Bacaterus / Teh / Tea Lovers, Yuk Cobain 10 Jenis Teh yang Menyehatkan Ini!

Tea Lovers, Yuk Cobain 10 Jenis Teh yang Menyehatkan Ini!

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 Januari 2019

Teh merupakan salah satu produk minuman yang banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Khasiat antioksidan yang terkandung di dalamnya juga dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Teh memiliki manfaat lainnya, terlebih jika dikombinasikan dengan bahan alami lainnya.

Banyak sekali jenis teh di dunia, tapi kami telah merangkum beberapa jenis teh yang mudah Anda temukan. Berikut adalah 10 jenis teh yang bisa Anda coba di rumah.

10 Jenis Teh yang Enak dan Menyehatkan

1. Teh Hijau

Teh Hijau

Teh hijau telah digunakan sebagai obat sejak ratusan tahun, khususnya di wilayah Asia. Khasiat yang didapat saat mengonsumsi teh hijau sangat beragam, mulai dari menurunkan tekanan darah, alergi, kembung, menurunkan berat badan, hingga mencegah kanker.

Manfaat yang dimiliki teh hijau disebabkan oleh kandungan antioksidan dan polifenol yang tinggi karena pengolahannya yang tidak melibatkan proses fermentasi. Namun, karena pengolahan seperti ini, teh hijau masih memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi.

Jika Anda tidak kuat dengan kafein, sebaiknya konsumsi teh hijau satu cangkir per hari. Tapi, jika Anda tidak bermasalah dengan kafein, disarankan untuk meminum teh ini dua hingga 5 cangkir sehari. Dan untuk yang ingin mengurangi berat badan dengan teh hijau, silakan baca artikel Cara Minum Teh Hijau untuk Diet ini.

2. Teh Kamomil

* sumber: www.organicfacts.net

Teh yang satu ini menggunakan bunga kamomil sebagai bahan dasarnya. Kamomil mengandung flavonoid. Zat ini sayangnya memiliki beberapa efek samping untuk orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Jika Anda ingin mencoba teh kamomil ini, cobalah untuk mengonsumsinya dalam takaran yang sedikit dulu.

Banyak penelitian yang menyatakan berbagai khasiat dari minum teh kamomil ini. Penelitian di tahun 2010 menunjukkan bahwa mengonsumsi teh ini secara rutin selama 1 bulan dapat mengurangi rasa sakit saat menstruasi dan mengurangi tingkat stres yang memicu rasa sakit saat menstruasi.

Selain itu, teh kamomil juga dapat mengurangi tingkat gula darah berlebih, memperlambat dan mencegah osteoporosis, mengurangi peradangan, hingga mencegah kanker. Jika Anda sulit tidur, teh kamomil juga dapat membuat Anda lebih rileks dan mudah tidur.

3. Teh Peppermint

Teh Pepermint

* sumber: food.ndtv.com

Teh peppermint adalah teh yang dibuat dari daun peppermint dan telah dimanfaatkan untuk pengobatan. Dengan rasa mint yang khas, teh ini menjadi salah satu jenis teh yang paling populer di dunia. Selain rasanya yang menyejukkan, daun peppermint ternyata memiliki berbagai manfaat juga untuk kesehatan.

Teh peppermint dapat membantu menghilangkan sakit kepala, migrain, dan penyakit lainnya yang terpicu oleh stres. Selain itu, daun peppermint juga dapat melegakan saluran pernapasan dan menyembuhkan pilek. Untuk Anda yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, daun ini juga dapat mengontrol nafsu makan.

4. Teh Hibiscus

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Teh hibiscus atau biasa dikenal dengan teh rosela adalah teh yang memiliki khasiat yang sangat besar bagi kesehatan. Salah satu khasiat dari teh yang satu ini adalah menurunkan kadar gula darah. Jadi, teh ini sangat baik untuk pengidap diabetes.

Namun, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi teh ini terlalu banyak. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013 menunjukkan bahwa konsumsi teh hibiscus yang terlalu banyak akan beresiko menyebabkan gagal ginjal. Jika Anda sedang dalam perawatan, sebaiknya Anda informasikan saat mengonsumsi teh ini karena efek sampingnya yang dapat memengaruhi efek obat obatan.

5. Teh Oolong

* sumber: www.organicfacts.net

Teh oolong memiliki bermacam-macam manfaat, seperti untuk menurunkan berat badan, mengobati diabetes tipe 2, mencegah kanker, bahkan membantu meningkatkan kualitas tulang, otak, dan juga kesehatan.

Teh oolong mengandung berbagai vitamin dan mineral, seperti kalsium dan karoti. Teh ini juga mengandung kafein yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan dapat memengaruhi sistem saraf Anda.

6. Teh Chai

* sumber: wholesomepatisserie.com

Chai diambil dari bahasa Hindi yang berarti “teh”. Tapi, untuk minuman yang satu ini, chai berarti beragam rempah yang disatukan dalam minuman teh. Setiap daerah memiliki resep yang berbeda untuk teh chai mereka. Namun, bahan dasar yang digunakan untuk secangkir teh chai tradisional antara lain kayu manis, kapulaga, cengkeh, jahe, dan andaliman.

Rempah-rempah yang digunakan dalam teh chai ini memiliki khasiat baik untuk kesehatan. Kayu putih, misalnya, dapat menurunkan tekanan darah.  Teh hitam yang digunakan pun bermanfaat dalam menurunkan risiko penyakit jantung hingga 11%.

7. Teh Matcha

Teh Matcha

* sumber: brilicious.brilio.net

Matcha adalah daun teh yang diolah hingga menjadi serbuk. Teh matcha memiliki rasa dan manfaat yang lebih enak daripada teh biasa. Karena itu, kandungan antioksidan yang dimilikinya pun jauh lebih tinggi.

Salah satu kandungan antioksidan dalam matcha yang disebut katesin ini memiliki khasiat mengurangi risiko penyakit jantung. Katesin juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kandungan antioksidan, seperti polifenol dan zat lainnya, juga dapat membantu melindungi sel tubuh dari bahaya kanker. Banyak sekali manfaat dari matcha ini, bukan?

8. Teh Hitam

* sumber: tea101.teabox.com

Teh hitam telah terbukti dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan mulut, mempercepat proses penurunan berat badan, dan bahkan menurunkan tingkat stres. Jika Anda memiliki masalah pencernaan, teh hitam ini juga dapat membantu Anda menyembuhkannya.

Teh hitam dapat dinikmati dengan madu dan lemon. Kedua bahan tambahan ini juga dapat menambah khasiat dari teh hitam. Teh hitam dengan kombinasi lemon merupakan minuman bebas kalori yang dapat membantu Anda yang ingin menurunkan berat badan. Sedangkan madu dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan radikal bebas.

9. Teh Putih

* sumber: www.bettys.co.uk

Teh putih harganya lebih mahal daripada jenis teh lainnya. Karakter teh ini cepat kering, jadi proses oksidasinya pun lebih cepat. Karena itu, kandungan antioksidan dalam teh putih juga jauh lebih tinggi.

Teh ini biasanya diseduh dengan air bersuhu 850 C selama 10 menit. Proses ini untuk memastikan teh mengeluarkan aroma dan rasa aslinya tanpa menimbulkan rasa pahit. Teknik ini biasanya hanya dilakukan untuk jenis teh berkualitas tinggi saja.

Seperti jenis teh lainnya, teh putih ini juga berkhasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, mencegah kerusakan gigi, infeksi, osteoporosis, kanker, dan penyakit kardiovaskular. Jadi, pastikan Anda mengonsumsi teh yang satu ini.

10. Teh Jahe

* sumber: www.powerofpositivity.com

Sebuah ungkapan India menyebutkan “segala hal yang baik dapat ditemukan dalam jahe”. Karena inilah, teknik Ayurveda menggunakan jahe sebagai obat untuk segala macam penyakit. Teh jahe memiliki manfaat seperti:

  • Membantu tubuh menyerap nutrisi.
  • Membantu mengurangi masalah pencernaan.
  • Membantu proses menurunkan berat badan.
  • Membantu tubuh memerangi sel kanker.
  • Mencegah penyakit Alzheimer.
  • Meredakan gejala menstruasi.
  • Meredakan stres.
  • Meningkatkan nafsu makan.

Masih banyak lagi jenis teh lainnya yang ada di dunia ini. Anda bisa mengeksplorasi rasa dan khasiat yang ditawarkan dalam secangkir teh. Jangan lupa untuk membagi pengalaman Anda dengan pilihan teh favorit Anda di kolom komentar. Ingat, secangkir teh setiap hari dapat menjaga tubuh Anda dari radikal bebas.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar