Bacaterus / Makanan / Lezatnya 10 Macam Sate di Dunia Selain dari Indonesia

Lezatnya 10 Macam Sate di Dunia Selain dari Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 Desember 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apakah kamu penggemar sate? Indonesia memiliki banyak jenis sate, dari sate lilit, sate maranggi, sate bandeng, sate madura dan masih banyak lagi. Ternyata negara lain di dunia juga memiliki jenis satenya sendiri. Daftar berikut ini berisi macam-macam sate di dunia selain dari Indonesia. Simak, ya.

1. Suya (Nigeria)

Suya (Nigeria)

* sumber: awesomethingsnigeria.wordpress.com

Salah satu macam sate di dunia ini berasal dari Nigeria. Dipercaya asalnya orang-orang Hausa, hidangan Nigeria yang terkenal ini menggunakan bahan irisan tipis daging sapi atau ayam yang diberi bumbu yang banyak, kemudian dipanggang di atas panggangan arang terbuka.

Campuran bumbu kering yang dikenal sebagai suya atau yaji merupakan unsur penting dalam setiap suya. Bumbu ini dibuat dengan mencampurkan kacang tanah dan cabai merah. Campuran bumbu-bumbu ini serbaguna, dan bergantung pada wilayahnya.

Selain itu, campuran tersebut bisa mengandung beragam bahan tambahan. Di Nigeria, sate ini biasanya dijual satuan dan khususnya dinikmati ketika bepergian sebagai camilan cepat, murah, dan bergizi.

Di restoran, suya sering dipadukan dengan sayuran, contohnya irisan bawang bombay atau tomat. Selain menjadi makanan pokok di seluruh Nigeria, suya juga dapat dijumpai di bagian lain Afrika Barat.

2. Tteokkochi (Korea Selatan)

Tteokkochi (Korea Selatan)

* sumber: www.sidechef.com

Dikenal Juga sebagai sate kue beras, tteokkochi termasuk dalam macam-macam sate di dunia. Camilan ini makanan kaki lima lainnya yang populer di Korea yang bisa kamu jumpai dengan mudah di antara pedagang kaki lima di Korea.

Tekstur luarnya renyah dan kenyal di dalam, tteokkochi yang membuat ketagihan ini semakin lezat jika dimakan dengan dengan lumuran saus manis pedas yang banyak. Kamu juga bisa membuat makanan ini di rumah.

Bahan-bahan yang digunakan hanya butuh beberapa langkah sederhana untuk disatukan, dan kamu akan segera mengerti mengapa sate kue beras ini menjadi camilan yang sering kamu temui.

3. Yakitori (Jepang)

Yakitori (Jepang)

* sumber: fattycue.com

Tak lengkap jika membahas macam-macam sate di dunia tanpa menyebutkan yakitori. Sate asal Jepang ini begitu populer. Secara harfiah yakitori berarti ayam panggang. Makanan ini biasanya disiapkan dengan menusuk daging ayam dengan tusuk sate baja atau bambu, juga dikenal sebagai kushi.

Sesudah itu daging yang sudah ditusuk itu dimasak di atas api arang atau pemanggang gas. Sate Jepang Yakitori memiliki rasa asin atau asin-manis, dan merupakan salah satu jajanan kaki lima yang biasa dijual. Karena tingginya permintaan, kini yakitori dijual di food court, toko yakitori, dan bahkan di restoran.

Selain itu juga banyak supermarket yang bahkan menjual yakitori di bagian daging-dagingan. Cukup panaskan sate yang sudah matang ini ke dalam microwave kamu akan mendapatkan yakitori yang mudah. Beberapa toko bahan makanan dan toko swalayan juga menjual yakitori beku atau kemasan.

Seperti halnya sate di Indonesia, yakitori juga memiliki beberapa jenis yang populer. Ada negima yang merupakan potongan daging ayam dengan selingan daun bawang. Momo  yang berbahan potongan paha ayam. Ada juga Tsukune yang berupa bakso dari ayam cincang, sayuran, telur dan rempah.

Torikawa merupakan jenis yakitori yang berupa irisan kulit ayam berlemak, yang telah dipanggang sampai renyah. Lalu Tebasaki yang berupa sayap ayam yang telah dipanggang hingga berwarna cokelat keemasan.

Ada juga Reba yaitu sate hati ayam yang ditusuk, diberi nama menurut kata hati dalam bahasa Jerman. Terakhir ada nankotsu yang merupakan sate dari tulang rawan yang berada di dada ayam. Meskipun tulang, masih ada daging yang menempel di tulang rawan tersebut. Makanan ini kaya akan kolagen.

4. Souvlaki (Yunani)

Souvlaki (Yunani)

* sumber: www.olivetomato.com

Souvlaki merupakan salah satu hidangan Yunani paling terkenal. Macam sate di dunia ini dibaut dari bahan berupa daging babi, sapi, ayam, domba berbentuk kubus kecil atau panggang yang ditusuk dan kemudian dibakar.

Makanan ini merupakan makanan cepat saji populer yang biasanya dihidangkan di souvladzidika, yaitu tempat makan kecil yang juga sering menjual salad gyros dan hidangan daging panggang serupa lainnya.

Pertama kali Souvlaki muncul di masa Yunani kuno, ketika itu disebut kandaulos, yang terdiri dari campuran roti pita, daging panggang, keju, dan adas. Nama hidangannya ini berasal dari kata Yunani souvla, yang artinya meludah.

Toko souvlaki pertama dibuka pada tahun 1951di Livadia, dan saat ini, souvlaki dijual di hampir setiap kota di Yunani. Makanan ini bisa dipesan untuk takeaway, di pantai, atau di jalan. Biasanya dihidangkan dengan roti pita, yogurt, keripik, tomat, atau bawang.

5. Isaw (Filipina)

Isaw (Filipina)

Isaw merupakan hidangan makanan kaki lima Filipina yang populer yang dibuat dari daging ayam dan usus babi yang diasinkan, direbus, kemudian dipanggang. Biasanya isaw digulung dan ditusuk bersama tongkat. Meski mirip, biasanya isaw babi sedikit lebih besar dan lebih kenyal daripada versi ayam.

Biasanya bumbunya disiapkan dengan kecap, saus tomat, bawang putih, minyak, dan bumbu. Sebelum disimpan di atas panggangan, usus dibersihkan dan direbus secara menyeluruh. Ini adalah bagian penting dari proses persiapan karena hal itu menghilangkan semua patogen yang lahir dari makanan.

Biasanya Hidangan ini dicelupkan ke dalam saus berbahan dasar cuka yang dibuat dari cabai dan bawang bombay. Hidangan ini sangat populer karena merupakan salah satu makanan kaki lima Filipina termurah. Isaw biasanya dinikmati sebagai camilan sore dan juga makanan pokok banyak mahasiswa.

Baca juga: 10 Sate Paling Populer di Indonesia yang Wajib Dicoba

6. Satti (Filipina)

Satti (Filipina)

Di Mindanao, Filipina jenis sate ini merupakan makanan umum. Bahan utamanya berupa potongan kecil daging sapi, dibakar di atas bara api sampai warnanya merah kehitaman. Satti disantap bersama nasi yang dimasak dengan daun kelapa, diolesi dengan saus pedas berwarna merah.

Sate merupakan satti versi Indonesia dan Malaysia. Hidangan ini juga merupakan makanan sarapan penduduk lokal yang berada di Zamboanga di Filipina. Toko satti di Zamboanga, terkadang buka sejak jam 4 pagi dan tutup sekitar tengah hari untuk hari itu.

Walau sate di Malaysia mirip dengan BBQ biasa, satti hanya terdiri dari tiga potong kecil daging panggang di atas tusuk sate. Dagingnya bisa berasal dari daging sapi, ayam, hati atau babi.

7. Kebab (Turki)

Kebab (Turki)

* sumber: selerasa.com

Kebab merupakan nama umum untuk berbagai hidangan daging yang ditusuk yang berasal dari Turki. Daging yang telah diasinkan ditusuk menggunakan tusukan sate dan dipanggang perlahan di atas bara api.

Hidangan ini merupakan simbol masakan Turki, warisan zaman kuno Ottoman saat tentara yang berkemah di tenda menusuk daging dengan pedang mereka dan memasaknya di atas api terbuka. Sekarang ini, tusukan sate dibuat dari kayu atau logam, dengan permukaan datar dan lebar.

Bumbunya yang berbeda dari tiap daerah menjadi kunci dari kebab yang enak. Umumnya kebab mengandung minyak zaitun, bawang merah, jus lemon, bawang putih, merica dan garam dan rempah-rempah Turki seperti bubuk cabai, jintan, dan paprika.

8. Sate Celup (Malaysia)

Sate Celup (Malaysia)

Hidangan tradisional Malaysia ini bernama  sate celup dan sangat populer di negara bagian Malaka yang dianggap sebagai favorit penduduk setempat. Hidangan ini bisa ditemukan di swalayan yang terdiri dari sate daging yang diasinkan, makanan laut mentah, atau bahkan sayuran.

Kesemua makanan itu dicelupkan ke dalam panci saus sate mendidih. Saus utamanya dibuat dari kacang tanah, bawang putih, cabai kering, dan gula aren, tetapi resepnya berbeda tiap tempat. Sate celup biasanya ditemani minuman air kelapa, barley, atau teh herbal untuk melawan kepedasan kuahnya.

9. Chuan’r/Chuan (Tiongkok)

Chuan'r Chuan (Tiongkok)

* sumber: zhenweinyc.com

Chuan’r atau Chuan merupakan sate yang biasanya dibuat dari daging domba. Umumnya dimasak di atas api terbuka dan dibumbui dengan jintan dan cabai yang banyak. Makanan ini merupakan pendatang baru di dunia kuliner di Beijing, kota yang dipenuhi dengan hidangan dan makanan lezat ini.

20 tahun yang lalu, untuk bisa mencicipi chuan’r, pengunjung harus menjelajahi komunitas kecil migran yang tersebar dari wilayah paling barat Xinjiang. Popularitas chuan’r kemudian meledak saat warga Beijing menemukan bahwa makanan ringan yang sempurna untuk memberi makan kehidupan malam.

10. Sate Kai (Thailand)

Sate Kai (Thailand)

* sumber: hot-thai-kitchen.com

Sate kai merupakan sebutan untuk sate ayam Thailand. Biasanya bumbunya terdiri dari santan, gula, bubuk kunyit dan kecap ringan yang ditambahi dengan bawang cincang, jintan, ketumbar, bawang putih, kecap ikan atau jahe.

Jenis sate dari Thailand ini dihidangkan dengan saus sate yang terbuat dari kacang tanah panggang kering dipadukan dengan acar mentimun Thailand yang dikenal sebagai a-jad atau dengan nasi melati Thailand dan terkadang dengan nasi kelapa Thailand.

Itulah macam-macam sate di dunia selain sate yang terdapat di Indonesia. Beberapa sate dari negara Asia Tenggara memiliki kemiripan. Pernahkah kamu mencoba salah satu sate yang disebutkan di atas tadi?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *