bacaterus web banner retina
Cari kata/istilah

Kepet

Secara harfiah, "kepet" merujuk pada sisa tahi yang menempel pada anus setelah buang air besar. Ini terjadi ketika seseorang belum atau tidak membersihkan diri (cebok) dengan benar setelah buang air besar. Dalam bahasa sehari-hari, kondisi ini bisa dijadikan bahan olok-olok atau candaan di antara teman-teman.

Namun, istilah "kepet" juga bisa digunakan dalam konteks yang lebih umum untuk menggambarkan seseorang yang belum mandi. Dalam hal ini, "kepet" menggambarkan kondisi kebersihan yang kurang, baik karena belum sempat atau tidak ada kesempatan untuk mandi.

Asal Muasal Istilah Kepet

Asal usul pasti dari kata "kepet" dalam bahasa gaul tidak diketahui secara jelas, namun penggunaan istilah ini berkembang dari lingkungan sehari-hari, khususnya di antara anak muda yang sering kali menggunakan humor kasar atau ejekan ringan dalam interaksi sosial mereka.

Pada awalnya, "kepet" mungkin digunakan dalam lingkup yang sangat terbatas sebagai ejekan terhadap seseorang yang tidak menjaga kebersihan diri dengan baik.

Seiring waktu, penggunaan kata ini meluas dan menjadi bagian dari bahasa gaul yang lebih umum, dengan makna yang sedikit meluas mencakup kondisi seseorang yang belum mandi atau belum membersihkan diri dengan benar.

Contoh Penggunaan Istilah Kepet

Berikut adalah contoh penggunaan isitlah “kepet” dalam tweet di media sosial X/Twitter:

Contoh 1:

Contoh 2:

cross