Bacaterus / Dispenser / Inilah Kelebihan dan Kekurangan Dispenser Galon Bawah

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Dispenser Galon Bawah

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 November 2019

Dispenser adalah salah satu alat yang pasti ada di setiap rumah tangga. Dispenser zaman dulu adalah sebuah guci berbahan keramik yang dipakai untuk memudahkan kita mengeluarkan air dari galon saja, tanpa fungsi pendingin atau pun pemanas.

Lalu dispenser standar yang ada di pasaran sekarang biasanya menyediakan air suhu ruangan dan air panas, sedangkan dispenser yang agak lebih high-tech menyediakan air dingin seperti air kulkas dan juga air panas. Dispenser menggunakan listrik untuk dapat memanaskan elemen pemanas dan menjalankan mesin pendingin di dalamnya.

Rasanya dispenser sudah menjadi perabot wajib, mulai dari keluarga, rumah makan, kantor, gym, hingga anak-anak rantau yang ngekost pasti punya dispenser. Benda ini disukai karena memudahkan pekerjaan kita semua. Ketika menginginkan air panas tidak perlu memasaknya dulu, ketika ingin air dingin tidak perlu memasukkannya ke kulkas selama berjam-jam terlebih dahulu, sangat praktis.

Saat ini ada cukup banyak jenis dispenser yang beredar, dengan berbagai fitur yang berbeda-beda pula. Tapi, jika dikategorikan dengan posisi di mana galon air diletakkan, dispenser hanya terbagi dua yaitu dispenser galon atas (top loading, dispenser pada umumnya) dan dispenser galon bawah (bottom loading, dispenser yang akan kita bahas sekarang).

Bottom loading dispenser bisa dibilang merupakan dispenser paling bagus saat ini sekaligus yang sedang banyak diminati. Daya tarik utamanya adalah orang-orang tidak perlu kesusahan mengangkat galon yang berat untuk minum.

Daya tarik lainnya dari dispenser galon bawah ini adalah desainnya yang lebih elegan daripada dispenser pada umumnya. Untuk lebih lengkapnya, Bacaterus akan membahas kelebihan & kekurangan dispenser galon bawah sekarang.

Kelebihan Dispenser Galon Bawah

Bagi Anda yang ingin menggunakan dispenser galon bawah maka Anda bisa mendapatkan beberapa kelebihan berikut ini.

1. Hemat Tenaga

* sumber: globalwatersolutionsgroup.com

Dispenser zaman dulu atau yang standar mengharuskan kita mengangkat galon ke atas, lalu meletakkannya di lubang dispenser yang tersedia secara pas. Dengan kemajuan teknologi masa kini, tercipta dispenser bottom loading yang menganut sistem pengambilan air galon menggunakan pipa dan alat penyedot yang memang bawaan dispenser galon bawah.

Jadi, untuk mengisi ulang dispenser ini kita tidak perlu mengangkat galon lagi. Cukup membuka tutup galon seperti biasa, lalu dorong pakai tangan atau kaki dan masukkan ke dalam dispenser. Nanti tinggal masukkan selang dan mesin penyedot airnya dan tekan hingga terdengar bunyi klik atau sampai tutupnya tidak goyang. Selesai! Sangat mudah, bukan?

2. Cepat Dingin dan Panas

* sumber: worldindustrialreporter.com

Mungkin karena lebih canggih, dispenser galon bawah cenderung lebih cepat dalam mendinginkan dan memanaskan air. Tak lama setelah Anda memasang galon baru, atau ketika listrik dispenser baru dinyalakan kembali, air dingin dan air panas siap Anda pakai.

Tentunya ini lebih praktis daripada dispenser biasa yang memerlukan waktu beberapa menit untuk mendinginkan dan memanaskan air. Bahkan biasanya dispenser lama ada waktu pergantiannya, jadi kalau sedang memanaskan, air dinginnya ikut tidak dingin juga.

Jadi lebih repot dan lama, sih. Jadinya, dispenser galon bawah lebih menghemat waktu, terutama jika di perkantoran dan di rumah makan yang membutuhkan air minum dengan cepat.

3. Aman Bagi Si Kecil

* sumber: www.howwemontessori.com

Suka menemukan kecelakaan antara anak-anak dan dispenser? Tanpa kita sadari kita sering menghampiri dispenser untuk minum atau untuk masak. Saking seringnya kita melakukannya, anak-anak pun melihat dan meng-copy kegiatan kita. Mereka penasaran dan akhirnya meniru perilaku kita, yaitu mengambil air dari dispenser.

Makanya, tak jarang ada insiden lantai tiba-tiba banjir karena anak-anak menekan tuas airnya. Tapi, itu masih mending daripada ketika anak Anda tak tahu menahu menekan tuas air panas, dan terjadi chaos di sana. Anak-anak bisa terluka.

Nah, itu semua tidak akan terjadi jika Anda menggunakan dispenser bottom loading. Dispenser ini biasanya memiliki tubuh yang tinggi, yaitu dua kali lipat ukuran galon, karena galonnya sendiri ada di bawah sehingga sudah memakan banyak ukuran, belum mesinnya sendiri, jadi memang dispenser ini pasti berukuran besar. Jadi, dari ukuran saja sebenarnya sudah tidak terjangkau oleh anak kecil.

Lalu, dispenser ini biasanya dilengkapi dengan fitur Safety Lock, yang membuat tuas air panas tidak langsung mengeluarkan air ketika ditekan, tapi harus digeser dulu fitur lock-nya. Anak kecil tidak akan mengerti bagaimana cara menggunakannya. Anda pun tidak perlu khawatir anak-anak akan terluka karena bermain-main dengan dispenser.

4. Elegan

* sumber: www.ghpgroupinc.com

Tak bisa dipungkiri, dispenser galon bawah memiliki desain dan fitur yang lebih elegan dibandingkan dispenser biasa. Mulai dari bahannya yang lebih kokoh, bentuknya yang gagah dan dan desainnya yang elok sangat serasi kalau dipajang di dapur atau pun di ruang tengah rumah.

Kekurangan

Ada kelebihan maka ada kekurangan. Semakin bagus barang berarti ada dana yang semakin besar yang harus disiapkan. Juga ada beberapa kekurangan lainnya dari dispenser galon bawah.

1. Lebih Mahal

* sumber: www.finroll.com

Ada harga ada barang. Sama seperti handphone atau laptop, semakin canggih maka harganya akan semakin tinggi, bukan? Bottom loading water dispenser memiliki teknologi yang lebih canggih daripada dispenser biasa, sehingga wajar kalau harganya lebih mahal.

Untuk membeli galon biasa, Anda mungkin hanya perlu menyediakan dana sekitar 200 ribu ke atas. Sedangkan untuk dispenser galon bawah, Anda membutuhkan sekitar 700 ribu ke atas.

2. Daya Listrik Tinggi

Daya listrik yang dibutuhkan dispenser galon bawah lebih tinggi dibandingkan dispenser biasa. Dispenser bottom loading ini tidak bisa diaplikasikan pada rumah dengan daya listrik rumah 450 watt, karena bisa menyebabkan listrik anjlok.

Anda mungkin harus mematikan beberapa peralatan listrik untuk menggunakannya, sedangkan kalau dispenser kan seperti kulkas yang selalu on listriknya. Jadi, pastikan rumah Anda memiliki daya listrik lebih dari 450 watt.

Tapi, sebelum itu, siapkan dana bulanan juga untuk membayar listrik karena semakin tinggi daya listrik rumah maka pembayarannya semakin mahal. Apalagi sekarang tidak ada subsidi dari pemerintah.

3. Mati Listrik? Dispenser Pun Mati

* sumber: www.ewash.org

Jika mati listrik, maka dispenser pun tidak bisa dipakai. Dispenser ini benar-benar mengandalkan listrik karena airnya disedot menggunakan pompa. Anda masih bisa minum air yang ada di penyimpanan air sementara yang sebelumnya sudah disedot oleh pompa, juga masih bisa merasakan air dingin/panas jika Anda menggunakannya ketika listrik baru saja mati.

Tapi, jika sudah lama dan Anda mengambil banyak air, maka air di tangki penyimpanan akan habis dan tidak akan terisi lagi kecuali setelah listrik menyala lagi.

4. Air Tidak Naik

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=If22SwiJ5DE

Namanya juga barang pasti ada kalanya ia rusak. Salah satu hal yang bisa membuat dispenser ini tidak bisa dipakai adalah karena pompanya rusak. Ini bukanlah masalah serius dan Anda bisa memanggil teknisi service untuk membetulkannya, tapi selama menunggu dispenser diperbaiki tentu Anda harus mencari alternatif sumber air minum lain.

Air yang tidak keluar bisa juga karena selang yang menghubungkan mesin pompa dan air galon tidak berfungsi. Jadi, galon inni memiliki dua selang, yang pertama berfungsi meniupkan udara dan yang kedua berfungsi menyalurkan air minum ke penampungan air di atas galon. Bila terjadi kebocoran pada galon, atau tutup galon tidak rapat, maka selang tidak bisa menyedot air dan air minum pun tidak akan keluar.

5. Sparepart Lebih Mahal

* sumber: water-dispensers.en.made-in-china.com

Ketika komponen dispenser ada yang rusak dan tidak bisa dibetulkan, maka itu harus diganti dengan sparepart baru. Tentunya sparepart ini lebih mahal dibandingkan sparepart dispenser galon atas. Komponennya pun lebih banyak, ada pipa, selang, dan lain-lain. Lalu, komponen ini tidak selalu ada di pasaran, mungkin Anda hanya bisa memperbaikinya dengan memanggil servis ahli.

Pertimbangkan dengan baik kelebihan dan kekurangan dispenser galon bawah yang telah Bacaterus bahas di atas sebelum Anda memakainya. Jangan memaksakan ingin dispenser ini jika ternyata listrik di rumah kurang, atau ketika tinggal di kostan yang tidak terlalu luas misalnya. Mau beli dispenser galon bawah? Klik link ini untuk beli di Bukalapak.

Tapi, kalau Anda masih bingung memilih dispenser galon yang cocok, sebaiknya ketahui dulu Macam-Macam Dispenser ini. Tapi, kalau Anda butuh informasi seputar merk dispenser terbaik, bisa cek rekomendasinya di artikel ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar