Bacaterus / Bahan Dapur / Macam-macam Pewarna Makanan Alami dan Cara Membuatnya

Macam-macam Pewarna Makanan Alami dan Cara Membuatnya

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Desember 2019

Kue dan puding yang berwarna-warni, minuman bubble tea dalam beragam warna, macaron yang warnanya seperti pelangi, itu semua dibuat dengan menggunakan pewarna makanan. Mereka datang dalam berbagai bentuk, ada yang cair, bubuk, gel dan pasta. Memang, produk pewarna makanan komersial pasti sudah lulus uji sehingga aman dikonsumsi. Tapi, akan lebih baik jika pewarna itu natural, bukan?

Pewarna makanan alami berasal dari berbagai sumber seperti sayuran, buah-buahan, tanaman, mineral dan sumber alami lainnya yang dapat dimakan. Fungsinya adalah untuk memberikan warna ketika ditambahkan ke makanan atau minuman, tapi lebih aman dan sehat.

Jangan khawatir, bahan-bahan yang akan kita gunakan tidak akan mengubah rasa makanan Anda, kok. Dalam menggunakan pewarna makanan, Anda hanya perlu 1-2 tetes untuk keseluruhan makanan, karena pewarna makanan biasanya terkonsentrasi. Karenanya, pewarna makanan tidak mungkin mengubah rasa makanan Anda.

Bagaimana cara membuat pewarna makanan alami? Jawabannya sangat mudah. Inilah cara membuat pewarna makanan sendiri dalam nuansa merah, hijau, kuning, biru, ungu, dll semuanya tanpa pewarna buatan, tanpa pengawet. Semua yang Anda butuhkan hanya buah dan sayuran.

Proses membuat pewarna alami inni cukup sederhana. Meskipun metode untuk membuat setiap pewarna alami berbeda, mayoritas dibuat dengan memasak buah atau sayuran sampai mendapatkan cairan pekat.

Cara terbaik untuk membuat pewarna makanan yang kental dan pigmented adalah dengan memasak sayuran atau buah, lalu membuatnya jadi purée. Lalu, saring cairan menggunakan saringan kain agar ampas sayur atau buah tidak ikut terbawa.

Tidak butuh waktu lama untuk membuat pewarna ini, dan setiap pewarna menghasilkan warna yang cukup untuk bertahan selama beberapa bulan pemakaian. Simpan di kulkas dan dia akan awet dalam waktu yang lama.

1. Kuning

* sumber: www.courtneyssweets.com

Mari kita buat warna kuning menggunakan kunyit. Semua orang yang pernah memasak menggunakan kunyit pasti tahu kalau rempah yang satu ini sangat pigmented warnanya. Ketika kita mengupas kulitnya, jari dan tangan kita pasti berwarna kuning dan baru akan hilang dalam beberapa hari.

Kunyit akan menghasilkan warna kuning yang cerah dan pigmented. Untuk membuatnya, rebus kunyit yang sudah dibuang kulitnya dengan 1/3 gelas gula dan 2 gelas air. Atau, Anda bisa juga menggunakan 60 ml air dan ½ sendok teh bubuk kunyit, Anda bisa membelinya di Bukalapak lewat link ini.

Masak dengan api sedang hingga air berkurang separuhnya. Saring lalu masukkan pewarna kunyit ke dalam botol tertutup. Tuang 1-2 tetes pewarna kunyit pada kue atau makanan Anda.

2. Pink – Merah – Ungu

* sumber: wholefully.com

Untuk warna pink, merah dan ungu Anda bisa menggunakan 60 gr red beet kalengan, jika Anda menggunakan bit segar akan membutuhkan sekitar 3 bit ukuran besar. Buang bagian akar dan daunnya, lalu potong-potong bit. Masukkan bit ke dalam panci kecil dan tuang air hingga menutupi semua bit.

Masak dalam panas sedang, lalu ketika airnya mulai menyusut kecilkan api. Masak terus hingga bit jadi lembut dan hanya ada sedikit sekali air tersisa. Simpan airnya ke dalam botol tertutup, sedangkan bitnya bisa Anda makan!

Dengan merebus bit dan memekatkan cairannya akan menghasilkan warna pink-merah-ungu yang sangat kuat dan cerah. Selain buah bit Anda bisa juga menggunakan red cabbage, walaupun hasilnya tidak akan sepekat buah bit.

3. Ungu – Teal (Biru Kehijauan)

* sumber: arcticflavors.com

Untuk mendapatkan warna ungu hingga biru kehijauan, Anda bisa memanfaatkan buah bluebberry. Rebus 60 gr frozen atau fresh blueberry dan 60 ml air. Sambil direbus menggunakan api sedang, blueberry akan melunak dan Anda bisa menghancurkannya menggunakan sudip atau sendok sup.

Kecilkan api, lalu biarkan airnya menyusut (sekitar 10 menit), jangan tutup pancinya. Matikan api jika sudah selesai, biarkan selama 5 menit sebelum Anda menyaring blueberry-nya.

Saring blueberry dan Anda pun akan mendapatkan pewarna makanan alami terkonstrasi berwarna ungu-biru. Metode blueberry ini akan menghasilkan 1 sendok makan pewarna saja. Tapi, itu sangat terkonsentrasi, jadi sedikit pun bisa dipakai untuk mewarnai banyak makanan dan minuman! Sayangnya, buah blueberry sulit didapatkan di Indonesia, mungkin hanya ada di supermarket kota-kota besar saja.

4. Ungu/Biru Gelap

* sumber: www.thrillist.com

Karena buah blueberry sulit di dapatkan, Anda bisa menggunakan butterfly pea flower, blue pea flower, alias bunga telang. Kalau Anda tahu makanan khas Malaysia nasi kerabu atau blue rice nasi lemak dan bertanya-tanya warna biru pada nasi tersebut didapat dari apa, ya dari bunga telang ini!

Bunga telang dapat digunakan untuk segala keperluan dengan pewarnaan biru. Dia bisa dipakai untuk memanggang kue, pai, bakpao, roti, mantao, macaron, krim topping kue, biskuit atau food art yang dapat dimakan seperti fondant pada cupcake. Bunga ini menghasilkan pewarna makanan yang mudah dan nyaman untuk digunakan mewarnai dan mendekorasi makanan atau minuman.

Selain menghasilkan warna biru yang pekat, bunga telang juga bermanfaat buat tubuh, loh! Dia melepaskan antioksidan, seperti layaknya teh hijau. Antioksidan membantu tubuh Anda menurunkan risiko infeksi, sangat bagus untuk kesehatan jantung Anda. Bunga berwarna biru ini membantu mengurangi peradangan di tubuh dan membantu kesehatan otak sambil membuat Anda merasa berenergi.

Untuk menjaga kecantikan, bunga telang telah dipelajari dan menunjukkan bahwa itu membantu memerangi keriput dan melindungi kulit Anda dari penuaan dini. Banyak sekali manfaatnya, ya? Anda bisa membeli bunga telang secara online di Bukalapak lewat link ini.

Untuk membuat pewarnanya, rebus bunga telang fresh atau bunga telang kering dengan air (jangan terlalu banyak airnya). Rebus hingga air mengental atau menyusut. Nanti hasilnya adalah pewarna makanan berwarna biru pekat. Untuk membuatnya jadi ungu, tambahkan perasan lemon pada pewarna makanan dari bunga telang yang akan Anda gunakan.

5. Hijau – Hijau Terang – Hijau Limau

* sumber: urbanmonknutrition.com

Ingin membuat warna hijau tapi bingung dari apa? Coba wheatgrass! Dia adalah rumput gandum. Seperti namanya, bentuknya benar-benar seperti rumput, berwarna hijau dan berbadan tinggi kurus. Tapi, daun rumput gandum lebih tebal daripada rumput biasa. Tanaman hijau ini sering dijadikan obat, sebagai superfood atau dijadikan smoothie.

Wheatgrass tinggi nutrisi dan antioksidan, bisa membantu turunkan kolesterol, menyeimbangkan kadar gula darah serta membantu menurunkan berat badan. Jus wheatgrass memiliki warna yang sangat bagus, yaitu hijau kekuningan yang cerah. Jus wheatgrass memang terasa seperti rumput, tapi jika Anda menggunakannya hanya sedikit untuk mewarnai makanan, maka rasanya tidak akan kentara.

Anda bisa mendapatkan wheatgrass di Bukalapak dengan menekan link ini. Di sana ada wheatgrass siap pakai (bubuk) dan ada juga bibit wheatgrass yang bisa Anda tanam sendiri di rumah. Sayangnya, wheatgrasss tidak direkomendasikan untuk orang yang alergi gluten. Sebagai pengganti, Anda bisa menggunakan bayam untuk mendapatkan warna ini.

6. Hijau Gelap

* sumber: tropeaka.com

Jika Anda ingin mendapatkan warna hijau gelap dari bahan alami, Anda bisa memakai spirulina. Anda mungkin mengenalnya untuk dipakai maskeran, tapi sebenarnya dia bisa dimakan. Spirulina adalah sejenis algae (ganggang), dan itu berarti dia memiliki rasa yang agak amis atau terasa seperti logam. Tapi, dalam dosis kecil, spirulina tidak akan terasa sama sekali dari makanan atau minuman Anda.

Spirulina dipenuhi dengan protein, dan beberapa penelitian dari University of Maryland Medical Center mengindikasikan bahwa spirulina bermanfaat dalam memerangi infeksi seperti herpes atau influenza. Beberapa studi juga menunjukkan spirulina dapat mengurangi jumlah kanker, peningkatan fungsi hati pada mereka yang menderita penyakit hati, dan berkurangnya risiko katarak

Spirulina menghasilkan lebih banyak warna teal (biru kehijauan, tapi lebih ke hijau). Dia sangat pigmented, benar-benar ampuh dalam hal pewarnaan, jadi sedikit saja bisa langsung keluar warnanya. Beli spirulina secara ecer atau botolan di Bukalapak dengan menekan link berikut.

7. Olive Green

* sumber: wholefully.com

Warna olive green itu seperti warna buah olive atau pacar/henna Arab! Bubuk matcha bisa membuat semua minuman dan makanan jadi berwarna olive green. Anda tahu rasa matcha seperti apa, buat yang menyukainya pasti merasa addicted sementara yang tidak menyukainya akan sangat menolak ide ini. Tapi, tak ada salahnya dicoba, kok! Bubuk matcha bisa Anda beli di Bukalapak dengan menekan link ini.

8. Cokelat Terang & Gelap

* sumber: www.masterclass.com

Kayu manis dan bubuk kopi bisa menjadi sumber pewarna makanan alami Anda. Hasilnya adalah cokelat muda dari kayu manis dan cokelat tua dari bubuk kopi. Selain kedua benda ini, Anda bisa juga mendapatkan warna serupa dari kopi instan, bubuk kakao, atau teh hitam.

Ingatlah bahwa Anda mungkin membutuhkan banyak bahan untuk mendapatkan warna cokelat yang sangat gelap, yang berarti Anda juga akan mendapatkan rasa dari pewarna tersebut dengan lebih kuat lagi.

Contohnya seperti kayu manis yang bagus untuk membuat warna cokelat muda, tetapi rasanya mungkin luar biasa (dan bisa jadi pahit) jika Anda membuatnya sangat pekat karena ingin warna cokelat tua. Jadi, berhati-hatilah!

9. Hitam

Terakhir adalah warna hitam. Pewarna makanan hitam bisa sulit ditemukan di toko. Untungnya, Anda dapat menyiapkan pewarna makanan hitam sendiri di rumah. Anda bisa menggunakan tinta cumi untuk masakan gurih saja, karena tinta cumi memiliki rasa asin dan tidak cocok untuk permen atau dessert.

Tinta cumi sebagian besar digunakan untuk mewarnai pasta, nasi, atau membuat saus gurih. Anda bisa mengambil tinta dari cumi fresh atau membeli tinta cumi siap jadi di sini. Nah, untuk makanan dan minuman manis, Anda bisa menggunakan activated charcoal (beli di sini) atau black cocoa powder (beli lewat link ini).

Ya, itulah macam-macam pewarna makanan alami versi Bacaterus. Anda bisa juga kok hanya membuat tiga warna dasar, yaitu kuning, biru dan merah lalu bereksperimen dari sana. Seperti ketika ingin membuat warna hijau Anda tinggal mencampur pewarna makanan alami kuning dan biru yang sudah Anda buat. Selamat mencoba!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *