Bacaterus / Ikan Nila / 10 Makanan Ikan Nila agar Ikan Tumbuh Besar dengan Cepat

10 Makanan Ikan Nila agar Ikan Tumbuh Besar dengan Cepat

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mungkin kamu salah satu orang yang sekarang beralih jadi berbisnis ikan nila karena diberhentikan dari pekerjaan karena efek pandemi virus Covid-19. Kamu sudah membuat keputusan yang tepat mengingat ikan nila juga merupakan jenis ikan yang cukup banyak dikonsumsi di Indonesia.

Ikan Nila

* sumber: akuariumhias.blogspot.com

Jika kamu sekarang baru merintis usaha ini, ada hal yang perlu kamu perhatikan agar kamu bisa mendapatkan keuntungan yang banyak dari usaha ternak ikan nilamu. Salah satunya adalah pakan. Berikut ini adalah 10 makanan ikan nila yang bisa kamu gunakan.

1. Dedak

Dedak

* sumber: dedaksidoarjo.wordpress.com

Kalau kamu mencari makanan ikan nila, pakan berikut ini bisa menjadi pilihan, yaitu dedak. Dedak atau bekatul memiliki beberapa kandungan nutrisi di antaranya karbohidrat, lemak, protein, kalium, natrium, kalsium, magnesium, zat besi, vitamin b12, dan vitamin b6.

Ikan nila yang kecil cocok jika diberikan dedak karena dedak memiliki ukuran yang sesuai dengan mulut ikan nila yang masih kecil. Pertumbuhan ikan nila bisa lebih cepat dengan Dedak karena dalam dedak terdapat kandungan  karbohidrat yang cukup tinggi yaitu 66 %, lalu Protein 17 % serta Lemak 7 %.

Kandungan lainnya seperti serta juga mendukung pertumbuhan ikan nila. Dedak banyak digunakan oleh para pembudidaya ikan nila sebagai makanan alternatif dikarenakan kandungan nutrisinya dan juga  harganya yang murah dan tak sulit untuk didapatkan.

2. Lumut

Lumut

* sumber: kolamterpal.net

Apalagi yang bisa diberikan sebagai makanan ikan nila? Mungkin kamu bisa mencoba lumut. Lumut bisa dimanfaatkan sebagai makanan ikan nila karena kandungan proteinnya cukup banyak yang bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan ikan.

Bagi ikan nila, selain mengenyangkan, lumut ternyata memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Lumut hati merupakan salah satunya lumut yang mengandung flavanoid yang berfungsi sebagai antioksidan bersifat alami.

Selain itu juga lumut mengandung terpenoid yang berfungsi sebagai antijamur, antibakteri, serta antivirus. Tak lupa juga steroid yang terkandung dalam lumut bisa berfungsi sebagai hormon pertumbuhan. Jadi, tak ada alasan untuk tak memakai lumut sebagai makanan alternatif untuk ikan nila.

Biasanya lumut secara alami akan tumbuh di kolam. Namun untuk mencukupi sebagai makanan ikan nila, lumut bisa dicari di sungai-sungai atau sawah, atau jika memungkinkan juga bisa dibudidayakan secara mandiri.

3. Pelet Ikan

Pelet Ikan

* sumber: jualikanlelelampung.wordpress.com

Makanan ikan nila yang satu ini sudah kerap digunakan oleh para peternak ikan, yaitu pelet. Makanan ikan ini dijual dalam bermacam-macam merek serta ukuran. Harganya pun beragam sehingga bisa menyesuaikan dengan keuangan yang kamu miliki.

Kalau ikan nila ingin cepat tumbuh, pelet kualitas super adalah pilihan yang direkomendasikan. Pelet mudah didapatkan di banyak toko ikan hias atau toko pemancingan. Pakan yang satu ini bisa jadi pilihan untuk kamu yang berbisnis budidaya ikan nila.

Kalau ingin menghemat pengeluaran untuk pakan ikan, kamu bisa mencampurkan pelet dengan makanan alternatif lain sehingga kamu bisa mendapatkan keuntungan secara finansial. Untuk menjaga kualitas ikan serta pertumbuhannya semakin cepat, pemilihan pakan yang tepat sangat penting.

4. Artemia dan Kutu Air

Artemia dan Kutu Air

* sumber: www.nikonsmallworld.com

Artemia dan kutu air merupakan makanan ikan nila yang dipercaya dapat membuat ikan ini tumbuh dan berkembang secara cepat. Ukuran salah satu mahluk air ini cukup kecil jadi sangat cocok untuk diberikan sebagai makanan bagi ikan nila yang masih kecil.

Tak hanya memiliki kandungan protein serta lemak, artemia ini dipercaya mampu membuat pertumbuhan ikan menjadi semakin sehat dan cepat. Selain artemia, kamu juga bisa memberikan kutu air pada ikan nila. Mahluk air yang kecil ini pas untuk jadi makanan ikan nila yang masih anakan.

Kamu bisa mendapatkan kutu air di penjual ikan hias. Selain itu, bisa juga kamu mencarinya di selokan atau sungai. Kutu air ini sudah dicoba oleh banyak peternak ikan dan mereka mengatakan bahwa untuk tumbuh kembang ikan nila kutu air ini sangat bagus karena ikan bisa berkembang jadi lebih besar lagi.

5. Sisa Roti

Sisa Roti

* sumber: intisari.grid.id

Punya sisa roti di rumah? Eits! Jangan dibuang dulu. Tahukah kamu kalau ikan nila sangat menyukai karbohidrat karena dengan karbohidrat tersebut ikan akan bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan keinginanmu, yaitu tumbuh besar dengan cepat.

Sisa roti merupakan sumber karbohidrat yang bisa digunakan sebagai makanan ikan nila. Untuk roti ini, kamu bisa memberikan roti yang sudah kadaluarsa karena walaupun telah lewat 2 sampai dengan 3 hari teksturnya akan tetap baik untuk dimakan oleh ikan.

Kamu bisa memberikan sisa roti ini secara langsung atau dijadikan bubuk roti. Memberikan roti secara langsung untuk ikan nila yang sudah besar akan jauh lebih efektif. Sementara bubuk roti akan lebih baik jika diberikan pada ikan nila yang masih kecil.

Untuk membuat bubuk roti tidaklah sulit. Kamu hanya perlu menjemur sisa roti kemudian tumbuklah sisi roti tadi sampai halus. Agar lebih halus, kamu bisa menggunakan blender.  Jika sudah halus, masukan bubuk roti tadi ke dalam wadah yang kedap udara supaya terjaga kebersihan dan kualitasnya.

Baca juga: 10 Jenis Ikan Nila yang Banyak Dibudidayakan di Indonesia

6. Ampas Kelapa

Ampas Kelapa

* sumber: pidjar.com

Selama ini ampas kelapa yang sering dianggap sebagai limbah. Namun ternyata ampas kelapa ini sangat berguna jika dipakai sebagai makanan ikan, termasuk makanan ikan nila. Di dalam ampas kelapa ini terdapat sampai 11,35% kandungan protein kasar serta kandungan serat yang mudah dicerna.

Itulah yang menjadi keunggulan ampas kelapa jika dijadikan makanan ikan nila. Kandungan lain yang terdapat di dalam ampas kelapa di antaranya Serat makanan 5,72 %, serat kasar 14,97 %, lemak kasar 23,36 %, kadar air 11,31 % dan mengandung kadar abu 3,04 %.

Untuk itu, kalau kamu punya ampas kelapa di rumah, ingat jangan dulu dibuang. Simpan ampas kelapa untuk diberikan pada ikan nila peliharaanmu karena bisa membuat ikan nila tumbuh besar serta memiliki nilai ekonomis tinggi.

7. Eceng Gondok

Eceng Gondok

* sumber: www.paguntaka.info

Sebagian orang ada yang menganggap eceng gondong sebagai hama. Ada juga yang memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan untuk dijadikan kerajinan. Jika kamu memelihara ikan nila, eceng gondok ini bisa dimanfaatkan untuk jadi makanan ikan nila karena mengandung protein yang cukup tinggi.

Eceng gondok kering memiliki kandungan protein 13 %. Eceng gondok bisa digunakan untuk jadi bahan utama pembuatan makanan ikan. Pembuatan makanan ikan yang memakai eceng gondok bisa dilakukan dengan cara mengeringkannya terlebih dulu.

Sesudah dikeringkan, eceng gondok kemudian dibuat jadi tepung dan diberikan sebagai makanan alami. Bisa juga bahan tepung eceng gondok dibuat jadi campuran dalam pembuatan makanan buatan atau pelet.

8. Kangkung

Kangkung

* sumber: resepkoki.id

Kangkung merupakan salah satu jenis makanan ikan yang berkualitas. Hal ini karena kangkung memiliki kandungan yang lengkap, di antaranya karbohidrat, protein, serta lemak. Kandungan lainnya, yaitu zat besi, vitamin a, vitamin b1, vitamin c, serat, zat pembentuk fosfor, dan juga kalsium.

Pemberian jenis makanan ikan nila berupa kangkung bisa dilakukan dengan cara memotong kangkung menjadi kecil-kecil dan membiarkan kangkung tersebut tumbuh dengan sendirinya di dalam kolam. Ini supaya ikan bisa memakan kangkung setiap saat.

9. Daun Talas

Daun Talas

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=IALlKkVZzbI

Selain kangkung, makanan ikan nila yang lainnya adalah daun talas. Ikan nila adalah ikan yang di habitat aslinya kerap memakan dedaunan serta sayuran air. Karenanya beberapa jenis sayuran menjadi makanan yang cukup bagus untuk perkembangan ikan nila.

Dengan memberikan ikan nila makanan berupa daun talas ini bisa jadi trik untuk mengakali mahalnya harga harga pakan ikan nila. Daun talas sangat bagus untuk diberikan karena memiliki kandungan karbohidrat, protein, dan lemak yang sangat dibutuhan dalam pertumbuhan ikan nila.

Zat besi, kalsium, polifenol, fosfor, dan vitamin lainnya, yaitu A, B1, serta vitamin C merupakan nutrisi lain yang terkandung dalam daun talas. Penggunaan jenis makanan ikan seperti ini akan bisa menghilangkan ketergantungan ikan nila pada pakan buatan atau pelet.

10. Sisa Nasi

Sisa Nasi

* sumber: review.bukalapak.com

Apakah kamu sudah membuang sisa nasi? Ternyata sisa nasi bisa dijadikan makanan ikan nila. Pakan ikan ini mudah dijumpai dan mudah didapatkan karena biasanya tiap rumah tangga sering menghasilkan limbah sisa nasi.

Sisa Nasi memiliki kandungan nutrisi berupa protein dan karbohidrat yang dapat mendukung pertumbuhan ikan nila. Pemberian sisa nasi ini bisa dicampurkan dengan dedak atau diberikan secara langsung ke kolam ikan nila.

Namun demikian,  terdapat beberapa tipe sisa nasi yang dilarang diberikan pada ikan nila. Sisa nasi ini bisa menyebabkan kesehatan ikan nila jadi terganggu, yaitu adalah nasi busuk, beras ketan, nasi kering, serta nasi yang sudah berjamur. Nasi tersebut bisa membuat ikan nila jadi lemas dan tak bertenaga.

Kalau kamu sekarang sedang mulai bisnis beternak ikan nila, informasi tentang makanan ikan nila di atas penting untuk kamu ketahui. Beberapa jenis makanan tersebut ada yang sangat mudah dan murah untuk didapatkan, seperti sisa roti dan nasi. Apakah info di atas membantu untuk usaha peternakan ikan nila yang sedang kamu rintis?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *