Bacaterus / lagu / 10 Rekomendasi Lagu The Beatles yang Enak Didengar

10 Rekomendasi Lagu The Beatles yang Enak Didengar

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

The Beatles adalah salah satu band tersukses secara komersil dan paling populer yang ada di dunia. Mereka memberikan ide progresif terhadap perkembangan musik dari periode 60an sampai era modern.

Karya jenius mereka tidak lepas dari keempat personilnya yang berbakat, yakni John Lennon (gitar/vokal), Paul McCartney (bass/vokal), George Harrison (gitar/vokal) dan Ringo Starr (drum/vokal).

Pada akhir tahun 1962, The Beatles mendapatkan kesuksesan di Britania Raya dengan single pertamanya yang berjudul Love Me Do. Setelah single tersebut mendapatkan respon yang baik, mereka kemudian melakukan roadshow dengan mengadakan tur internasional sampai tahun 1966.

Band yang terbentuk di kota Liverpool ini sangat produktif dalam membuat album. The Beatles telah merilis tiga belas album dalam kurun waktu delapan tahun sejak mereka berdiri di tahun 1960 hingga pada akhirnya harus bubar di tahun 1970.

Beragam penghargaan telah mereka raih selama berkarir di industri musik. Salah satu yang bergengsi adalah tujuh kali mendapatkan Grammy Awards, dan 15 piala Ivor Novello Awards dari British Academy of Songwriters, Composers and Authors.

Dari sekian lagu The Beatles yang telah hits, Bacaterus akan memberikan rekomendasi sepuluh lagu mereka yang harus ada dalam playlist di gadgetmu. Penasaran apa saja yang akan dibahas? Mari kita simak sama-sama ulasannya di bawah ini.

1. I Want To Hold Your Hand

I Want To Hold Your Hand

* sumber: en.wikipedia.org

I Want To Hold Your Hand merupakan lagu yang ditulis oleh John Lennon dan Paul McCartney. Single tersebut masuk ke dalam album ke dua mereka yang berjudul With The Beatles!.

Untuk kawasan Britania Raya, lagu ini dirilis pada tanggal 29 November 1963. Satu bulan kemudian lagu tersebut mulai diedarkan di pasar musik Amerika Serikat dan berada di urutan ke-45 dalam Billboard Hot 100 pada Januari 1964.

Masuknya lagu I Want To Hold Your Hand ke Amerika dinilai sebagai langkah awal gerakan British Invasion yang dibawa oleh The Beatles ke industri musik di negara tersebut.

Lagu ini menjadi single terlaris mereka dengan penjualan lebih dari 12 juta copy di seluruh dunia. Pada tahun 2018, majalah Billboard menempatkan I Want To Hold Your Hand di urutan ke-48 sebagai hits terbesar sepanjang masa dalam Billboard Hot 100.

2. Yesterday

Yesterday

* sumber: id.wikipedia.org

Ringo Star, John Lennon dan George Harrison awalnya menolak meluncurkan Yesterday menjadi sebuah single di Inggris. Lagu ini kemudian berada di album kelima The Beatles yang berjudul Help! dan telah dirilis pada bulan Agustus 1965. Sampai pada akhirnya, lagu tersebut pun hanya diedarkan sebagai single di Amerika Serikat di bulan September pada tahun yang sama.

Lagu Yesterday ditulis dan dinyanyikan sendiri oleh Paul McCartney. Single melankolis ini bertutur tentang pecahnya suatu hubungan asmara dan dibawakan dengan nuansa balada gitar akustik.

Dalam acara BBC Radio 2 di tahun 1999, Yesterday terpilih sebagai lagu terbaik pada abab ke-20. Di tahun berikutnya, hits tersebut pun berhasil menjadi lagu pop nomor satu sepanjang masa di MTV dan majalah Rolling Stone.

3. In My Life

In My Life

* sumber: en.wikipedia.org

Tanggal 3 Desember 1965 merupakan waktu perilisan lagu ini dan masuk pada side two dalam album keenam The Beatles, Rubber Soul. In My Life masuk peringkat ke-23 The 500 Greatest Songs of All Time yang dibuat oleh majalah Rolling Stone sekaligus posisi ke-5 di daftar The Beatles 100 Greatest Songs.

Pada sebuah wawancara di tahun 1980, Lennon menyebut bahwa lirik lagu ini ia tulis untuk menceritakan tentang hidupnya sendiri. Menurut Lennon, single ini ia ciptakan saat seorang wartawan bernama Kenneth Allsop memberikan komentar kepadanya untuk membuat lagu tentang masa kecilnya.

Menanggapi hal itu, ia pun menulis sebuah lirik puisi tentang kenangan sewaktu kecil. Setelah ditulis, Lennon menganggap lirik tersebut membosankan dan menggarap kembali kata-katanya hingga menjadi versi final seperti sekarang ini.

4. And I Love Her

And I Love Her

* sumber: en.wikipedia.org

Paul McCartney menulis sebagian besar lirik di single And I Love Her. Lagu ini adalah track kelima dari album ketiga mereka yang bertajuk A Hard Day’s Night. Single ini dirilis pada tanggal 20 Juli 1964 bersama dengan lagu mereka lainnya yang berjudul If I Fell.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Playboy di tahun 1964, ia menyatakan bahwa lagu tersebut hanya lagu cinta dan tidak ditujukan untuk siapa pun. Walaupun kenyataannya saat ia menulis lagi itu, dirinya tengah menjalin asmara dengan seorang aktris cantik bernama Jane Asher.

Keduanya menjadi pasangan paling populer seantero Inggris dan selalu menjadi bahan perbincangan di media-media lokal. Akan tetapi, hubungan mereka harus berakhir di tahun 1986. McCartney kemudian menikahi Linda Eastman dan Jane Asher menjadi seorang penulis.

5. Here Comes The Sun

Here Comes The Sun

* sumber: www.amazon.com

Here Comes The Sun adalah lagu yang ditulis oleh George Harrison untuk album mereka, Abbey Road, yang dirilis tahun 1969. Harrison menulis lagu ini di rumah milik temannya yang juga seorang musisi, yakni Eric Clapton.

Single tersebut ia ciptakan sebagai tanggapan terhadap suasana hati muram yang menyelimuti seluruh personil The Beatles. Here Comes The Sun sendiri berada dalam side two di album kesebelas mereka, dan menjadi salah satu karya ciptaan terbaiknya untuk The Beatles selain lagu lainnya, yaitu Something.

Sebagai informasi, awal tahun 1969 merupakan saat-saat tersulit bagi Harrison. Ia ditangkap atas kepemilikan ganja, dan menjalani tonsilektomi (operasi pengangkatan amandel). Ia kemudian memutuskan untuk beristirahat sejenak dari aktivitasnya bersama The Beatles.

6. From Me To You

From Me To You

* sumber: en.wikipedia.org

Dirilis sebagai single ketiga The Beatles, From Me To You langsung menjadi hits yang bertengger di nomor pertama dalam daftar The UK Singles Chart. Akan tetapi di daftar tangga lagu Inggris lainnya, single tersebut berada di posisi kedua di bawah lagu The Beatles yang lain, Please Please Me.

John Lennon dan Paul McCartney mulai menulis From Me To You saat berada dalam bus menuju kota Shrewsbury dalam rangka tur The Beatles. Judul lagu tersebut terinspirasi dari nama rubrik surat kabar New Musical Express yang telah mereka baca, yaitu From You To Us.

Agar terdengar lebih akrab dengan para pengemar, mereka memodifikasi namanya menjadi judul lagu yang seperti sekarang ini. Pada tanggal 27 Mei 1963, lagu ini diedarkan di Amerika Serikat, namun sayangnya gagal membuat respon positif.

7. All My Loving

All My Loving

* sumber: en.wikipedia.org

Meskipun tidak dirilis sebagai single di Britania Raya dan Amerika Serikat, lagu ini tetap sukses karena banyak diputar di radio-radio. Hal itu kemudian mendorong perusahaan musik Inggris, EMI, untuk membuatkan All My Loving ke dalam bentuk EP (Extended Play) atau album pendek.

Selain lagu tersebut, di dalamnya terdapat tiga hits lainnya, yaitu Ask Me Why, Money (That’s What I Want) dan P.S I Love You. Saat pembuatan lagu ini, untuk pertama kalinya Paul McCartney menuliskan lirik terlebih dulu sebelum membuat konsep musiknya.

McCartney memulainya dengan sebuah puisi yang ia tulis di suatu pagi saat sedang memikirkan kekasihnya, Jane Asher. Pada malam harinya, ia lalu menciptakan konsep untuk musiknya. Single ini pun bertengger di nomor 45 dalam daftar US Billboard Hot 100 pada April 1964.

8. Yellow Submarine

Yellow Submarine

* sumber: www.amazon.com

Dua tahun setelah perilisannya, lagu Yellow Submarine menjadi nama judul untuk film animasi pada tahun 1968. Animasi tersebut diproduksi oleh sebuah perusahaan film yang berbasis di Amerika Serikat, yaitu United Artists Corporation (UA).

Single yang berada di album ketujuh The Beatles ini mendapatkan respon yang baik di Inggris Raya, namun kurang disambut dengan hangat saat beredar di industri musik Amerika. Yellow Submarine menjadi hits nomor pertama dalam tangga lagu di Inggris, dan berhasil bertahan selama empat minggu.

Track kelima dari album Revolver ini kemudian mendapatkan penghargaan The Ivor Novello Award atas pencapaian singlenya yang sukses di tahun 1966. Paul McCartney yang menulis lagu ini mengatakan bahwa Yellow Submarine adalah lagu yang menyenangkan untuk didengarkan anak-anak.

9. Ticket To Ride

Ticket To Ride

* sumber: www.amazon.com

Salah seorang penulis dan kritikus musik, Ian MacDonald, mengatakan jika single Ticket To Ride ini menjadi lagu yang luar biasa pada zamannya. Perkataannya memang bukan omong kosong belaka karena lagu ini terbukti menduduki puncak tangga lagu di Inggris, Irlandia, Kanada dan Australia.

Hits The Beatles ini dimasukan ke dalam album kelima mereka yang berjudul Help! dan dirilis pada tanggal 6 Agustus tahun 1965. Lagu Ticket To Ride menandai kedewasaan The Beatles dalam karya musiknya.

Di dalam lagu ini, mereka menggabungkan sound dan instrumentasi musik yang terdengar lebih keras dibandingkan dengan single-single mereka sebelumnya. John Lennon menulis sebagian besar lirik yang ada di single ini, sementara itu Paul McCartney memainkan posisi lead guitar untuk pertama kalinya dalam lagu ini.

10. A Day In The Life

A Day In The Life

* sumber: en.wikipedia.org

A Day in the Life adalah lagu terakhir yang ada di album kedelapan The Beatles yang berjudul Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band. Lagu ini ditulis oleh John Lennon dan Paul McCartney secara terpisah dengan lirik yang memiliki ceritanya masing-masing.

Lirik yang ditulis Lennon terinspirasi dari artikel-artikel koran yang dibacanya, sedangkan lirik yang ditulis oleh McCartney mengisahkan tentang kenangan masa mudanya.

Dua baris pertama di awal lirik lagu ini ditulis oleh Lennon yang terinspirasi dari berita kematian temannya, Tara Browne. Ia merupakan pewaris kekayaan Guinness yang mengalami kecelakaan mobil pada 18 Desember 1966.

Sementara itu, McCartney memberikan bagian tengah lagu ini dengan sentuhan harmoni piano, dan menuliskan lirik kehidupan remajanya seperti menaiki bus, merokok, dan pergi ke kelas.

Walaupun zaman telah berganti, karya-karya musik dari The Beatles bisa dikatakann tak lekang dimakan waktu. Dengan berkembangnya dunia internet, kamu akhirnya dapat menikmati semua diskografi album mereka di platform layanan musik digital yang kamu sukai. Selamat menjadi Beatlemania!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *