bacaterus web banner retina

10 Hewan Nasional dari Berbagai Negara, Ada Unicorn Juga!

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 4 Agustus 2021

Tiap negara di dunia memiliki hewan nasionalnya masing-masing. Tentu kamu kenal dengan Komodo, panda atau kanguru. Ya, hewan-hewan tersebut merupakan hewan nasional dari Indonesia, Tiongkok dan Australia. Masih banyak lagi macam-macam hewan nasional berbagai negara lainnya. Berikut ini 10 dari banyak hewan nasional yang ada di dunia.

1. Bison (Amerika Serikat)

Bison

* sumber: www.travelchannel.com

Bison Amerika merupakan hewan nasional Amerika Serikat. Di Amerika, hewan yang pernah diburu sampai di ambang kepunahan ini ditetapkan sebagai mamalia nasional pertama AS hingga setara dengan elang botak sebagai simbol nasional AS.

Hewan khas Amerika ini merupakan perwujudan dari kekuatan dan ketahanan Amerika. Bison dianggap sebagai hewan nasional Amerika Serikat karena pemberani seperti elang botak, sekuat pohon ek dan menginspirasi seperti mawar.

Bison merupakan hewan terbesar di Amerika Utara. Tempat hidup bison satu-satunya adalah di sepanjang pantai dan gurun. Padang rumput di AS pernah didominasi oleh Bison. Dulu jumlah bison diperkirakan sekitar 30 juta dan saat ini di seluruh Amerika Utara ada sekitar 500.000 bison.

Selain ukurannya yang luar biasa besar, bison mempunyai beberapa ciri unik untuk membantu mengidentifikasinya. Saat beranjak dewasa, anak bison berubah warna menjadi cokelat tua seperti induknya. Untuk bertarung, hewan ini menggunakan kepala mereka dengan menabrak satu sama lain.

Tanduk yang dimiliki bison jantan dan betina bentuknya pendek, melengkung, dan berwarna hitam. Bison bisa tumbuh sampai sekitar 61cm. Berat bison jantan bisa sampai satu ton, dan betina bisa mencapai sekitar 900 pon atau sekitar 410 kg.

Bison selalu bergerak, dan mereka bahkan berjalan sambil makan. Rata-rata Umur bison yang bertahan sampai dewasa sekitar 20 tahun. Hewan ini menyukai sabana, dataran terbuka, dan padang rumput. Bison berkomunikasi dengan mencium dan mendengar.

2. Komodo (Indonesia)

Komodo

Komodo merupakan satwa nasional Indonesia. Hewan berupa kadal raksasa ini mewakili identitas Republik Indonesia. Komodo merupakan salah satu spesies kadal. Hewan ini sudah ada semenjak jutaan tahun yang lalu. Hewan ini sangat bertenaga, agresif dan kuat.

Bahkan Komodo dapat memangsa hewan yang ukurannya lebih besar dari mereka. Nama ilmiah Komodo Dragon yaitu Varanus komodoensis. Asal mereka dari kelas Reptilia dan famili Varanidae. Warnanya menjadi abu-abu, cokelat, krem ​​dan abu-abu.

Hewan ini memiliki berat sekitar 70 kg - 150 kg. Mereka bisa berjalan atau berlari 18 km/jam dan umur Komodo bisa mencapai antara 25 sampai 40 tahun. Mereka memangsa rusa, babi, dan kerbau. Spesies hewan ini menurun secara teratur terutama karena perburuan dan hilangnya habitat.

Padahal Taman Nasional Komodo berusaha melestarikan hewan ini dan itu terbukti hewan ini masuk dalam daftar merah. Setidaknya komodo berjalan 2 km setiap hari untuk mencari makanan. Mereka juga perenang dan pengelana yang baik.

Komodo tidak berbahaya bagi manusia. Mereka akan menyerang manusia, walaupun jarang, jika mereka berpikir ada orang yang mencoba menyakiti mereka.

3. Okapi (Republik Demokratik Kongo)

Okapi

Terlihat seperti seekor keledai. Bisa juga Nampak seperti bayi jerapah. Namun jika dipikir-pikir, hewan ini adalah antelop. Atau mungkin zebra yang setengah tertutup lumpur? Apakah hewan ini? Ini adalah okapi, salah satu kreasi alam yang paling membingungkan.

Hewan nasional Republik Demokratik Kongo ini adalah kerabat dekat jerapah. Okapi termasuk hewan yang sangat langka dan aneh sehingga diyakini berasal dari mitos. Hewan pemamah biak yang penuh teka-teki ini memiliki tanduk tertutup rambut, bagian belakang bergaris, dan lidah yang Panjang.

Tentu saja, okapi bukanlah kriptid alias hewan yang tidak diketahui oleh konsensus ilmiah tetapi spesies asli dan yang terancam punah. Binatang yang gelisah dan senang menyendiri ini jumlahnya diperkirakan sangat kecil dan terbatas pada hutan di timur laut Republik Demokratik Kongo.

Okapi dikenal sebagai "jerapah hutan" ini sejak pertengahan 1990-an sudah mengalami penurunan jumlah populasi yang terus-menerus.

4. Unta (Arab Saudi)

Unta

* sumber: einfon.com

Unta dianggap sebagai hewan nasional Arab Saudi. Hewan ini memiliki penampilan yang unik yang bisa dengan mudah dikenali karena punuknya. Unta juga dikenal sebagai "kapal gurun” karena mereka hidup di gurun dan cuaca panas.

Sebelumnya di Arab Saudi, tidak ada kuda atau kendaraan untuk membawa susu atau koper, maka unta dijadikan sebagai hewan untuk perjalanan sehingga unta dipilih sebagai hewan nasional Arab Saudi. Kebanyakan hewan ini bisa ditemukan di Afrika Utara dan Timur Tengah.

Saat ini jumlah unta di Arab Saudi dan Emirates hampir 15 juta. Tidak hanya menjadi simbol hewan nasional Arab Saudi, unta Arab juga merupakan identitas negara Saudi.

5. Dodo (Mauritius)

Dodo

* sumber: weather.com

Burung yang tampak aneh dan tidak bisa terbang ini walaupun sudah punah sekitar tahun 1662, tetapi dodo tetap menjadi simbol kebanggaan Mauritius. Selain itu, hewan ini juga merupakan pengingat yang kuat tentang nasib spesies yang terancam punah di seluruh dunia yang terancam oleh aktivitas manusia.

Cerita burung dodo ini sangat tragis. Pemukim Belanda yang berada di Pulau Mauritius memakan burung ini, menghancurkan habitatnya, dan memperkenalkan spesies invasif predator. Akan tetapi, semangat sepupu merpati ini terus hidup melalui perangko,nama bisnis Mauritian, dan patung publik.

Dodo sekarang ini merupakan maskot pariwisata dan objek museum di ibu kota Port Louis yang ramai di Mauritius. Di sini akan ditemukan gambar dan kerangka burung legendaris tersebut.

Baca juga: 10 Hewan Langka yang Ada di Indonesia, Sudah Pernah Lihat?

6. Kanguru Merah (Australia)

Kanguru Merah

* sumber: www.cbsnews.com

Kanguru Merah merupakan hewan nasional Australia. Hewan ini termasuk dalam keluarga Macropodidae, kelas Mammalia dan kerajaan Animalia. Kanguru ini merupakan salah satu jenis spesies kanguru terbesar dan asli Australia.

Secara teori Kanguru tidak terlalu pandai berjalan mundur, jadi binatang ini merupakan hewan nasional Australia yang mencerminkan tekad untuk maju sebagai suatu bangsa. Terdapat beragam kanguru merah di seluruh Australia bagian barat dan tengah.

Tempat hidupnya meliputi padang rumput, semak belukar, dan habitat gurun. Dilaporkan bahwa lambang nasional Australia ini jumlahnya lebih banyak daripada jumlah manusia di Australia. Total populasi Kanguru sekitar 34.303.677 ekor.

7. Unicorn (Skotlandia)

Unicorn

* sumber: www.visitscotland.com

Unicorn merupakan hewan nasional Skotlandia. Hewan ini merupakan makhluk yang agung dan mistis. Unicorn muncul di Lambang Kerajaan Skotlandia sebagai simbol kemurnian, kekuatan, dan kemerdekaan. Ternyata sebagian orang mempermasalahkan unicorn sebagai hewan nasional Skotlandia.

Mengejutkan tetapi benar, pada tahun 2015, sebuah grup kecil dari Skotlandia yang cukup vokal ingin menyingkirkan unicorn, simbol heraldik Skotlandia yang berfungsi sebagai hewan nasional negara itu sejak akhir 1300-an.

Keberatan mereka terhadap unicorn bukan karena sifat mitologisnya. Ternyata orang-orang ini menginginkan unicorn diganti dengan binatang buas lain yang juga sulit dipahami, yaitu Monster Loch Ness.

Seberapa banyak orang yang berkunjung ke Skotlandia bertujuan untuk menemukan unicorn adalah argumen mereka. Itulah alasan mengapa unicorn harus diganti dengan mahluk kriptid yang tinggal di danau yang kemungkinan besar berupa ikan lele itu.

8. Barcelos Rooster (Portugal)

Barcelos Rooster

* sumber: en.wikipedia.org

Kemungkinan orang-orang tidak akan pernah melihat hewan nasional Portugal ini berkeliaran di jalan-jalan dalam bentuknya yang flamboyan. Namun mereka akan menemukan banyak versi keramik Barcelos Rooster atau ayam jantan dari Barcelos di toko suvenir di seluruh negeri.

Menurut legenda pada abad ke-15 Barcelos, seorang pria tidak bersalah yang melewati kota, dituduh melakukan kejahatan yang tidak terpecahkan. Ketika akan menjalani hukuman gantung, dia berkata bahwa seekor ayam jago mati yang hidup kembali akan membuktikan bahwa dia tidak bersalah.

Dan benar saja, sebelum dia digantung, seekor ayam jago mati bangkit dan berkokok. Sebagai ungkapan terima kasih karena sudah menyelamatkan hidupnya, pria itu kemudian membangun salib untuk menghormati Perawan Maria dan St. James, yang saat ini dikenal sebagai Salib Tuhan Ayam.

9. Panda (Tiongkok)

Panda

* sumber: www.travelandleisure.com

Panda raksasa hitam dan putih merupakan hewan nasional Tiongkok. Nomenklatur binomial untuk Panda Raksasa adalah Ailuropoda melanoleuca. Hingga tahun 1869 panda tidak dikenal di barat. Hewan yang tampak lucu ini merupakan bagian dari beberapa pertukaran budaya antara AS dan China.

Panda Raksasa, yang paling lucu dari semua panda, merupakan hewan nasional Tiongkok. Sekarang ini panda raksasa ditemukan hidup di beberapa pegunungan di Cina tengah, di Provinsi Shaanxi, Sichun, dan Gansu.

Dahulu panda pernah hidup di daerah dataran rendah. Namun karena penduduk, pembukaan hutan untuk pertanian, serta perkembangan besar lainnya mendorong Panda Raksasa ke daerah pegunungan saja.

Panda yang berada di bawah penangkaran menurut Global Conversation Report tahun 2007 di Tiongkok hanya berjumlah 249 ekor. Sementara di seluruh dunia hanya 27 ekor saja.

10. Kiwi (New Zealand)

Kiwi

* sumber: thetravellingcheetah.com

Ini bukan buah yang berdaging hijau. Kiwi yang dimaksud di sini adalah hewan nasional Selandia Baru yang hampir punah dan tidak bisa terbang. Burung langka ini dipuja penduduk Selandia Baru sebagai simbol satu-satunya satwa liar dan warisan penting negara itu.

Suku Maori asli, menurut Departemen Konservasi Selandia Baru, sangat menghormati kiwi, dan bahkan menenun kahukiwi yaitu jubah bulu kiwi untuk pejabat tinggi. Kiwi merupakan burung endemik Selandia Baru yang masuk dalam genus Apteryx dan famili Apterygidae.

Ukuran kiwi kira-kira sebesar ayam kampung. Sejauh ini kiwi termasuk dalam ratites, yaitu burung yang tidak bisa terbang, seperti halnya kasuari, burung unta, rheas dan emu.

Adaptasi unik kiwi lainnya, seperti bulu seperti kaki pendek dan gemuk, bulu yang seperti rambut, dan menggunakan lubang hidung di ujung paruh panjang untuk mendeteksi mangsa sebelum melihatnya. Semua itu telah membantu burung tersebut menjadi terkenal secara internasional.

Saking terkenalnya burung kiwi, nama ini digunakan sebagai panggilan sehari-hari untuk menyebut orang Selandia Baru. Jadi orang Selandia Baru biasa juga disebut sebagai kiwi.

Itulah deretan hewan nasional dari tiap negara. Ada yang merupakan hewan sungguhan, hewan yang sudah punah, ada juga yang berupa hewan mitologi. Menarik, ternyata unicorn dianggap sebagai hewan nasional oleh Skotlandia. Apakah kamu tahu macam-macam hewan nasional berbagai negara lainnya?

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram