Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Desember 2018

Orang mungkin sudah sering melihat kucing Siam, Angora, Persia atau kucing Munchkin yang menggemaskan. Namun, tahukah kamu? Selain kucing-kucing yang umum dipelihara kebanyakan orang, masih ada kucing-kucing ras lain yang keberadaannya jarang terekpos sehingga tidak banyak orang yang tahu.

Pernahkah kamu mendengar nama Minskin, Sokoke, Burmilla, atau Kurilian Bobtail? Nama-nama tadi adalah nama ras kucing yang masih ada sampai sekarang namun jarang diketahui banyak orang. Kucing ini sama lucunya dengan kucing yang biasa dipelihara oleh orang-orang. Apakah kamu tahu ras apa saja yang termasuk ke dalam golongan kucing langka? Simak bahasan berikut ini.

9 Jenis Kucing Langka

1. Sokoke

* sumber: www.internokiworks.eu

Salah satu jenis kucing domestik yang langka di dunia adalah Sokoke. Nama sokoke berasal dari hutan hujan Arabuko Sokoke di negara Kenya. Hutan ini dekat ke daerah Mombasa. Kadzonzo adalah panggilan yang diberikan suku lokal di sana. Kadzonzo berarti “terlihat seperti kulit pohon”. Itu karena pola cincin yang khas di kedua sisi tubuh sokoke.

Sokoke juga berasal dari pembiakan alami. Kucing langka yang memiliki pola tabby yang unik ini telah berkembang secara alami dan sekarang pola di tubuhnya dilestarikan dengan campur tangan manusia. Satu dekade yang lalu mulai diadakan program pengembangbiakan sokoke yang menyeluruh karena kucing-kucing ini sekarang hampir punah di alam liar.

Ciri fisik kucing sokoke adalah kepalanya yang berbentuk baji yang terlihat lebih kecil jika dibandingkan dengan tubuhnya. Bagian atas kepalanya datar, tulang pipinya tinggi dan tegas. Tubuhnya atletis dan ramping. Kakinya panjang, kupingnya besar dan matanya berwarna antara hijau terang hingga kuning yang sesuai dengan warna bulunya. Ekornya menyempit ke ujung.

Bulunya pendek dan mudah dirawat dengan perawatan biasa. Ciri khasnya adalah pola bulu yang melintang berwarna gelap yang tampak di sekitar kaki dan ekornya. Sokoke juga kucing pemanjat yang hebat dan mampu memanjat hingga tempat yang paling tinggi dengan mudah.

Tabiat khas sokoke adalah setia juga cinta manusia. Mereka cocok dengan anak-anak dan hewan peliharaan lainnya jika dikenalkan secara perlahan. Sokoke adalah kucing yang sangat pintar dan hebatnya mereka bisa merasakan emosi pemiliknya. Ras kucing ini menuntut perhatian pemiliknya dan tidak suka ditinggal sendirian. Sokoke adalah hewan peliharaan yang menyenangkan.

2. Burmilla

* sumber: www.catswallpapers.net

Sebenarnya ras kucing burmilla muncul karena sebuah “kecelakaan”. Persilangan antara Burma dan Persia Chinchilla terjadi pada awal 1980-an di Inggris. Bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi? Walaupun terdengar aneh, kemunculan ras ini terjadi karena ulah seorang petugas kebersihan.

Si petugas meninggalkan pintu kamar tempat kedua ras kucing ini berada dalam keadaan terbuka. Mereka kebetulan sedang menunggu pasangannya. Alih-alih kawin dengan pasangannya, kedua kucing tersebut malah kawin dan lahirlah ras baru.

Ras burmilla adalah kucing dengan penampakan yang glamor. Warna bulunya perak mengilap dengan tanda yang menyerupai eyeliner di wajahnya yang manis dan ekspresif. Burmilla adalah hewan peliharaan keluarga yang ideal, manis, dan ramah. Meskipun senang bermain, mereka cukup mandiri.

Burmilla sangat jarang dijadikan peliharaan di Amerika Serikat tetapi telah sangat populer di Inggris Raya. Perlahan kucing ini mendapatkan banyak pengakuan karena kelucuan dan keanggunannya.

3. Peterbald

* sumber: www.petguide.com

Kamu pasti pernah kenal dengan kucing sphynx yang terlihat tak berbulu walaupun sebenarnya memiliki bulu yang sangat halus. Tapi, apakah kamu pernah mendengar ada jenis kucing yang mirip dengan sphynx? Ternyata ada kucing dengan penampilan fisik seperti sphynx. Perkenalkan Peterbald, kucing tak berbulu walau sebenarnya mereka memiliki bulu seperti bulu persik.

Kucing peterbald adalah kucing yang suka berpetualang dan mirip anjing dalam hal kesetiaan mereka kepada pemiliknya. Karena bulunya yang hampir tak nampak itu, mereka juga membutuhkan banyak perawatan kulit, seperti mandi yang teratur dan tabir surya saat cuaca yang lebih hangat.

Peterbald dikembangkan di Rusia pada tahun 1994. Peterbald kucing yang sangat manis dan menyenangkan. Mereka juga termasuk ras kucing cerdas dengan sifat ceria, penyayang, dan antusias untuk berkeliling. Tubuhnya tampak ramping dan anggun. Kucing super langka ini bisa didapati dalam berbagai warna dan tanda.

4. Minskin

* sumber: keywordsuggest.org

Minskin adalah kucing hasil persilangan antara sphynx dan munchkin. Sebagai hasil persilangan antara Sphynx dan Munchkin, Minskin memiliki gabungan dua ciri paling terkenal dari kedua keturunan tersebut, yaitu tak memiliki bulu dan bertubuh pendek.

Walaupun induk asalnya, munchkin dan sphynx sangat terkenal dan banyak dijumpai, tetapi hasil persilangannya masih sangat jarang. Si imut  yang tidak berambut ini dikenal ramah, atletis dan tentu saja, ukurannya kecil.

5. Ojos Azules

* sumber: www.pets4homes.co.uk

Ojos Azules diberi nama karena mata biru mereka yang khas, sama seperti arti namanya dalam bahasa Spanyol. Kucing ini yang ditemukan di New Mexico pada tahun 1984. Sebuah keluarga menemukan koloni kucing liar dengan mata biru yang tajam di New Mexico. Hampir satu dekade kemudian, hanya ada 10 ekor yang dapat dijumpai.

Saking sedikitnya jumlah ojos Azules, sampai-sampai para peternak kucing ini bekerja sama dengan para ahli genetik untuk mencari tahu apakah ras ini masih bisa dikembangbiakan. Populasi ras kucing ini sangat kecil sehingga tidak banyak sifat-sifat khas yang bisa menggambarkan kucing ini. Menurut para pemilik kucing ini, ojos azules adalah kucing yang ramah, aktif, dan penyayang.

6. Kurilian Bobtail

* sumber: www.vetstreet.com

Kurilian bobtail muncul secara alami, bukan hasil pengembangbiakan manusia. Kucing ini muncul sebagai mutasi spontan. Kurilian bobtail berasal dari Kepulauan Kuril, sebuah kepulauan yang terletak antara Jepang dan Rusia. Sayang, ras kucing ini tidak dikenali oleh Cat Fanciers’ Association.

Kucing ini ahli menangkap ikan dan pemburu handal. Meskipun demikian, mereka teman yang lembut untuk manusia dan dikenal memiliki kecerdasan tinggi. Kucing langka ini menyukai air, aktif, ramah, dan setia.

Menurut rumor, segerombolan kurilian bobtail bisa merobohkan beruang kecil. Meskipun masih jarang muncul di sebagian besar dunia, mereka adalah salah satu ras kucing paling populer di Rusia, sebagian Eropa, dan ditemukan di Amerika Serikat dalam jumlah yang sangat sedikit.

7. Napoleon

* sumber: icatcare.org

Seperti Jenderal Perancis terkenal, Napoleon Bonaparte, kucing ini dikenal karena pendek. Napoleon adalah sebuah kombinasi antara kucing Persia dan munchkin. Mereka berbulu lebat, kecil, dan sangat halus ketika disentuh. Kucing ini memiliki kepala yang bundar dan kaki pendek. Napoleon tidak memiliki hidung dan wajah datar meskipun kucing ini keturunan ras Persia.

Napoleon digambarkan sebagai kucing yang lembut, penuh kasih sayang, dan ramah. Ras ini tidak diakui oleh Cat Fanciers’ Federation (CFA). Fakta menarik: walaupun namanya diambil dari Jenderal Napoleon, tapi sesungguhnya sang jenderal tidak suka kucing.

8. Serengeti

* sumber: www.petguide.com

Serengeti baru muncul pada pertengahan 1990-an setelah proses persilangan antara Bengal dan Oriental Shorthair. Dengan bulunya yang berbintik-bintik ini dan tubuhnya panjang dan lincah, mereka dianggap menyerupai kucing liar Afrika, tapi sesungguhnya mereka tidak memiliki darah kucing tersebut. Program pengembangbiakan kucing ini perlahan mulai berkembang di seluruh dunia.

Meskipun kucing jenis ini masih sangat langka, mereka terus mendapatkan popularitas karena memiliki sifat waspada, ramah, dan menyenangkan. Meskipun awalnya Serengetis pemalu, mereka dapat dengan cepat membuka diri dan suka “membantu” sesamanya. Mereka juga sangat berenergi tinggi dan lincah, seperti halnya kucing Bengal, sehingga mereka membutuhkan banyak latihan.

9. German Rex

* sumber: www.vetstreet.com

Seperti namanya, kucing ini berasal dari Jerman dan dikembangbiakan di akhir tahun 1950-an. Kucing ini ditemukan oleh Dr Rose Scheuer-Karpin di sebuah taman di rumah sakit tempat dia bekerja di Buch yang sekarang dikenal dengan nama Pankow. Kemudian dia memutuskan menamainya Lämmchen miliknya “domba kecil” dalam bahasa Jerman, dan mulai membiakkannya.

Pada tahun 1970-an, German rex diambang kepunahan. Kemudian, kucing ini mengalami kebangkitan di negara asalnya Jerman dan negara-negara tetangga Eropa berkat jasa para pengembang biak. Seperti saudaranya, Cornish Rex, kucing ini cerdas dan suka bermain.

Leher German rex berukuran rata-rata, berotot, dan lentur. Kaki mereka berukuran sedang, kuat dan kokoh, dengan telapak kaki yang bulat. Ekornya memiliki panjang yang sedang, berbulu tebal dengan ujung bulat dan berbulu. Wajahnya cukup bulat dengan pipi penuh; dahi dan tengkorak sedikit membulat. Hidung mereka lurus dan berukuran sedang.

German rex adalah kucing yang sabar. Mereka terkenal karena mudah bergaul dan beradaptasi terhadap lingkungan mereka dengan baik, senang berteman dengan hewan lain. Kucing ini menikmati berburu tikus dan hama lainnya. Mereka juga dikenal untuk menjadi sangat terikat dengan pemiliknya.

Berdasarkan penjelasan tadi, jelas sudah mengapa kucing-kucing ini masuk ke dalam kategori kucing langka, seperti jumlahnya yang sedikit dan sulitnya pengembangbiakan mereka. Apakah kamu tahu jenis kucing lain yang juga dianggap langka?