Bacaterus / Komik / 8 Komik Tentang Detektif dengan Kasus Terbaik Sepanjang Masa

8 Komik Tentang Detektif dengan Kasus Terbaik Sepanjang Masa

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 April 2020

Manga atau komik Jepang seringkali dianggap sebagai bacaan anak-anak, karena gambarnya yang terkesan kekanak-kanakan. Padahal, banyak manga yang bertema dewasa dengan cerita yang berat, sulit dicerna dan tidak cocok untuk dibaca oleh anak-anak.

Salah satunya adalah manga bergenre misteri, seperti hantu dan monster yang gambarnya mengerikan, atau manga misteri yang membawa unsur psikologis, detektif dan pembunuhan.

Dari manga yang mengadaptasi cerita novel Sherlock Holmes sampai manga detektif dengan ide cerita yang original, komik-komik detektif asal Jepang memang patut diperhitungkan. Pasalnya, ceritanya tidak terbatas hanya di seputar pembunuhan maupun pencurian, lho.

Nah, kali ini, Bacaterus akan mengulas 8 komik detektif terbaik yang mampu membuat Anda terus penasaran. Di antara komik-komik ini, beberapa merupakan komik lama dengan cerita yang tidak kalah seru dengan komik-komik yang belum lama dirilis. Yuk, simak ada komik detektif apa saja!

1. Detective Conan

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Siapa yang tidak tahu “Detective Conan”? Manga yang rilis sejak tahun 1994 ini merupakan manga misteri terpopuler hingga sekarang. Selain movie-nya yang dirilis setiap tahun, ada banyak parodi tentang manga dan anime “Detective Conan” di manga dan anime lain, saking ikoniknya manga ini.

Komik ini bercerita tentang Conan Edogawa yang sebetulnya memiliki nama Shinichi Kudo. Ialah detektif SMA terkenal yang sering membantu kepolisian memecahkan kasus-kasus sulit.

Suatu hari, saat sedang ke taman bermain bersama sahabat kecilnya, Ran Mouri, Shinichi tidak sengaja melihat kelakuan orang mencurigakan. Saat diam-diam membuntuti mereka, salah satu dari kawanan penjahat tersebut memukul kepala Shinichi lalu memberi minuman berisi racun kepadanya yang membuat tubuhnya mengecil.

Untuk menyamarkan identitasnya (karena Shinichi diharapkan mati akibat racun tersebut), Shinichi pun hidup sebagai Conan Edogawa. Dengan tubuh dan nama Conan, Shinichi menjalani hari-harinya sebagaimana anak usia tujuh tahun. Kembali menjadi anak SD tentunya tidak semudah yang dibayangkan.

Conan masih sering membantu kepolisian dan ayah Ran, Kogoro Mouri, dalam memecahkan beragam kasus sambil mencari keberadaan Organisasi Jubah Hitam yang memaksanya untuk minum racun serta mencari obat penawarnya. Tapi, karena tubuhnya mungil dia membutuhkan bantuan dari Profesor Agasa, sahabatnya.

“Detective Conan” adalah komik yang seru. Beberapa episodenya mungkin menambah wawasan kita mengenai obat-obatan dan trik-trik yang digunakan oleh para kriminal.

Namun, bagi Anda yang tidak menyukai cerita yang jungkir balik, mungkin ini bukan komik yang tepat untuk Anda. Soalnya, selain berbelit-belit, “Detective Conan” terkenal memiliki alur yang sangat panjang dan cukup membosankan karena sampai sekarang Conan belum berhasil memecahkan masalah intinya, yaitu Organisasi Jubah Hitam.

Nilai plusnya, style gambar dan cerita “Detective Conan” mengikuti zaman. Baik dari segi manga maupun movie-nya, teknologi dan teknik gambarnya setiap tahun semakin mulus saja. Karena jalan ceritanya yang juga menyesuaikan tren, tidak heran jika “Detective Conan” mampu bertahan hingga lebih dari dua dekade.

2. Death Note

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Anda penggemar cerita misteri yang anti mainstream dengan ide yang original? “Death Note” adalah jawabannya. Berbeda dengan komik di atas, “Death Note” merupakan anime yang cukup singkat, padat dan tetap menghibur dengan unsur misteri, teka-teki, serta strateginya.

“Death Note” diawali dengan kisah anak SMA bernama Light Yagami yang mulai bosan dengan kehidupannya. Light Yagami merupakan anak SMA teladan, tampan, berkarisma, cerdas dan jenius. Namun, ia merasa kehidupannya biasa-biasa saja dan membosankan, sampai ia menemukan sebuah buku bertuliskan Death Note.

Death Note adalah buku catatan kematian milik malaikat pencabut nyawa (atau dalam istilah Jepangnya ‘shinigami’) bernama Ryuk. Sama bosannya seperti Light, Ryuk iseng menjatuhkan buku catatan kematiannya dan penasaran bagaimana jika buku tersebut digunakan oleh manusia. Buku Death Note memiliki kemampuan supernatural yang mampu membunuh siapapun yang namanya ditulis di buku itu.

Manga ini bercerita seputar cara Light menggunakan buku tersebut untuk membunuh para penjahat dan orang-orang yang tidak sependapat dengan konsep keadilan yang ia miliki. Ibarat Tuhan, Light berusaha menegakkan ‘keadilan’ versinya sendiri dengan kekuatan Death Note.

Manga ini tidak semisterius kisah-kisah detektif sejenis Sherlock Holmes yang menceritakan tentang pembunuhan atau pencurian, namun lebih ke strategi mengungkap siapa sebenarnya ‘Tuhan Dunia Baru” yang membunuh para penjahat serta usaha untuk menangkapnya. Karena pada dasarnya, para pembaca sudah tahu siapa pelakunya.

3. Detektif Kindaichi

* sumber: id.carousell.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

“Detektif Kindaichi” merupakan salah satu komik misteri yang tergolong senior. Terbit sejak 1984 hingga tahun 2000, tidak heran jika art style pada komik ini masih menggunakan gaya lama alias gaya tahun 90-an.

Berbeda dengan tokoh utama di banyak komik detektif yang biasanya merupakan seorang yang jenius dan kutu buku, Hajime Kindaichi merupakan siswa SMA yang pemalas, dianggap bodoh dan kurang sopan.

Namun, di balik sifat malasnya, Kindaichi mampu memecahkan kasus-kasus sulit. Sedikit banyak, kemampuan Hajime mirip dengan kakeknya yang merupakan detektif terkenal.

Meski memiliki gaya gambar yang tergolong jadul, kualitas cerita di setiap kasus komik “Detektif Kindaichi” terbilang bagus. Berbeda dengan “Detective Conan” yang biasanya selesai dengan satu dua chapter, kasus di komik ini lebih panjang, lebih sadis dan lebih rumit.

Motif pembunuhan pada setiap chapter-nya terbilang cukup manusiawi dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sehingga, kita yang orang awam pun bisa relate.

Bagi Anda yang menginginkan cerita misteri dengan nuansa klasik dan tingkat kerumitan yang lebih tinggi, “Detektif Kindaichi” merupakan pilihan komik yang tepat. Sedang malas membaca? “Detektif Kindaichi” versi anime dan movie-nya juga sudah rilis, kok!

4. Detective School Q

Cek Harga di Shopee

“Detective School Q” merupakan salah satu manga lama juga. Karena tergolong jadoel, gaya gambarnya tidak jauh berbeda dengan komik “Detektif Kindaichi”.

Manga ini diawali dengan cerita Kyu Renjo yang bercita-cita menjadi detektif sekeren seorang paman yang dulu menyelamatkannya dari penculikan ketika ia masih kecil. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Kyu masuk ke sekolah detektif terkenal yang bernama DDS alias Dan Detective School.

Sesampainya di DDS, Kyu masuk ke kelas Q dan bertemu dengan teman-teman yang sama-sama ingin menjadi detektif. Setiap teman-teman Kyu memiliki kemampuan spesialnya masing-masing. Ada yang pandai di bidang teknologi, bela diri, memiliki ingatan fotografi, serta ada yang memiliki kemampuan analisis yang hebat.

Kasus-kasus di DDS tergolong apik dan menarik, seperti misteri bangunan sekolah DDS sendiri maupun kisah-kisah di sekitar mereka. Trik yang dipakai di komik ini cukup rumit, namun Kyu dan teman-temannya berhasil memecahkan satu demi satu kasus-kasus tersebut.

5. Q.E.D.

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Komik detektif yang satu ini merupakan singkatan dari istilah latin Quot Erat Demonstrandum yang berarti ‘yang sudah terbukti’. Terbit sejak tahun 1997, “Q.E.D” mengedepankan kasus-kasus yang berbau matematika, baik dari rumus matematika simpel sampai yang rumit.

Tokoh detektif di sini bernama So Toma. Ia merupakan pemuda jenius lulusan matematika MIT yang akhirnya pindah ke sekolah SMA biasa di Jepang.

Kejeniusannya membuat So Toma seringkali dimintai bantuan untuk memecahkan kasus dari kepolisian maupun permintaan teman-teman kuliahnya di luar negeri. Kasus dalam komik “Q.E.D” terbilang cukup luas. Selain pencurian dan pembunuhan, kadang kasusnya juga berlatar kebijakan politik maupun hukum di negara selain Jepang. Tapi, kebanyakan kasusnya memang bertema matematika.

Biasanya kita hanya memakai matematika untuk hitung-menghitung, bukan? Sedangkan, komik ini menjelaskan kegunaan dari rumus matematika dalam memecahkan kasus. Menarik sekali, ya? So Toma juga memiliki karakter yang berbeda dengan Shinichi Kudo, Hajime Kindaichi, atau Kyu Renjo.

Jika Shinichi Kudo dan Kyu Renjo adalah karakter yang akan mencegah pelaku jika mereka berusaha untuk bunuh diri, So Toma agak sedikit tidak peduli terhadap hal tersebut. So Toma juga berbeda dengan Hajime Kindaichi yang diceritakan tidak sopan dan pemalas. Jadi, bisa dibilang So Toma adalah karakter yang orisinil dan berbeda dari komik-komik detektif kebanyakan.

6. Monster

Cek Harga di Shopee

“Monster” manga terbit antara tahun 1995 hingga 2001. Di Indonesia, “Monster” dirilis oleh M&C Comics. Bagi Anda yang tertarik pada genre berbau dewasa, sedikit drama, serta ada bumbu-bumbu kejiwaan, komik ini cocok untuk mengisi waktu luang Anda.

Bercerita tentang Dr. Kenzo Tenma, seorang ahli bedah otak yang mengejar seorang psikopat bernama Johan. Cerita ini berlatar di negara-negara Eropa, dari kota-kota di Jerman, Polandia, Budapest, hingga Republik Ceko.

Sebelumnya, Dr. Kenzo Tenma dihadapkan pada dua pilihan sulit: mengoperasi seorang politikus atau mengoperasi seorang anak kecil yang sedang sekarat. Dilatarbelakangi oleh perasaan bersalah akibat operasi sebelumnya, Dr. Kenzo mengabaikan perintah atasannya yang meminta agar sang politikus diselamatkan dan memilih untuk mengoperasi anak-anak tersebut.

Pilihan tersebut membuat Dr. Tenma kehilangan status sosial dan juga tunangannya. Tidak lama setelah itu, pembunuhan demi pembunuhan terjadi di sekitar Dr. Tenma. Mereka yang terbunuh merupakan orang-orang yang tidak sependapat dengan Dr. Tenma. Dokter tersebut akhirnya dicurigai sebagai pembunuh, namun tidak ada bukti yang mengarah kepadanya. Akhirnya, kasus pun ditutup.

Dr. Tenma malah curiga pada anak yang ia selamatkan karena anak tersebut melarikan diri dari rumah sakit bersama saudara kembarnya. Dr. Tenma yang seorang dokter pun kali ini terpaksa menjadi detektif untuk mencari keberadaan anak tersebut. Cerita komik ini cukup seru dan menantang. Selain kecurigaan bahwa anak tersebut merupakan ‘monster’-nya, ada banyak misteri lainnya yang menegangkan.

Lebih dari sekedar misteri mengenai pembunuhan, kisah ini berusaha mengungkapkan hal-hal tabu seputar eksperimen yang dijalankan pemerintah saat perang dingin juga. Komik ini membawa tema yang dewasa, selain isu politik, ada juga adegan kekerasan, konflik psikologis, serta beberapa adegan dewasa. Karena hal-hal tersebut, komik ini tidak boleh dibaca oleh anak-anak di bawah umur.

7. MPD Psycho

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Komik detektif berjudul “MPD Psycho” ini sama dengan komik “Monster” yang sudah dibahas di atas. Kesamaannya? Kedua komik ini sama-sama bukan bacaan anak kecil. “MPD Psycho” membawa tema pembunuhan yang lebih sadis seperti mutilasi, misalnya. Makanya, jangan sampai komik ini jatuh ke tangan anak di bawah umur.

Menceritakan tentang Yosuke Kobayashi, seorang detektif yang mengejar pembunuh berantai yang senang memutilasi korbannya. Pembunuh ini kemudian menjadikan pacar Yosuke sebagai korbannya. Pacarnya dimutilasi dalam keadaan masih hidup. Yosuke mengejar pelaku dan membunuhnya. Peristiwa ini merubah kepribadian Yosuke menjadi detektif berkepribadian ganda.

Setelah masuk penjara akibat menghabisi nyawa pembunuh berantai tersebut, Yosuke dibebaskan dan bekerja sebagai detektif di kantor agensi detektif milik Machi Isono. Selama menjadi detektif di agensi inilah terkuak misteri dibalik kepribadian-kepribadian Yosuke, dan ternyata bukan hanya Yosuke yang memiliki kepribadian-kepribadian tersebut.

Penggemar thriller dan kriminal yang berkaitan dengan psikologi pasti akan menyukai komik ini. Selain mengungkap pembunuhan, komik ini juga membicarakan politik.

8. The Great Detective Kiyoshiro Yumemizo

Cek Harga di Shopee

Setelah membicarakan komik-komik dengan tokoh-tokoh berkarakter serius, saatnya beralih ke tokoh utama yang sedikit nyentrik. Tokoh di komik ini sama dengan judulnya, bernama Kiyoshiro Yumemizu.

Jadi, Kiyoshiro dulunya merupakan dosen di bidang ilmu logika. Tampak luar, ia seperti orang aneh. Belum lagi personalitinya yang mendukung dia sebagai ‘orang aneh’, karena ia orangnya pelupa, keras soal makanan dan pemalas.

Ya, Kiyoshiro hobi bermalas-malasan sambil membaca buku. Kadang, saking malasnya, ia bisa kelaparan dan tertidur di bawah tumpukan buku. Tapi, biarpun tampak aneh dan malas, Kiyoshiro merupakan detektif jenius, loh. Ia bisa menebak bahwa tetangganya memiliki tiga orang anak kembar, ketika tidak ada seorang pun yang bisa menebak hal itu dengan benar.

Kasus-kasus di komik ini juga tidak seberat kasus-kasus bertema pembunuhan apalagi sampai mutilasi. Setiap kasusnya dipecahkan dengan cara yang cukup fun, sehingga komik ini cukup cocok untuk dibaca anak-anak. Karakter Kiyoshiro yang malas dan suka makan menambah keceriaan komik ini.

Ya, itulah beberapa komik bertema detektif dari Bacaterus. Komik detektif memang menyajikan petualangan seru dan konflik cerita yang menarik, sehingga memancing rasa penasaran pembacanya. Komik bergenre ini cocok untuk mengisi waktu senggang.

Beberapa komik juga menyajikan penggambaran tempat yang belum pernah kita kunjungi dan sejarah lama, sehingga bisa sekaligus memberi kita wawasan-wawasan baru. Hmm, jadi, komik detektif mana yang menjadi favorit Anda?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *