Bacaterus / Ubur-Ubur / Inilah 5 Makanan yang Paling Disukai oleh Ubur-Ubur

Inilah 5 Makanan yang Paling Disukai oleh Ubur-Ubur

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2019

Ubur-ubur atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan jellyfish adalah hewan laut yang berbentuk seperti jeli atau agar-agar. Ada banyak jenis ubur-ubur di lautan, baik itu yang suka menyengat (disebut dengan medusae) atau ubur-ubur yang tidak menyengat (disebut dengan ctenophores).

Mayoritas ubur-ubur dikenal karena memiliki tubuh yang transparan. Hewan yang tidak bertulang belakang ini umumnya tumbuh dengan ukuran 2 hingga 40 cm, bahkan ada jenis ubur-ubur yang berukuran 1 hingga 2 meter. Sebagian besar dari hewan ini hidup dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.

Belum ada catatan pasti mengenai populasi ubur-ubur di dunia ini. Dalam kondisi tertentu, hewan ini dapat tumbuh cepat hingga mencapai jumlah yang sangat besar. Mereka kadang menjadi masalah bagi kegiatan pariwisata dan perikanan saat mereka berenang dan berkumpul bersama. Saat itu terjadi jumlahnya dapat mencapai angka jutaan.

Ubur-uburnya umumnya adalah hewan karnivora. Mereka berburu hewan-hewan laut lainnya menggunakan tentakel yang mempunyai sel penyengat. Disebut dengan nematocysts, sel-sel ini digunakan untuk menangkap makanan dengan menyuntikkan racun ke mangsanya hingga tak berdaya.

Makanan Ubur-ubur

Pernah berpikir atau penasaran soal makanan ubur-ubur? Ternyata ubur-ubur berbeda dengan ikan-ikan pada umumnya, karena ubur-ubur paling suka memakan 5 hal ini:

1. Fitoplankton

Fitoplankton

* sumber: pixabay.com

Fitoplankton adalah organisme mikroskopis yang hidup di lingkungan berair, baik asin maupun tawar. Mayoritas fitoplankton adalah tanaman bersel satu dan beberapa di antaranya adalah bakteri dan protista. Fitoplankton adalah salah satu sumber makanan bagi ubur-ubur banyak hewan laut lainnya. Bahkan ikan paus yang sangat besar pun ada yang makan fitoplankton.

Seperti halnya tanaman darat, fitoplankton memiliki klorofil untuk menangkap sinar matahari, dan mereka menggunakan fotosintesis untuk mengubahnya menjadi energi kimia. Mereka mengonsumsi karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Semua fitoplankton berfotosintesis, tetapi beberapa diantaranya mendapatkan energi tambahan dengan mengonsumsi organisme lain.

2. Krustasea

Krustasea

* sumber: pixnio.com

Krustasea atau udang-udangan adalah suatu kelompok besar antropoda dengan puluhan ribu spesies. Hewan-hewan yang masuk kelompok ini antara lain seperti lobster, kepiting, siput laut, udang, dan teritip. Beberapa jenis krustasea sering diburu oleh ubur-ubur berukuran besar untuk dijadikan santapan mereka.

Salah satu sub-kelas krustasea yang disebut malacostrata atau udang-udangan besar adalah hewan laut yang menguntungan. Sebagian besar dari mereka seperti udang, kepiting, dan rajungan adalah sumber makanan bagi manusia yang kaya akan protein hewani.

3. Copepoda

Copepoda planktonik

* sumber: en.wikipedia.org

Copepoda adalah sekelompok krustasea kecil yang dapat ditemukan di hampir setiap habitat air asin dan air tawar. Beberapa spesies copepoda adalah planktonik (melayang di perairan samudra) dan bentik (hidup di dasar laut).

Ada juga copepoda yang hidup di habitat limnoterrestrial (seperti di serasah dedaunan atau di antara bantal lumut) dan tempat-tempat basah lainnya, seperti rawa, kolam, genangan air, dan sebagainya.

Copepoda planktonik merupakan organisme makanan utama bagi ikan kecil seperti dragonet, banded killifish, pollock Alaska, krustasea lainnya seperti krill di lautan dan di air tawar, serta ubur-ubur berukuran kecil.

4. Ikan-Ikan Kecil, Telur Ikan dan Larva

Ikan-Ikan Kecil, Telur Ikan dan Larva

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/noaaphotolib/

Ubur-ubur dengan ukuran yang sangat besar suka berburu ikan-ikan kecil untuk dijadikan makanan mereka. Mereka menggunakan tentakel penyengat untuk menangkap ikan-ikan kecil tersebut. Setiap ikan kecil yang dianggap ubur-ubur dapat masuk ke mulut mereka, maka mereka akan berusaha untuk memakannya.

Selain ikan-ikan kecil, makanan ubur-ubur lainnya adalah telur ikan dan larva hewan-hewan laut. Sumber makanan ini dapat mereka dapatkan tanpa harus berburu. Ubur-ubur mungkin harus sedikit berusaha untuk mendapatkan telur ikan atau larva karena mereka biasanya terletak di sarang-sarang ikan di dasar lautan.

5. Ubur-Ubur Lainnya

Ubur-ubur

* sumber: pixabay.com

Ubur-ubur juga dapat menjadi hewan kanibalistik yang artinya mereka akan dengan mudah memakan jenisnya sendiri. Sekali lagi, ini semua adalah masalah ukuran. Jika ubur-ubur percaya bahwa ia dapat mendorong masuk hewan yang lebih kecil ke dalam mulutnya, maka ia akan berusaha melakukannya, bahkan jika hewan tersebut adalah ubur-ubur lainnya.

Itulah beberapa makanan ubur-ubur yang dapat Bacaterus sampaikan. Ubur-ubur juga dapat menelan hal-hal yang ada di sekitarnya. Jika ada yang tidak dapat mereka cerna, maka mereka akan mengeluarkan hal tersebut melalui mulut.

Apakah ubur-ubur memiliki peranan penting di lautan? Tentu saja. Mereka adalah hewan yang sangat penting di dalam sana dan sebagai manusia kita tidak boleh menyakiti hewan tersebut. Ubur-ubur adalah salah satu sumber makanan utama bagi hewan laut lainnya seperti ikan besar dan kura-kura. Bahkan hewan ini juga ada yang dijadikan makanan oleh manusia.

Selain itu, ubur-ubur juga menyediakan habitat bagi banyak ikan-ikan muda di daerah di mana tidak terdapat banyak tempat untuk bersembunyi. Mereka juga dapat menjadi pelindung bagi ikan-ikan kecil dari ancaman para predator dengan menggunakan tentakel penyengat mereka. Juga, banyak kepiting muda menumpang di atas ubur-ubur sehingga mereka tidak perlu berenang.

Apakah ubur-ubur dapat dijadikan hewan peliharaan?

Jellyfish pet

* sumber: pxhere.com

Ya, tentu saja. Selain ikan-ikan cantik berwarna-warni, beberapa orang juga senang memelihara ubur-ubur di akuarium mereka. Hanya saja memelihara hewan bertentakel ini tidak semudah memelihara ikan-ikan laut lainnya. Biaya ekstra mungkin dibutuhkan untuk dapat melihat ubur-ubur di akuarium rumah.

Bagaimana dengan makanan ubur-ubur peliharaan?

brine shrimp

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/[email protected]/

Jika kamu ada rencana untuk memelihara ubur-ubur di akuarium, maka sebaiknya beli ubur-ubur peliharaan di toko akuarium dengan reputasi yang baik. Selain itu, kamu tidak boleh sembarangan memberi makan ubur-ubur tersebut. Makanan tetap ubur-ubur peliharaan agar mereka dapat bertahan hidup umumnya adalah udang air asin.

Bagaimana dengan makanan bayi ubur-ubur?

brine shrimp 1

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/cod_gabriel/

Bayi ubur-ubur perlu makan udang air asin yang sangat kecil dan baru menetas (larva). Semakin tumbuh besar, maka ubur-ubur tersebut membutuhkan udang air asin yang lebih besar juga. Beberapa toko hewan akuarium mungkin menjual pakan ubur-ubur ini dalam bentuk beku.

Saat memberi makan mereka, cukup tempatkan udang air asin di dekat ubur-ubur. Mereka akan menyengat udang air asin tersebut dan kemudian menarik ke dalam mulut yang terbuka di dasar tubuhnya. Udang air asin untuk pakan ubur-ubur peliharaan dapat dibeli baik dalam bentuk telur maupun yang sudah dewasa.

Jenis ubur-ubur apa yang dapat dimakan?

Jellyfish Salad

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/saucesupreme/

Ubur-ubur yang dapat dimakan (edible jellyfish) adalah salah satu hidangan seafood spesial di negara-negara Asia Timur dan Asia Tenggara. Mereka sering diolah menjadi produk kering. Beberapa jenis makanan dan hidangan yang disajikan dengan dengan ubur-ubur yang dapat dimakan antara lain seperti salad, sushi, dan mie.

Di Tiongkok, beberapa spesies ubur-ubur dalam ordo Rhizostomae yang ditangkap di daerah pesisir telah dimanfaatkan sebagai sumber makanan dan bahan dalam masakan Tiongkok selama lebih dari 1.700 tahun. Ubur-ubur cannonball (stomolophus meleagris) dan jelly blubber (catostylus mosaicus) adalah spesies ubur-ubur yang dapat dimakan.

Ketika hidup, ubur-ubur cannonball mengandung racun yang dapat menyebabkan masalah jantung pada hewan (termasuk manusia). Rhopilema esculentum dan rhopilema hispidium adalah ubur-ubur lainnya yang dapat dimakan, dan merupakan yang paling umum dikonsumsi di Tiongkok, Jepang dan Korea.

Spesies ubur-ubur lain yang dapat dimakan adalah aurelia aurita, crambionella orsini, chrysaora pacifica, lobonema smithi, lobonemoides gracilis dan ubur-ubur nomura (stomolophus nomuria).

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar