Bacaterus / Resep Masakan Indonesia / Aneka Macam Lauk yang Harus Ada untuk Pelengkap Nasi Tumpeng

Aneka Macam Lauk yang Harus Ada untuk Pelengkap Nasi Tumpeng

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 November 2019

Nasi tumpeng adalah makanan yang sangat populer di seantero Indonesia. Tapi, tahukah Anda, kalau dulu nasi tumpeng itu spesial banget? Biasanya nasi tumpeng disediakan untuk berbagai ritual dalam kitab Tantupanggelaran (kitab pada zaman Majapahit) yang bertujuan untuk menyeimbangkan hubungan manusia dan kekuatan gaib, dengan harapan terciptanya kehidupan yang sejahtera dan makmur.

Nasi tumpeng disediakan dalam porsi yang besar, makanya biasanya disajikan menggunakan tampah dari bambu yang sudah dialasi daun pisang. Nasi berwarna kuning ini akan dibentuk kerucut seperti gunung. Teman makan alias lauk pendamping nasi tumpeng pun tidak asal.

Lauk tumpeng terdiri dari 7 lauk, dalam bahasa Jawa disebut pitu (7) lauk. Pitu sendiri merujuk pada kata pitulungan alias pertolongan. Lauk tumpeng mewakili unsur asal makanan, dan yang disajikan di dalam tampah bersama nasi yaitu tempe bacem, ikan petek dan kuluban (sayur mayur rebus). Sedangkan lauk yang disediakan terpisah adalah ingkung (ayam utuh), umbi-umbian, bubur dan jajanan pasar.

Tapi sekarang, tumpeng bisa dibuat oleh siapa saja dan disajikan dalam berbagai acara. Biasanya nasi tumpeng disediakan untuk disantap oleh banyak orang ketika acara-acara besar seperti acara ulang tahun, syukuran pernikahan, syukuran rumah, acara kantor, acara perpisahan dan lain sebagainya. Isian atau lauk nasi tumpeng pun sudah tidak mengacu pada filosofi tapi lebih kepada nilai gizi, rasa dan estetika.

Lalu, seiring berkembangnya zaman, sudah ada nasi tumpeng “mini” ukuran satu porsi, atau nasi tumpeng yang dibentuk lucu-lucu seperti bentuk lingkaran, kotak, atau love. Apapun bentuknya, yang paling penting ada lauk penyusun nasi tumpeng yang harus ada, sehingga nasi tersebut bisa dibilang nasi tumpeng, bukan nasi kuning yang biasa dimakan saat sarapan. Apa sajakah macam-macam lauk nasi tumpeng?

1. Ayam Utuh

Ayam Goreng

* sumber: lintasusaha.com

Ayam utuh, atau ayam bakakak dalam kuliner Sunda, merupakan menu yang wajib ada dalam nasi tumpeng tradisional. Dulu, ayam yang digunakan untuk tumpeng tidak sembarangan, loh, melainkan harus ayam jantan. Soalnya, ayam jantan dipercaya bisa menghindarkan kita dari sikap ayam jantan yang angkuh, merasa benar sendiri dan tidak setia. Tapi, sekarang mah ayam apa saja juga boleh.

Biasanya ayamnya digoreng, tapi kalau mau dibakar juga bisa walaupun lebih sering digoreng. Bisa dibilang kuliner ayam goreng atau bakar merupakan makanan yang sangat digemari di Indonesia, bahkan dimakan setiap hari pakai nasi putih dan sambal pun tidak bosan. Ayam utuh diungkep bumbu kuning sebelum digoreng dan disajikan. Kadang ayam disajikan dengan serundeng juga.

2. Ikan Goreng

Ikan Goreng

Ikan juga merupakan lauk wajib yang harus ada dalam tumpeng tradisional. Ikannya pun tidak asal-asalan, hanya boleh menggunakan jenis khusus seperti lele, bandeng, atau ikan asin tipis seperti ikan gereh pethek dan ikan petek. Ikan laut ini katanya melambangkan kekuasaan. Terus, ikan teri (yang biasanya nyempil di kering tempe) menjadi simbol kerukunan.

Ikan lele dianggap melambangkan ketabahan dan keuletan. Sementara ikan bandeng melambangkan rezeki yang melimpah layaknya duri di dalam tubuhnya. Lalu ikan gereh pethek yang hidup bergerombol melambangkan manusia sebagai makhluk sosial, sehingga tak akan bisa hidup sendiri.

Tapi sekarang sih sudah tidak begini lagi. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak akan ada ayam untuk menghemat budget, tapi kadang ada yang menyajikan keduanya juga. Ikan yang paling sering digunakan adalah nila atau mas. Untuk ikan asinnya kadang ada yang menyediakan teri, jambal roti, japu, dll. Ikannya pun tidak selalu digoreng, kadang ditumis, di pepes atau di pais.

3. Telur Balado

Telur Balado

Kalau nasi kuning yang biasa dimakan saat sarapan itu ada topping telur goreng iris, kan? Nah, kalau makan nasi tumpeng paling enak pakai telur balado. Telurnya sendiri bisa dari telur ayam atau telur burung puyuh, tapi paling sering sih telur ayam. Terus, cara masaknya juga ada yang digoreng ceplok ada yang direbus, tapi pada umumnya lebih sering yang direbus.

4. Perkedel Kentang

Perkedel Kentang

* sumber: commons.wikimedia.org

Nah, tadi itu sumber makanan hewani-nya, sekarang sudah memasuki sumber makanan dari sayuran. Ada perkedel kentang, yaitu kentang rebus yang ditumbuk atau diulek lalu dicampur tepung dan bumbu, dibuat bundar-bundar lalu digoreng. Perkedel kentang punya cita rasa gurih, garing di luar dan lembut di dalam.

5. Sambal Goreng Kentang

Sambal Goreng Kentang

* sumber: review.bukalapak.com

Masih dari kentang, lauk selanjutnya adalah sambal goreng kentang. Biasanya sambal goreng kentang suka dicampur ati atau petai, atau keduanya. Kadang ada juga yang membuat sambal goreng udang tanpa kentang. Jadi intinya sambal, sih, asal ada sambal makanan apapun pasti enak.

6. Kentang Mustofa

Kentang Mustofa

Sepertinya orang Indonesia suka sekali makan kentang dengan nasi, padahal dua-duanya karbohidrat, hehe. Kadang ada juga yang menyajikan nasi tumpeng dengan kering kentang pedas atau dikenal juga sebagai kentang mustofa.

Kentang ini dipotong seukuran korek api, digoreng garing, lalu dimasak dengan sambal pedas gurih. Perpaduan nasi tumpeng yang pulen + kentang mustofa yang krenyes-krenyes rasanya mantap pol!

7. Urap

cara membuat urap sayur enak

Salad lokal, nih! Urap dibuat dari sayur mayur yang direbus. Biasanya berisi kangkung, bayam, kacang panjang, tauge, lalu diberi parutan kelapa. Menurut leluhur kita, sayur mayur yang ada pada urap ini ada filosofinya, loh. Kangkung berarti melindungi dan kacang panjang berarti berpikir jauh ke depan.

8. Tahu Goreng

Tahu Goreng

Sumber makanan nabati bisa Anda dapatkan dari tahu. Tidak perlu dimasak yang susah-susah, tinggal goreng saja tahunya sampai krispi terus dicocol ke sambal. Tahu bukanlah lauk wajib tumpeng tradisional, melainkan fushion masa kini yang bertujuan untuk memperkaya rasa dan menambah gizi. Jadi tahu tidak memiliki filosofi dalam nasi tumpeng, ya.

9. Tempe Goreng

Buat pengawet alami untuk tempe

* sumber: tempebumbung.wordpress.com

Temannya tahu ya tempe! Kalau Anda mau yang mudah tinggal goreng tempe tipis-tipis supaya garing. Tapi, kalau mau yang lebih spesial bisa digoreng tepung jadi mendoan, dibacem, dikering tempe, atau ditumis pakai kacang panjang. Tapi, lauk yang paling ikonik tentu kering tempe.

9. Lalapan Segar & Sayur Rebus

Lalapan Segar & Sayur Rebus

Nah kalau kuluban alias sayuran rebus punya makna tersendiri dalam tumpeng tradisional. Biasanya rebusan ini berisi bayam yang bermakna adem ayem, tauge yang bermakna kesuburan dan kemakmuran, kacang panjang yang berarti umur panjang, serta kangkung yang berarti fleksibel.

Tapi sayuran rebus bisa jadi dari apa saja, baik itu waluh (labu sayur), buncis, keciwis, saladah air, dsb. Untuk sayuran mentahnya bisa macam-macam juga, biasanya sih ada mentimun, daun kemangi, tomat, dan masih banyak lagi.

10. Sambal

Sambal Terasi

* sumber: www.harianaceh.co.id

Makanan Indonesia mana yang tak ada sambalnya? Tentu saja nasi tumpeng dan lauk seenak apapun rasanya akan kurang nikmat jika tak dimakan dengan sambal. Sensasi pedas di lidah dan hangat di perut membuat orang-orang ketagihan makan sambal.

Nah, itulah lauk yang biasanya ada pada nasi tumpeng. Biasanya nasi tumpeng bisa dimakan untuk 10, 20, atau 30 orang. Tapi ada juga yang ukuran personal untuk keperluan acara kecil. Kalau Anda suka makan nasi tumpeng dengan apa, nih?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar