Ditulis oleh - Diperbaharui 22 Februari 2019

Kertas sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Sekolah, bekerja, menggambar, semua membutuhkan kertas. Benda ini dibuat dari kompresi serat yang berasal dari pulp. Tidak hanya dipakai untuk menulis dan mencetak gambar, kertas juga ada dalam bentuk kertas pembersih alias tisu.

Dengan adanya kertas, kehidupan manusia jadi lebih mudah. Sebelum kertas ditemukan, lebih tepatnya pada Zaman Perunggu hingga Zaman Besi, orang-orang menggunakan loh tanah liat sebagai media tulis. Selain loh, orang-orang juga menulis di batu, kayu, kulit dan tulang binatang, bambu, daun lontar, hingga kain sutra.

Kalau sekarang, kita tinggal menikmati kertas yang sudah jauh lebih modern dan praktis. Kertas ada berbagai macam ukurannya, bahkan ukuran standar kertas pun berbeda di beberapa tempat. Secara internasional, ukuran kertas disebut mulai dari A-E dengan angka di sampingnya, misalnya A4 (ukuran kertas yang paling sering digunakan untuk keperluan belajar dan bekerja).

Akan tetapi, ada beberapa tempat yang menggunakan ukuran standar kertas yang berbeda. Seperti Amerika Utara yang menggunakan Letter, Legal, Ledger, dll. Itu hanya sedikit tentang macam ukuran kertas. Sekarang, Bacaterus mau membahas macam ukuran kertas yang diakui internasional saja. Namun, sebelum itu, mari bahas sedikit tentang sejarah kertas terlebih dahulu.

Sejarah Kertas

Sejarah Kertas macam ukuran kertas

Peradaban Mesir Kuno, lebih tepatnya pada masa bangsa Firaun, menggunakan papirus sebagai media tulis menulis. Papirus adalah tanaman air yang menjadi bahan utama kertas pada masa itu. Tidak diam di tempat, penggunaan papirus sebagai media tulis menyebar hingga Timur Tengah, Romawi, Laut Tengah, lalu hingga ke seluruh Eropa. Bahasa Inggris dari kertas, yaitu paper, diambil dari kata papirus (papyrus).

Tadi itu sejarah kertas versi Mesir. Sedangkan dalam catatan sejarah peradaban, Cina-lah yang menyumbangkan kertas bagi dunia. Orang Cina Kuno menemukan bahan seperti kertas yang bernama Bo yang dibuat dari sutra. Namun, produksi kertas Bo tidak berjalan lancar karena bahan dasarnya langka dan mahal.

Lalu, pada tahun 101 Masehi, Tsai Lun menemukan bahan yang lebih murah dari papirus untuk membuat kertas, yaitu bambu. Selain bambu, bahan-bahan pembuat kertas lainnya juga ditemukan seperti kulit kayu, kain, batang gandum, dll. Temuan ini menyebar ke Jepang dan Korea, seiring dengan penyebaran bangsa Cina ke daerah timur.

Walaupun teknik ini ditemukan oleh Cina, pada tahun 751 Masehi teknik ini jatuh ke tangan orang Arab pada masa Abbasiyah. Setelah itu, dibentuklah pusat industri kertas di Baghdad, Samarkand, dan kota-kota industri lainnya yang kemudian menyebar ke India dan Italia hingga seluruh Eropa. Pada abad ke-16, kertas sudah sampai di Amerika dan akhirnya kertas pun menyebar hingga seluruh dunia.

Sedangkan sejarah kertas versi Indonesia mengatakan kalau kertas dibuat pertama kali di Ponorogo pada abad ke-7. Bahan dasar kertasnya adalah kulit kayu. Kertas pada masa itu lebih banyak digunakan oleh para biksu yang belajar agama Budha di daerah Kerajaan Sriwijaya. Sedangkan orang-orang Ponorogo sendiri masih menggunakan lempengan tembaga untuk menulis sejarah dan sebagainya.

Kertas Ponorogo juga digunakan sebagai media lukis wayang beber, yang merupakan asal mula wayang kulit. Lalu, setelah Islam menyebar di Indonesia, kertas digunakan juga untuk menulis Al-Qur’an di pesantren Tegalsari.

Nah, tadi itu sejarah singkat mengenai kertas. Terdapat beberapa versi, tapi yang jelas kita patut bersyukur karena bisa menikmati kertas dengan mudah. Sekarang, mari kita membahas macam-macam ukuran kertas yang ada. Yuk!

10 Macam Ukuran Kertas

1. Seri A

Seri A macam ukuran kertas

* sumber: www.rytetype.co.uk

Pembahasan macam-macam ukuran kertas akan dimulai dari seri A. Ukuran kertas ini berdasarkan ukuran kertas internasional ISO 216 berdasarkan standar Jerman DIN 476. Kertas seri A biasa digunakan sebagai ukuran umum di penerbitan, perkantoran, dan di bidang pendidikan. Ukuran kertas seri A yang paling umum digunakan adalah A4.

Semua ukuran kertas ISO didasarkan atas rasio aspek tunggal “akar 2”, kira-kira 1 : 1,4142. Nah, dasar ukuran kertas ISO adalah A0 (baca: A nol) yang luasnya setara dengan satu meter persegi. Setiap angka setelah huruf A menyatakan ½ dari ukuran angka sebelumnya. Contoh: A1 adalah ½ dari A0, A2 adalah ½ dari A1, dan seterusnya.

2. Seri B

Seri B

* sumber: www.nexusdp.co.uk

Setelah ukuran kertas seri A, sekarang ada seri B. Ukuran kertas seri B kira-kira ada di tengah dua ukuran seri A. Kertas dengan ukuran yang dimulai dari alfabet B ini biasanya digunakan sebagai kertas lukis dan poster.

3. Seri C

Seri C

Macam ukuran kertas yang selanjutnya adalah seri C. Berbeda jauh dengan kertas seri A dan B, kertas seri C ini lebih mungil. Kertas seri C biasanya digunakan untuk kartu pos, amplop, hingga map.

4. Seri D

Seri D

Ada juga kertas ukuran D, walaupun kurang populer jika dibandingkan dengan seri lainnya. Dimensi ukuran kertas D adalah sekitar 55,9 cm x 86,4 cm. Cukup besar, ya?

5. Seri E

Seri E

Masih berlanjut sesuai urutan alfabet, macam ukuran kertas yang selanjutnya adalah seri E. Dimensi ukuran kertas seri E adalah 86.4 cm x 111.8 cm. Bisa dibilang ukuran kertas E dua kali lipatnya ukuran kertas D, ya?

6. Seri R dan F

Seri R

Nah, kalau yang satu ini sebenarnya tidak termasuk dalam standar macam ukuran kertas internasional. Karena pada dasarnya, ukuran kertas internasional hanya mencangkup seri A, B, dan C saja. Tetapi, kertas ukuran R dan F muncul karena adanya permintaan pasar. Kertas seri R biasanya digunakan untuk kertas cetak foto.

7. Ukuran Personal Organizer

Ukuran Personal Organizer

* sumber: www.allaboutplannersshop.com.au

Ada juga, nih, ukuran kertas personal organizer. Itu loh, yang sempat beken dimiliki anak SD pada tahun 2000-an. Biasanya anak-anak menyebutnya “orji” yang merupakan singkatan dari organizer. Padahal organizer lebih dibutuhkan oleh orang dewasa untuk mengatur jadwal mereka, tapi entah kenapa pada masa itu anak SD rasanya wajib punya orji supaya tak kalah beken dengan teman-teman lainnya.

Ukuran kertas personal organizer adalah 9,5 cm x 17,1 cm dengan 6 lubang. Namun, ternyata ukuran orji itu banyak banget, ada yang lebih kecil dan ada yang lebih panjang.

Beberapa di antaranya adalah: Mini Organiser: 6,7 cm x 10,5 cm dengan 5 lubang, Pocket Organiser: 8,1 cm x 12 cm dengan 6 lubang, Slim Organiser: 9,5 cm x 17,1 cm dengan 6 lubang, Compact Organiser: 9,5 cm x 17,1 cm dengan 6 lubang, A5 Organiser: 14,8 cm x 21 cm dengan 6 lubang, dan terakhir A4 Organiser: 21 cm x 29,7 cm dengan 4 lubang.

8. Ukuran Kertas Folio

Folio

* sumber: www.rhinostationery.com

Anak sekolahan dan kuliahan pasti akrab banget dengan kertas folio. Foolscap folio merupakan kertas dengan garis lurus seperti buku cetak ini sering dipakai untuk mengerjakan tugas yang memerlukan banyak tulisan. Ukuran kertas ini adalah 21,6 cm × 34,3 cm.

Sebelum berbentuk seperti ini, ukuran kertas folio digunakan sebagai kertas umum di Eropa dan the British Commonwealth. Kini mereka menggunakan kertas ukuran A4 sebagai standar.

9. Ukuran Kartu Indeks (Index Card) dan Kartu Nama (Business Card)

Index Card

Macam ukuran kertas yang selanjutnya adalah ada kertas yang khusus dibuat menjadi kartu indeks (lihat gambar) dan juga kartu nama. Biasanya ukuran kertas ini memiliki besar yang sama dengan kartu kredit. Bedanya, kartu kredit memiliki lengkungan di setiap sudutnya, kalau kertas indeks dan kartu nama tidak.

10. Seri Kertas Lainnya

Seri Kertas Lainnya

Tadi sempat Bacaterus singgung di atas, kalau ada beberapa tempat yang punya standar ukuran kertas sendiri. Di Amerika Utara, Kanada, dan Meksiko ukuran kertas yang umum digunakan sehari-hari adalah Letter, Legal, Ledger, dan Tabloid.

Menurut American Forest and Paper Association, ukuran kertas Letter adalah 21,59 cm x 27,94 cm, sedikit lebih kecil dari kertas A4. Kertas ini tercipta ketika masih masa pembuatan kertas dengan tangan, bukan dengan mesin.

Ukuran 11 inci (27,94 cm) adalah rata-rata panjang maksimum lengan seorang pekerja pembuat kertas yang berpengalaman (vatman) pada masa itu. Di luar Amerika Utara, kertas Letter disebut American Quarto yang kalau di Indonesia disebut Kwarto.

Walaupun yang menurut standar internasional hanya ukuran kertas seri A, B, dan C saja, ternyata ada cukup banyak ukuran kertas di dunia ini, ya? Sekian pembahasan ukuran kertas dari Bacaterus. Jika Anda yang mau menambahkan, silakan komen di bawah, ya!