Bacaterus / Kaca / 10 Macam Kaca yang Banyak Digunakan untuk Rumah & Gedung

10 Macam Kaca yang Banyak Digunakan untuk Rumah & Gedung

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kaca adalah material yang tidak dapat dilepaskan di saat kamu ingin membangun rumah. Kaca tak hanya berfungsi untuk memberikan perlindungan dan penerangan alami untuk sebuah rumah. Saat ini kaca juga banyak digunakan untuk mendekorasi rumah agar terlihat lebih cantik. Tetapi kamu harus tahu setiap macam kaca memiliki kegunaannya masing-masing seperti dalam ulasan berikut ini.

1. Kaca Bening (Float Glass)

Kaca Bening

* sumber: chainglass.com

Kaca bening merupakan kaca jenis kaca yang mungkin sering kamu lihat. Kaca bening merupakan kaca yang tidak berwarna dengan permukaan yang halus dan rata dan juga bebas dari distorasi. Kaca bening  mampu mentransmisikan objek hingga 90% sehingga kamu bisa melihat objek dengan sempurna.

Kaca bening dapat kamu gunakan untuk eksterior dan interior rumah. Tetapi karena kaca bening ini tidak mampu menahan teriknya sinar matahari untuk masuk ke dalam rumah. Selain itu kaca bening biasanya digunakan untuk perabotan rumah sehari-hari seperti lemari, meja, akuarium, dan lain-lain.

Penggunaan kaca  bening pun harus memperhatikan besar kecilnya ukuran furnitur yang dibuat. semakin besar ukuran furnitur semakin tebal kaca yang harus kamu gunakan. Ketebalan kaca dari kaca bening cukup beragam, dari ukuran 5 mm, 6 mm, dan 8 mm.

2. Kaca Warna (Tinted Glass / Rayban)

Kaca Warna

* sumber: azka-mandiri.blogspot.com

Kaca  berwarna lebih dikenal dengan nama rayban di kalangan masyarakat umum. Kaca ini merupakan kaca polos biasa yang diberi warna dengan cara menambahkan bahan logam. Bahan logam yang biasa ditambahkan pada kaca agar berwarna biasanya, kobalt, besi dan selenium dan yang lainnya.

Kaca berwarna biasanya digunakan untuk menahan teriknya sinar matahari, sehingga ruangan bisa jadi lebih sejuk. Kaca berwarna mampu menahan sinar matahari hingga sekitar 55%, selain menahan sinar matahari kaca ini juga digunakan untuk memberikan privasi kepada orang di dalam rumah.

Ada dua jenis kaca berwarna yang transparan dan kaca yang lebih pekat. Kaca berwarna biasanya dipergunakan untuk pintu, jendela dan curtain wall. Penggunaan kaca berwarna tidak hanya untuk menahan sinar matahari tapi untuk nilai estetis agar rumah lebih tampil menarik.

3. Kaca Cermin / One way (Reflective Glass)

Kaca Cermin

* sumber: www.flairglass.com

Kaca cermin ini mungkin kaca yang sering kamu lihat dalam film-film disaat polisi sedang menginterogasi tersangka. Kaca ini memiliki sisi tembus pandang pada satu sisi sedang pada sisi yang lainnya tampak seperti cermin, oleh karena itu kaca ini juga disebut kaca one way.

Kaca reflektif adalah kaca yang memiliki lapisan oksida logam yang lapisannya tipis dan transparan. Kaca ini dibuat dengan proses pyrolisis, dan lapisan ini sendiri berfungsi untuk memantulkan cahaya dan juga panas. Dekorasi rumahmu dengan kaca ini sehingga tampilan terkesan minimalis dan mewah.

4. Kaca Es (Textured/Patterned Glass)

Kaca Es

* sumber: www.forms-surfaces.com

Kaca yang satu ini merupakan jenis kaca yang terdapat motif atau tekstur pada permukaannya. Tesktur yang terdapat pada kaca ini dihasilkan dengan cara mencetak adonan kaca dengan sebuah roll yang telah memiliki motif. Motif pada kaca berfungsi sebagai dekorasi juga sebagai pengabur bayangan.

Kaca es juga memiliki kemampuan untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk agar tidak terlalu silau. Kaca es banyak digunakan sebagai kaca pada kamar mandi, dan juga digunakan untuk perabot rumah tangga. Di Pasaran Indonesia kaca ini biasanya disebut dengan kaca Indofigur.

5. Kaca Tempered (Toughened Glass)

Kaca Tempered

* sumber: theconstructor.org

Kaca Tempered merupakan kaca kekuatan yang lebih tinggi dari kaca biasa. Kaca ini kaca float yang dipanaskan hingga 700 derajat celsius, lalu disemprotkan udara pada kedua sisinya, sehingga kaca menjadi lebih keras. Kekuatan kaca ini bisa mencapai 3-5 kali dari kaca biasa.

Kaca ini akan dapat tahan terhadap tekanan air, beban angin, benturan , dan juga terdapat suhu yang tinggi. Jika pecah, kaca ini tidak akan membentuk pecahan besar yang tajam. Kaca ini akan pecah menjadi bentuk kecil-kecil yang tumpul sehingga lebih aman karena tidak akan melukaimu.

Kaca tempered biasanya digunakan untuk pintu utama sebuah gedung atau sebagai partisi kamar mandi, dan tempat yang memerlukan tingkat keamanan yang tinggi. Kaca tempered tidak boleh menjalani proses lain yang dapat melemahkan kaca, seperti memotong, melubangi, dan yang lainnya.

Baca juga: Merk Pembersih Kaca yang Bagus dan Berkualitas

6. Kaca Laminasi (Laminated Glass)

Kaca Laminasi

* sumber: www.better-glass.com

Kaca laminasi adalah jenis kaca yang sangat aman, yang diproduksi dengan menempelkan lapisan isolator yang berupa plastik PVB (Poly Vynil Butyral) diantara dua lembar kaca. Lapisan polifinil yang transparan berfungsi untuk menahan kca agar tidak mudah pecah.

Walaupun kaca ini mengalami pecah, maka pecahannya tidak akan langsung berserakan, tetapi menempel pada rangkanya. Tingkat keamanan yang tinggi dari kaca ini membuatnya banyak digunakan untuk transportasi umum seperti pada bis dan kereta api.

Selain dari transportasi umum, kaca laminasi juga digunakan pada bangunan rumah dan juga gedung-gedung yang memerlukan tingkat pengamanan yang tinggi. Selain benturan, teknologi yang diterapkan juga membuat kaca laminasi dapat meredam suara, tahan terhadap api, dan yang lainnya.

7. Kaca Patri / Dekoratif (Stained Glass)

Kaca Patri

* sumber: www.winnetnews.com

Kaca patri telah populer sejak jaman Renaissance, dahulu mereka menggunakannya untuk menambah nilai estetis pada bangunan-bangunan religius seperti gereja. Kaca patri merupakan sebuah seni lukis yang menggunakan kaca berwarna sebagai medianya.

Kaca berwarna yang disusun dengan menggunakan rangka seng atau timah disebut dengan patri. Kaca patri disusun sesuai dengan pola dan tekstur yang kamu diinginkan. Kaca patri dapat mengurangi jumlah sinar yang masuk ke dalam rumah, tetapi menghasilkan gambar yang cantik dari pantulannya.

8. Kaca Double Glassing

Kaca Double Glassing

* sumber: www.building-pros.net

Kaca double glassing adalah gabungan dari dua buah kaca yang diberi jarak di antara keduanya dengan alumnium atau seperti pembatas diantara keduanya. Ruang diantara kedua kaca tersebut bersifat kedap suara dan juga memiliki tingkat kelembaban yang rendah.

Sifat kedap dan juga kelembaban yang rendah tersebut akan menghasilkan ruangan yang tidak bising dan suhu udara yang selalu terjaga. Biasanya kaca seperti ini digunakan untuk ruang studio musik, atau juga tempat karaoke yang memerlukan kekedapan suara agar tidak terdengar keluar.

9. Kaca Blok (Glass Block/Brick)

Kaca Blok

* sumber: www.adelaideglassblocks.com.au

Kaca blok biasanya berbentuk persegi empat dengan ketebalannya seperti batu bata, tetapi terdapat ruang kosong didalamnya. Kaca blok juga  tersedia dengan berbagai ukuran, warna dan juga tekstur. Sekalipun kaca blok terlihat bening, tetapi objek yang terdapat di dalam atau di luar akan terlihat kabur.

Kaca blok akan memberikan kamu privasi yang kamu inginkan, tetapi tetap dapat memberikan ruangan rumahmu cahaya alami dari sinar matahari. Kaca blok biasanya digunakan sebagai tembok pada ruang tamu atau kamar mandi untuk tampilan cahaya yang alami dan sebagai bentuk dekorasi.

10. Kaca Sunergy

Kaca Sunergy

* sumber: greenmilekaca.blogspot.com

Kaca sunergy adalah jenis kaca yang memiliki fungsi meredam panas sinar matahari untuk mengurangi penggunaan pendingin ruangan. Pada kaca sunergy terdapat lapisan low reflective dan low emissitivy yang dilapiskan pada satu sisi kaca dengan proses Chemical Vapor dispotition (CVD).

Kedua lapisan tersebut berfungsi untuk memantulkan sinar matahari dan juga untuk mengurangi panas dari sinar matahari yang masuk dengan tetap memanfaatkan cahayanya untuk penerangan. Ketebalan dari kaca sunergy ini bervariasi dari 4mm hingga 10 mm dan tersedia dalam  dua warna.

Kini kamu tahu setiap kaca memiliki fungsi yang berbeda-beda. Sekarang kamu dapat memilih kaca untuk rumahmu sesuai dengan yang kamu butuhkan. Penggunaan jenis kaca yang tepat akan memberikan kesan mewah pada hunianmu. Mulai saat ini pilihlah kaca sesuai dengan fungsi dan kebutuhanmu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *