bacaterus web banner retina

10 Jenis Soto di Indonesia yang Nikmat dan Menggoda Lidah

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 20 Juli 2021

Soto merupakan makanan khas Indonesia yang sudah masuk dalam jajaran makanan yang paling dirindukan versi CNN. Hidangan ini cukup mudah ditemukan di sudut-sudut kota karena penggemar soto jumlahnya tidak sedikit.

Soto terdiri dari banyak varian dan biasanya dinamai sesuai nama daerah di mana soto itu berasal. Sebagai contoh, soto bandung berasal dari daerah Bandung, soto medan dari Medan, dan lain sebagainya.

Untuk memperkaya wawasan kulinermu, kali ini Bacaterus akan membahas beberapa jenis soto di Indonesia yang populer dan wajib dicoba pecinta kuliner. Berikut adalah daftarnya.

1. Soto Betawi

* sumber: resephariini.com

Salah satu jenis soto di Indonesia yang memiliki rasa yang gurih adalah soto betawi. Jenis soto ini dibuat dengan menggunakan kuah santan dengan tambahan susu yang menjadikan soto ini terasa gurih. Aroma yang tercium dari soto ini adalah aroma cengkeh, pala, dan kapulaga.

Tambahan irisan daging, paru, acar mentimun dan emping adalah pelengkap ketika makan soto ini. Soto betawi juga bisa diberi tambahan jeroan yang membuat rasanya tambah sedap dan kaya bagi orang yang menyukainya. Meskipun kuah soto betawi cukup berat juga kental tapi rasanya nikmat sekali.

2. Soto Kudus

* sumber: www.nibble.id

Seperti namanya, soto ini asalnya dari daerah Kudus. Ciri khas dari soto ini adalah pada penyajiannya. Soto kudus disajikan menggunakan mangkok yang kecil dan isiannya tak jauh beda dengan kebanyakan soto lainnya. Isiannya ada tauge dan kol.

Daging dalam soto kudus bisa pakai daging ayam atau juga daging kerbau. Namun cukup sulit untuk menemukan isian daging kerbau diluar kota kudus. Jika mencarinya di daerah Kudus, mungkin kamu akan bisa menemukan soto tersebut.

Soto kudus mempunyai rasa manis gurih yang menjadi ciri khasnya. Selain toge dan kol, soto kudus juga diberi irisan ayam goreng, bawang goreng, seledri, dan bawang putih goreng.

3. Soto Medan

* sumber: sumut.idntimes.com

Soto yang satu ini berasal dari Pulau Sumatera. Soto ini memiliki perbedaan pada kuahnya. Kuah soto medan memakai santan dan warnanya agak kekuning-kuningan. Soto medan isinya suwiran ayam, telur rebus dan kentang goreng.

Semua bahan itu berpadu dengan kuah santan yang memiliki aroma daun serai. Tentunya aroma ini sangat menggugah selera makan yang menyantapnya. Soto medan juga cukup kental karena kuah santannya berasal dari santan sekali perasan.

Untuk penyedap selera ada bumbu jintan dan dilengkapi dengan kentang, emping, tomat, telur, dan bawang merah dalam penyajiannya. Biasanya soto medan memiliki dua pilihan, yaitu soto daging atau soto ayam. Beberapa ada yang juga menambahkan tauge serta bihun sebagai pelengkap.

4. Soto Bandung

* sumber: indonesiafoodbiz.com

Berbeda dari soto dari kota lain, soto bandung memiliki kuah berwarna putih sehingga tak hanya enak dilihat, tapi juga enak dimakan tentunya. Ciri khas soto bandung ini adalah adanya isian lobak.

Selain lobak, soto bandung juga menggunakan bahan lain seperti tomat, kedelai goreng dan seledri. Soto bandung juga bisa diberi tambahan lain, seperti perkedel kentang, tempe, perkedel singkong, dan kerupuk. Bahan-bahan dasar untuk soto bandung adalah daging sapi serta rempah-rempah lainnya yang menjadi khas soto Nusantara.

Kuah soto bandung juga terasa ringan dan segar karena tak memakai santan. Tambahan lobak pada soto bandung menjadikan soto ini mempunyai cita rasa yang khas dan beda.

5. Soto Pacitan

* sumber: www.tripzilla.id

Seperti hanya soto bandung, soto pacitan juga cukup unik karena tidak menggunakan santan. Isian soto pacitan di antaranya adalah telur rebus, kacang tanah goreng, seledri, bawang goreng, serta campuran kecambah jawa.

Semua isian tersebut membuat soto pacitan cukup unik juga tentunya menggoda selera. Kini soto pacitan tak hanya bisa ditemui di kota Pacitan saja, tapi juga sudah banyak beredar di luar Pacitan.

Presiden Indonesia ke-6, SBY, disebut sangat suka dengan soto pacitan. Yang paling enak dari soto pacitan adalah penggunaan bahan baku ayam kampung. Selain memiliki gizi yang lebih tinggi, kadar lemak ayam kampung juga rendah.

Selain itu, ayam kampung membuat rasa soto tetap harum dan nikmat ketika dinikmati bersama keluarga. Soto pacitan bisa ditemui di sekitar wilayah Pacitan dan harga soto ini pun yang relatif terjangkau.

6. Soto Padang

* sumber: www.nibble.id

Masakan Padang sudah sangat terkenal bahkan sampai ke mancanegara. Nah, selain rendang dan nasi padang, kota ini juga memiliki soto yang disebut soto padang. Soto padang bahannya adalah daging sapi. Kuah sotonya tentu saja dari kaldu sapi.

Soto padang diberi campuran cuka yang menjadikan rasanya terasa sedikit asam dan manis. Soto ini memiliki kuah yang bening dan tidak sekental soto medan. Soto padang dihidangkan bersama dengan irisan daging sapi yang sudah digoreng kering juga bihun.

Soto padang umumnya ditemani pelengkap berupa perkedel kentang. Aroma harum yang muncul dari soto padang ini merupakan hasil dari pencampuran daun jeruk, jahe, serai, serta daun bawang.

7. Soto Mie Bogor

* sumber: www.siipuljalanjalan.com

Meskipun kota Bogor berdekatan dengan kota Jakarta, tapi kota ini mempunyai sotonya sendiri yang tentunya berbeda dengan soto betawi. Namanya adalah soto mie bogor. Sesuai dengan namanya, salah satu bahan utama soto mie bogor adalah mie.

Jika dilihat sepintas, soto khas kota Bogor ini mirip seperti sajian mie rebus. Tak hanya penggunaan mie kuning yang membuat soto ini unik. Urat dan kaki sapi, babat, serta risoles merupakan bahan lain yang membuat soto ini cukup unik.

Karena isian yang ada dalam soto mie bogor sudah cukup berat, seringkali soto ini dinikmati tanpa pelengkap lainnya, seperti tambahan ketupat atau nasi.

8. Soto Kebumen

* sumber: catatanresepseorangistri.wordpress.com

Soto kebumen atau soto kored begitu biasa penduduk lokal menyebutnya hanya ada di Pantai Petanahan, yang berada di Kabupaten Kebumen. Soto ini berbeda dari soto kebanyakan karena isinya hanya potongan daging, tauge, dan kupat.

Soal rasa, soto ini pun berbeda rasanya dari soto kebanyakan karena mempunyai kuah yang khas dengan bumbu rempah-rempah seperti kunyit dan jahe. Nama kored diberikan pada soto ini karena itu adalah nama penjual soto ini, yakni Pak Sukarman atau Pak Kored.

9. Soto Sokaraja

* sumber: www.tagar.id

Disebut juga dengan sroto sokaraja, ini merupakan salah satu soto yang asalnya dari daerah Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Soto sokaraja asli biasanya menggunakan suwiran daging ayam.

Daging tersebut sebelumnya telah direbus dan digoreng memakai bumbu yang lezat hingga daging yang dipakai untuk soto terasa sangat gurih. Potongan ketupat di dalam soto menjadi ciri khas dari soto sokaraja.

Soto ini dihidangkan dengan sambal kacang atau bumbu kacang. Tetapi seiring perkembangan zaman, soto sokaraja sekarang ini mempunyai banyak sekali variasi. Mulai dari soto sokaraja daging sapi, soto sokaraja babat, soto sokaraja kecik, dan lain sebagainya.

10. Soto Banjar

* sumber: www.jalajahnusae.com

Tak kalah dari Pulau Jawa dan Sumatera, Pulau Kalimantan pun memiliki hidangan soto yang juga terkenal. Namanya yaitu soto banjar. Sesuai dengan namanya, asal soto ini dari kota Banjarmasin. Bumbu rempah-rempah yang beragam sangat terasa pada kuah soto banjar ini.

Bumbu rempah yang digunakan antara lain biji pala, kayu manis, dan cengkeh, yang menjadikan soto ini memiliki cita rasa yang khas. Untuk isiannya, soto banjar ditambahkan suwiran daging ayam, rebusan telur, perkedel kentang, dan disantap dengan ketupat. Bagaimana? Unik bukan?

Itulah beberapa jenis soto di Indonesia yang populer dan wajib dicoba pecinta kuliner Nusantara. Tentunya adalah jenis soto dari daerah lain yang tidak disebutkan di sini. Jika kalian mau menambahkan, silahkan isi di kolom komentar yang tersedia.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram