Bacaterus / Peralatan Bayi / Inilah 8 Macam Gendongan Bayi (Baby Carrier) Terpopuler

Inilah 8 Macam Gendongan Bayi (Baby Carrier) Terpopuler

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Oktober 2019

Alat gendongan merupakan bahan esensial yang wajib ada kalau Anda memiliki bayi atau balita, karena pada usia itu anak-anak pasti masih digendong. Dengan menggendong bayi, Anda bisa bergerak lebih cepat, bisa sambil mengerjakan pekerjaan lainnya seperti memasak atau mencuci karena tangan Anda bebas. Anak pun merasa aman karena selalu ada di dekapan Anda.

Gendongan juga sangat berguna ketika Anda pergi keluar untuk belanja, pergi ke taman, atau pun traveling. Saat Anda menyusui juga akan terasa lebih enteng kalau sang buah hati sambil digendong menggunakan gendongan. Sama seperti perintilan bayi yang lainnya, gendongan pun banyak macamnya! Kalau kita membahas merknya pasti tidak akan ada habisnya, jadi mari kita pelajari jenisnya saja. Inilah macam-macam gendongan bayi yang sudah Bacaterus rangkum buat Anda.

Pada dasarnya ada 5 jenis gendongan bayi, yaitu wrap, ring sling (selempang dengan ring), pouch, soft-structured carrier atau SSC (disebut juga sebagai buckle carrier), meh dai (mei-tai) dan backpack. Tapi, Bacaterus menambahkan beberapa informasi tentang gendongan model lain juga, salah satunya adalah gendongan khas Indonesia. Yuk, disimak ada apa saja!

1. Wrap

Ini adalah jenis gendongan bayi yang paling tradisional dan sederhana, terinspirasi dari negara-negara yang ibu atau ayahnya menggunakan sepotong kain untuk menggendong bayi. Sayangnya, ini bukanlah jenis gendongan yang paling mudah, terutama untuk pemula dalam menggendong bayi.

Wrap adalah sepotong kain lentur panjang yang harus Anda bungkus di tubuh Anda dan bayi Anda secara pas, tidak boleh longgar. Cara menggunakannya adalah dengan melilitkan kain di pinggang, lalu kedua ujungnya ditarik ke bahu Anda secara menyilang. Sekarang Anda bisa memasukkan bayi Anda ke dalam gendongan. Lanjutkan dengan membungkus baby secara horizontal. Nanti, ikat ujung kain di punggung atau perut Anda, pilih mana yang membuat Anda dan bayi nyaman.

Ya, memang ini terlihat ribet sekali pada mulanya. Tapi, kalau Anda sudah terbiasa, gendongan seperti ini bisa Anda buat dalam beberapa menit saja. Bayi juga pasti merasa nyaman karena pas menempel dengan Anda. Lalu, Anda juga bisa sangat bebas bergerak karena tidak perlu memegangi/menahan bayi sama sekali, karena wrap sudah membungkus bayi Anda dengan sangat aman. Anda bisa membeli baby wrap dari berbagai merk dengan harga Rp65.000 ke atas, beli di Bukalapak lewat link ini.

2. Ring Sling

* sumber: id.pinterest.com

Sama seperti wrap, gendongan jenis ini juga merupakan sepotong kain yang panjang (biasanya sekitar 2 meter). Bedanya, ini memiliki dua cincin di salah satu ujung kainnya. Ring atau cincin ini berguna untuk mengencangkan gendongan. Anda harus memasukkan ujung kain yang bebas melalui satu cincin lalu menyelipkannya di bawah cincin lainnya. Dengan cara ini, Anda dapat menyesuaikan gendongan dengan tubuh Anda dan baby pun dapat meringkuk dengan sempurna di pelukan Anda.

Anda tidak perlu khawatir gendongan akan terlepas dengan sendirinya, karena berat bayi mencegah cincin agar tidak tergelincir. Ring Sling menciptakan “kantong” untuk bayi yang berasal dari satu bahu ke pinggul yang berlawanan. Gendongan ini memungkinkan Anda untuk memposisikan bayi Anda di depan Anda atau pun di pinggul Anda (cara paling populer).

Berbeda dengan wrap yang dibuat dari kain kaos, gendongan ring sling tidak terbuat dari kain yang elastis. Biasanya gendongan jenis ini terbuat dari katun atau linen. Jika dibandingkan akan kemudahannya, ring sling pasti menang. Kalau gendongan wrap Anda harus “merakit” terlebih dahulu, sedangkan ring sling hanya perlu disesuaikan dengan cara menarik kain yang bebas-nya. Gendongan ring sling bisa Anda temukan di Bukalapak mulai dari harga 52 ribu. Beli lewat Bukalapak di link link ini.

3. Pouch Sling

* sumber: id.pinterest.com

Ini adalah versi gendongan ring sling yang lebih simpel. Di luar negeri, ini tidak terlalu populer. Tapi, di sini justru booming banget! Gendongan pouch sling ini berfungsi sama dengan ring sling, bedanya tidak ada ring saja. Kelebihannya: gendongan ini lebih praktis dan cepat dipakai. Kekurangannya: panjang gendongan tidak bisa disesuaikan, sehingga ketika bayi membesar atau orang lain yang menggunakannya, gendongan ini belum tentu pas.

Kelemahan lain dari pouch sling adalah, berat bayi tidak merata di seluruh tubuh Anda, sehingga dapat menyebabkan sakit punggung dan bahu pada yang menggendongnya. Gendongan ini biasanya dibuat dari kain yang melar atau kain kaos. Di sini populer dengan nama geos alias gendongan-kaos. Aneka geos premium (bukan abal-abal) bisa Anda temukan di Bukalapak dengan harga mulai dari Rp 100 ribuan. Beli sekarang juga lewat link ini.

4. Soft Structured Carrier (SSC)/Buckle Carrier/Hip Seat

* sumber: id.pinterest.com

Kalau mendengar kata “gendongan” yang terlintas di benak Anda mungkin gendongan yang menyamping seperti biasa. Kalau mendengar “baby carrier”, Anda pasti memikirkan benda ini. SSC hadir dengan tali bahu yang empuk, serta ikat pinggang tebal dan lebar. Baik panjang tali bahu dan ikat pinggang bisa diatur sesuai dengan tinggi dan berat badan orang tua maupun baby. Di bagian dalam carrier ada panel (kain untuk tempat duduk bayi). Lalu biasanya ini dilengkapi dengan hoodie untuk bayi juga.

Kelebihan SSC adalah, bayi mendapatkan tempat duduk yang nyaman, serta dukungan pada pinggul dan kaki bayi. Gendongan ini merupakan yang paling “sehat” untuk tubuh bayi dan Anda sendiri. Banyak orang yang salah kaprah dengan menggendong bayi di posisi tidur semasa kecilnya. Padahal, ini salah.

Panel (dudukan) lebar memungkinkan bayi duduk dan beristirahat dengan posisi yang paling baik. Posisi ini disebut sebagai posisi kodok. Di mana pinggul, paha, lutut dan punggung semuanya berada dalam posisi dan jarak yang pas. Posisi ini akan mempromosikan perkembangan pinggul dan mengurangi risiko displasia atau dislokasi pinggul bayi.

Posisi gendongan ini cuma bisa tiga, yaitu di depan dan di belakang. Lalu kalau ada hip seat-nya, Anda bisa melepaskan semua tali (menyisakan hip seat-nya saja di panggul Anda) dan mendudukkan bayi Anda di sana (bayi harus dipegang oleh Anda!). Kekurangan gendongan ini adalah baru bisa dipakai oleh bayi yang sudah belajar duduk (di atas 5 bulan).

Semua gendongan bayi ini tersedia di Bukalapak, Soft Structured Carrier (SSC) bisa Anda beli di sini, Buckle Carrier bisa dibeli di sini, lalu Hip Seat bisa Anda beli di sini.

5. Meh Dai Carrier

* sumber: id.pinterest.com

Meh Dai Carrier atau Mei Tai Carrier adalah carrier hybrid yang menggabungkan fitur gendongan wrap dan SSC. Gendongan Mei-Tai layaknya gendongan SSC tapi berstruktur lunak. Karena tidak ada tali yang sudah fix seperti SSC, Anda harus mengikat kain panjangnya sendiri dengan benar di seluruh tubuh Anda. Ada dua tali bahu dan dua tali pinggang. Jika SSC menggunakan tali gesper yang tinggal di-klik, gendongan ini pakai ikatan simpul yang dibuat oleh kita sendiri.

Kelebihan gendongan Mei-Tai ini sangat mudah disesuaikan dan dapat dipakai oleh semua orang dengan bentuk tubuh yang berbeda-beda, memudahkan untuk pergantian shift menggendong baby antara Anda, ayah, nenek, kakek, atau pengasuh. Kekurangannya, Anda harus belajar cara membuat simpul yang aman, tetapi itu tidak sulit dan jelas membutuhkan waktu yang lebih sedikit daripada gendongan wrap yang paling awal kita bahas tadi. Gendongan ini bisa Anda temukan di Bukalapak lewat link ini.

6. Backpack Carrier/Mountain Carrier/Hiking Baby Carrier

* sumber: id.pinterest.com

Yang ke-6 ada Backpack Carrier atau Mountain Carrier atau Hiking Baby Carrier. Jenis gendongan bayi ini dirancang untuk dipakai seperti tas ransel. Jenis gendongan ransel ini memiliki tali bahu empuk dan tali tambahan yang harus Anda kencangkan di pinggang dan dada Anda. Tidak hanya lebih aman untuk bayi Anda, tetapi juga membantu mendistribusi berat badan yang tepat. Jika Anda ingin membeli gendongan seperti ini, kunjungi Bukalapak lewat link ini, ya.

Gendongan ini merupakan yang paling tepat untuk membawa bayi dalam waktu yang lama. Beberapa di antaranya dirancang untuk hiking, berjalan di hutan, dll. Jika Anda ingin balita atau anak prasekolah Anda menemani Anda selama menjelajahi dunia luar, gendongan ini adalah solusi terbaik dan paling nyaman. Sayangnya, gendongan ini hanya dapat digunakan pada anak-anak yang sudah bisa duduk sendiri (duduk tanpa bantuan dan memiliki kekuatan leher yang baik).

7. Podaegi

Podaegi (포대기) adalah baby sling ala Korea. Terbuat dari kain sedang/besar dan ada tali yang sangat panjang di setiap ujung kainnya untuk mengencangkan lilitan gendongan di perut Anda. Podaegi tidak hanya ditemukan di Korea saja, tapi negara-negara Asia lainnya pun banyak yang menggunakan gendongan tipe ini, hanya saja namanya akan berbeda di setiap tempat. Contohnya ada Iu-Mien carrier, Hmong carrier dan Bei bei carrier.

Gendongan tradisional ini bertujuan untuk melapisi dan menghangatkan bayi dengan membungkusnya di sekitar tubuh ibu/penggendong. Gendongan ini diperkokoh oleh tali pembungkus yang akan diikat ke bagian bawah tubuh bayi lalu lanjut diikat ke bagian depan ibu. Dengan begini, bayi akan aman walaupun terkesan hanya menempel di punggung ibu.

8. Samping/Selendang

Samping / Selendang ini pasti sangat familiar buat kita, kan? Hihi. Ada yang bilang namanya selendang dan ada yang bilang samping. Gendongan jenis ini merupakan potongan-potongan kain yang sangat panjang. Sebenarnya semua jenis kain bisa diubah menjadi kain gendongan, tapi kalau di Indonesia ikoniknya yang gambar batik itu, pastinya. Tapi, tidak hanya katun bergambar batik saja, samping bisa juga dibuat dari kain tenun.

Kain panjang ini dililitkan ke pinggang dan dikaitkan di bahu untuk menjaga samping agar tidak lepas. Sebenarnya samping ada juga di negara lain seperti rebozos di Meksiko, manta di Peru dan kangas di Afrika. Tapi, gendongan samping khas Indonesia ini merupakan yang paling sederhana.

Meski sepertinya sudah mulai ditinggalkan oleh parents muda-mudi, tapi gendongan kain batik ini masih dipakai kok oleh segelintir orang. Terutama oleh para nenek-nenek yang biasanya lebih memilih gendongan tradisional daripada gendongan kekinian. Kalau Anda mau beli, klik link Bukalapak ini, ya. Harganya mulai dari 34.000.

Nah, itulah beberapa macam gendongan yang selama ini sudah tercipta. Kalau Anda, paling suka gendongan yang mana, nih? Atau Anda butuh rekomendasi peralatan bayi lainnya, seperti dot? Kalau begitu, Anda harus cari tahu beberapa rekomendasi terbaiknya di artikel 10 Dot Bayi Terbaik ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar