Bacaterus / Peralatan Bayi / Inilah 9 Manfaat Baby Bouncer yang Moms & Dads Harus Tahu

Inilah 9 Manfaat Baby Bouncer yang Moms & Dads Harus Tahu

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Buat yang belum tahu, bouncer adalah kursi yang memiliki bantalan empuk dan memiliki tali pengaman. Bouncer didesain secara ergonomis yang akan mendukung tulang belakang, leher dan kepala bayi.

Baby bouncer diminati karena kemampuannya untuk meningkatkan perkembangan bayi. Bouncer bisa dikatakan merupakan salah satu benda penting yang harus dibeli orang tua yang punya newborn atau bayi yang belum belajar berjalan.

Bouncer adalah penjaga bayi, berupa kursi dengan safety harness yang akan menjaga bayi agar duduk dengan aman dan nyaman, tidak terguling dari kursi bouncer.

Walaupun ada beberapa orang yang skeptis terhadap bouncer, benda ini memiliki kelebihan yang tidak bisa Anda pungkiri memang bermanfaat, baik untuk bayi maupun untuk Anda sebagai orang tua. Inilah manfaat baby bouncer yang sudah Bacaterus rangkum untuk Anda.

1. Dapat Digunakan Sejak Lahir

* sumber: mumsgrapevine.com.au

Tahukah Anda kalau hampir semua bouncer bisa digunakan sejak bayi newborn? Bagaimana cara mengetahui bouncer yang cocok untuk bayi usia 0+? Pastikan ada opsi posisi berbaring pada dudukannya. Biasanya bouncer memiliki tiga posisi duduk, yaitu berbaring, setengah duduk dan duduk tegak untuk bayi yang sudah belajar duduk.

2. Portable

Bouncer itu portable alias mudah diangkat dan dipindahkan. Bouncer memang diciptakan dengan desain ergonomis. Baby bouncer dirancang agar lebih sesuai dengan tulang punggung bayi yang rapuh dan masih dalam masa pertumbuhan. Karenanya, bayi Anda dapat berbaring di bouncer tanpa mengalami ketidaknyamanan atau efek buruk pada tahap selanjutnya.

Tidak seperti penjaga bayi lainnya yaitu crib, swing dan folding play mat yang ukurannya besar-besar dan berat, sebagian besar baby bouncer itu portable. Ukuran bouncer biasanya tidak terlalu besar, tidak berat, kompak dan tidak memakan banyak tempat di rumah Anda. Ada pula beberapa bouncer yang didesain sangat sederhana sehingga cocok untuk dibawa traveling.

3. Bouncer “Digerakkan” Oleh Bayi

Berbeda dengan baby swing yang menggunakan listrik atau baterai, baby bouncer digerakkan oleh gerakan bayi itu sendiri. Jadi gerakannya “alami”, bukan buatan dari alat. Gerakan alami yang dilakukan oleh bayi memiliki efek menenangkan, bahkan untuk bayi yang sangat muda (baru lahir) sekalipun.

Pada bulan-bulan pertama hidupnya, buah Anda akan merasa senang ketika berbaring dengan nyaman dan melihat wajah Anda atau bersantai sambil Anda menggoyang-goyangkan bouncer dengan lembut menggunakan tangan Anda. Ya, Anda juga bisa menggoyangkan bouncer-nya, karena yang bisa menggoyang-goyangkan bouncer-nya sendiri hanya bayi yang sudah aktif bergerak (di atas 3 bulan).

4. Bayi Merasa Nyaman

* sumber: hip2save.com

Bouncer didesain dengan meniru gerakan/goyangan yang dialami bayi Anda di dalam rahim atau di lengan Anda. Makanya, bouncer memiliki efek ajaib karena sebagian besar bayi merasa ditenangkan dan dihibur oleh goyangan bouncer. Bayi pun bisa menikmati istirahat di bouncer dengan nyaman.

5. Menenangkan Bayi

* sumber: bestmomproducts.com

Kelebihan bouncer tradisional adalah tidak memerlukan baterai atau pun listrik untuk digerakkan. Memang, ada bouncer yang bisa bergerak sendiri walaupun bayi Anda tidak bergerak, tapi mereka menggunakan motor yang memerlukan daya (dari baterai atau pun listrik), yang mana bisa saja mengeluarkan suara bising yang mengganggu bayi Anda.

Apakah suara mesin bouncer premium akan menenangkan atau menjengkelkan bayi? Jadi, pertimbangkan lagi hal ini ketika mau membeli bouncer, ya.

Bouncer bayi akan bergoyang dengan lembut dan alami ke atas dan ke bawah ketika bayi bergerak. Tapi, biasanya bouncer juga dilengkapi dengan vibration alias getaran. Beda, ya, antara goyangan dan getaran.

Vibration ini merupakan mekanisme getaran bawaan bouncer yang kecepatannya bisa disesuaikan. Getaran ini dapat secara efektif menenangkan bayi yang menangis atau pun rewel, dan bisa membuat mereka tertidur juga.

6. Membuat Bayi Senang

* sumber: www.babybarndiscounts.com.au

Bouncer didesain untuk membuat bayi senang. Seperti yang sudah dibahas di atas, bouncer itu bisa dipakai sejak bayi baru lahir. Tapi, namanya bayi baru lahir belum bergerak banyak. Dan, kalau pun bergerak tidak akan kuat “menggerakkan” bouncer.

Tetapi, ketika bayi Anda sedikit lebih “tua” dan sudah bisa aktif menendang kaki, melambaikan tangan, dan mengangkat-angkat tubuh mereka, maka itu akan membuat bouncer berayun. Nah, kesenangan yang sebenarnya baru dimulai setelah itu!

Kesenangan bayi tak cuma dari itu saja, bouncer biasanya dilengkapi dengan music box juga, kecuali bouncer traveling. Music box biasanya sudah built-in bersamaan dengan fungsi vibration. Bouncer juga biasanya sudah ada built-in accessory seperti mainan gantung. Tapi, ada juga yang dijual secara terpisah untuk tambahan.

Fun fact: warna dan bentuk mainan memicu keingintahuan bayi, merangsang perkembangan otak dan menghibur mereka selama di bouncer. Anda akan menemukan segalanya, bouncer seperti “taman hiburan” yang ringan dan portable, kan? Hihi.

7. Aman

Kita sudah membahas jauh tentang bouncer, tapi pertanyaan yang paling utama sebenarnya, apakah bouncer aman?

Semua merek baby bouncer yang ada di pasaran telah menjalani pemeriksaan kualitas oleh JPMA1 (Asosiasi Produsen Produk Anak) dan mematuhi penggunaan kain dan bahan yang ramah kulit. Memastikan bahwa bayi tidak mengalami ruam atau masalah kulit dengan duduk di bouncer dalam waktu yang lama.

Selain dibuat dari bahan yang aman, bouncer juga memiliki kerangka yang kokoh sehingga tidak akan terjungkal kalaupun bayi bergerak aktif. Lalu, ada pula safety harness atau seat belt yang menjaga supaya bayi tidak ke mana-mana.

8. Kita Bisa Beraktivitas/Beristirahat

* sumber: wholovesbabies.com

Manfaat bouncer yang lainnya adalah membuat kita sebagai orang tua masih bisa beraktivitas bebas tanpa perlu mengawasi bayi 24/7. Anda bisa meletakkan bayi di bouncer, lalu Anda bisa pamit sebentar untuk buang air, mandi, masak, mencuci, dan kegiatan lainnya.

Anda juga bisa membawa bayi ke mana-mana seperti ke depan kamar mandi selama Anda mandi, atau ke dekat dapur saat Anda memasak, supaya bayi tetap ada di pengawasan Anda.

9. Memudahkan Sang Kakak Menjaga Bayi

Bouncer juga memiliki kemudahan lainnya, yaitu membuat sang kakak lebih mudah menjaga bayi. Jika Anda memiliki anak yang lebih besar, tentunya mereka bisa kita minta tolong untuk menjaga atau bermain dengan si kecil selagi Anda melakukan kegiatan lainnya.

Nah, bouncer memudahkan mereka untuk menjaga adik kecil. Karena bagaimana pun juga sang kakak tetap anak kecil yang belum terlalu bisa menggendong bayi. Jadi, bayi lebih aman disimpan di bouncer selagi sang kakak menjaganya.

Nah, itu dia kemudahan-kemudahan yang akan Anda rasakan ketika menggunakan bouncer untuk bayi. Tapi, ada yang perlu Anda perhatikan juga seperti batas waktu menggunakan bouncer, yaitu ketika bayi sudah benar-benar tidak mau diam, sudah belajar berguling apalagi merangkak.

Batasi juga penggunaan waktu. Memang, terkesan praktis menyimpan bayi di bouncer. Tapi, kalau lama-lama bisa membuat bayi rentan terkena sindrom plagiocephaly posisional (kepala rata).

Bouncer juga dapat melelahkan bayi secara fisik jika dibiarkan dalam bouncer untuk waktu yang lama. Hal ini dapat mengganggu rutinitas tidur anak Anda. Dan, tetap saja jangan tinggalkan bayi Anda tanpa pengawasan sama sekali walaupun bayi Anda didudukkan di bouncer.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *