrisi di dalamnya. Seperti jeruk lain pada umumnya, kandungan vitamin yang paling besar pada jeruk bali adalah vitamin C (60 mg per 100 gram). Ada juga kandungan mineral, seperti magnesium, zat besi, potasium, sodium, zinc, mangan, dan fosforus. Berikut adalah data lengkapnya (nilai gizi per 100 gram). Klik di sini untuk data yang lebih lengkap.

  • Energi: 38 kkal
  • Karbohidrat: 9,62 gram
  • Serat makanan: 1 gram
  • Lemak: 0,04 gram
  • Protein: 0,76 gram
  • Tiamin (B1): 0,034 miligram
  • Riboflavin (B2): 0,027 miligram
  • Niasin (B3): 0,22 miligram
  • Vitamin B6: 0,036 miligram
  • Vitamin C: 61 miligram
  • Zat besi: 0,11 miligram
  • Magnesium: 6 miligram
  • Mangan: 0,017 miligram
  • Fosfor: 17 miligram
  • Kalium: 216 miligram
  • Sodium: 1 miligram
  • Seng: 0,08 miligram

Manfaat Jeruk Bali

Suka makan buah jeruk Bali? Nah, berarti Anda sudah bisa mendapatkan banyak manfaatnya dari jeruk bali. Berikut adalah beberapa manfaat jeruk bali yang perlu diketahui.

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

* sumber: www.needpix.com

Sistem kekebalan tubuh atau imunitas yang kuat memungkinkan seseorang untuk tidak mudah terserang penyakit. Salah satu cara alami untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah dengan mengkonsumsi cukup makanan yang tinggi antioksidan, termasuk salah satunya jeruk bali.

Satu buah jeruk bali bisa mengandung sekitar 600% dari kebutuhan vitamin C harian. Vitamin C ini akan bertindak sebagai antioksidan untuk meningkatkan aktivitas sel darah putih dan menyerang radikal bebas, yang dapat merusak organ-organ tubuh.

Antioksidan juga membantu melawan infeksi yang menyebabkan pilek, batuk, demam, dan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroba, virus, dan bakteri.

2. Membantu Pencernaan

Memperbaiki Pencernaan

* sumber: www.videoblocks.com

Jeruk bali adalah salah satu buah yang memiliki kadar serat yang tinggi. Satu buah jeruk bali (bagian yang dapat dimakan) mengandung sekitar 25% dari kebutuhan serat harian, membuatnya dapat meningkatkan sistem pencernaan agar terhindar dari masalah seperti sembelit dan diare.

Kandungan seratnya yang tinggi juga dapat meningkatkan feses, meningkatkan pergerakan halus di dalam saluran pencernaan, dan merangsang sekresi getah pencernaan dan lambung untuk memecah protein kompleks yang sulit dicerna. Pada akhirnya hal ini membuat sistem pencernaan berfungsi pada tingkat tinggi.

3. Mengatur Tekanan Darah

Menstabilkan Tekanan Darah

* sumber: m.merdeka.com

Manfaat jeruk bali selanjutnya adalah mengatur tekanan darah. Jeruk bali merupakan sumber kalium yang sangat baik. Mineral ini dapat membantu melepaskan ketegangan di dalam pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah, serta oksigenasi di dalam organ. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya serangan jantung dan stroke bisa menurun.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Menaikan Berat Badan

* sumber: satujam.com

Jeruk bali dikenal sebagai salah satu makanan yang mengandung enzim carnitine palmitoyl-transferase yang berfungsi sebagai enzim pembakar lemak. Selain itu, kalori jeruk bali juga tergolong rendah sehingga mengkonsumsi buah ini dapat membantu menurunkan berat badan.

5. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Menyehatkan tulang dan gigi

* sumber: journal.20fit.co.id

Jeruk bali mengandung sejumlah kalium yang dapat membantu mencegah terjadinya osteoporosis dan kelemahan tulang secara umum di seluruh tubuh. Selain itu, terdapat mula mineral yang dibutuhkan tulang lainnya seperti fosfor dan magnesium.

Asupan kalium ada sangkut pautnya dengan kepadatan mineral tulang karena membantu mempermudah penyerapan mineral penting lainnya untuk menjaga tulang tetap kuat.

6. Mencegah Kram

Otot Kaku dan Nyeri

Kalium yang terdapat dalam jeruk bali juga sangat penting untuk keseimbangan cairan di dalam tubuh yang merupakan aspek kunci dari kram otot dan kekakuan. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan asupan kalium yang cukup agar kemungkinan mengalami kram, otot yang tertarik, hingga ligamen yang sobek dapat terhindari.

7. Menjaga Kesehatan Kulit

* sumber: pixabay.com

Ingin kesehatan kulit Anda tetap terjaga? Cobalah untuk mengkonsumsi makanan bervitamin C tinggi seperti jeruk bali. Mengapa? Vitamin C akan bertindak sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas, yang salah satu efek buruknya adalah mendegradasi kulit (memunculkan tanda-tanda penuaan dini, seperti keriput, kulit kendur, dan bintik-bintik penuaan).

Oleh karena itu, asupan vitamin C yang cukup sangat diperlukan oleh tubuh agar hal ini dapat dicegah. Dan salah satu cara sehat untuk melakukannya adalah dengan mengkonsumsi jeruk bali yang lezat dan menyegarkan.

8. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

* sumber: www.listerine-me.com

Mulut yang tidak sehat bisa menyebabkan seseorang menjadi kurang percaya diri. Karena selain tidak enak dilihat, mulut yang bermasalah juga dapat menyebabkan bau mulut. Asupan vitamin C yang cukup sangat diperlukan agar kesehatan mulut kita dapat terjaga.

Jeruk bali merupakan sumber vitamin C yang kaya di mana hal itu sangat penting untuk memproduksi kolagen, yang memperkuat jaringan, organ, dan sel. Oleh karena itu, vitamin C dapat membantu kita mendapatkan gusi, gigi, dan permukaan mulut yang lebih sehat dan terjaga.

9. Meningkatkan Proses Penyembuhan Luka

Mengobati Luka Luar

* sumber: www.tokoaryanto.com

Buah-buahan dengan kandungan vitamin C yang tinggi seperti jeruk bali dapat berperan dalam meningkatkan proses penyembuhan luka. Hal itu karena vitamin C membantu menggantikan jaringan atau tisu yang mati dengan jaringan baru yang sehat. Selain itu, vitamin C juga mendorong pengembangan kolagen yang membuat kulit lebih fleksibel dan mempercepat penyembuhan.

10. Meningkatkan Kualitas Rambut

cara menumbuhkan rambut botak bagian depan

* sumber: www.hairclub.com

Jeruk bali mengandung sejumlah vitamin B1, zinc, dan nutrisi penting lainnya yang bagus untuk perawatan rambut, seperti meningkatkan pertumbuhan rambut, mencegah ketombe dan rambut rontok. Jadi, selain nutrisi dari luar, rambut juga membutuhkan nutrisi dari dalam agar kualitasnya dapat meningkat.

Nah, itulah beberapa manfaat mengkonsumsi jeruk bali bagi kesehatan tubuh kita. Mungkin masih ada manfaat-manfaat lainnya yang belum disebutkan di sini sehingga Anda perlu melakukan riset lebih jauh lagi.

Jika Anda berencana memasukkan jeruk bali ke dalam diet harian, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar mengetahui dengan baik berapa asupan yang direkomendasikan. Selain itu, jeruk bali juga mungkin memiliki efek samping bagi sebagian orang sehingga konsultasi dengan orang yang ahli di bidangnya sangat diperlukan.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar