Bacaterus / Terong / 10 Macam Terong dengan Aneka Warna, Bentuk dan Rasa

10 Macam Terong dengan Aneka Warna, Bentuk dan Rasa

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Desember 2019

Terong yang dalam bahasa Inggris disebut eggplant dilihat oleh penjajah Inggris di India pada abad ketujuh belas. Meraka melihat buah unik berbentuk oval putih. Karena bentuknya tersebut, mereka menyebutnya tanaman telur atau “eggplants. Sejak itu, sayuran yang sebenarnya merupakan buah ini telah dibudidayakan di seluruh dunia.

Buah ini ternyata memiliki berbagai warna, bentuk, dan ukuran. Hampir sama beragamnya dengan cara untuk memasak dan menikmatinya. Terong Thailand, misalnya, lebih mirip semangka kecil, sedangkan terong Jepang terlihat seperti pin yang dimainkan pemain sirkus. Supaya tahu jenis-jenis dan cara mengolah terong yang beragam itu, baca terus artikel berikut ini, ya!

1. Terong Jepang dan Cina

Terong Jepang dan Cina (Copy)

Bentuk terong Jepang dan Cina panjang dan ramping, keduanya berbentuk sama sehingga sulit dibedakan. Terong Jepang cenderung memiliki warna ungu yang lebih gelap, sedangkan terong Cina biasanya lebih terang, lebih berwarna ungu lavender, dan terkadang bentuknya lebih panjang. Keduanya memiliki kulit yang halus dan tipis dan tak banyak bijinya.

Daging kedua terong tersebut ekstra lembut ketika dimasak. Keduanya bisa dimasak seperti biasa, tetapi akan sangat bagus jika dimasak dengan cara dipanggang atau digoreng. kedua jenis tersebut memiliki rasa yang lebih manis. Iris kedua jenis terong ini dan tumis atau potong menjadi dua dan panggang di atas panggangan dengan sedikit minyak zaitun dan bumbu.

2. Terong Ping Tung

Terong Ping Tung (Copy)

Ping Tung memiliki warna ungu tua dan bentuknya panjang. Daging terong Ping Tung rasanya manis dan empuk. Asal terong ini dari Taiwan. Jenis terong ini populer di seluruh Asia dan jika ingin benar-benar menikmati rasanya dan teksturnya, cobalah memanggangnya dan menyajikannya dengan sedikit minyak zaitun dan garam.

Terong Ping Tung juga memiliki beberapa karakteristik unik. Terong ini tidak harus dikupas, tidak pahit rasanya, bisa tumbuh dengan baik di beberapa negara, dan berubah warna lebih gelap saat matang. Ini adalah jenis terong yang sempurna untuk hidangan tumis. Terong ini bisa tumbuh hingga kira-kira 28 cm panjangnya dan sangat ramping sehingga sempurna untuk berbagai hidangan.

3. Terong Globe (Terong Amerika)

Terong Globe (Terong Amerika) (Copy)

Apakah kamu kamu tahu jika terong globe ternyata terong terbesar dan paling gemuk, juga dikenal dengan sebutan terong Amerika? Terong yang gemuk dan dagingnya yang tebal ini sangat cocok untuk diiris dan dipanggang. Ukuran terong yang besar juga membuat buah ini sangat sempurna untuk dipanggang atau di-grill utuh.

Daging terongnya seperti spons, jadi ketika menggorengnya dengan minyak, kamu harus memastikan agar buah ini tidak terlalu banyak menyerap minyak. Melapisi irisan terong dalam tepung terlebih dahulu akan membantu menjaga terong menjadi tidak terlalu berminyak.

4. Terong Thailand

Terong Thailand (Copy)

Terong Thailand berbentuk bundar mungil dan mungkin jenis terong ini sulit ditemukan di benua Amerika karena umumnya terong ini ditemukan di Thailand. Di Indonesia, terong jenis ini banyak dikonsumsi sebagai lalapan daripada dibuat menjadi masakan. Di Thailand, terong ini biasanya berwarna kehijauan, tetapi ada juga yang memiliki warna ungu dan putih.

Perlu diingat bahwa terong Thailand rasanya sangat pahit, jadi untuk meminimalkan pahitnya, pastikan untuk membuang bijinya sebelum dimasak. Terong Thailand cocok untuk dimasak dengan banyak rempah dan di-stew, sehingga cocok untuk ditambahkan ke dalam kari. Cobalah resep vegan terong kemangi Thailand atau masak menjadi kari hijau Thailand dengan daging sapi dan terong.

5. Terong Italia

Terong Italia (Copy)

Terong Italia memiliki warna ungu gelap dengan ukuran sedikit lebih kecil dari terong globe. Seringnya terong ini berbentuk seperti tetesan air mata. Buah terong jenis ini cenderung memiliki rasa yang lebih manis daripada terong globe.

Sebenarnya terong ini bukan berasal dari Italia tetapi di Amerika terong ini dilabeli sebagai terong Italia dan digunakan dalam resep Italia, seperti terong Parmesan dan melanzane fritte al pomodoro, terong goreng dalam saus tomat. Seperti semua jenis terong, buah jenis ini perlu dimasak benar-benar matang untuk mengeluarkan rasa dan mendapatkan tekstur krimnya.

6. Terong Grafiti

Terong Grafiti (Copy)

Kadang-kadang disebut juga sebagai terong Sisilia, terong grafiti dinamakan seperti itu dikarenakan  garis-garis ungu dan putihnya. Namun, garis-garis itu akan hilang saat terong dimasak. Jenis ini benar-benar serba guna, bisa digunakan untuk dalam beragam resep. Berbeda dari terong lain, terong grafiti tidak memiliki ukuran standar.

Terong grafiti berbentuk seperti tetesan air mata, panjangnya mulai dari 7-15 sentimeter, bergantung pada jenisnya. Kulit luarnya mengkilap, tipis, juga halus dan memiliki garis-garis ungu dengan putih gading. Daging bagian dalamnya berwarna putih pucat dan memiliki biji kecil yang bisa dimakan. Terong grafiti lembut juga halus dengan rasa manis dan sedikit rasa buah ketika dimasak.

7. Terong Rosa Bianca

Terong Rosa Bianca (Copy)

Jenis terong rosa bianca terlihat sangat cantik sehingga sulit untuk mengabaikannya. Sayangnya, warna ungu dan putih yang indah pada terong ini tidak bertahan saat dimasak. Rosa bianca bentuknya agak bulat dan memiliki rasa yang sedikit lebih lembut dan cenderung lebih pahit dari pada terong yang berwarna lebih ungu. Terong ini bijinya lebih sedikit sehingga ideal untuk resep terong.

Terong rosa bianca paling enak rasanya saat diiris dan dipanggang atau grilled. Varietas ini cocok untuk dibuat terong panggang, terong isi Yunani (melitzanes papoutsakia), dan terong Israel dan salad lada merah.

8. Terong India

Terong India (Copy)

Jenis terong India, juga dikenal sebagai terong bayi, berbentuk mungil tapi super imut ini paling sering digunakan dalam masakan India. Ukurannya rata-rata 5-7 sentimeter bergantung pada kematangannya. Buah berbentuk telur ini memiliki kulit luar yang berwarna ungu gelap mengkilap dan halus. Daging bagian dalamnya keras, renyah, dan putih krem ​​dengan sedikit biji.

Saat dimasak, terong India menghasilkan rasa yang  lembut dan manis dengan tekstur yang lembut. Terong India paling cocok untuk dimasak matang seperti di-grilling, panggang, baking, dan di-stir-fry. Terong ini dapat diiris dan dipanggang dan digunakan dalam hidangan pasta, dicincang dan digunakan sebagai pengganti daging dalam tumisan, atau dicelupkan ke dalam remah roti dan digoreng.

9. Terong Putih

Terong putih (Copy)

Terong putih berbentuk agak melengkung dan lonjong dengan panjang rata-rata 10-17 sentimeter. Kulit luarnya halus dan putih cerah dengan ujung yang bulat dan sedikit mengecil. Daging bagian dalam berwarna krem ​​padat dan memiliki banyak biji putih yang dapat dimakan. Saat dimasak, terong putih berwarna krem ​​dan lembut dengan rasa manis yang ringan.

Tak ada bedanya terong putih dengan terong-terong yang berwarna lain, tetapi terong ini warnanya benar-benar terlihat keren. Jika kamu kurang suka terong yang pahit dan kuat maka terong putih cocok untukmu karena rasa terong putih sedikit lebih lembut.

10. Terong Medan

Terong Medan (Copy)

Terong jenis ini merupakan tanaman asli Asia dan tersebar di seluruh Asia Tenggara melalui migrasi orang dan rute perdagangan. Sejarah terong Medan masih belum diketahui dengan jelas, tetapi terong ini sekarang dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional di Sumatera. Ukuran terong ini kecil dengan panjang rata-rata 10-20cm dan bentuknya memanjang, ramping, dan silindris.

Warna kulit terong Medan hijau limau halus, tipis, dan halus. Kulitnya juga bisa bergaris hijau pucat hingga putih, bergantung pada kematangannya. Di dalamnya, daging berwarna hijau muda lembut, dan kenyal dengan banyak biji kecil berwarna krem ​​di tengah. Saat dimasak, terong ini empuk dengan rasa yang ringan dan sedikit manis. Terong ini cocok untuk ditumis, digoreng, dipanggang, atau dikukus.

Ternyata terong tak hanya berwarna ungu. Faktanya terong ada yang berwarna hijau, putih bahkan yang berwarna seperti grafiti. Rasanya juga tidak semuanya pahit, ada juga yang manis. Apakah terong termasuk buah yang sering kamu masak dan konsumsi? Jenis mana yang sering kamu masak?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *