Bacaterus / Tepung Terigu / 9 Jenis Tepung Terigu yang Perlu Diketahui Pecinta Masak

9 Jenis Tepung Terigu yang Perlu Diketahui Pecinta Masak

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Desember 2019

Tepung terigu adalah salah satu bahan makanan yang paling penting di dunia. Ada banyak jenis makanan yang dibuat menggunakan tepung terigu, salah satunya adalah roti. Hidangan lokal Indonesia juga banyak yang memanfaatkan tepung terigu sebagai bahan utamanya, seperti gorengan, beragam kue basah, dan lain sebagainya.

Nah, tepung terigu ternyata tidak hanya satu jenis saja. Di pasaran dunia ini terdapat beragam jenis tepung terigu yang berbeda, baik dari segi kandungannya maupun kegunaannya. Berikut adalah beberapa jenis tepung terigu yang perlu diketahui.

1. Tepung Terigu Serbaguna/All Purpose Flour

Tepung Terigu Serbaguna

Tepung terigu serbaguna adalah tepung putih yang umum digunakan untuk membuat berbagai olahan makanan. Bagian gandum yang digunakan untuk membuat tepung ini hanyalah endosperma bertepungnya saja, benih atau dedak.

Tepung terigu serbaguna merupakan campuran dari gandum keras bergluten tinggi dan gandum lembut bergluten rendah, sehingga kandungan protein atau glutennya sekitar 9 hingga 12 persen.

Tepung terigu serbaguna ideal untuk sebagian besar kebutuhan memanggang. Produk ini dikembangkan agar para juru masak rumah bisa menggunakan satu tepung untuk membuat berbagai olahan makanan, mulai dari roti hingga kue dan pastry.

Kue yang dibuat dengan tepung serbaguna mungkin memiliki kandungan gluten yang tinggi yang membuatnya keras dan padat. Sedangkan roti yang dibuat dengan tepung serbaguna mungkin kekurangan gluten yang membuatnya terlalu rapuh.

2. Tepung Gandum/Terigu Utuh/100% Whole-Wheat Flour

Terigu Utuh

Tepung gandum utuh adalah jenis tepung yang diperoleh dengan menggiling atau menumbuk seluruh biji gandum merah yang dikuliti yang juga dikenal sebagai wheatberry. Tepung terigu yang berwarna agak sedikit gelap ini memiliki kandungan gizi yang tinggi dan bisa lebih sulit ditemukan.

Tepung ini biasanya digunakan sebagai pengganti tepung serbaguna untuk membuat roti lebih padat dan makanan-makanan yang dipanggang. Agar tekstur makanannya menjadi lebih ringan dan lebih baik, tepung gandum utuh juga sering dicampur dengan tepung serbaguna.

3. Tepung Terigu Putih Utuh/White Whole-Wheat Flour

Tepung Terigu Putih Utuh

Tepung terigu putih dibuat dengan berbagai jenis gandum, yaitu gandum putih musim semi atau musim dingin keras. Tepung terigu putih memiliki nilai gizi yang sama persis dengan tepung gandum utuh, tetapi karena variasi yang digunakan, tepung ini memiliki rasa yang lebih ringan dan warna lebih pucat.

Dedak, benih, dan endosperma semuanya digiling untuk menghasilkan tepung terigu 100% lainnya. Namun karena terbuat dari gandum putih keras dan bukannya gandum merah keras, seperti tepung gandum utuh, warnanya menjadi lebih pucat dan rasanya lebih ringan.

Tepung terigu ini dapat digunakan secara bergantian dengan tepung gandum utuh dalam resep apa pun, terutama dalam makanan yang dipanggang untuk mendapatkan rasa yang lebih ringan dan warna yang lebih terang.

4. Tepung yang Dapat Mengembang Sendiri/Self-Rising Flour

Tepung yang Dapat Mengembang Sendiri

* sumber: bakerbettie.com

Tepung yang dapat berkembang sendiri adalah kombinasi dari tepung serbaguna, baking soda / soda kue, dan garam. Campuran ini biasanya terdiri dari 1 gelas tepung serbaguna ditambah 1 1/2 sendok teh baking powder dan 1/4 sendok teh garam halus.

Jenis tepung ini sendiri dibuat pada pertengahan tahun 1800-an oleh seorang pembuat roti Inggris yang bernama Henry Jones. Saat itu dia berharap untuk menjual tepung buatannya tersebut kepada Angkatan Laut Inggris sehingga mereka bisa membuat makanan panggang yang lebih segar dan lebih efisien untuk para pelautnya. Pada tahun 1849 Henry Jones mematenkan temuannya tersebut di Amerika Serikat.

Tepung yang mengembang sendiri dibuat untuk memanggang roti cepat, biskuit, dan pancake. Tepung ini tidak boleh digunakan dalam roti ragi, juga tidak boleh digunakan sebagai pengganti tepung serbaguna.

Karena memiliki masa simpan yang sedikit lebih pendek daripada tepung terigu biasa, tepung yang mengembang sendiri harus digunakan sesegera mungkin, atau jika ada sisa dapat disimpan di wadah-wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan gelap. Jika disimpan terlalu lama, bahan-bahan dalam tepung ini akan kehilangan kemanjurannya.

5. Tepung Kue/Cake Flour

Tepung Kue

Tepung kue adalah tepung halus yang digiling secara halus dengan kandungan protein rendah serta biasanya diputihkan. Ketika digunakan dalam kue, tepung ini menghasilkan tekstur yang super lembut dengan remah halus, dan mengembang dengan baik.

Perbedaan utama antara tepung kue dan tepung serba guna terletak pada kandungan protein (gluten). Kandungan protein tepung kue adalah sekitar 8%, sedangkan kandungan protein tepung serbaguna sedikit lebih tinggi.

6. Tepung Kue Kering/Pastry Flour

Tepung Kue Kering

Tepung kue kering adalah tepung rendah protein yang dibuat untuk menghasilkan kue kering dan makanan-makanan yang dipanggang lainnya dengan tekstur yang lebih ringan dan lebih lembut daripada tepung serbaguna.

Tepung serbaguna biasanya memiliki kandungan protein sekitar 11 persen. Sebaliknya, kandungan protein tepung kue sekitar 7-8 persen. Tepung pastry berada di tengah-tengah keduanya dengan kandungan protein sekitar 9 persen. Tepung pastry polos/plain biasanya mudah ditemukan di toko bahan-bahan kue, tetapi tepung pastry gandum utuh juga tersedia.

7. Tepung Roti/Bread Flour

Tepung Roti

Ini bukan tepung roti yang dibuat dari roti tawar yang dikeringkan ya, tetapi ini adalah tepung roti sesungguhnya. Tepung roti adalah bahan spesifik dan harus ada dalam membuat roti. Dengan kandungan protein yang tinggi antara 12 hingga 14 persen, tepung roti dirancang untuk memanggang roti beragi.

Kandungan gluten yang tinggi di dalamnya dapat membuat adonan lebih elastis dan ringan serta menghasilkan tekstur kenyal dan lapang (airy) saat dipanggang. Tepung roti terbuat dari gandum keras ditambah dengan sedikit tepung barley. Contoh makanan yang dibuat dengan tepung roti adalah roti putih dan roti bagel.

8. Tepung Gluten/Gluten Flour

Tepung Gluten

Ada beberapa jenis tepung gluten, di mana sebagian besarnya berasal dari gandum. Gluten sendiri adalah protein yang ditemukan berlimpah dalam endosperma gandum yang membuat adonan menjadi lengket dan kenyal. Terdapat beberapa cara untuk menambahkan gluten tambahan ke dalam adonan, salah satunya adalah dengan tepung gluten ini.

Tepung gluten terbuat dari gandum keras dengan sebagian besar pati dihilangkan. Kandungan protein (gluten) yang secara signifikan lebih tinggi daripada tepung serbaguna mampu meningkatkan kekuatan dan pengembangan adonan. Tepung gluten dapat dicampur dengan tepung bergluten rendah untuk membuat roti.

9. Tepung Terigu Semolina

Tepung Terigu Semolina

* sumber: shop.kingarthurflour.com

Jika tepung terigu pada umumnya terbuat dari apa yang dikenal sebagai gandum biasa, yang merupakan 80% atau lebih dari seluruh produksi gandum dunia, maka tepung semolina terbuat dari spesies gandum yang disebut gandum “durum“, dengan sebutan nama lain seperti gandum pasta dan gandum makaroni.

Gandum durum utamanya tumbuh di kawasan Timur Tengah di mana sekitar 5-8% populasi gandum dunia dibudidayakan di sana. Tepung semolina dapat ditemukan di toko bahan-bahan kue. Tepung ini dapat dibedakan dengan tepung terigu lainnya dari warnanya lebih keemasan (tergantung pada varietas tertentu).

Kandungan gluten pada tepung semolina juga cukup tinggi sehingga membuatnya cocok digunakan untuk pasta, couscous, gnocchi, dan puding. Varietas gandum atau biji-bijian lainnya yang giling kasar juga dapat disebut semolina, seperti semolina jagung (grits) dan semolina beras.

Itulah beberapa jenis tepung terigu yang perlu diketahui. Semoga informasi di atas bisa membantu Anda menemukan tepung terigu yang tepat untuk hidangan Anda. Jangan lupa untuk mengetahui merk-merk tepung terigu berkualitas di sini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *