bacaterus web banner retina
Bacaterus / Dapur / Bahan Dapur / 11 Macam Filling Cake dengan Rasa dan Tekstur yang Beragam

11 Macam Filling Cake dengan Rasa dan Tekstur yang Beragam

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 18 Februari 2021

Terdapat macam-macam filling cake atau kue yang bisa ditambahkan pada kue supaya kue menjadi lebih menarik. Kue dengan filling sepertinya selalu berhasil membuat orang-orang tertarik dibandingkan dengan kue yang tanpa isi. Filling akan memberikan rasa ekstra pada kue. Berikut ini adalah macam-macam filling cake yang bisa kamu pilih.

1. Buttercream

* sumber: chelsweets.com

Buttercream merupakan salah satu jenis dekorasi kue yang juga bisa digunakan sebagai filling atau frosting. Buttercream sederhana dibuat dengan cara menggabungkan lemak (mentega, margarin, atau mentega sayur) dan gula tepung dengan konsistensi yang diinginkan.

Terdapat beragam jenis buttercream yang semuanya berbeda dalam tingkat kesulitan pembuatannya. Setiap gaya buttercream mempunyai pro dan kontra yang berbeda juga kegunaan terbaiknya di dapur pastry.

Jenis buttercream yang paling sering digunakan ada tiga, yaitu american buttercream, italian meringue buttercream, dan swiss meringue buttercream.

Ada juga beberapa jenis buttercream lainnya yang kurang umum digunakan, contohnya german buttercream, french buttercream, dan jenis buttercream yang sangat baru yang disebut G.G. glossy buttercream atau disebut juga korean glossy buttercream.

2. Cream Cheese Frosting

* sumber: www.willcookforsmiles.com

Cream cheese frosting biasanya digunakan sebagai topping kue tapi bisa juga digunakan sebagai filling. Krim ini bisa kamu gunakan untuk kue red velvet dan wortel. Halus dan rasa tangy atau tajam seperti kue keju itulah ciri khas cream cheese frosting.

Rahasia konsistensi yang sempurna dari krim ini adalah penggunaan krim keju dingin penuh lemak. Krim keju rendah lemak telah ditambahkan air, yang akan mengencerkan frosting terlalu banyak jika digunakan untuk hiasan dengan cara piping.

Ada lima bahan sederhana yang digunakan untuk membuat cream cheese frosting, yaitu, mentega tanpa garam, gula tepung, ekstrak vanila, gram , dan tentunya krim keju.

3. Chocolate Ganache

* sumber: www.archanaskitchen.com

Biasanya ganache dibuat dengan cara memanaskan krim dan coklat cincang dengan berat yang sama, menghangatkan krim dahulu, kemudian menuangkannya ke atas cokelat. Campuran diaduk atau diblender sampai halus kalau diinginkan tambahan minuman beralkohol atau ekstrak.

Mentega biasanya ditambahkan agar ganache tampak berkilau dan memiliki tekstur yang halus. Penambahan sirup jagung juga bisa memberikan warna mengkilap. Selain itu, sirup jagung juga digunakan untuk mempermanis asam manis yang tidak memberikan efek samping kristalisasi yang diakibatkan oleh gula lain.

Untuk mendapatkan konsistensi yang diinginkan, rasio coklat dengan krim beragam tergantung jenis coklat yang digunakan, tujuan penggunaan ganache serta suhu penyajian. Biasanya rasio yang digunakan adalah 2:1, dua takaran coklat jadi satu takaran krim digunakan untuk filling kue atau dasar untuk membuat truffle coklat.

Sementara rasio 1:1 biasa digunakan sebagai glasir. Jika menggunakan coklat putih, standarnya adalah perbandingan 3 takaran coklat dengan 1 takaran krim. Heavy whipping cream umumnya lebih disukai, untuk membuat ganache yang lebih lembut dan lebih kental.

Krim ini cocok dengan dark chocolate antara 60-82%. Jika coklat mengendap saat dicampur dengan krim hangat. Untuk mengatasi masalah ini bisa dengan menambahkan satu sendok makan air panas ke dalam campuran.

Untuk ganache yang kental dan dapat digunakan untuk piping, resep dasarnya biasanya satu takaran krim hingga dua takaran coklat hitam. Ganache bisa dibiarkan polos, yang menciptakan hasil akhir yang gelap dan mengkilap, atau dikocok untuk tekstur dan warna yang lebih terang.

4. Crème Pâtissière

* sumber: www.abakingjourney.com

Creme patissiere merupakan komponen dasar dan penting dalam dunia pastry. Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa krim ini terdapat di dalam banyak makanan penutup yang sering disantap orang.

Kalau kamu pernah menyantap éclair, cream puff, Boston cream pie, fruit tart, danish atau napoleon pastry, kemungkinan besar kamu sudah mencicipi crème patissiere.

Creme patissiere atau dalam bahasa Inggris disebut krim pastry adalah puding krim kental yang terbuat dari bahan-bahan sederhana dan biasanya diberi rasa dengan vanila. Krim ini adalah dasar dari banyak makanan penutup.

Jika kamu sudah memiliki custard, ada banyak pilihan buatmu. Kamu bisa menambahkan mentega untuk membuat krim, krim kocok untuk yang lebih ringan, krim keju, pure buah, atau krim almond, atau penyedap rasa lain yang kamu inginkan seperti kopi, cokelat, lemon, dan lain-lain.

Dengan teksturnya yang creamy, krim ini sangat cocok sebagai filling untuk kue-kue kering. Krim ini juga lezat untuk trifle dessert yang berbahan buah atau beri. Agar lebih ringan, bisa juga diberi krim kocok lembut.

5. Chantilly Cream

* sumber: www.allrecipes.com

Krim kocok polos atau yang double cocok untuk topping atau filling kue atau cupcake yang lezat. Jika ditambah dengan sedikit vanila dan gula sambil mengocok krim menghasilkan sesuatu yang ekstra. Hasil campuran tadi akan menjadi chantilly cream.

Chantilly cream adalah resep yang sangat sederhana dan terbuat dari krim rasa vanilla segar dengan gula bubuk. Ini berbeda dengan krim chantilly italia yang juga disebut dengan nama diplomat cream, yang merupakan hasil dari penyatuan antara custard dan krim kocok.

Krim ini sangat cocok untuk topping pencuci mulut dan digunakan untuk membuat dan menghias kue bolu, seperti kue ulang tahun pada umumnya. Juga bisa diberi rasa dengan serpihan cokelat, hazelnut, pure buah atau buah jeruk.

6. Custard

* sumber: swapnamadhuker.com

Filling berupa custard merupakan isian yang creamy dan lembut seperti puding. Custard merupakan filling yang matang yang dibuat dari tepung maizena, tepung terigu, dan kuning telur.

Setiap filling yang mengandung tepung maizena atau tepung harus dididihkan perlahan, agar tidak hangus dan kemudian direbus kurang lebih satu menit sampai mengental sepenuhnya. Jika tidak direbus cukup lama, ketika dingin mungkin akan jadi encer.

Custard bisa diberi rasa dengan banyak bahan berbeda tapi yang paling umum adalah vanilla, lemon, dan coklat. Permukaan custard harus ditutup dengan bungkus plastik atau kertas lilin untuk mencegah terbentuknya lapisan saat mendingin.

Filling puding dapat disimpan di lemari es sampai 3 hari. Namun yang paling baik digunakan pada hari pembuatan. Filling jenis custard tidak boleh dibekukan.

7. Buah-buahan

* sumber: www.thehealthy.com

Terdapat banyak buah-buahan yang bisa dimasak menjadi filling untuk kue yang akan memberikan rasa istimewa pada kue. Beberapa buah yang umum digunakan untuk dijadikan filling adalah stroberi, raspberry, blueberry, aprikot, persik, dan rhubarb.

Saat menggunakan filling yang terbuat dari buah, lapisan frosting diaplikasikan di atas lapisan di sekitar tepi luar kue untuk berfungsi sebagai penahan untuk menahan isian di antara lapisan. Buah segar juga bisa ditambahkan di antara lapisan-lapisannya.

Namun buah segar hanya bisa untuk jenis kue yang dibuat dalam beberapa jam sebelum dimakan. Buah akan terus matang bahkan saat didinginkan dan sarinya akan mulai meresap ke dalam kue.

Jika kue berisi filling dari buah matang yang tidak mengandung telur, maka dapat disimpan pada suhu ruangan sampai 2 hari. Dinginkan untuk penyimpanan lebih lama.

8. Jelly

* sumber: www.thirstyfortea.com

Jelly, selai, atau pengawet bisa digunakan untuk menambahkan filling rasa buah sederhana pada kue. Kamu bisa menambahkan rasa pada kue tanpa persiapan tambahan.

Ketika menggunakan filling dari jelly pada kue lapis, gunakan hiasan frosting di sekitar tepi lapisan kue untuk menjaga agar jelly, selai, atau pengawet agar tertutup, lalu pilih rasa favoritmu dan oleskan pada lapisan.

Kue dengan jenis filling ini bisa disimpan pada suhu ruang sampai 4 hari selama frosting bisa disimpan pada suhu ruang. Filling bisa didinginkan jika frosting pada kue memerlukannya.

9. Whipping Cream

* sumber: www.mycakeschool.com

Dari macam-macam filling cake, salah satu filling yang juga jadi pilihan adalah whipping cream. Filling yang menggunakan whipping cream atau krim kocok memberikan isian yang halus dan fluffy dengan rasa yang lembut.

Krim kocok terkadang distabilkan dengan menambahkan gelatin agar tahan lebih baik. Kue dengan filling krim kocok harus didinginkan dan disajikan pada hari yang sama ketika kue dibuat. Krim ini merupakan krim kental yang dikocok sampai ringan dan mengembang.

Krim ini bisa dikocok dengan menggunakan mixer, pengocok atau garpu. Krim kocok sering dibuat jadi manis dengan biasanya menambahkan gula tepung, yang mudah larut dalam krim dan tidak meninggalkan tekstur kasar, dan terkadang diberi rasa dengan vanila.

10. Coulis

* sumber: rouxbe.com

Pernah mendengar istilah coulis? Diucapkan koo-LEE, coulis adalah puree sayuran atau buah-buahan. Coulis juga bisa dibuat dari selai buah atau pengawet yang disaring dan diencerkan dengan air, minuman beralkohol, atau sirup sederhana.

Tambahan yang dimasukan pada coulis bisa rempah-rempah serta asam seperti jus lemon, tapi biasanya dibuat sederhana untuk menghindari rasa yang jadi tak jelas rasa karena terlalu banyak bahan yang digunakan. Contoh umum coulis di antaranya coulis tomat atau coulis raspberry.

Istilah coulis tidak selalu mengacu pada puree, melainkan kata tersebut telah berkembang seiring waktu. Kata ini berasal dari kata kerja Prancis couler, yang berarti "menyaring," tetapi juga "mengalir;" dan kata sifat coleis yang berarti "menyaring, menuangkan, mengalir".

11. Fruit Curd (Dadih Buah-buahan)

* sumber: www.myrecipes.com

Fruit curd adalah makanan penutup dan biasanya diberi topping dari buah jeruk, seperti orange, lemon, jeruk nipis, atau jeruk keprok. Varian rasa yang lainnya adalah mangga, markisa, dan beri seperti cranberry, raspberry, atau blackberry.

Bahan dasarnya untuk membuat fruit curd adalah kuning telur kocok, gula pasir, sari buah, dan parutan kulit, dimasak perlahan bersama-sama sampai kental lalu dibiarkan dingin, membentuk olesan yang lembut, halus, dan beraroma. Fruit curd cocok untuk dijadikan filling kue.

Untuk kamu penggemar kue, macam-macam filling kue ini bisa dijadikan pilihan kalau kamu berencana untuk membuat kue. Isian mana yang menjadi pilihanmu?

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram