Bacaterus / Burung Hantu / 7 Variasi Makanan Burung Hantu yang Mudah Didapatkan

7 Variasi Makanan Burung Hantu yang Mudah Didapatkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Burung hantu yang terkenal penuh dengan aura misterius adalah jenis burung pemangsa. Artinya mereka berburu dan membunuh binatang lain untuk kelangsungan hidupnya. Termasuk hewan yang beraktivitas di malam hari atau biasa disebut hewan nokturnal, burung hantu disebut sebagai simbol kebijaksanaan oleh banyak negara Barat.

Burung hantu juga tak jarang dijadikan binatang peliharaan bahkan menjadi favorit karena daya tariknya yang memikat. Antara lain adalah sayapnya yang indah dan terlihat elegan ketika terbang, cakar yang mengesankan juga penglihatan dan pendengaran yang menakjubkan. Sebagai burung pemangsa, mereka adalah hewan yang pandai berburu.

Pernahkah kamu penasaran apa yang mereka buru sebagai makanan? Soal makanan, makanan burung hantu bisa sangat beragam, namun makanan utamanya sangatlah bergantung pada ukuran spesies burung hantu.

Sebagian besar burung hantu itu oportunistik, sehingga mereka dapat beradaptasi dengan sumber makanan dan memangsa apapun yang tersedia di lingkungannya. Dari pada kamu makin penasaran dan menebak-nebak apa saja yang bisa mereka makan, yuk, lihat daftar variasi makanan burung hantu di bawah ini.

1. Tikus Anakan dan Tikus Putih

Tikus Anakan

* sumber: www.victorpest.com

Burung hantu memakan mamalia sebagai makanan utamanya, salah satunya adalah tikus. Tikus anakan dan tikus putih atau mencit adalah makanan pokok yang favorit untuk semua spesies burung hantu. Mereka biasanya memangsa tikus kecil yang dimakan bulat-bulat tanpa mencabiknya terlebih dahulu.

Kedua tikus ini memang relatif sama secara ukuran, namun berbeda jenis. Spesies burung hantu yang sangat menyukai makanan ini antara lain jenis kukuk seloputu, celepuk, serak jawa dan lainnya. Ini terbukti dari habitat asli kukuk seloputu di mana banyak ditemukan sisa-sisa bangkai tikus putih di tempat mereka tinggal.

Jenis burung hantu celepuk reban sangat umum ditemui di Indonesia. Habitat aslinya berada di wilayah Jawa, Sumatra, Bali, dan Kalimantan. Burung jenis ini diketahui menjadi salah satu jenis burung hantu dengan ukuran tubuh yang kecil dan kerap menjadi binatang peliharaan.

2. Jangkrik dan Kumbang Besar

Jangkrik

* sumber: payhip.com

Bukan hanya jangkrik dan kumbang besar, sebagian besar burung hantu juga memakan invertebrata seperti serangga, laba-laba, cacing tanah, siput, bahkan kepiting. Jangkrik dan serangga-serangga kecil lainnya sangat mudah dijumpai pada malam hari, terutama di hutan yang menjadi habitat asli burung hantu. Makanan seperti ini adalah favorit untuk burung hantu jenis serak bukit, belukwatu, burung hantu kecil, hingga burung hantu cokelat.

Burung hantu kecil diperkenalkan di Inggris pada abad ke-19, habitatnya berada di daerah pertanian dan hutan. Ukuran mereka yang mungil membuatnya lihat menyelinap ke lubang kecil, sehingga kerap membuat sarang berlubang pada pohon mati dan bangunan tua. Burung hantu kecil terkenal dengan ketajaman penglihatan yang berfungsi siang dan malam hari. Mereka terbang menukik hingga mengejar di tanah untuk menangkap mangsanya.

3. Daging Ayam

Daging Ayam

* sumber: www.turbarywoods.co.uk

Daging ayam segar bisa menjadi alternatif favorit siap makan bagi burung hantu peliharaan kamu. Pasalnya ayam juga adalah makanan favorit untuk semua jenis burung hantu.

Burung hantu kerap kali berburu anakan unggas di alam liar. Karena itulah menyelingi pola makannya dengan daging ayam bisa menggugah selera makan mereka. Beberapa spesies yang menjadikan daging ayam makanan favorit antara lain jenis burung hantu cokelat, burung hantu bertelinga panjang, serak jawa, burung hantu elang dan beberapa lainnya.

Burung hantu cokelat adalah burung hantu yang populer di Inggris. Mereka suka menghabiskan waktu bertengger di bangunan tua juga kawasan hutan. Dari sanalah mereka mengincar dan menyergap mangsanya.

4. Ikan Lele

Ikan Lele

* sumber: ebird.org

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa makanan burung hantu dapat bervariasi dan beradaptasi dengan habitat mereka. Begitu juga dengan burung hantu yang hidup di habitat dekat dengan sungai, mereka cenderung gemar memangsa ikan sebagai makanan. Pecinta burung hantu merekomendasikan ikan lele sebagai ikan segar.

Kandungan gizi pada ikan lele yang berlimpah baik untuk kesehatan burung hantu. Ikan lele segar juga digemari berbagai jenis burung hantu. Selain itu, ikan ini mudah kamu dapatkan. Namun, tidak semua burung hantu cocok dengan makanan ikan dan malah membuat kesehatannya menurun.

Jenis burung hantu yang gemar menyantap ikan antara lain adalah jenis beluk ketupa. Burung ini banyak dipelihara oleh pecinta burung hantu di Indonesia karena dianggap ramah dan mudah beradaptasi dengan manusia. Makanan lainnya hampir sama dengan jenis kukuk seloputu.

5. Ulat Hongkong

Ulat Hongkong

* sumber: www.sciencephoto.com

Makanan favorit selanjutnya bagi para burung hantu adalah ulat hongkong. Ulat jenis ini memang umum dijadikan santapan semua jenis burung peliharaan. Bagi kamu pecinta burung, ulat ini pasti tidak asing lagi didengar.

Ulat ini bisa kamu berikan sebagai variasi makanan untuk burung hantu peliharaan kamu. Terlebih lagi untuk burung hantu dengan ukuran yang kecil atau anakan burung hantu, ulat ini bisa menjadi makanan yang tepat.

6. Daging Sapi Segar

Daging Sapi Segar

* sumber: commons.wikimedia.org

Menjadi makanan yang tak sulit ditemukan karena bersifat umum dijual di pasaran, daging sapi bisa menjadi pilihan makanan terbaik. Kaya akan protein yang baik dan memiliki banyak manfaat, tentunya semua jenis burung hantu akan menyukai daging sapi segar.

Selain itu, daging sapi memiliki banyak gizi untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan si burung hantu. Burung hantu salju dan serak jawa adalah beberapa di antaranya. Serak jawa atau Tyto alba menjadi jenis burung hantu yang banyak dicari oleh pecinta burung hantu.

Memiliki wajah putih berbentuk hati dengan tepi wajah berwarna coklat dan bulunya yang lembut cukup menjelaskan kecantikan burung ini. Mereka memiliki sistem pendengaran yang luar biasa yang membantu mereka ketika berburu sekaligus menghindari musuh.

7. Burung Anakan

Burung Anakan

* sumber: blog.wcs.org

Seperti halnya daging ayam dan anak ayam, burung hantu juga gemar berburu burung anakan lainnya, seperti jenis burung pipit dan burung puyuh. Kedua jenis anakan burung ini mudah didapatkan di banyak pasar burung dan peternak burung. Kamu bisa langsung memberikannya dalam keadaan hidup atau mati.

Jenis burung hantu yang menyukai anakan burung adalah burung hantu elang yang memiliki ciri fisik yang mirip dengan elang putih, juga burung hantu salju, burung-hantu telinga-pendek, dan lainnya. Burung hantu salju biasanya tersebar di negara-negara dengan musim salju, sesuai dengan namanya warna bulunya didominasi warna putih.

Tampilan fisiknya elegan, cantik, dan misterius juga terlihat seperti elang dengan tatapan tajam dan paruh runcing. Terkenal karena tampilannya yang elegan dan gagah, burung hantu ini banyak digemari pecinta burung hantu.

Beberapa jenis makanan burung hantu di atas bisa kamu jadikan referensi untuk variasi santapan peliharaanmu agar tidak bosan dengan makanannya. Sistem pencernaan burung hantu cukup unik lho. Burung hantu biasanya akan mencabik atau menelan langsung makanannya dan menyalurkannya tepat ke sistem pencernaan.

Perut mereka terbagi dua, lambung kelenjar (proventrikulus) dengan produksi asam, enzim, dan lendir guna melancarkan proses pencernaan dan perut berotot (gizzard) dengan fungsi sebagai filter untuk menahan benda yang tidak larut, seperti tulang, gigi, dan bulu.

Bagian tak larut yang tidak dapat dicerna ini akan dikompresi menjadi pelet dan dimuntahkan sekitar sepuluh jam pasca makan. Jika peletnya belum dimuntahkan mereka tidak bisa mengkonsumsi makanan lain, begitulah siklus pelet ini berjalan teratur. Semoga artikel ini bisa membantu kamu mengenali burung hantu dan makanannya lebih baik lagi.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *