Ditulis oleh - Diperbaharui 14 Oktober 2018

Eceng gondok sering dianggap sebagai tanaman liar yang dapat mengganggu ekosistem di bawah air. Selain itu, tanaman ini tumbuh lebat dan tak terkendali sehingga sering menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir. Namun, siapa sangka di balik tampilan tanaman yang tidak indah sama sekali ini tersimpan beberapa manfaat yang cukup berguna untuk kehidupan manusia.

Bagi Anda yang belum mengetahui manfaat eceng gondok, Bacaterus akan mengulas satu persatu manfaat dari tanaman ini. Bahkan mungkin Anda tidak mengetahui bahwa tanaman eceng gondok ini juga memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Penasaran? Yuk, baca ulasan selengkapnya di sini.

10 Manfaat Eceng Gondok

1. Menyediakan zat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh

Menyediakan zat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh Manfaat Eceng Gondok

Bila dilihat sekilas, tumbuhan ini memang nampak tidak bisa dimakan. Akan tetapi, 70 persen bagian dari eceng gondok ternyata bisa dan aman dikonsumsi. Tanaman liar yang satu ini juga menyediakan sejumlah zat dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh manusia.

Setiap ons eceng gondong menyediakan 18 kilokalori, 3,8 gr karbohidrat, 1 gr protein, 45 mg fosfor, 80 mg kalsium, dan 4 mg zat besi. Tak hanya itu saja, tanaman liar yang dianggap mengganggu pemandangan ini juga menyediakan Vitamin A, B1, dan C. Berminat untuk mengonsumsi eceng gondok?

2. Meringankan penyakit maag

sakit maag

Tidak banyak yang mengetahui bahwa tanaman eceng gondok ternyata dapat dimanfaatkan sebagi obat pereda maag. Penyakit maag disebabkan karena kadar asam lambung yang sangat tinggi. Air rebusan daun eceng gondok ternyata dapat menetralkan asam lambung.

Terdapat senyawa alami di dalam eceng gondok yang bisa menurunkan kadar asam lambung yang tinggi. Dengan meminum air rebusan daun eceng gondok, maka gejala maag yang Anda alami seperti mual, perih, dan muntah akan lebih mereda.

3. Meredakan gatal pada kulit

Meredakan gatal pada kulit

Manfaat eceng gondok selanjutnya juga tak kalah mengejutkan. Apabila saat ini Anda sedang mengalami gatal-gatal di kulit yang disebabkan oleh ulat bulu atau penyakit kulit lainnya, cobalah memanfaatkan eceng gondok untuk meredakan rasa gatal tersebut. Eceng gondok dapat berperan sebagai anti-pruritus yang efektif untuk meredakan rasa gatal berlebih pada kulit.

Ambil beberapa lembar daun eceng gondok, lalu tumbuk sampai benar-benar halus. Setelah itu, balurkan daun eceng gondok yang sudah dihaluskan itu ke kulit yang terasa gatal. Diamkan selama beberapa jam sampai gatal yang Anda rasakan benar-benar hilang.

4. Mengatasi sakit gigi

manfaat bunga kamboja sakit gigi

Pernahkah Anda merasakan sakit gigi yang begitu hebat sehingga Anda tidak bisa makan dan tidur dengan enak? Sebelum ke dokter gigi, Anda dapat meredakan rasa sakit gigi yang tak tertahankan itu dengan eceng gondok. Ya, salah satu manfaat eceng gondok adalah meredakan sakit gigi.

Belum diketahui secara pasti kandungan apakah yang terdapat dalam eceng gondok yang bisa meredakan sakit gigi. Namun, Anda bisa mencoba berkumur dengan air rebusan batang dan daun eceng gondok untuk meringankan rasa sakit gigi tersebut.

Gunakan air rebusan tersebut untuk berkumur selagi hangat. Lakukan hal ini sampai rasa sakit mereda, tetapi jika sudah seminggu Anda masih merasakan sakit gigi maka sebaiknya Anda periksa ke dokter gigi.

5. Pembersih polutan logam berat

Penyaring limbah logam berat

* sumber: nasional.tempo.co

Bacaterus sempat mengulas seputar manfaat abu vulkanik yang dapat menjernihkan air dari limbah logam berat. Pun begitu dengan eceng gondok. Tanaman liar ini ternyata dapat menyerap logam berat yang seringkali mencemari perairan.

Beberapa pabrik mungkin masih membuang limbah logam berat di sungai. Tumbuhan yang dianggap gulma ini dapat menjernihkan air sungai tersebut dari polutan logam berat. Tak hanya itu saja, eceng gondok ternyata juga dapat menyerap residu pestisida.

6. Membuat kerajinan tangan

Membuat kerajinan tangan

* sumber: ayunasti.wordpress.com

Mungkin Anda tidak menyangka sebelumnya jika eceng gondok ternyata bisa dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan yang cantik. Masyarakat yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur sering memanfaatkan eceng gondok untuk dianyam menjadi sebuah kerajinan tangan.

Daun dan batang eceng gondok yang sudah dikeringkan bisa dianyam menjadi tirai, tas, sandal, sampai dengan dompet. Kerajinan yang terbuat dari eceng gondok ini tidak hanya dipasarkan di Indonesia saja, tetapi juga di mancanegara. Apakah Anda tertarik untuk turut membuat kerajinan dari eceng gondok ini?

7. Bahan pembuatan pupuk organik

Bahan pembuatan pupuk organik

* sumber: rawapeningkita.blogspot.co.id

Walau terkesan tidak berguna, ternyata eceng gondok bisa menjadi bahan pembuatan pupuk organik, lho. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa eceng gondok mengandung asam humat yang menghasilkan senyawa fitohara. Senyawa tersebut diklaim dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.

Sejumlah kandungan lain di dalam eceng gondok, seperti triterpenoid, sianida, alkaloid, dan kalsium juga memungkinkan tanaman ini untuk menjadi bahan utama pembuatan pupuk organik.

Untuk membuat pupuk organik dari eceng gondok, hancurkan sejumlah eceng gondok dan campurkan dengan dekomposer. Setelah dibiarkan selama beberapa hari, pupuk organik berbahan dasar eceng gondok ini siap dipakai untuk menyuburkan tanaman.

8. Bahan pembuatan kertas

Bahan pembuatan kertas

* sumber: klick.co.id

Selain dipakai sebagai bahan pembuatan pupuk organik, manfaat eceng gondok lainnya adalah dijadikan sebagai bahan pembuatan kertas. Eceng gondok dipilih sebagai bahan pembuatan kertas karena mengandung serat dengan tekstur yang sama seperti pohon.

Jadi, eceng gondok bisa menggantikan pohon yang notabene adalah bahan utama pembuatan kertas. Pulp eceng gondok memang berwarna coklat tetapi bisa diputihkan melalui proses bleaching.

9. Pakan ternak

Pakan ternak

Satu lagi manfaat eceng gondok yang tidak kalah penting. Eceng gondok ternyata bisa diolah menjadi pakan ternak. Bukan sekedar untuk memberi pakan ternak saja, ternak yang mengonsumsi eceng gondok juga menjadi lebih sehat dan gemuk.

Seperti yang sudah kami bahas pada point pertama, eceng gondok mengandung sejumlah zat dan vitamin yang tidak hanya baik untuk manusia, tetapi juga baik untuk hewan ternak. Nah, apakah Anda berminat untuk mengganti pakan hewan ternak Anda dengan eceng gondok?

10. Media pertumbuhan jamur

Media pertumbuhan jamur

Dewasa ini, budidaya jamur untuk dikonsumsi memang sedang menjadi tren. Hal ini tak lepas karena jamur sudah menjadi makanan favorit bagi masyarakat di Indonesia. Agar jamur dapat tumbuh dengan subur, Anda dapat memafaatkan eceng gondok sebagai media tanam.

Ya, tumbuhan liar ini memang sangat cocok untuk menjadi media tanam untuk jamur. Jenis jamur yang biasanya dibudidayakan menggunakan eceng gondok adalah jamur merang. Setelah ditanam menggunakan media eceng gondok, jamur merang dapat tumbuh dengan subur sehingga hasil panen pun cukup memuaskan.

Ternyata di balik image-nya yang dianggap sebagai tanaman liar pengganggu, eceng gondok memiliki sejumlah manfaat bagi kehidupan kita sehari-hari. Tak tanggung-tanggung, manfaat eceng gondok ini memang cukup menguntungkan bagi manusia.

Sayangnya, tidak banyak orang yang tahu dan berminat untuk memanfaatkan eceng gondok. Nah, mulai sekarang Anda bisa mencoba untuk memanfaatkan tanaman yang dianggap gulma ini untuk membantu kehidupan sehari-hari.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .