Bacaterus / Tanaman Hias / 8 Jenis Tanaman Air yang Mudah Didapat untuk Menghias Rumah

8 Jenis Tanaman Air yang Mudah Didapat untuk Menghias Rumah

Ditulis oleh - Diperbaharui 31 Maret 2020

Aquatic plant, alias tumbuhan air, adalah tanaman yang telah beradaptasi dengan kehidupan di lingkungan perairan. Tanaman ini disebut juga sebagai hidrofit atau makrofita. Makrophyte adalah tanaman air yang tumbuh di dalam atau di dekat air dan muncul, tenggelam, atau mengambang. Semuanya tergolong tanaman air, ya.

Untuk bertahan hidup, aquatic plant akan merendam sebagian atau semua bagian tubuhnya, bisa akarnya saja, atau bersama batang dan daunnya juga. Pokoknya, tanaman-tanaman ini sangat bergantung pada air untuk bisa hidup. Walaupun begitu, tanaman yang benar-benar terendam seluruhnya dalam air biasanya lebih sering digunakan sebagai tanaman untuk kolam ikan.

Sedangkan untuk tanaman hias di rumah biasanya menggunakan hidrofit yang mengambang atau akarnya ada di dalam air. Bacaterus telah mengumpulkan beberapa jenis tanaman air yang mudah didapat untuk mempercantik rumah Anda. Lihat ada tanaman apa saja di bawah ini.

1. Eceng Gondok

Dianggap sebagai hama, eceng gondok ternyata bisa menjadi tanaman hias. Karena, selain warna daunnya yang hijau segar dan bentuk daunnya yang indah juga kokoh, eceng gondok juga bisa berbunga. Jumlah bunganya banyak dengan kelopak berwarna ungu muda yang kontras dengan warna daunnya. Cantik banget! Sayangnya, bunga eceng gondok cuma mekar satu hari saja, nih.

2. Kiambang

* sumber: www.myhomenature.com

Kiambang memiliki banyak nama lain, seperti kapu-kapu, kayu apu, kayambang, atau apu-apu. Dia adalah tanaman air yang mengapung. Paling sering dipakai di akuarium karena mampu melindungi akuarium karena dapat menyerap logam dan limbah industri, serta bisa menjadi sumber pakan ikan dan tempat bermain ikan. Kapu-kapu juga biasanya mudah ditemukan di perairan tenang.

Tumbuhan selada air ini tumbuh subur seperti rumput liar di luar ruangan, tetapi mereka bisa sangat menantang untuk tumbuh di akuarium rumah. Namun, jika diberikan kondisi yang tepat, mereka dapat memenuhi akuarium. Ini adalah ide yang baik untuk menghilangkan kotoran dalam tangki dan kolam yang tidak dibersihkan dalam waktu yang lama.

3. Lotus

* sumber: www.growyoursecretgarden.com

Lotus, atau seroja, adalah tanaman air yang dikenal memiliki daun lebar dan bunga yang cantik. Tapi, sebenarnya kegunaan lotus bukan cuma untuk pajangan saja, tapi bisa dipakai masak juga. Seperti daun lotus dipakai untuk membungkus makanan, akarnya yang bisa dikonsumsi dan lain sebagainya.

Tanaman yang berasal dari India ini disebut juga sebagai teratai di Indonesia, padahal lotus dan teratai merupakan tanaman yang berbeda. Perbedaan jelas terlihat dari tangkai bunganya, lotus bertangkai tegak sehingga otomatis bunganya tidak mengapung di air tapi di atas. Jika itu teratai, bunganya mengapung di atas air karena tangkainya pendek.

4. Cyperus papyrus

* sumber: garden.org

Tanaman yang jangkung ini bernama Cyperus papyrus atau paper reed plant. Tumbuhan yang berasal dari Afrika ini adalah spesies tanaman air berbunga yang termasuk dalam famili sedge Cyperaceae. Bentuknya tegak dan bisa tumbuh sangat tinggi. Hidupnya di perairan seperti vegetasi rawa atau di air dangkal.

Tahukah Anda, kalau tanaman ini memiliki sejarah penggunaan yang sangat panjang oleh manusia, terutama oleh bangsa Mesir Kuno? Tanaman ini merupakan sumber kertas papirus, salah satu jenis kertas pertama yang pernah dibuat di muka bumi.

Bagian-bagian tanaman ini juga dapat dimakan, lalu batangnya bisa mengapung dan bisa dirakit menjadi perahu. Sekarang, paper reed plant dibudidayakan sebagai tanaman hias.

5. Melati Air

* sumber: steemit.com

Echinodorus palifolius, juga dikenal sebagai tanaman pedang Meksiko adalah tanaman air yang hidup di banyak negara. Anda bisa menemukannya di Brasil (Minas Gerais dan Bahio), Peru, Uruguay, Meksiko (Nayarit), Bangladesh, India dan tentunya negara kita, Indonesia. Kita menyebutnya sebagai tanaman melati air, mungkin karena warnanya yang putih kali, ya?

Yang unik dari tanaman ini adalah, mereka akan mekar secara bergantian pada pagi hari. Lalu, dari bekas bunga yang sudah layu akan muncul tunas bunga yang baru. So, tanaman ini akan terus berbunga dan taman Anda tidak akan pernah sepi. Untuk memeliharanya, pastikan airnya berlumpur seperti di sungai atau rawa-rawa.

6. Rough Horsetail

Anda pasti sering melihat tanaman ini di halaman rumah seseorang, bukan? Ini adalah Equisetum hyemale, umumnya dikenal sebagai rough horsetail, snake grass di Afrika Selatan dan bambu air di Indonesia. Tanaman ini mudah sekali ditemukan di Amerika Utara, Eropa dan Asia Utara. Tapi, di Indonesia yang notabene berada di Asia Tenggara juga ada, kok.

Seperti namanya, bambu air, tanaman ini memiliki penampilan yang mirip dengan pohon bambu asli. Tinggi tanaman ini sekitar 25 cm dan bisa tumbuh hingga sekitar 1 m. Sedangkan diameter batangnya akan selalu kecil, tidak akan lebih dari 3 cm. Bambu air hidup di genangan air berlumpur, Anda bisa menanamnya di pot tanah liat atau membuat lahan kecil di sekeliling rumah Anda.

7. Arum Lily

* sumber: commons.wikimedia.org

Arum lily adalah bahasa Inggris dari kala lili. Dari visualnya Anda pasti bisa menebak asal nama tanaman ini dari mana. Ya, tanaman ini diberi nama kala lili karena bentuk bunganya menyerupai bunga lili, bunga putih yang seperti corong lalu ada putik warna kuning cerah di tengahnya.

Selain mempercantik pekarangan rumah Anda, kala lili juga wangi, loh! Tapi, perlu diperhatikan untuk menanam kala lili di area yang cahaya mataharinya baik, karena mereka tumbuh mengikuti arah sinar matahari.

8. Pohon Pisang Air

* sumber: www.flickr.com

Terakhir, ada pisang air. Sudah jelas kalau pohon ini mirip sekali dengan pohon pisang darat yang selama ini kita kenal. Tapi, itu bagian batangnya saja. Sedangkan bentuk daunnya sangat mirip dengan tanaman talas, tapi ukurannya jauh lebih besar.

Pisang air bisa tumbuh tinggi, loh! Mencapai 4 m dan ukuran daun yang semakin melebar juga tentunya. Jadi, tanaman ini kurang cocok untuk ditaruh di dalam rumah menggunakan pot. Mereka sebaiknya ditanam di kolam yang berbentuk menyerupai sungai rawa.

Psst, tahukah Anda, pohon ini bisa dikonsumsi? Rhizome atau rimpangnya bisa dimakan, tapi harus dimasak hingga benar-benar matang. Rimpangnya juga bisa dijadikan tepung dengan mengeringkan dasar parut tanaman di atas api kecil. Tapi, hati-hati juga karena pati ini bisa menyebabkan gatal-gatal di mulut dan bahkan di kerongkongan.

Cara terbaik untuk memakan akar tanaman ini adalah memanggangnya terlebih dahulu menggunakan suhu tinggi, lalu menumbuknya supaya menjadi bubuk dan memanggangnya lagi. Hal ini efektif untuk menghilangkan racun yang membuat gatal-gatal di mulut.

Ya, itulah beberapa tanaman air yang mudah didapat dan bisa dipelihara di area rumah. Tanaman air bisa mempercantik area kolam di rumah Anda sekaligus memberikan udara yang bersih. Beberapa tanaman bahkan berbunga wangi atau ada yang bisa dikonsumsi. Tanaman air mana yang menjadi favorit Anda? Apakah itu belum ada di list di atas? Beri tahu kami di kolom komentar, ya.

Oh iya, kalau Anda butuh referensi tanaman hias lainnya, bisa kunjungi beberapa artikel kami, yakni Tanaman untuk Taman Minimalis, Tanaman Hias untuk Pagar Rumah, hingga Tanaman yang Cantik untuk di Depan Rumah.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *