Bacaterus / Makanan / 10 Sate Paling Populer di Indonesia yang Wajib Dicoba

10 Sate Paling Populer di Indonesia yang Wajib Dicoba

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 November 2019

Sate, salah satu hidangan paling populer di Indonesia ini memiliki cita rasa yang sangat enak. Makanan yang terdiri dari irisan daging tusuk yang dipanggang dengan arang api ini juga sudah mendunia. Bahkan banyak turis asing yang sangat menyukai sate.

Karena Indonesia memiliki banyak kepulauan dan kelompok etnis yang beragam, sebagian besar budaya telah membuat sate versi daerah mereka. Di mana mereka membedakan rempah-rempah dan saus yang digunakan.

Mungkin kamu sudah mencicipi beberapa macam sate, tetapi ada banyak macam sate lainnya yang tidak boleh kamu lewatkan. Mau tahu apa saja? Berikut adalah macam-macam sate dari Indonesia.

1. Sate Ayam

Sate Ayam (Copy)

Sate ayam adalah salah satu jenis sate yang paling banyak dijual di Indonesia. Kamu bisa dengan mudah menemukan penjual sate ayam di mana pun. Mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran dan hotel. Sate jenis ini terdiri dari daging ayam yang diolesi dengan bumbu kecap manis dan dipanggang di atas arang api terbuka.

Umumnya disajikan dengan saus kacang manis pedas dan dilengkapi dengan acar ala Indonesia yaitu potongan timun, wortel, dan bawang merah. Lalu ditaburi dengan bawang goreng di atasnya. Sate ayam biasanya dinikmati dengan nasi putih atau lontong.

2. Sate Kambing

Sate Kambing (Copy)

Salah satu jenis sate lainnya yang paling banyak djiual di Indonesia adalah sate kambing. Jenis sate ini terdiri dari potongan daging kambing yang biasanya dipotong dadu. Umumnya daging kambing akan direndam terlebih dahulu dengan nanas cincang untuk menghilangkan bau dan membuat dagingnya melunak.

Sate kambing memiliki bentuk daging yang sedikit lebih besar dari sate ayam dan biasanya dilengkapi dengan saus kacang atau saus kecap manis pedas. Sate kambing paling cocok dinikmati dengan nasi hangat.

3. Sate Kerang

Sate Kerang (Copy)

Bagi kamu pecinta seafood, kamu wajib mencoba sate kerang. Sate yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur ini  berbeda dengan sate lainnya yang dipanggang. Sate kerang adalah sate yang terdiri dari kerang rebus yang ditumis dengan kecap manis, jahe, jus asam, dan jeruk nipis. Biasanya disajikan dengan lontong balap. Sate kerang memiliki rasa pedas sedikit manis dan tekturnya kenyal.

4. Sate Buntel

Sate Buntel (Copy)

Jika kamu ingin makan sate yang sedikit lebih besar dibanding sate lainnya, kamu bisa mencicipi sate buntel. Disebut sate buntel karena bentuknya yang seperti buntelan bahkan sekilas mirip kebab. Sate yang berasal dari Solo, Jawa Tengah ini terbuat dari daging sapi atau daging kambing yang dicincang.

Daging yang digunakan adalah daging berlemak terutama bagian perut atau tulang rusuk yang kemudian dibungkus dengan tusuk sate bambu. Kemudian sate buntel dipanggang di atas arang api dan diberi campuran kecap manis dan lada. Rasa dari sate buntel begitu manis karena pemakaian kecap yang cukup banyak.

5. Sate Usus

Sate Usus (Copy)

Salah satu jeroan ayam yang banyak dijual adalah usus. Usus juga banyak dijual dalam bentuk sate. Sate ini tidak dipanggang melainkan ditumis dalam bumbu kuning dan ditusuk dengan tusuk sate bambu. Tapi ada juga sate usus yang direbus kemudian di goreng sebelum disajikan.

Kita bisa menemukan sate usus yang dijual di angkringan dan harganya cenderung cukup murah. Sate usus biasanya dinikmati dengan nasi putih atau nasi uduk dan sambal.

6. Sate Lilit

Sate Lilit (Copy)

Sekilas sate lilit terlihat seperti sate buntel karena terbuat dari gumpalan daging. Sate yang berasal dari Bali ini memiliki ciri khas yang berbeda dari sate lainnya. Selain bentuk dagingnya yang menggumpal. Sate lilit biasanya menggunakan tusuk sate dari batang serai.

Selain membuatnya lebih cantik, tusuk sate dari batang serai juga membuat sate lilit memiliki cita rasa yang kuat. Sate lilit terbuat dari beberapa daging mulai dari daging ayam, daging ikan tuna, kakap, tenggiri, bahkan ada yang terbuat dari daging babi.

Sate lilit biasanya disajikan dalam upacara adat atau upacara keagamaan di Bali. Nama lilit diambil dari kata ikat atau yang berarti pemersatu. Selain itu sate lilit juga merupakan simbol kejantanan pria bali.

7. Sate Taichan

Sate Taichan (Copy)

Jika biasanya sate dilengkapi dengan bumbunya yang tebal, berbeda dengan sate taichan. Sate yang sempat populer di kalangan anak muda ini memiliki cita rasa yang khas. Umumnya sate taichan menggunakan sate ayam polos dengan cocolan sambal rawit yang pedas. Sate taichan ada yang diproses dengan cara di bakar dan di goreng.

Tekturnya yang kenyal dan gurih membuat sate taichan memiliki banyak penggemar pecinta kuliner pedas. Biasanya sate taichan disajikan dengan nasi putih hangat dan diberi sedikit perasan jeruk nipis.

8. Sate Klathak

Sate Klathak (Copy)

Mungkin kamu masih asing saat membaca sate klathak. Sate klathak adalah sate yang terbuat dari daging kambing muda yang memiliki rasa gurih dan empuk. Jenis sate ini memiliki ciri khas yaitu menggunakan tusuk sate besi yang telah dibersihkan.

Sate yang berasal dari Yogya ini memiliki ukuran daging yang lebih besar daripada sate kambing lainnya. Proses pembakarannya hanya menggunakan garam dan menggunakan bumbu kacang atau kecap manis. Sate ini biasanya dinikmati dengan kuah gulai kambing kental.

9. Sate Bandeng

Sate Bandeng (Copy)

Bagi kamu yang ingin menikmati satu sate untuk rame-rame, kamu bisa mencicipi sate bandeng. Sate yang berasal dari Serang, Banten ini cukup unik lho! Terbuat dari daging ikan bandeng tanpa tulang yang sudah dipresto atau dilunakkan. Sehingga saat menyantapnya, kita tidak perlu repot dengan duri-durinya.

Daging bandeng dicincang dan dicampur dengan rempah-rempah khas lalu dimasukkan ke dalam kulit bandeng sehingga membuat bentuknya cukup besar. Biasanya sate bandeng menggunakan tusuk bambu yang cukup lebar dan dipanggang di atas arang api.

10. Sate Kelinci

Sate Kelinci (Copy)

Apa yang kamu pikirkan ketika membaca sate kelinci? Mungkin kamu tidak akan tega jika membayangkan hewan lucu tersebut di buat menjadi sate. Tetapi jangan khawatir, karena kelinci yang digunakan adalah kelinci ternak yang khusus untuk dikonsumsi.

Jika kamu bosan dengan daging ayam atau daging kambing, kamu harus mencoba sate kelinci. Tekstur dagingnya berbeda dengan daging ayam, serat daging kelinci lebih halus. Rasanya pun sedikit kenyal dibandingkan daging ayam. Biasanya sate kelinci dibakar hingga kering dan dilengkapi dengan bumbu sate pada umumnya.

11. Sate Padang

Sate Padang (Copy)

Sate yang khas dengan bumbu kentalnya ini merupakan salah satu sate yang populer di Indonesia. Kamu bisa menemukan sate Padang di kaki lima. Sesuai dengan namanya, sate yang satu ini berasal dari Padang, Sumatra Barat. Sate Padang biasanya menggunakan daging sapi, lidah, maupun jeroan seperti usus, tetelan atau jantung.

Jenis sate ini memiliki aroma kunyit dan sereh yang khas serta menggoda. Sate Padang disajikan dengan lontong yang disiram bersama bumbu kentalnya dan ditaburi dengan bawang goreng. Biasanya bumbu kuning akan terasa pedas, tapi jika kamu ingin menambah rasa pedasnya, kamu bisa menggunakan sambal rawit.

Itulah macam-macam sate yang ada di Indonesia, ternyata negara kita memiliki ragam sate yang unik dan menarik untuk dicoba ya! Kira-kira mana nih sate yang akan kamu coba atau kamu punya sate favorit? Bagi kamu yang ingin berbagi tentang macam-macam sate lainnya, jangan ragu untuk berbagi dengan kami di kolom komentar.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar