bacaterus web banner retina
Bacaterus / Dapur / 10 Teknik Memasak yang Paling Sering Dipakai Sehari-hari

10 Teknik Memasak yang Paling Sering Dipakai Sehari-hari

Ditulis oleh Albar Fahrul Roji - Diperbaharui 2 April 2021

Memasak merupakan sebuah kegiatan yang umum dilakukan sehari-hari untuk membuat makanan guna memenuhi kebutuhan. Memasak menjadi kegiatan yang seru dan menyenangkan karena memasak dapat membuat seseorang melakukan banyak eksperimen. Tak heran, memasak menjadi hobi bagi sebagian orang.

Hampir semua orang pernah melakukan masak. Tapi, tak semua orang tahu istilah-istilah dalam memasak. Dalam memasak, terdapat banyak istilah-istilah khusus yang biasa digunakan. Istilah tersebut diantaranya adalah teknik memasak yang biasa lakukan sehari-hari. Meski sering dilakukan sehari-hari, akan tetapi belum tentu semua orang mengetahui istilah tersebut.

Penasaran kan apa saja teknik memasak yang paling sering kita gunakan sehari-hari? Maka dari itu, yuk simak pemaparannya di bawah ini!

1. Sautéing

Sautéing

Mungkin cukup asing bukan saat mendengar kata “Sauteing”? Padahal, teknik memasak yang satu ini merupakan teknik yang paling umum kita gunakan dalam keseharian. Ya, sauteing artinya adalah penumisan. Banyak sekali makanan yang kita masak setiap hari diolah menggunakan teknik sauteing.

Teknik penumisan atau sauteing adalah teknik memasak menggunakan sedikit minyak. Api yang digunakan merupakan api besar sehingga memiliki tingkat kepanasan yang tinggi. Makanan yang diolah dengan teknik sauteing biasanya disebut tumisan atau tumis.

Bahan makanan untuk ditumis biasanya dipotong kecil terlebih dahulu. Penumisan dilakukan hingga bahan makanan berubah kecokelatan. Makanan yang biasa diolah menggunakan teknik sauteing diantaranya adalah tumis kangkung, tumis buncis, dan tumis kacang panjang.

2. Frying

Frying

Memasak dengan teknik frying atau menggoreng adalah yang paling sering dilakukan sehari-hari dalam mengolah makanan. Hampir sama dengan sauteing, teknik frying juga menggunakan minyak saat mengolah suatu makanan. Biasanya makanan yang diolah perlu dibalik sesekali menggunakan spatula.

Teknik frying ini menjadi teknik memasak yang paling mudah dan praktis. Beragam jenis bahan makanan bisa diolah dengan teknik frying. Beberapa diantaranya adalah ayam, ikan, bakwan, dan aneka ragam gorengan. Teknik frying terbagi lagi menjadi beberapa bagian yaitu stir frying, pan frying, shallow frying, dan deep frying.

Stir frying hampir sama dengan teknik sauteing, hanya saja minyak yang digunakan lebih banyak. Pan frying juga menggunakan minyak, akan tetapi jumlahnya lebih sedikit yaitu hanya untuk melumasi permukaan wajan.

Sementara shallow frying menggunakan minyak dengan jumlah sepertiga atau setengah dari makanan. Dan yang terakhir yaitu deep frying, merupakan teknik frying dengan menggunakan minyak yang cukup banyak hingga menutupi makanan.

3. Grilling

Grilling

Teknik memasak yang lainnya ada grilling atau pemanggangan. Teknik grilling ini merupakan teknik memasak dengan memanfaatkan bara api. Api yang diperlukan dalam proses grilling adalah api dengan tingkat panas yang tinggi. Api tersebut diletakkan tepat di bawah makanan yang sedang dimasak.

Alat yang digunakan untuk proses grilling disebut panggangan. Salah satu alat yang identik dengan grilling ini adalah jeruji besi yang berfungsi sebagai penahan makanan. Jeruji besi ini juga biasanya menciptakan garis-garis khas pada bagian makanan yang matang. Makanan yang biasa diolah dengan teknik grilling adalah daging dan sosis.

4. Boiling

Boiling

Selanjutnya ada teknik memasak yang disebut dengan boiling atau merebus. Teknik memasak yang satu ini juga cukup sederhana. Teknik boiling biasanya menggunakan cairan seperti air, santan, atau bahkan susu. Cairan tersebut harus lebih banyak dari makanan yang dimasak.

Cairan yang digunakan dipastikan mendidih dengan suhu kurang lebih 100°c. Biasanya teknik boiling ini digunakan untuk memasak daging, sayur dan umbi-umbian. Salah satu olahan makanan yang dimasak menggunakan teknik boiling adalah sayur asem dan telur rebus.

5. Simmering

Simmering

Hampir sama dengan teknik boiling, teknik simmering juga merupakan teknik memasak menggunakan air yang mendidih. Hanya saja yang membedakan di sini adalah suhu yang digunakannya. Jika boiling memerlukan suhu 100°c, maka simmering ini menggunakan api yang lebih rendah yaitu di bawah 100°c.

Teknik simmering ini biasanya dilakukan agar mendapatkan sari pati dari makanan yang dimasak. Beberapa makanan yang dioleh dengan teknik simmering antara lain adalah soto dan rawon. Karena api yang digunakan lebih kecil, maka teknik simmering ini memakan waktu pengolahan yang cukup lama dibandingkan dengan teknik boiling.

Baca juga: 10 Macam Teknik Memotong Sayuran yang Harus Kamu Ketahui

6. Steaming

Steaming

Pengukusan atau yang juga memiliki istilah lain  steaming adalah teknik memasak dengan memanfaatkan uap air pada wadah tertutup. Teknik steaming dipercaya sebagai teknik memasak terbaik karena risiko berkurangnya gizi pada makanan sangatlah rendah. Alat yang digunakan untuk mengukus disebut dengan kukusan.

Air biasanya ditempatkan di bawah makanan yang akan dimasak kemudian kukusan ditutup dengan rapat. Contoh makanan yang diolah menggunakan teknik steaming ini adalah memasak nasi secara tradisional. Bukan hanya itu, makanan Tionghoa juga biasanya diolah dengan teknik steaming seperti misalnya siomay.

7. Roasting

Roasting

Istilah roasting tentu saja tak asing dalam dunia masak memasak. Teknik roasting sering kali disamakan dengan teknik grilling. Bahkan, banyak orang yang keliru antara roasting dan grilling. Dari sebutannya saja sudah beda, bukan? Tentu saja teknik memasaknya pun memiliki beberapa perbedaan.

Teknik roasting atau pembakaran merupakan sebuah teknik memasak menggunakan minyak atau lemak di dalam oven. Teknik memasak yang satu ini menghasilkan makanan matang yang kering. Suhu yang digunakan dalam teknik roasting lebih rendah daripada grilling sehingga waktu yang diperlukan untuk memasak lebih lama.

8. Poaching

Poaching

Teknik poaching atau penguahan adalah sebuah teknik memasak dengan cara memasukkan bahan makanan ke dalam cairan mendidih. Cairan tersebut dapat berupa air, kaldu, susu, dan yang lainnya. Teknik poaching ini hampir mirip dengan teknik boiling karena sama-sama menggunakan air.

Yang membedakannya adalah takaran air yang digunakan. Dalam teknik poaching, air yang digunakan tak terlalu banyak, asalkan menutupi makanan. Suhu yang digunakannya pun relatif rendah yaitu 92°c-96°c. Bahan makanan yang biasa diolah menggunakan teknik ini adalah telur untuk mendapatkan tekstur telur yang lebih lembut.

9. Smoking

Smoking

Selanjutnya ada teknik smoking atau pengasapan. Teknik memasak yang satu ini memanfaatkan asap sebagai penghantar panas dari pembakaran kayu atau arang. Teknik smoking termasuk pada teknik masak kering. Biasanya makanan yang diolah menggunakan teknik smoking memiliki aroma yang khas.

Beberapa bahan makanan yang biasa dimasak dengan teknik smoking adalah daging dan ikan. Bukan hanya menghasilkan aroma sedap yang khas, teknik smoking juga digunakan untuk mengawetkan makanan. Makanan yang diolah dengan teknik smoking juga biasanya memiliki harga yang cukup tinggi jika dipasarkan.

10. Baking

Baking

Yang terakhir ada teknik pemanggangan atau baking yang biasanya dilakukan dalam oven. Teknik baking ini adalah teknik pemanggangan kering yang dapat mengubah suatu adonan cair menjadi padat dan kering. Biasanya makanan yang diolah dengan cara baking memiliki tekstur yang keras di bagian luar dan sedikit agak lunak di bagian inti.

Hampir semua jenis makanan dapat diolah dengan cara baking. Akan tetapi terdapat beberapa makanan khas yang terkenal dengan proses bakingnya yaitu roti, kukis, bolu, dan kue pastri. Makanan yang dihasilkan dari proses baking atau pemanggangan ini umumnya disebut sebagai “baked goods” dan banyak dipasarkan di berbagai toko.

Itu dia 10 istilah teknik memasak yang biasa kita gunakan sehari-hari. Wah, ternyata teknik memasak yang biasa kita gunakan sehari-hari punya istilah yang keren, ya!  Setelah mengetahui beragam jenis teknik memasak, kamu tak akan lagi keliru tentang teknik apa yang kamu gunakan untuk memasak. Semoga bermanfaat, ya!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram