Bacaterus / Oatmeal / 5 Macam Sereal untuk Sarapan Pagi, Mana yang Paling Sehat?

5 Macam Sereal untuk Sarapan Pagi, Mana yang Paling Sehat?

Ditulis oleh - Diperbaharui 13 Mei 2019

Ketika tidak sempat membuat sarapan, sereal bisa menjadi ‘penolong’ bagi kamu yang ingin menikmati makan pagi secara praktis. Sereal memang merupakan makanan yang bisa dinikmati kapan dan di mana saja. Namun, tidak semua sereal itu sehat, lho. Ada juga sereal yang justru tinggi kalori dan wajib dihindari oleh orang yang memiliki gula darah tinggi.

Biar tidak salah memilih sereal, Bacaterus akan memperkenalkan macam-macam sereal untuk sarapan pagi. Dari informasi ini, kamu jadi bisa memilih sereal yang paling sehat dan aman dikonsumsi dalam jumlah banyak. Yuk, silakan simak ulasan lengkapnya di sini.

Bahan Pembuatan Sereal

Sebelum membahas lebih jauh mengenai macam-macam sereal pagi yang bisa kamu nikmati, kami ingin mengajak Anda mengenal bahan-bahan populer yang biasa dipakai untuk membuat sereal. Jika selama ini kamu mengira bahwa gandum adalah satu-satunya bahan untuk membuat sereal, kamu salah.

Lantas, bahan apa sajakah yang cocok dipakai untuk membuat sereal? Berikut adalah bahan-bahan alami yang bisa diolah menjadi sereal lezat untuk sarapan pagi.

Gandum

Gandum

* sumber: www.mtpr.org

Banyak yang mengira bahwa gandum sama dengan oat. Padahal, keduanya sangat berbeda. Gandum merupakan tanaman rerumputan dan merupakan bahan untuk membuat roti, tepung, dan lain-lain. Gandum lebih mudah diperoleh dan diolah menjadi sereal meskipun kandungan gizinya tidak sebanyak oat.

Oat

Oat

* sumber: stcolumbas.fireflycloud.net

Oat merupakan serealia yang masih memiliki kulit ari dan bakal biji. Bahkan, sebagian orang menyebut oat sebagai gandum utuh. Kandungan serat, vitamin, dan nutrisi yang ditawarkan oat jauh lebih banyak dibanding gandum biasa. Itulah yang menjadi alasan mengapa oat menjadi bahan pembuatan sereal yang lebih digemari dari pada gandum.

Gandum Hitam

Gandum Hitam

* sumber: en.wikipedia.org

Meskipun jarang, gandum hitam tetap bisa diolah menjadi sereal. Jika diperhatikan bijinya nampak cokelat nyaris kehitaman, daun gandum hitam justru berwarna orange atau kehijauan. Gandum hitam sendiri lebih sering diolah menjadi roti ketimbang menjadi sereal.

Jelai

Jelai

* sumber: www.agric.wa.gov.au

Apabila dilihat sekilas, biji jelai ini nampak seperti kacang kedelai. Hanya saja, ukuran biji jelai nampak sedikit lebih kecil dibanding kacang kedelai. Jelai bisa diolah menjadi sereal atau tepung. Sama seperti gandum hitam, pengolahan sereal dari biji jelai juga masih tergolong jarang.

Jagung

Jagung

* sumber: www.world-grain.com

Sereal berbahan jagung memang cukup populer di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Jagung bisa diolah menjadi kepingan sereal gurih dengan rasa yang tidak terlalu manis. Bagi kamu yang bosa menyantap sereal dari gandum atau oat, kamu bisa beralih sejenak untuk mencoba sereal jagung.

Macam-macam Sereal

Suka makan sereal tapi masih belum tahu cara membedakan sereal berdasarkan jenisnya? Yuk, Bacaterus akan membantumu membedakan jenis-jenis sereal yang saat ini banyak dijual di pasaran. Mana nih sereal yang paling kamu sukai?

1. Hot Cereal

Hot Cereal

* sumber: newsnetwork.mayoclinic.org

Jenis sereal yang satu ini adalah yang paling banyak dijual di Indonesia. Hot cereal merupakan sereal olahan gandum. Agar rasanya lebih enak biasanya produsen sereal ini akan menambahkan pemanis buatan. Hot cereal yang ditambahkan pemanis ini umumnya sangat disukai oleh anak-anak.

Sesuai dengan namanya, hot cereal lebih pantas jika diseduh dengan menggunakan air panas. Kalau ingin sereal yang lebih sehat, mungkin kamu dapat memilih varian hot cereal yang tidak mengandung pemanis tambahan. Namun, agar rasanya lebih enak, tambahkan saja pemanis alami seperti madu atau buah-buahan.

2. Whole-Grain Cereal

Whole-Grain Cereal

* sumber: www.seattlesutton.com

Di Indonesia, oatmeal adalah salah satu jenis whole-grain cereal. Definisi dari whole-grain cereal sendiri adalah sereal yang terbuat dari gandum utuh dan tidak ditambahkan pemanis apapun. Whole-grain cereal merupakan sereal sehat yang sangat aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Penelitian yang dilakukan oleh Columbia University Medical Center menemukan fakta bahwa sereal yang terbuat dari gandum utuh alias oat tergolong makanan yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kolesterol.

3. Bran Cereal

Bran Cereal

* sumber: www.eatthismuch.com

Apabila kamu pernah menyantap corn flakes, ketahuilah bahwa sereal tersebut termasuk dalam daftar bran cereal. Apa sih yang dimaksud dengan bran cereal? Ini adalah sereal yang diolah dengan perpaduan gandum dan tambahan bahan lainnya, seperti kismis atau jagung.

Bran cereal mampu membuat penikmatnya merasa kenyang lebih lama karena bahan tambahan yang dipakai tinggi serat. Selain itu, konsumsi bran cereal juga dapat melancarkan sistem pencernaan sehingga kamu terhindar dari masalah sembelit.

4. Surgary Cereal

Surgary Cereal

* sumber: greatist.com

Tak dapat dipungkiri bahwa surgary cereal adalah jenis sereal favorit anak-anak, bahkan kita sendiri mungkin sangat mengidolakan sereal ini. Sereal yang satu ini mengandung pemanis yang cukup tinggi sehingga rasanya pun sangat nikmat. Agar lebih mengenyangkan, sereal manis ini sebaiknya dinikmati dengan susu.

Orang yang memiliki kadar gula darah tinggi sudah pasti tidak dianjurkan untuk menyantap surgary cereal. Kamu yang sedang diet juga sebaiknya menghindari sereal tinggi kalori ini. Pasalnya, kandungan pemanis dan pengawet di dalam sereal manis ini cukup tinggi.

Keunggulan dari surgary cereal terletak pada rasanya yang enak meskipun kamu menyantapnya tanpa tambahan apaun. Bahkan, sereal ini juga sering dijadikan topping di berbagai dessert.

5. Organic Cereal

Organic Cereal

* sumber: www.organicauthority.com

Dari segi tampilan organic cereal nampak sama saja dengan sereal-sereal lainnya. Yang membedakan adalah bahan pembuatannya karena sereal ini berasal dari bahan organik yang bebas pestisida. Mengingat pestisida adalah bahan kimia yang dapat mencemari makanan, tentu saja sereal organik ini bisa jadi pertimbangan yang lebih sehat.

Bagaimana dengan kandungan nutrisi di dalam sereal ini? Kandungan serat dan nutrisi dalam sereal organik cukup tinggi. Hanya saja, minus dari sereal jenis ini adalah harganya yang cenderung lebih mahal dibanding jenis sereal lainnya.

Tips Menyantap Sereal yang Sehat

Tips Menyantap Sereal yang Sehat

* sumber: tasteforlife.com

Dari berbagai informasi mengenai sereal ini, kamu sudah bisa mengira-ngira jenis sereal mana yang bagus untuk kesehatan, kan? Nah, Bacaterus ingin menambahkan tips agar sereal yang kamu makan jadi lebih sehat dan bergizi.

  • Tambahkan Buah-buahan

Mau serealmu jadi lebih sehat dan lezat? Tambahkan potongan buah favoritmu ke dalamnya. Buah tidak hanya sekadar pelengkap, tapi bisa juga menjadi pemanis alami bagi kamu yang memilih sereal tanpa tambahan pemanis buatan..

  • Gunakan Susu Murni

Sebagian besar orang menyantap sereal dengan menambahkan susu. Namun, susu yang biasa dipakai adalah jenis susu kemasan yang sudah pasti mengandung pengawet. Ingat, sereal yang kamu makan mungkin sudah mengandung pengawet. Agar makanan pagimu jadi lebih sehat, sebaiknya gunakan susu sapi murni untuk menyantap sereal.

  • Konsumsi Secukupnya

Sesehat apapun sereal yang kamu pilih, tetap saja tidak bisa menggantikan gizi dan nutrisi yang kamu peroleh dari makanan lain. Konsumsi sereal secukupnya dan hindari mengkonsumsinya setiap hari. Mix sarapan pagimu dengan makanan lain, seperti roti gandum, telur, atau mungkin semangkuk bubur ayam.

Sudahkah kamu memilih sereal yang cocok untuk sarapan pagimu? Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat untuk kamu yang saat ini masih bingung memilih sereal sehat untuk sarapan pagi, ya! Baca juga artikel rekomendasi susu kacang hijau ini untuk memberimu referensi menu sarapan pagi lainnya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar