Bacaterus / Tokek / 9 Jenis Makanan Tokek Rumah agar Pertumbuhannya Cepat

9 Jenis Makanan Tokek Rumah agar Pertumbuhannya Cepat

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Tokek merupakan hewan yang mirip dengan cicak. Yang membedakan adalah ukurannya yang lebih besar dari cicak. Hewan ini hampir setengah panjangnya berupa ekor.

Semenjak tahun 2009, banyak orang yang tertarik untuk memelihara tokek. Ada yang karena hobi dan ada pula yang percaya dengan mitos bahwa tokek bisa membawa keberuntungan.

Tokek

* sumber: www.wikiwand.com

Apapun alasanmu memelihara tokek, pastikan tokek rumahan yang kamu peliharan tumbuh dengan sehat. Ada sejumlah makanan terbaik yang cocok diberikan pada tokek rumahan. Tak perlu berlama-lama, inilah makanan tokek rumah yang biasa dijual di pasaran.

1. Jangkrik

Jangkrik

* sumber: www.artisanalbistro.com

Jangkrik yang juga merupakan makanan tokek rumah merupakan jenis serangga yang tidak disenangi oleh para petani. Hewan bersuara khas ini juga kerap kali dipakai sebagai pakan untuk hewan peliharaannya oleh para peternak burung.

Terdapat tiga jenis jangkrik yakni, jangkrik ladang/hitam, jangkrik rumah, dan jangkrik unta. Hewan ini terbagi menjadi 3 bagian tubuh yakni kepala, dada, dan perut. Warna kepala jangkring umumnya merah serta memiliki dua antena di dekat mata.

Hewan ini juga diketahui mempunyai mata yang majemuk. Jika kamu bingung dengan arti mata majemuk, itu artinya hewan ini mempunyai mata banyak. Namun mata majemuk ini hanya bisa berfungsi di malam hari yang digunakan untuk mencari mangsa.

Tahukah kamu kalau hewan ini dipercaya bisa membuat pertumbuhan tokek menjadi lebih cepat. Hal itu karena jangkrik memiliki protein omega 3, omega 6, serta omega 9. Jumlah protein ini menurut sebuah penelitian bisa sampai 57.32%, 105.49 ppm hormon progesterone, serta 259.535 hormon esterogen.

2. Kodok Lembu

Kodok Lembu

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=pg1CsZ3SDhA

Makanan tokek rumah salah satunya adlah kodok lembu. Kodok ini ciri khasnya adalah di suaranya. Suaranya hampir sama dengan lembu atau sapi, maka itulah dia mendapatkan nama tersebut. Nama asli kodok ini adalah Rana Catesbeiana.

Asal kodok ini dari Amerika Utara. Di Indonesia kodok ini telah banyak dibudidayakan oleh penduduk. Karena itu mudah sekali mendapatkan kodok lembu ini. Kodok dengan suara seperti lembu itu adalah kodok jantan. Jantan dan betina perbedaannya di warna kulit di sekitar kerongkongan mereka.

Warna kodok jantan hitam kekuningan, sementara kodok betina warnanya putih disertai bintik hitam. Kodok lembu juga mempunyai kandungan lemak air 75.63 persen, 0.63 persen, abu 0.59 persen, dan protein 19.76 persen.

3. Belalang

Belalang

* sumber: phinemo.com

Belalang ini merupakan jenis serangga yang dapat dengan mudah ditemukan di mana saja. Hewan yang dipakai sebagai makanan tokek rumah ini adalah salah satu kelompok serangga pelompat (subordo Caelifera) yang ditemukan di berbagai habitat.

Belalang hidup dalam jumlah terbesar di hutan tropis dataran rendah, daerah semi kering, dan padang rumput. Kamu dapat dengan mudah menemukannya di hutan, persawahan, kebun, serta halam rumah. Mereka juga mempunyai antena yang ukurannya lebih pendek dibandingkan dengan tubuhnya.

Belalang warnanya bervariasi dari hijau ke zaitun atau cokelat dan mungkin memiliki tanda kuning atau merah. Hewan ini bisa mengeluarkan suara. Caranya yaitu dengan menggosokkan femur belakangnya pada sayap depan atau saat mereka mengepakkan sayap ketika akan terbang.

Di belahan dunia tertentu, seperti di Indonesia, belalang dimakan sebagai makanan. Mereka sering dikeringkan, dibumbui, dipanggang dan dicelupkan ke dalam madu atau digiling menjadi makanan. Di alam, belalang dikendalikan oleh predator seperti burung, katak, dan ular.

Belalang jantan dan betina memiliki perbedaan pada ukurannya. Umumnya belalang betina mempunyai tubuh yang lebih besar dibandingkan belalang jantan. Hewan ini dianggap memiliki kandungan protein serta kalsium cukup besar yang bisa membuat tokek berkembang lebih cepat.

4. Laron

Laron

* sumber: suntikrayap.com

Kalau tidak menemukan kodok lembu, kamu bisa memberi makan tokek rumah dengan laron. Hewan dengan nama ilmiah rayap terbang ini disebut kebanyakan orang sebagai laron karena fase hidup pertamanya adalah sebagai laron. Saat telah mempunyai sayap, hewan ini siap untuk reproduksi.

Seperti yang kamu tahu, larong sangat senang dengan cahaya lampu, maka mereka ada datang dan mengerubungi lampu tersebut. Warna yang dimiliki oleh laron adalah cokelat, bisa cokelat muda atau cokelat tua. Laron memiliki panjang sekitar 8.5 mm hingga 9.7 mm. Ukuran itu termasuk sayapnya.

Pinggal laron lurus serta mempunyai dua buah antena yang lurus ditambah dengan sedikit lekukan. Di Indonesia ada 2 jenis laron yang dapat ditemukan, yakni rayap tanah dan rayap kayu. Dan dari situlah hewan-hewan ini akan memunculkan dirinya.

Laron memiliki kandungan yakni protein dan lemak. Kedua kandungan ini asalnya dari zat organik jamur. Jamur ini bisa ditemukan tumbuh di pelapuk kayu.

5. Kadal

Kadal

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0QpsWInVgU0

Kadal termasuk hewan reptil. Terdapat lebih dari 4.675 spesies kadal. Sebagian sumber lain mengatakan ada sekitar 6.000 spesies. Hewan ini berkaki empat, tetapi ada juga sebagian yang berkaki dua dan sebagian tidak berkaki sama sekali.

Kadal umumnya memiliki kepala kecil, badan panjang dan ekor panjang. Dengan banyaknya spesies kadal, dapat dimaklumi jika hewan ini ditemui dalam berbagai ukuran. Kadal terkecil adalah tokek kerdil kecil, yang tumbuh hingga panjang 1,6 sentimeter dan berat 120 miligram.

Kadal ditemukan di seluruh dunia di hampir setiap jenis tempat. Beberapa tinggal di pohon, tapi yang lain lebih suka hidup di vegetasi di tanah, sementara yang lain tinggal di gurun di antara bebatuan. Kebanyakan kadal aktif di siang hari.

Kadal adalah hewan berdarah dingin, yang berarti mereka mengandalkan lingkungannya untuk membantu menghangatkan tubuh. Mereka menggunakan panas matahari untuk menaikkan suhu tubuh mereka dan aktif saat tubuh mereka hangat. Matahari juga membantu kadal menghasilkan vitamin D.

Hari-hari mereka dihabiskan dengan berjemur di batu, berburu makanan, atau menunggu makanan datang. Kadal digunakan sebagai makanan tokek rumah karena dipercaya bisa mempercepat pertumbuhan tokek. Itu karena kandungan lemak, protein, mineral, dan kalsium yang dimilikinya.

Baca juga: 10 Jenis Tokek yang Bisa Kamu Jadikan Hewan Peliharaan

6. Nyamuk

Nyamuk

* sumber: berkeluarga.id

Nyamuk ini merupakan hewan yang tergolong pada jenis serangga. Jumlah nyamuk totalnya sekitar 2700 spesies. Hewan ini mempunyai tubuh langsing, dua sayap yang bersisik, dan enam kaki yang panjang. Sebenarnya panjang nyamuk beragam tapi biasanya tidak lebih dari 15 mm.

Bentuk mulutnya merupakan hal yang membedakan antara nyamuk jantan dan betina. Nyamuk betina bentuk mulutnya proboscis panjang karena digunakan untuk menembus kulit mamalia serta untuk menghisap darah.

Tak hanya dimakan oleh cicak, hewan ini bisa juga jadi makanan tokek rumah. Umumnya tokek akan memangsa sendiri nyamuk dengan gaya yang sama seperti cicak, yaitu menggunakan lidah lengketnya.

7. Telur Semut/Kroto

Telur Semut

* sumber: www.krjogja.com

Makanan tokek rumahan lainnya, yaitu telur semut atau kroto. Makanan ini biasanya menjadi alternatif makanan tambahan untuk tokek, yaitu selingan ketika memberi minum. Telur semut atau kroto ini seperti cemilan untuk tokek.

Banyak para pemilik tokek yang menyediakan makanan ini di kandang tokek milik mereka. Makanan ini bisa jadi selingan supaya tokek tidak bosen diberi makan jangkrik terus atau makanan utama lainnya.

8. Ulat Hongkong

Ulat Hongkong

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=J-kwStwOGmA

Meskipun ulat hongkong umumnya dijadikan pakan untuk sugar glider, tokek pun bisa diberi makan hewan ini karena memiliki protein yang tinggi. Jadi, kamu tak perlu ragu untun memberikan tokek peliharaanmu dengan makanan ini.

Gecko dan tokek juga menyukai ulat hongkong. Kamu bisa membelinya di toko hewan. Rata-rata harganya sekitar Rp 10.000, dan kamu akan mendapatkan ulat hongkong dalam jumlah yang banyak.

9. Kecoa

Kecoa

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=gov0fJ-zTd8

Makanan tokek rumah selain jangkrik adalah kecoa. Jangan salah, kecoa yang diberikan bukanlah jenis kecoa yang menjijikan, kotor dan bau. Ini merupakan jenis kecoa khusus yang umumnya digunakan sebagai pakan untuk hewan peliharaan seperti tokek, ular, musang atau tarantula.

Yang dijadikan sebagai makanan itu adalah jenis kecoa madagaskar serta kecoa dubia. Kecoa jenis ini memiliki kandungan protein yang tak kalah tingginya dari jangkrik. Karenanya hewan ini dipercaya bisa mempercepat pertumbuhan tokek. Bisa untuk tokek bintik merah ataupun tokek hias.

Apakah tokek kamu sudah tak begitu berminat dengan makanan yang kamu berikan? Untuk kamu para penggemar tokek, informasi makanan tokek rumah ini bisa jadi referensi ketika akan membeli pakan. Jadi, kamu bisa mengganti makanan tokek peliharaanmu, supaya tokek tidak merasa bosan. Tersedia beragam pilihan makanan dan kamu bisa membelinya di toko hewan atau toko online.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *