Bacaterus / Beras / 7 Macam Beras yang Paling Banyak Dikonsumsi di Indonesia

7 Macam Beras yang Paling Banyak Dikonsumsi di Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Beras adalah salah satu makanan pokok orang Asia, termasuk Indonesia. Jumlah konsumsi beras di Indonesia telah melebihi 139 kg/kapita per tahun yang merupakan salah satu tertinggi di dunia. Memang, orang Indonesia setiap hari makan nasi, tiga kali sehari. Bahkan ada istilah “belum makan kalau bukan nasi”, hihi.

Beras kaya dengan nutrisi, vitamin, mineral dan karbohidrat kompleks yang merupakan sumber energi yang baik. Anda makan nasi juga setiap hari? Ketahuilah kalau nasi itu bisa dibuat dari berbagai macam beras. Beras di Indonesia ada beragam macamnya. Inilah macam-macam beras yang bisa Anda temukan di pasaran versi Bacaterus.

1. Beras Pandan Wangi

* sumber: www.tokofora.com

Rasanya semua orang sudah kenal dengan beras pandan wangi, bahkan yang tidak mengerti per-beras-an atau yang jarang masak pun pasti tahu kalau ini adalah beras yang bagus. Beras pandan wangi berasal dari jenis padi dengan nama yang sama. Dan, benar tebakan Anda, kalau beras pandan wangi termasuk beras kualitas premium.

Padi pandan wangi adalah jenis padi aromatik. Aroma nasinya yang sama seperti daun pandan membuat padi ini sangat disukai nasinya oleh semua kalangan. Jika sudah menjadi nasi, rasanya lezat dan memiliki aroma khas yang tidak ada pada jenis beras lain. Itulah alasan orang-orang Indonesia menyukai beras pandan wangi. Beli beras pandan wangi secara online di sini.

Tanaman padi pandan wangi banyak dibudidayakan di Indonesia. Benih padinya pun mudah didapatkan untuk mendukung program budidaya padi pandan wangi. Ciri-ciri beras ini adalah tercium wangi pandan, bentuk berasnya tidak panjang dan sedikit bulat, serta warna berasnya sedikit kekuningan dan bening. Saat dimasak dan setelah jadi nasi, aroma beras ini tidak akan pudar dan nasinya pasti pulen.

2. Beras Rojolele

* sumber: www.elevenia.co.id

Nama rojolele adalah sebutan dari daerah Jawa Tengah atau Jawa Timur. Di daerah Jawa Barat dan beberapa daerah lain beras ini disebut juga sebagai beras muncul. Beras rojolele memiliki ciri-ciri fisik pendek dan cenderung bulat. Di bulir berasnya ada sedikit bagian yang berwarna putih susu. Dan, beras ini tidak wangi seperti beras pandan wangi. Beli beras rojolele di Bukalapak lewat link ini.

3. Beras Menthik

Beras menthik atau beras Jepang Magelang adalah beras yang sama. Ini adalah jenis beras unggulan dari Jawa Tengah. Bentuk menthik wangi cenderung bulat lonjong, gemuk dan warnanya putih seperti susu. Mirip sekali dengan beras ketan putih. Tekstur nasinya pun agak lengket dan sangat pulen, makanya disebut sebagai beras Jepang-nya Indonesia.

Ada dua jenis beras menthik, yaitu menthik wangi dan menthik susu. Biasanya petani menanam menthik wangi adalah dengan cara organik sehingga bebas pestisida. Namun, karena hanya bisa dipanen sekali atau dua kali dalam setahun, harga menthik wangi organik lebih mahal. Beli beras menthik wangi dan menthik susu secara online di Bukalapak via link berikut.

4. Beras Batang Lembang

* sumber: www.facebook.com

Beras batang Lembang juga dikenal sebagai beras Jepang lokal, nih! Ciri-cirinya adalah memiliki bulir yang panjang, warna beras putih jernih, dan nasinya super pulen jika dibanding dengan varietas yang lain. Beras ini dijual dengan harga 185 ribuan untuk kemasan karung 25 kg. Jadi satu kilonya sekitar 7-8 ribuan saja. Terjangkau! Beli berasnya di Bukalapak lewat link berikut.

5. Beras Setra Ramos (IR 64)

* sumber: fjb.kaskus.co.id

Beras IR 64 atau beras setra ramos juga banyak ditemui di pasaran. Beras ini tidak hanya disukai oleh orang-orang karena terjangkau dan pulen. Beras IR64 ini merupakan beras yang paling banyak beredar di Indonesia. Beras jenis ini disukai oleh petani karena hasil panen per hektar yang tinggi dan memiliki daya tahan yang baik terhadap serangan hama.

Ciri-ciri beras ini adalah panjang dan tidak membulat alias lonjong. Beras ini harganya cukup terjangkau dan disukai oleh banyak warga perkotaan. Terus, kalau dimasak akan jadi pulen, makanya orang-orang menyukainya. Tapi, jangan menyimpan beras ini terlalu lama. Soalnya jika telah lewat tiga bulan, beras ini jadi sedikit pera dan cepat basi kalau sudah dimasak menjadi nasi. Beli beras IR 64 di sini.

6. Beras Pera (IR 42)

* sumber: www.tokopedia.com

Tadi IR 64, sekarang ada IR 42. Dari sekian banyak jenis beras yang dilepas pemerintah, padi IR 42 adalah salah satu beras yang rasa nasinya pera (keras).

Walaupun pera, beras IR 42 masih dikategorikan sebagai primadona-nya beras pera, sehingga masih banyak ditanam oleh petani. Dan, walaupun terasa pera, rasa nasinya tetap enak. Untuk mengakalinya, masak beras pera dengan lebih banyak air daripada beras yang pulen.

Bentuk beras IR 42 tidak bulat, mirip seperti beras IR 64 tapi lebih kecil. Jika dimasak, akan menghasilkan nasi yang tidak pulen (pera), kalau bahasa Sunda-nya “bear” alias nasinya terpisah-pisah. Nasi seperti ini cocoknya dipakai untuk membuat nasi goreng, nasi uduk, lontong, ketupat, dan masih banyak lagi kuliner lainnya. Anda bisa membeli beras pera di Bukalapak lewat link ini.

7. Beras C4

* sumber: www.tokopedia.com

Beras C4 memiliki ciri-ciri fisik sama seperti IR 64 dan IR 42, tapi sedikit lebih bulat dan lebih kecil. Berbeda dengan varietas beras lainnya, beras ini sangat jarang ditemukan di pasaran, karena memang jarang ditanam oleh petani.

Hasil nasi C4 pulen, bahkan lebih pulen daripada IR 64. Makanya, beras ini cocok untuk usaha rumah makan, restoran cepat saji, teman makan makanan berkuah dan kering-kering juga cocok. Mau beli beras C4 online? Klik link Bukalapak ini.

Nah, itulah varietas beras yang biasa ditemui di pasaran. Masih ada banyak sekali jenis beras di dunia ini yang belum Bacaterus bahas. Contohnya ada beras cokelat, beras merah, beras hitam, beras jagung, beras basmati, wild rice, dan masih banyak lagi. Kalau Anda paling suka makan nasi dari beras apa?

Oh iya, selain membahas tentang macam-macam beras, kami juga pernah membahas seputar cara memutihkan beras. Ingin tahu tips dan triknya? Langsung kunjungi artikel Cara Memutihkan Beras yang Jelek ini, ya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *