Bacaterus / Belajar Yuk! / FYI / 10 Kecelakaan Maut Paling Tragis dan Mengerikan di Dunia

10 Kecelakaan Maut Paling Tragis dan Mengerikan di Dunia

Ditulis oleh

Kecelakaan merupakan hal yang paling diantisipasi oleh seluruh umat di bumi. Pasalnya, selain menimbulkan efek buruk, kecelakaan juga memiliki sifat domino yang bisa berdampak ke semua aspek. Maka tak heran, banyak orang yang berjaga-jaga supaya kecelakaan tidak terjadi pada mereka.

Namun, walaupun sudah diantisipasi secermat apapun, masih ada saja kok kecelakaan yang terjadi hingga mengakibatkan hilangnya nyawa dan kerugian yang jumlahnya masif.

Mungkin kalau kecelakaan yang masih tergolong kedalam kecelakaan kecil seperti, tabrakan antar 2 sepeda, ambruknya pohon karena sudah lapuk, jebolnya pipa air atau kebakaran kecil di sebuah rumah, angka kerugian dan hilangnya nyawa masih bisa ditekan.

Tapi apa jadinya bila kejadian besar yang terjadi? Bisa dipastikan kekacauan akan terjadi dimana-mana akibat jumlah nyawa yang hilang menyentuh angka ratusan bahkan ribuan, dan kerugian materil yang kelewat dahsyat.

Nah, apa saja sih kecelakaan besar yang bisa mengakibatkan kekacauan seperti itu? Bacaterus.com berhasil mengumpulkannya kedalam 10 kecelakaan maut paling tragis dan mengerikan di dunia.

1. Chernobyl

Chernobyl

Kecelakaan yang terjadi pada tanggal 26 April 1986 ini menjadi peringkat pertama kecelakaan terburuk dan terbesar selama sejarah dunia. Bagaimana tidak? Hampir seluruh penduduk kota Ukrania diungsikan akibat kejadian ini dan perekonomian di Uni Soviet lumpuh total bahkan setelah beberapa tahun bencana Chernobyl terjadi.

Belum lagi bahaya radiasi radioaktif yang terbawa oleh angin ke seluruh penjuru kota yang berdekatan dengan TKP; menebarkan kengerian pada jutaan penduduk lainnya bahkan hingga membuat negara tetangga seperti wilayah barat Rusia, Eropa Timur, Skandinavia, Inggris, dan Amerika Timur menjadi ikut-ikutan panik.

Chernobyl sendiri merupakan sebuah daerah yang didalamnya terdapat PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) yang bekerja guna memasok pemakaian listrik diseluruh dataran Ukraina.

Akibat adanya kesalahan dalam prosedur keamanan di reaktor 4, tekanan berlebih terjadi hingga menghempaskan peralatan reaktor hingga serpihan gedung setinggi 1 km ke angkasa berikut lepasnya sekitar 5,4 ton radioisotop ke daratan Belarus.

Sedangkan sisa radioaktif lainnya terbang dibawa angin ke barat hingga menjangkau Kepulauan Inggris. Paparan radiasi tertinggi berada di gedung reaktor mencapai 5,6 Roentgen/detik, 202 kali lipat lebih besar daripada ambang batas dosis mematikan yakni sebesar 0,028 Roentgen/detik.

Ini membuat sekitar 336.000 penduduk di sekitar wilayah Chernobyl diungsikan TANPA diberitahu apa yang sebenarnya terjadi. Celaka, mereka yang tidak tahu menjalankan aktifitas sehari-hari diluar ruangan yang sudah terpapar radiasi.

Belum lagi mereka mengkonsumsi sayuran, daging dari peternakan juga air yang terkena radioaktif. Hasilnya, kanker, penyakit tulang, infeksi pernapasan, rusaknya jaringan tubuh hingga cacat mental menghantui seluruh penjuru Ukraina hingga saat ini.

2. Titanic

Titanic

Kapal pesiar terbesar dan termewah pada jamannya ini menjadi tolak ukur para pengembang kapal pesiar masa kini. Mereka kagum akan kehebatan dan kecanggihan teknologi yang dipakai Titanic kala itu, sehingga banyak orang pada tahun 1912 yang menganggap kapal Titanic tidak bisa tenggelam.

Sayang, pemikiran semua orang salah. Titanic tenggelam hanya dalam waktu 2 jam kurang saja setelah menabrak gunung es di samudera Atlantik pada tanggal 14 April 1912. Lambung kapal raksasa tersebut remuk akibat kerasnya es yang ditabrak; menyebabkan pelat besi di 4 kompartemen bengkok sekaligus.

Tekanan air yang masuk menghancurkan dinding baja, membuat Titanic semakin cepat tenggelam dimulai dari haluannya. Akibat haluan semakin berat, buritan kapal yang berisi ribuan ton mesin penggerak baling-baling terangkat; membuat berat kapal tak seimbang hingga kapal berbobot 46.328 ton itu terbelah menjadi dua.

Kejadian ini mengakibatkan hilangnya 1517 nyawa para penumpang dan mengacaukan perekonomian di Inggris dan Amerika. Pasalnya, banyak pemegang saham dan orang-orang kaya yang memiliki perusahaan besar untuk menopang negara Inggris ikut di dalam kapal dan menjadi korban.

Sebut saja miliuner asal Amerika, John Jacob Astor IV, industrialis Benjamin Guggenheim, pemilik pertokoan ekslusif Macy’s, Isidor Straus bersama istrinya Ida, miliuner asal Sir Cosmo Duff Gordon, John Borland Thayer, jurnalis dan aktivis reformasi sosial William Thomas Stead. Ini membuat perekonomian di Inggris menjadi tidak stabil karena banyak perusahaan yang bangkrut.

Selain itu, akibat tenggelamnya kapal Titanic,  hampir 1.000 keluarga di Southampton terkena dampaknya; hampir setiap jalan di daerah Chapel kota tersebut kehilangan lebih dari satu penduduk dan hampir 500 rumah kehilangan pemiliknya.

3. Union Carbide

Union Carbide

Pabrik Pestisida yang berada di Madya Pradesh, India ini menjadi pabrik penghasil pestisida terbesar di negaranya. Sekitar ratusan ton gas diproduksi untuk menghasilkan pestisida setiap harinya, namun pada tanggal 3 Desember 1984 semuanya berubah.

Pabrik yang semula berfungsi untuk membantu manusia dalam pengadaan cairan kimia dengan manfaat besar menjadi mesin pembunuh bagi semua orang yang ada di dekatnya; 40 metrik ton gas beracun methyl isosianat (MIC) lepas ke udara dan membentuk lapisan awan yang menghantarkan udara berisikan gas MIC tersebut.

Kejadian bermula saat para pekerja membersihkan pipa menggunakan air. Entah kenapa, aliran air tersebut bocor dan masuk kedalam tangki penyimpanan gas; karena adanya zat berbeda yang masuk, cairan kimia yang tercampur air langsung beraksi membentuk gas.

Tekanan berlebih yang mendesak keluar segera dikeluarkan oleh para pekerja supaya tangki tidak meledak. Sialnya, gas yang dilepas merupakan gas beracun dengan tingkat toksin tinggi. Alarm segera dibunyikan namun tak berlangsung lama sehingga penduduk di Bhopal yang berdekatan dengan pabrik Union Carbide tak tahu bahwa nyawa mereka sedang terancam.

Akhirnya hanya dalam waktu kurang dari 3 hari, 15000 orang tewas sedangkan 100.000 orang lainnya mulai terjangkit puluhan penyakit kronis seperti masalah pernafasan kronis, cacat lahir, masalah neurologis, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan kerusakan jantung.

4. Mont Blanc (1)

mont blanc(1)

Kejadian Mont Blanc ini menjadi pemegang rekor sebagai ledakan terbesar yang pernah dilakukan oleh manusia. Pasalnya daya ledak Mont Blanc bisa dirasakan dalam radius 2km! Kebayang kan dahsyatnya ledakan seperti apa?

Ini terjadi akibat kapal barang ‘SS Imo’ menghantam sisi depan lambung kapal Mont Blanc yang saat itu membawa muatan bahan peledak (bubuk mesiu) dalam jumlah amat besar, termasuk 35 ton cairan bensin, 2.300 ton asam picric (zat kimia yang digunakan untuk bahan peledak), 200 ton TNT, serta ratusan bahan peledak lain. Bisa ditebak kan selanjutnya apa yang terjadi?

Akibat badan kapal terkoyak, ratusan kubik cairan bensin tumpah dan tersulut api. Mendidihkan separuh asam picric berikut memancing bubuk mesiu, juga 2,9 kiloton TNT terbakar. 20 menit setelah tabrakan terjadi, ledakan pun mengguncang seluruh kota Hallifax, Nova Scotia di Kanada.

Ledakan tersebut membabat habis ratusan hektar pemukiman penduduk, menumbangkan seluruh pohon, membengkokkan rel besi, menghancurkan gedung-gedung, dan mementalkan serpihan Mont Blanc sampai setengah mil jauhnya. Saking dahsyatnya ledakan, tsunami setinggi 18 meter pun terjadi; menumpahkan isi lautan ke daerah Mi’kmaw First Nations dan daerah Cove Tuft.

5. Mont Blanc (2)

mont blanc(2)

Entah kenapa kecelakaan bertajuk Mont Blanc kembali terjadi. Kejadiannya pun bisa dibilang sama; ledakan. Apabila Mont Blanc (1) terjadi akibat kecelakaan kapal, kini Mont Blanc (2) terjadi akibat kecelakaan lalu lintas truk pembawa margarin dan tepung terigu.

Konyol rasanya, kebakaran juga ledakan hebat bisa dihasilkan dari truk bermuatan sederhana seperti itu, namun apa yang terjadi memang benar-benar menggemparkan dunia mengingat daya ledak yang dihasilkan truk itu setara dengan kekuatan ledak bom, ditambah lagi suhu panas ledakan yang menyentuh angka 1000°C selama 2 hari penuh.

Pada tanggal 24 Maret 1999, sebuah truk bermuatan margarin dan terigu melintasi terowongan Mont Blanc (terowongan sepanjang 11.6 km yang membelah pegunungan Alpen). Di kilometer 2, terlihat asap putih mengepul dari bagian truk. Tak lama kemudian, api berkobar membakar bagian depan truk hingga menyebabkan ledakan.

Hasil investigasi mengatakan bahwa kebakaran hebat yang melanda terowongan Mont Blanc kala itu disebabkan bahan bakar truk yang kelewat banyak; tak tanggung-tanggung, sekitar 550 liter diesel dibawanya. Namun setelah melakukan investigasi lebih mendalam lagi, akhirnya pihak berwajib tahu bahwa bahan bakar yang sebenarnya adalah margarin dan terigu.

Sekedar informasi saja, apabila api mengenai terigu yang beredar/beterbangan di udara, nyala api akan menyulut terigu agar terbakar mengingat terigu mengandung senyawa karbohidrat yang mudah terbakar. Ini yang membuat api menjadi sulit dipadamkan.

Hasilnya, 40 orang meninggal dunia, konstruksi terowongan sepanjang 900 meter meleleh, 26 kendaraan ludes terbakar dan menyebabkan transportasi lintas Italia tertutup selama 53 jam!

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Gerryaldo
Pluviophile; (n) a lover of rain; someone who finds joy and peace of mind during rainy days

One Comment

  1. aldi suro at - Reply

    Wah tragis sekali ya indonesia juga masuk dalam 10 kecelakaan maut paling tragis di dunia yaitu bintaro

Leave A Comment