Bacaterus / Kupu-Kupu / 10 Kupu-Kupu Terbesar di Dunia yang Memiliki Warna Menawan

10 Kupu-Kupu Terbesar di Dunia yang Memiliki Warna Menawan

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kupu-kupu cantik warna warni yang sering kita lihat ternyata memiliki peran penting dalam kehidupan kita. Mereka membantu dalam penyerbukan dan sebagai pengendali hama yang alami. Selain itu keindahannya banyak menjadi inspirasi bagi banyak seniman.

Ada beberapa kupu-kupu yang memiliki ukuran yang sangat besar dan memiliki karakteristik yang unik. Ada juga yang merupakan satwa endemik dari Indonesia. Dan karena keunikannya, mereka pun menghadapi ancaman kepunahan jika habitatnya tidak terjaga. Kamu juga bisa membantu untuk menjaga kelestaraian mereka dengan mengetahui setiap jenis kupu-kupu yang dilindungi berikut ini.

1. Queen Alexandra’s Birdwing – Ornithopera Alexandrae

Queen Alexandra’s Birdwing – Ornithopera Alexandrae

Kupu-kupu Alexandra adalah jenis kupu-kupu terbesar di dunia dengan ukuran sayap hampir 28 cm, ukuran betinanya lebih besar dibandingkan dengan ukuran jantan. Kupu-kupu betina memiliki warna coklat dengan corak berwarna krem kecoklatan, sedangkan kupu-kupu jantan berwarna hitam dengan corak biru ke hijauan. Sayap kupu-kupu jantan lebih lancip sedangkan betina lebih bulat dan besar.

Pada tahun 1906 Kupu-kupu Alexandra ditemukan oleh Albert Meek seorang naturalist yang di pekerjakan oleh Walter Rothchild yang lalu menyematkan nama Alexander sebagi penghormatan kepada Ratu Demark Alexandra pada tahun 1907. Kupu-kupu ini ditemukan di Papua Nugini di Provinsi Oro.

Kupu-kupu Alexandra kini termasuk dalam daftar satwa yang terancam punah. Hal ini diakibatkan rusaknya habitat dan lingkungan tempat kupu-kupu ini tumbuh dan mengakibatkan kupu-kupu ini menjadi langka. Saat ini Kupu-kupu masuk dalam daftar Lampiran I di CITES (Convention on International Trade in Endagrered Species Of Wild Fauna and Flora), artinya dilarang diperjual belikan.

2. Goliath Birdwing – Ornithoptera Goliath

Goliath Birdwing – Ornithoptera Goliath

Kupu-kupu ini termasuk kupu-kupu terbesar ke dua setelah kupu-kupu Alexandra, memiliki panjang kisaran antara 27-28 cm. Kupu-kupu jantan memiliki warna hijau yang terang dan terdapat garis hitam yang memanjang secara diagonal, dan pada sayap bawahnya berwarana kuning dengan tepian berwarna hitam dan terdapat bintik berwarna hitam.

Ukuran kupu-kupu betina lebih besar dari yang jantan dan mememiliki warna dominan coklat dengan beberapa corak berwarna krem. Sedangkan untuk sayap bawahnya terdapat warna kuning dengan tepian hitam serta bintik-bintik hitam disepanjang sayap bawahnya. Kupu-kupu ini juga ternyata memiliki racun walau tidak dapat membunuh manusia.

Kupu-kupu goliath dapat kamu temui di daerah yang terpencil di Papua Nugini dan di Indonesia sendiri kamu dapat melihatnya di Papua dan juga di Pulau seram. Kupu-kupu yang terkenal karena ukuran dan warnanya ini termasuk ke dalam satwa yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia. Selain itu, kupu-kupu goliat masuk ke dalam Lampiran II CITES artinya boleh diperdagangkan tetapi harus ada ijin dahulu.

3. African Giant Swallowtail – Papilio Antimachus

African Giant Swallowtail – Papilio Antimachus

Kupu-kupu ini memiliki panjang dengan kisaran 18-23 cm, yang unik dari kupu-kupu africa ini adalah sayap atasnya yang panjang dan kecil. Kupu-kupu ini memiliki warna dominan kecoklatan serta terdapat corak berwarna oranye.

Pada bagian sayap bawah terapat warna oranye kecoklatan dengan tepian berwarna coklat dan terdapat bintik bintik berrwarna coklat kehitaman. Kupu-kupu ini merupakan kupu-kupu dari daerah Africa, kamu bisa mengamati kupu-kupu jenis ini dari Pantai Gading sampai dengan Sudan.

Kupu-kupu Afrika ini juga termasuk kupu-kupu yang beracun. Dalam tubuh mereka terdapat senyawa yang bernama glikosida yang cukup beracun yang membuatnya tidak memiliki predator di alam liar kecuali manusia.

Kupu-kupu jenis ini pun mengalami penurunan jumlah diakibatkan karena kerusukan dari habitat asli mereka di alam liar, selain itu perburuan para kolektor binatang yang memburu mereka karena keindahan sayap mereka. Seribu dolar yang setara dengan 13 juta rupiah  adalah harga satu spesimen kupu-kupu afrika yang telah terjual.

4. Buru Opalescent Birdwing – Troides Prattorum

Buru Opalescent Birdwing – Troides prattorum

Kupu-kupu jenis ini memiliki panjang sayap sekitar 20 cm, kupu-kupu betina ukurannya lebih besar dari pada yang jantan dengan warna coklat dan hitam, dengan corak kuning pada sayap bagian bawah.

Sedangkan kupu-kupu jantan memiliki sayap atas berwarna hitam dengan nadi berwarna putih, dan sayap bawah berwarna kuning yang dapat berubah warna menjadi biru kehijauan saat posisi miring.

Kupu-kupu ini merupakan satwa endemik dari Pulau Buru di Maluku, pertama kali dideskripsikan oleh Joicey dan talbot pada tahun 1922. Habitat dari kupu-kupu ini adalah daerah yang tinggi di sebelah barat dan pusat Pulau Buru. Kupu-kupu ini masuk dalam Lampiran II di CITES, dan termasuk satwa yang terancam punah.

5. Homerus Swallowtail – Papilio Homerus

Homerus Swallowtail – Papilio Homerus

Homerus adalah jenis kupu-kupu  adalah kupu-kupu endemik dari Jamaika. Kupu-kupu ini juga masuk dalam kategori  EN yaitu Endangered, artinya kupu-kupu ini terancam punah jika tidak mendapatkan perlindungan dari kerusakan habitatnya dan banyaknya yang mengkoleksi kupu-kupu ini dengan cara yang ilegal. Sehingga kini hewan ini mendapat perlindungan hukum secara nasional dan internasional.

Kupu-kupu Homerus memiliki warna coklat gelap dengan corak berwarna krem di kedua sayapnya, pada bagian bawah terdapat corak pita berwarna oranye dan terdapat bintik seperti serbuk berwarna biru. Kupu-kupu jantan dan betina memiliki pola yang sama, hanya saja ukuran betina lebih besar dari pada jantannya.

6. Rippon’s Birdwing – Troides Hypolitus

Rippon’s Birdwing – Troides Hypolitus

Kupu-kupu jenis ini memiliki bentangan sayap sekitar 18-20 cm. Adapun kupu-kupu betina memiliki sayap atas yang berwarna coklat gelap, terdapat warna putih pada tepian nadinya, dan sayap bagian bawah terdapat warna kuning dengan bintik-bintik berwarna hitam.

Kupu-kupu jantan memiliki warna hitam dan terdapat warna putih pada tepian nadinya, sayap bawah berwarna emas dengan bintik hitam. Kupu-kupu ini tersebar di kepulauan Maluku dan Sulawesi, meskipun tidak termasuk dalam satwa yang terancam punah, kupu-kupu ini tetap masuk dalam satwa yang dilindungi. Rippon’s birdwing masuk dalam Lampiran II di CITES.

7. Wallace’s golden birdwing – Ornithoptera Croesus Lydius

7. Wallace's golden birdwing - Ornithoptera Croesus Lydius

Ukuran bentang sayap dari kupu-kupu Wallace kisaran antara 17-20 cm, dan ukuran betina lebih besar dibandingkan jantan. Kupu-kupu betina memiliki warna coklat gelap dengan beberapa corak chevron berwarna putih, dan kuning pada bagian sayap luar dan dalam.

Sayap kupu-kupu jantan pada bagian luarnya terdapat warna kuning yang membagi sayap menjadi diagonal, dan pada sayap bawah terdapat warna kuning. Pada sayap bagian dalam terdapat corak chevron yang berwarna hijau dengan sedikit sapuan warna kuning. Kupu-kupu ini dapat kamu temukan di daerah Maluku sebelah selatan dan masuk kategori NT (Near Threatened). 

8. Palawan Birdwing – Trogonoptera Trojana

Palawan Birdwing – Trogonoptera Trojana

Kupu-kupu ini merupakan hewan endemik dari Kepualuan Palawan Philiphina. Kupu-kupu jenis ini memiliki bentangan sayap sekitar 18 – 19 cm. Kupu-kupu betinanya memiliki warna sayap coklat dan nadinya berwarna coklat tua dengan tepiannya berwarana putih. Sedangkan kupu-kupu jantan berwarna dominan hitam dengan corak garis berwarna hijau.

Kupu-kupu Palawan ini memiliki ilusi optik, warna pada sayapnya akan berubah saat kita melihatnya dalam posisi diagonal. Kupu-kupu jenis ini masuk dalam kategori Lampiran II di CITES artinya dapat diperjualbelikan dengan syarat bahwa mereka telah mendapatkan izin terlebih dahulu.

9. Chimaera Birdwing – Ornithopera Chimaera

Chimaera Birdwing – Ornithopera Chimaera

Kupu-kupu Chimaera memiliki bentangan sayap 16-18 cm, Kupu-kupu betina memiliki warna coklat gelap dengan corak putih, sedangkan pada bagian bawah terdapat warna putih dan kuning dengan bintik hitam ditengah-tengah warna putih dan kuning. Kupu-kupu jantan memiliki dua garis warna hijau, sayap bagian bawah berwarna kuning dan terdapat bintik hitam.

Kupu-kupu ini masuk dalam kategori LC (Least Concern), walaupun tidak terancam kepunahan, kupu-kupu ini masuk Lampiran II di CITES, artinya untuk membeli dan menjualnya diperlukan izin dari yang berwenang. Kupu-kupu ini bisa kamu temukan di daerah pegunungan di Papua Nugini.

10. Magellan Birdwing – Troides Magellanus

Magellan Birdwing – Troides Magellanus

Kupu-kupu Magellan memiliki bentangan sayap sekitar 16-18 cm, Kupu-kupu betina memiliki warna coklat gelap dan ukurannya lebih besar daripada jantan. Warna sayap kupu-kupu jantan adalah hitam dengan nadi memiliki warna putih pada tepiannya. Pada bagian bawah sayap terdapat warna kuning dengan nadi yang berwarna hitam.

Warna pada sayapnya yang berwarna kuning terdapat ilusi optik, yang dapat berubah warna menjadi hijau kebiruan. Kamu dapat mengamati kupu-kupu ini di negara Philipina dan Indonesia. Kupu-kupu termasuk satwa yang dilindungi dan  ini masuk dalam Lampiran II di CITES.

Sekarang kita tahu kupu-kupu mana saja yang masuk kedalam ancaman kepunahan. Kita bisa bisa membantu mereka dengan menjaga agar habitat mereka tidak rusak. Dengan itu kita akan tetap dapat menikmati keindahan mereka di tempat asalnya, agar keindahan mereka akan tetap menjadi inspirasi di masa-masa yang akan datang.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *