Bacaterus / Natal / 10 Makanan khas Natal di Indonesia dari Berbagai Daerah

10 Makanan khas Natal di Indonesia dari Berbagai Daerah

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 Februari 2019

Merayakan natal bersama orang terdekat adalah sebuah anugerah. Bagi umat kristiani, natal adalah hari kelahiran Sang Juruselamat. Oleh karena itu, mereka akan merayakannya dengan bahagia dan penuh syukur. Ada yang beribadah bersama di gereja, tukar kado, sampai dengan acara makan-makan.

Kalau di luar negeri, kalkun panggang (roast turkey) dan kue jahe (christmas gingerbread) selalu menjadi makanan yang wajib disuguhkan ketika natal. Nah, apa sih makanan khas natal di Indonesia? Bacaterus akan membahas beragam kuliner natal dari berbagai daerah yang ada di nusantara. Yuk, simak ulasan selengkapnya di sini.

10 Makanan khas Natal di Indonesia

1. Ikan Kuah Kuning

Ikan Kuah Kuning Makanan khas Natal di Indonesia

* sumber: crash-eat.blogspot.com

Makanan khas natal di Indonesia yang pertama berasal dari Ambon, namanya adalah ikan kuah kuning. Ikan ini biasa disajikan dengan papeda, makanan pokok masyarakat Ambon yang terbuat dari sagu. Namun, kalau Anda tidak terbiasa makan papeda yang teksturnya cenderung kental dan lengket, Anda bisa menyantap ikan kuah kuning ini dengan sepiring nasi putih hangat.

Ikan kuah kuning terbuat dari ikan tuna atau ikan muba. Ikan segar tersebut dimasak dengan kunyit dan kapur. Kuahnya sendiri terasa sedikit asam dan segar. Kalau Anda suka pedas, tambahkan saja beberapa buah cabai rawit ketika memasak ikan kuah kuning ini.

2. Ayam Rica-rica

Ayam Rica-rica

* sumber: blog.kulina.id

Bukan orang Manado saja yang menyukai ayam rica-rica, hampir seluruh masyarakat Indonesia pasti tahu dan jatuh hati dengan hidangan yang satu ini. Ayam rica-rica terkenal dengan rempahnya yang meresap hingga ke dalam daging ayamnya. Rasa pedas dari ayam rica-rica ini bisa membuat Anda ketagihan. Apalagi jika ayam rica-rica ini disajikan dengan bawang goreng dan mentimun, pasti rasanya semakin lezat.

Di Manado, ayam rica-rica telah menjadi salah satu makanan khas natal di Indonesia sejak bertahun-tahun yang lalu. Ayam rica-rica seolah menjadi suguhan wajib bagi umat kristiani yang berada di Manado. Makan-makan di hari natal rasanya kurang lengkap jika tidak ada sepiring ayam rica-rica di atas meja makan.

3. Kue Bagea

Kue Bagea

* sumber: resepkoki.id

Jika di negara barat kue jahe (christmas gingerbread) selalu menjadi suguhan wajib saat natal, di Indonesia juga ada kue kering yang identik disajikan waktu natal, namanya adalah kue bagea. Kue bagea berasal dari Nusa Tenggara Timur dan bentuknya mirip dengan biskuit bayi.

Kue bagea berbahan dasar sagu yang dicampur dengan gula halus, biji cintang, tepung sagu, minyak sayur, dan tepung terigu. Kemudian, bahan-bahan tersebut juga dikombinasikan dengan kacang cintang halus, kayu manis bubuk, dan cengkeh bubuk.

4. Kue Lampet

Kue Lampet

* sumber: episodedua.blogspot.com

Beralih ke Tanah Batak ternyata masyarakat di sana memiliki makanan khas natal di Indonesia yang sangat menarik, namanya kue lampet. Kue ini dibentuk menyerupai limas dan dibungkus dengan daun pisang. Kue ini cukup populer di kalangan Suku Batak dan selalu menjadi makanan wajib yang disuguhkan saat natal.

Usut punya usut, kue lampet terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan kelapa parut. Kemudian, kue ini diisi dengan gula merah dan dibungkus dengan daun pisang. Selanjutnya, kue akan dikukus sampai matang. Kue lampet ini sangat cocok dinikmati dengan secangkir teh atau kopi.

5. Ikan Woku Belanga

Ikan Woku Belanga

* sumber: resepdanmasakan.com

Satu lagi makanan natal yang berasal dari Manado, namanya ikan woku belanga. Ikan ini terbuat dari ikan kerapu segar yang dimasak dengan bumbu dan rempah khas Nusantara. Kuah ikan woku belanga ini berwarna kuning dan tekstur kuahnya lebih kental dibanding ikan kuah kuning khas Ambon.

Yang membuat kuah ikan ini beraroma harum dan sedap adalah campuran daun kemangi, daun pandan, dan daun jeruk nipis untuk membuat kuahnya. Ikan woku belanga biasa disajikan dengan ayam rica-rica dan nasi putih. Makan-makan natal jadi terasa lebih nikmat dengan suguhan ikan woku belanga yang kaya rempah ini.

6. Ayam Budu-budu

Ayam Budu-budu

* sumber: www.gurumassak.com

Di Indonesia, ayam merupakan makanan pengganti kalkun panggang saat natal. Yang membuat berbeda hanyalah cara memasak dan bumbu yang digunakan. Makanan khas natal di Indonesia yang akan kami bahas berikut ini adalah ayam budu-budu dari Makassar.

Untuk memasak ayam budu-budu sebaiknya Anda memilih ayam kampung. Selanjutnya, ayam dimasak bersama dengan air jeruk nipis, air asam Jawa, jahe, dan daun bawang. Ayam budu-budu adalah makanan yang sehat dan enak. Anda bisa menikmati ayam budu-budu ini dengan nasi putih hangat.

7. Kue Poporcis

Kue Poporcis

* sumber: phinemo.com

Tahukah Anda bahwa kue poporcis dari Ambon ini sebenarnya adalah kue yang diadaptasi dari salah satu makanan Belanda? Ya, poporcis adalah adaptasi dari Poffertjes. Bentuk kue ini mirip dengan pancake atau dorayaki. Kue ini biasa dibuat untuk disajikan sebagai kudapan saat makan-makan natal.

Bahan dasar untuk membuat kue poporcis adalah tepung terigu dan labu kuning. Setelah kuenya matang, Anda bisa menaburkan gula halus di atasnya. Kue poporcis lebih enak disantap ketika baru matang karena masih terasa hangat dan sangat legit.

8. Babi Guling

Babi Guling

* sumber: www.bbc.com

Kalau sedang jalan-jalan di Bali, menu makanan babi guling ini sangat mudah ditemukan di setiap sudut Pulau Dewata. Namun, makanan yang satu ini juga sering disantap oleh umat kristiani yang bersuku Batak, Minahasa, Dayak, dan Toraja. Bahkan, babi guling juga cukup terkenal di sejumlah negara seperti Kuba, Puerto Rico, Karibia, dan Miami

Proses pembuatan babi guling melibat seekor anak babi jantan atau betina. Kemudian, bagian dalam perut babi diisi dengan bumbu dan sayuran. Setelah itu, seekor babi ini dipanggang dengan cara diputar (diguling-gulingkan) sampai semua bagiannya matang.

9. Klappertaart

Klappertaart

Masih membahas seputar makanan khas natal di Indonesia, kali ini kita kembali ke Manado. Selain terkenal dengan ayam rica-ricanya, ternyata Manado juga populer dengan Klappertaart. Kue yang dibuat dari kelapa, tepung terigu, susu, mentega, dan telur ini sudah dijual hampir di seluruh penjuru Nusantara.

Asal-usul Klappertaart sebenarnya terinspirasi dari zaman pendudukan Belanda di Manado. Penjajah Belanda membagikan resep untuk membuat kue ini kepada masyarakat Indonesia. Alhasil, sampai saat ini Klappertaart tetap menjadi hidangan natal yang bisa ditemukan kapan pun meskipun tidak sedang hari rayanya.

10. Nastar

Nastar

Kue kering khas Indonesia yang satu ini sebenarnya tidak hanya tersedia saat natal. Ketika lebaran tiba, nastar juga selalu menjadi suguhan manis yang menyenangkan. Umat kristiani di Indonesia nampaknya sangat gemar menyuguhkan kue kering berisi selai nanas kepada tamunya yang berkunjung saat natal.

Setoples kue nastar akan membuat acara silaturahmi atau makan-makan saat natal jadi semakin menyenangkan. Apalagi jika kita menikmati nastar dengan secangkir teh manis. Hmm, tentu rasanya lebih nikmat!

Itulah 10 makanan khas natal di Indonesia yang bisa membantu Anda menentukan suguhan yang tepat saat hari raya natal. Anda juga bisa membaca artikel makanan natal dari berbagai negara jika ingin mencari inspirasi hidangan lain yang akan disajikan saat natal nanti.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar