Ditulis oleh - Diperbaharui 15 April 2019

Sebagai makhluk hidup, tentu saja kita manusia memerlukan makanan untuk memenuhi kebutuhan hidup hari demi harinya. Tentu saja makanan yang kita perlukan adalah makanan yang mengandung gizi tinggi juga serat sehingga kita memperoleh kesehatan serta kebugaran tubuh untuk menunjang keberlangsungan kehidupan.

Makanan yang ada di dunia ini tentu mengandung berbagai jenis zat berbeda-beda yang bermanfaat. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa terdapat beberapa zat yang terkandung dalam makanan yang tidak boleh disatukan? Tidak boleh disatukan satu sama lain karena beberapa jenis zat yang disatukan tersebut dapat menyebabkan bahaya serta risiko.

Di bawah ini Bacaterus menginformasikan beberapa jenis makanan dengan zat tertentu yang tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan makanan yang mengandung zat berbeda lainnya. Bahkan, beberapa jenis makanan di bawah ini adalah makanan yang sering kita jumpai sehari-hari, lho.

1. Keju dan Kacang

Keju dan Kacang

* sumber: www.vegetariantimes.com

Keju merupakan jenis makanan hasil dari fermentasi susu. Keju ini mengandung gizi serta kalsium yang baik bagi tubuh. Akan tetapi, keju tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan kacang atau biji-bijian lainnya karena dapat menyebabkan beberapa gangguan serta risiko terhadap kesehatan tubuh.

Keju yang dikonsumsi bersamaan dengan kacang berpotensi menyebabkan terganggunya pencernaan karena secara ilmiah, jika protein bercampur dengan karbohidrat, maka akan meningkatkan produksi gas dalam tubuh. Maka dari itu, keju yang kaya akan protein sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan kacang yang kaya akan karbohidrat.

2. Susu dan Pisang

Susu dan Pisang

* sumber: timesofindia.indiatimes.com

Sudah bukan rahasia lagi bahwa buah pisang dan susu merupakan kedua jenis makanan yang memiliki kandungan baik bagi tubuh. Pisang dengan potasiumnya yang tinggi dapat memberikan sejuta manfaat untuk kesehatan, begitu pula dengan susu dengan kandungan kalsiumnya yang bermanfaat bagi kesehatan tulang serta gigi.

Akan tetapi, tahukah kamu bahwa kedua makanan ini tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi secara bersamaan? Ya, meskipun keduanya sama-sama membawa manfaat bagi tubuh, namun jika kedua makanan tersebut dikonsumsi secara bersamaan ternyata dapat menghasilkan racun berbahaya, lho.

Hal ini dibuktikan melalui beberapa penelitian para ahli yang mengkaji bahwa kombinasi antara mengonsumsi pisang dan susu dapat menyebabkan toksin. Salah satu penelitian yang dilaporkan Food Combining oleh Vasant Lad mengatakan bahwa pisang memiliki rasa keasaman, sementara susu memiliki rasa manis yang menyebabkan kebingungan sistem pencernaan.

3. Kedelai dan Bayam

Kedelai dan Bayam

* sumber: www.drweil.com

Beberapa jenis makanan sering kali disajikan dengan makanan pelengkap lainnya seperti halnya bayam yang dikonsumsi dengan kedelai. Beberapa sajian khas suatu daerah sering kali memadukan makanan ini secara bersamaan, padahal faktanya kedua makanan ini dapat menyebabkan risiko kesehatan jika dikonsumsi berbarengan.

Bayam mengandung suatu zat bernama asam oksalat yang tidak cocok untuk dipadukan dengan kalsium pada kedelai. Hal tersebut dapat menyebabkan suatu endapan yang sulit larut dalam tubuh hingga menyebabkan penyumbatan. Maka dari itu, hilangkan kebiasaan mengonsumsi sayur bayam dan tempe karena kedua kandungannya tak cocok disatukan.

4. Susu dan Cokelat

Susu dan Cokelat

* sumber: www.erinnudi.com

Sama halnya dengan bayam dan kedelai yang tak boleh dikonsumsi secara bersamaan, susu dan cokelat pun juga dilarang. Susu memiliki kandungan protein serta kalsium yang tinggi, sementara coklat mengandung asam oksalat yang jika digabungkan dapat memicu terbentuknya suatu endapan dalam tubuh yang sulit di larutkan.

Endapan tersebut dapat menimbulkan penyumbatan sehingga berisiko mengganggu pencernaan seperti diare dan sakit perut.

5. Yogurt dan Ham

Yogurt dan Ham

* sumber: www.inovasee.com

Yogurt merupakan jenis minuman yang dibuat dari fermentasi susu. Biasanya yogurt ini memiliki rasa manis hingga asam yang lezat. Yogurt mengandung asam laktat yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan ham atau daging babi. Selain ham, beberapa daging yang terdapat pada sandwich juga dilarang dikonsumsi bersamaan dengan asam laktat.

Hal ini karena tanpa kita sadari biasanya para produsen daging menambahkan nitrat untuk menjaga kesegaran daging. Jika nitrat asam bercampur dengan asam laktat pada yogurt akan menyebabkan nitrosamine yang bersifat karsinogen yang dapat memicu tumbuhnya kanker pada tubuh.

Maka dari itu, marilah kita hindari beberapa hal sepele dalam memilih makanan agar tidak menyebabkan berbagai risiko dan penyakit berbahaya pada tubuh yang bisa menyebabkan kematian.

6. Semangka dan Daging

Semangka dan Daging

* sumber: www.taste.com.au

Semangka merupakan buah yang mengandung banyak air sehingga dalam makanan, semangka ini tergolong pada jenis makanan “dingin” sementara daging baik itu daging kambing ataupun sapi merupakan makanan yang tergolong pada makanan “panas” sehingga jika keduanya digabungkan menjadi perpaduan yang tidak cocok.

Jika dikonsumsi secara bersamaan, makanan ini akan membawa dampak negatif bagi tubuh karena gizi yang terkandung pada daging akan secara otomatis menurun. Beberapa gejala yang ditimbulkan yaitu dapat membahayakan kesehatan limpa serta lambung.

7. Kepiting dan Teh

Kepiting dan Teh

* sumber: www.herworld.com

Kepiting memang menjadi salah satu makanan yang selalu diburu oleh para pecinta seafood karena kepiting ini memiliki rasa yang lezat terlebih jika dicampurkan dengan beberapa saus yang biasa dipadukan, seperti misalnya saus padang atau lada hitam. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa kepiting tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan teh?

Ya, jika kepiting dikonsumsi secara bersamaan dengan teh, ternyata dapat berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan karena saat memakan kepiting dan teh secara bersamaan, cairan lambung akan diencerkan oleh teh.

Hal ini terjadi karena secara ilmiah, teh mengandung asam tannic yang dapat mengganggu asimilasi sehingga dapat menurunkan kemampuan fungsi lambung dalam mensterilkan makanan yang ada di dalamnya.

8. Udang dan Vitamin C

Udang dan Vitamin C

* sumber: www.australfisheries.com.au

Selain kepiting, udang juga menjadi pilihan utama yang dicari oleh para pecinta seafood. Udang memang memiliki rasa yang lezat, akan tetapi sangat berbahaya jika dikonsumsi secara bersamaan dengan makanan atau minuman yang mengandung Vitamin C.

Udang mengandung Arsenic Pentoxide yang jika dicampurkan dengan Vitamin C akan menghasilkan sebuah zat bernama Arsenic Trioxide yang beracun dan berbahaya bagi tubuh.

Bukan sembarang racun, racun yang disebabkan oleh pencampuran kandungan Arsenic Pentoxide pada udang dengan Vitamin C ini dapat menyebabkan pendarahan serius pada hati, jantung, ginjal, usus, serta gangguan pembuluh darah lainnya. Bahkan, kelima panca indera pun dapat mengeluarkan darah hingga berpotensi kematian.

9. Telur dan Susu Kedelai

Telur dan Susu Kedelai

* sumber: www.kreiderfarms.com

Telur merupakan makanan yang mengandung protein besar sehingga bermanfaat bagi tubuh sebagai sumber energi. Jika kamu ingin mendapatkan manfaat dari telur secara maksimal, maka kamu tidak boleh mencampur telur dengan susu kedelai karena kandungan pada susu kedelai dapat mengurangi fungsi protein pada telur.

Susu kedelai dapat mengurangi aktivitas enzim protase dalam tubuh yang mana enzim protase ini berfungsi memetabolismekan protein dalam tubuh. Maka dari itu, jika kedua makanan ini dikonsumsi secara bersamaan, protein dalam telur tidak bisa diserap seutuhnya oleh tubuh.

10. Daging dan Cuka

Daging dan Cuka

* sumber: susanssavourit.blogspot.com

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, bahwasanya daging merupakan jenis makanan yang “panas” begitu pula dengan cuka, yang mana cuka ini merupakan jenis makanan “hangat” yang tentu saja tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan. Jika dikonsumsi secara bersamaan, tentu saja ada risiko yang harus ditanggung.

Jika daging dan susu dikonsumsi secara bersamaan, maka kedua zat yang terkandung di dalamnya dapat meng-over-aktifkan energi dan sirkulasi pada tubuh. Bahkan, Compendium of Materina Medica mengatakan bahwa mengonsumsi cuka dengan daging secara bersamaan akan membahayakan jantung.

Itu dia beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan karena dapat menimbulkan bahaya serta risiko pada tubuh. Bahaya konsumsi makanan-makanan di atas secara bersamaan biasanya hanya menyebabkan bahaya jika keduanya dikonsumsi berlebihan. Asalkan kamu mengonsumsinya dengan porsi sewajarnya, seharusnya kamu tak perlu mengalami bahaya-bahaya yang disebutkan.

Kalau kamu pecinta makanan pedas, sebaiknya baca artikel bahaya makanan pedas yang dikonsumsi secara berlebihan ini, yuk!

[sharethis-inline-buttons]