Bacaterus / Kelelawar / 10 Kelelawar Terbesar di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia

10 Kelelawar Terbesar di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kelelawar adalah hewan yang mungkin akan mengingatkanmu pada seramnya makhluk yang sering disebut dengan vampir atau pahlawan super. Padahal sesungguhnya mereka tak seseram yang mungkin kamu bayangkan. Jika ingin lebih tahu, kamu dapat membaca ulasan berikut tentang beberapa kelelawar yang ukurannya sangat besar dari kelelawar biasa.

1. Kelelawar Mahkota Emas – Acerodon jubatus

Kelelawar Mahkota Emas

* sumber: studiamirabilium.com

Kelelawar mahkota emas dikenal juga dengan nama giant golden-crowned flying fox. Hewan ini merupakan hewan endemik dari negara Filipina. Mereka biasa mendiami pohon yang keras, di lereng terjal, ataupun tepi tebing. Selain itu, mereka juga berdiam di rumpun bambu, bakau dan daerah rawa.

Nama mahkota emas disematkan karena karakteristik fisik dari kelelawar yang memiliki warna keemasan pada daerah bagian kepala. Sedangkan warna utama dari bulu mereka adalah hitam atau juga coklat gelap dengan semburat warna merah. Berat tubuhnya 1,4 kg, dan panjang sayapnya 1,7 m.

Kelelawar ini merupakan jenis kelelawar yang memakan buah, terutama buah ara karena dalam kotorannya terdapat banyak biji buah ara. Selain itu juga mereka biasa mengkonsumsi perasan air yang berasal dari dedaunan, seberapa banyak yang dimakannya belum diketahui.

2. Kelelawar India – Pteropus medius

Kelelawar India

* sumber: www.robertharding.com

Kelelawar India ini merupakan kelelawar pemakan buah-buahan, yang mendiami di beberapa negara di sekitaran India. Mereka lebih banyak mendiami tempat terbuka, di pohon-pohon yang tinggi, dan dekat dengan aliran air. Mereka juga mendiami tempat seperti daerah pemukiman dan pertanian.

Mereka juga dapat dikategorikan sebagai kelelawar dengan ukuran yang besar di dunia. Mereka memiliki bobot tubuh sekitar 1,6 kg, dengan rentangan sayap sekitar 1,2 – 1,5 meter. Tubuhnya memiliki warna kuning kecoklatan dengan sayapnya yang berwarna hitam.

Kelelawar ini biasa memakan buah-buahan matang seperti mangga atau pisang. Kelelawar ini dipercaya mampu mentransmisikan virus ke manusia. Terkadang hewan ini juga dianggap sebagai hama. Tetapi mereka memiliki manfaat besar terutama pada penyerbukan dan penyebaran benih tumbuhan.

3. Kelelawar Buah Livingstone – Pteropus livingstonii

Kelelawar Buah Livingstone

* sumber: www.flickr.com

Kelelawar buah Livingstone dikenal juga dengan nama kelelawar hitam Komoro. Kelelawar ini mendiami dua pulau di Komoro, yaitu Pulau Anjouan dan juga Moheli. Kelelawar Komoro ini banyak mendiami daerah hutan di pegunungan yang masih lebat dan juga lembah-lembah yang curam.

Komoro memiliki bulu yang berwarna hitam, dan terdapat warna kuning keemasan pada bagian pantat, sayap dan juga perutnya. Telinga kelelawar ini berbentuk bulat, seperti kebanyakan kelelawar buah. Bobot tubuh mereka sekitar 500 – 800 gram dan panjang tubuhnya sekitar 30 cm.

Kelelawar ini merupakan jenis kelelawar yang memakan buah-buahan. Di saat musim kemarau mereka menjadi sangat selektif dalam memilih pohon, pohon yang mereka pilih biasanya pohon ara dengan daun raksasa. Tetapi disaat musim hujan mereka akan memiliki beragam buah untuk dimakan.

4. Kelelawar Buah Sulawesi – Aceredon celebensis

Kelelawar Buah Sulawesi

* sumber: www.mongabay.co.id

Kelelawar buah Sulawesi merupakan hewan endemik dari Indonesia, tepatnya dari Buton di Sulawesi, dan juga beberapa pulau yang ada di Indonesia. Kelelawar ini banyak mendiami daerah dataran rendah di daerah hutan bakau. Mereka sangat mudah sekali terganggu dengan keberadaan manusia.

Kelelawar dari daerah Sulawesi ini memiliki warna kuning keemasan, hanya memakan kelapa dan juga buah sukun. Mereka berperan penting bagi ekosistem di dilingkungannya. Mereka membantu penyerbukan dengan membawa serbuk sari di bulunya, dan juga menebar benih dari kotorannya.

Spesies ini juga merupakan hewan yang rentan dalam kepunahan. Hal itu karena perburuan yang dilakukan manusia untuk dijadikan santapan. Selain itu karena tempat yang mereka diami juga selalu banyak dieksploitasi. Saat ini di Sulawesi Utara kelelawar ini telah mengalami kepunahan.

5. Kelelawar Rubah Terbang Insular – Pteropus tonganus

Kelelawar Rubah Terbang Insular

* sumber: en.wikipedia.org

Kelelawar ini banyak tersebar luas terutama di daerah Pasifik, seperti Kepulauan Solomon, Tonga, Vanuatu, Cook, Kaledonia Baru, Papua Nugini, dan juga Samoa. Mereka mendiami berbagai jenis habitat dari hutan di pegunungan, dataran rendah, selain daerah pertanian dan pemukiman.

Binatang ini memiliki bulu berwarna perpaduan antara kuning dan oranye, dengan punggung berwarna hitam. Sedangkan sayapnya warnanya kecoklatan dan jika dilihat dari bawah seperti tembus pandang. Kelelawar ini memiliki ukuran berat sekitar 565 gram dengan panjang sekitar 231 mm.

Hewan ini dapat hidup hingga 31 tahun jika hidup dalam penangkaran. Makanan yang mereka biasa makan adalah buah-buahan, nektar, pollen, dan bunga. Kelelawar ini akan memakan buah yang telah benar-benar matang dan hanya mengambil sarinya saja tidak dengan ampasnya.

6. Kelelawar Buah Mariana – Pteropus mariannus

Kelelawar Buah Mariana

* sumber: www.flickr.com

Kelelawar Mariana dapat kamu temukan di daerah kepulauan Pasifik, berawal dari Kepulauan Ryukyu Jepang, di sebelah utara hingga selatan di Guam. Kepulauan Mariana, Mikronesia, dan Guam adalah habitat dari kelelawar ini. Kamu dapat melihatnya di hutan dan juga di pepohonan kelapa.

Kelelawar ini memiliki bobot sekitar 300 – 577 gram, bentangan sayapnya bisa mencapai 860 hingga 1065 mm. Mereka memiliki bulu berwarna hitam kecoklatan hampir di seluruh tubuhnya. Pada bagian lehernya kamu akan melihat warna kuning yang bergradasi ke coklat keemasan.

Kelelawar ini merupakan jenis kelelawar pemakan buah-buahan. Tetapi selain memakan buah mereka juga terkadang memakan bunga ataupun dedaunan. Makanan favorit dari kelelawar mariana adalah buah sukun, ara dan juga buah pepaya. Terkadang mereka juga memakan buah kelapa.

7. Kelelawar Buah Warna Jerami – Eidolon helvum

Kelawar Buah Warna Jerami

* sumber: www.flickr.com

Kelelawar eidolon merupakan jenis kelelawar buah Afrika yang penyebarannya sangat luas. Mereka biasa mendiami daerah hutan dan juga sabana yang terdapat di sebagian besar daerah sub sahara Afrika. Selain Afrika mereka juga terdapat di Semenanjung Arab barat daya.

Kelelawar eidolon tak sepenuhnya berwarna seperti jerami. Warna tubuh dari kelelawar ini sebagian besar berwarna abu-abu kecoklatan dengan warna kuning mencolok pada bagian lehernya. Kelelawar ini memiliki bobot tubuh sekitar 230 – 350 gram, dan bentang sayapnya 762 mm.

Eidolon merupakan kelelawar yang memakan buah, dan mereka dapat memakan buah saat mereka bergelantungan. Makanan tersebut hanya akan diambil sari jusnya saja sedangkan ampasnya akan mereka buang. Buah yang dimakannya adalah mangga, apel, markisa, pir, alpukat, dan yang lainnya.

8. Kelelawar Rubah Lyle – Pteropus lylei

Kelelawar Rubah Lyle

* sumber: www.zoochat.com

Kelelawar lyle adalah kelelawar yang dapat kamu temukan di Thailand, Vietnam, Kamboja. Selain itu mereka juga terdeteksi berada di daerah Yunan Tiongkok. Mereka merupakan kelelawar yang senang mendiami dan bertengger di hutan tropis, hutan sub tropis, dan juga hutan bakau.

Kelelawar ini memiliki bobot tubuh rata-rata sekitar 480 gram. Kelelawar lyle memiliki wajah seperti rubah, memiliki moncong yang panjang, telinga yang besar, dan mata yang besar. Kelelawar ini memiliki bulu kepala dan tubuh yang kecoklatan, sedangkan pada bagian leher berwarna kuning keemasan.

Hewan ini mengalami penurunan populasi karena perburuan. Kelelawar ini diburu karena mereka memakan buah-buah yang ada di kebun para petani. Makanan yang biasa mereka santap adalah mangga, sawo, buah naga, dan yang lainnya. Mereka mengambil sari buah dan membuang ampasnya.

9. Kelelawar Fiji Berwajah Monyet – Mirimiri acrodonta

Kelelawar Fiji Berwajah Monyet

* sumber: naturefiji.org

Kelelawar Fiji ini merupakan hewan endemik dari daerah Fiji, dan merupakan satu satunya hewan mamalia endemik dari Fiji. Kelelawar ini dapat kamu temukan di pulau ketiga terbesar di Fiji, yaitu Taveuni. Mereka mendiami sebuah tempat yang terbatas yaitu puncak Des Voeux di Pulau Taveuni.

Hewan yang memiliki bulu dengan warna coklat karat yang tebal, sehingga telinga terkadang tersembunyi. Matanya mereka berwarna oranye, sehingga kamu dapat membedakan kelelawar Fiji ini kelelawar Fiji yang lain. Beratnya sekitar 222-326 gram, dengan panjang lengan sekitar 120 mm.

Binatang yang berasal dari Fiji ini masuk dalam kategori hewan yang terancam punah. Kelelawar ini terancam punah karena kehilangan habitat alaminya. Polusi, pertanian, urbanisasi, cuaca ekstrim adalah yang menyebabkan menyusutnya hutan tempat mereka tinggal.

10. Kelelawar Buah Walberg – Epomophorus wahlbergi

Kelawar Buah Walberg

* sumber: www.flickr.com

Kelelawar wahlberg merupakan jenis kelelawar yang yang banyak terdapat di daerah Afrika Selatan, terutama di daerah sabana, semak belukar, dan juga di tepi hutan. Pada siang hari kelelawar ini biasanya tinggal di pohon dengan dedaunan yang besar, tetapi biasanya bertengger.

Hewan ini memiliki warna kecoklatan dengan bagian berwarna putih bagian kepalanya. Bobot tubuhnya sekitar 40 – 120 gram, dengan panjang tubuhnya sekitar 125 mm – 250 mm. Mereka memiliki karakteristik wajah yang menyerupai anjing. Mereka senang mengkonsumsi buah-buahan.

Binatang pemakan buah ini memiliki pola yang hampir sama dalam memakan buah-buahan. Kelelawar ini mengambil semua sari buahnya, lalu membuang ampasnya dan juga biji-bijian. Mereka dapat memakan buah-buahan pada saat mereka sedang bergelantungan.

Nah, itulah beberapa kelelawar yang terbilang memiliki ukuran yang cukup besar. Sekarang kamu tahu kalau kelelawar tidak semenyeramkan yang kamu bayangkan. Kebanyakan dari kelelawar itu merupakan pemakan buah-buahan, sehingga dapat membantu dalam menyebarkan benih dari biji bijian dan juga penyerbukan, walaupun terkadang dianggap sebagai hama oleh petani.

Jika rumahmu sering dimasuki oleh kelelawar, kamu mungkin perlu membaca artikel ini: 10 Cara Mengusir Kelelawar dari Rumah Secara Mudah.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *