Bacaterus / Tanaman / Inilah 10 Jenis Pohon Tin yang Umum Ditemukan di Dunia

Inilah 10 Jenis Pohon Tin yang Umum Ditemukan di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pohon tin memiliki nama ilmiah Ficus carica, jenis pohon yang termasuk ke dalam pohon yang menghasilkan buah-buahan. Nama tin sendiri berasal dari bahasa Arab atau dikenal juga dengan nama ara atau buah ara. Pohon tin atau pohon ara masih kerabat dengan pohon beringin, karena keduanya berasal dari genus yang sama yaitu Ficus.

Pohon ini memiliki sekitar 700 varietas yang sebagian besar tumbuh di area yang tidak terlalu dingin. Buahnya memiliki manyak manfaat seperti mengandung banyak kalsium, serat, dan banyak lagi vitamin dan mineral yang terkadung didalamnya. Jika ingin mencoba untuk membudidayakannya berikut ini beberapa jenis pohon tin atau ara yang mungkin dapat di jadikan pilihan.

Karakteristik Umum

Ficus Carica atau pohon tin yang daunnya seperti semak yang dapat tumbuh antara 7 sampai dengan 10 meter. Pohon tin memiliki batang yang halus dan berwarna putih, serta daun yang wangi dengan ukuran sekitar 12 sampai 25 sentimeter dan memiliki lekukan yang dalam sekitar 3-5 lekukan.

Buahnya yang dapat dimakan terdiri dari syconium yang telah matang yang mengandung banyak daging buah dengan banyak biji tunggal. Buahnya berukuran 3-5 sentimeter, kulit buahnya biasanya berwarna hijau kadang-kadang menjadi ungu atau coklat saat matang. Buahnya memiliki getah pada daging buah yang berwarna hijau, yang dapat membuat kulit kita iritasi.

Jenis-jenis Pohon Tin

Setelah mengetahui beberapa karakteristik umum dari pohon tin, kini kami mau memberi informasi beberapa jenis pohon tin. Berikut ulasan selengkapnya:

1. Adriatic

Adriatic

* sumber: greenleafnurseries.co.%20%20

Pohon tin atau ara jenis ini merupakan tanaman asli dari Mediterania. Kulit buahnya berwarna hijau dan memiliki daging yang berwarna merah muda di saat masih segar. Karena kulit buahnya yang berwarna hijau pucat sehingga sering disebut dengan ara putih. Kandungan gula yang tinggi membuat buah jenis ini dapat dikeringkan dalam bentuk batang dan bentuk pasta.

Pohon tin Adriatic ini dikatakan dapat melakukan  penyerbukan sendiri, dan memiliki kulit yang tipis dengan bulir-bulirnya yang sangat manis. Pohon ini dapat bertahan di dalam berbagai kondisi cuaca, tetapi buahnya biasanya matang di bulan juni dan bulan agustus.

2. Alma

Alma

Pohon tin Alma merupakan hasil pengembangan dari varietas Allison dan cafrig Hamma Jantan. Varietas ini dikembangkan oleh Pusat Layanan Eksperimen Universitas A&M Texas. Buahnya matang di akhir musim dan sangat manis dan kaya rasa, walaupun pada awal melihatnya tampilannya tidak menggugah.

Buahnya memliki warna coklat keemasan dengan ukuran sedang dan bentuknya seperti buah pir. Pohon jenis ini sensitif terhadap salju dan udara yang sangat dingin. Tetapi di awal pertumbuhannya pohon jenis ini cukup sangat kuat dan produktif. Pohon ini memerlukan beberapa kali pemangkasan agar tidak tumbuh menjadi kurus.

3. Black Mission

Black Mission

* sumber: www.groworganic.com

Pohon jenis ini dapat tumbuh hingga 10 sampai dengan 30 kaki dan dianggap cukup besar. Varietas ini dapat hidup lebih lama jika di tanam di iklim yang tepat. Tanamannya berukuran sedang, sedangkan buahnya memiliki kulit yang gelap dan daging buahnya memiliki warna seperti stroberi. Saat sudah matang kulit buahnya akan sering pecah.

Pohon ini pertama kali dikenalkan ke Amerika pada tahun 1768 oleh seorang misionaris Fransikan  yang menanam pohon ini di daerah San Diego dan juga disekitar pesisir California. Akhirnya pohon ini menjadi komoditi utama yang ditanam di seluruh California sebelum akhirnya dikalahkan oleh varietas Calimyrna. Tetapi pohon jenis ini masih dianggap sebagai salah satu jenis buah yang memiliki kualitas tinggi.

4. Brown Turkey

Brown Turkey

Pohon tin jenis ini memiliki tinggi sekitar 20 kaki atau sekitar 6 m, tetapi kita dapat memangkas agar tidak tumbuh terlalu tinggi. Pohon yang sudah dewasa memiliki tekstur kulit abu-abu keperakan dengan bintik bintik yang menarik. Daunnya sedikit berbulu dan yang di atas berwarna lebih gelap dibanding yang di bawah. Bunganya tidak terlalu menonjol  dan tumbuh di tiap ujung cabang.

Buahnya berwarna keunguan dengan daging buahnya berwarna merah muda. Berat buahnya sekitar 50-60 gram, dan memiliki rasa yang sangat manis. Pohon tin jenis ini sangat adaptif sehingga sangat cocok untuk ditanam di Indonesia. Cara yang menarik dalam menanam pohon tin jenis ini adalah dengan cara dibuat pohon bonsai. 

5. Caprifigs

Caprifigs

Pohon tin jenis ini adalah jenis pohon yang menghasilkan buah yang tidak dapat dimakan. Pohon ini dimanfaatkan untuk diambil bunga jantannya yang dapat digunakan untuk menyerbuki pohon tin betina. Bunga jantannya dapat digunakan untuk menyerbuki pohon yang buahnya bisa dimakan dan buah yang tidak bisa dimakan.

Pohon tin liar ini tumbuh di Eropa Selatan dan Asia Barat. Buah tinnya memiliki kulit yang tebal dan bentuknya seperti buah pir. Ada banyak bunga kecil yang akan berubah menjadi buah-buah kecil yang tidak dapat dimakan. Buah tin jenis ini tidak berair dan sedikit berongga. Pohon ini mematangkan buahnya yang tidak bisa dimakan tiga kali dalam setahun.

6. Celeste

Celeste

Pohon tin Celeste adalah pohon tin yang menghasilkan buah dengan ukuran sedang. Kulit buahnya memiliki warna cokelat muda hingga warna ungu dan daging buahnya berwarna merah muda yang cerah. Daging buahnya sangat manis dan dapat dimakan langsung sebagai buah pencuci mulut. Rasa manis yang dimiliki buah tin jenis ini membuatnya mendapat julukan “gula tin”.

Pohon tin Celeste sangat mudah perawatannya, selama mendapat perlindungan yang cukup selama musim dingin. Pohon tin ini termasuk pohon yang mempunyai toleransi yang tinggi untuk cuaca dingin dan panas. Pohon tin jenis ini tingginya bisa mencapai 7-10 kaki atau sekitar 2-3 meter. Pohon ini dapat ditanam dengan menggunakan pot.

7. Kadota

Kadota

Pohon tin Kadota  memiliki kemampuan tuntuk tumbuh hingga 30 kaki dan lebar 30 kaki. Buah tin dari jenis kadota memilki warna kulit hijau kekuningan yang indah dengan buli-bulirnya berwarna ungu. Pohon tin jenis ini sangat bagus terutama terutama untuk diawetkan. Seluruh buahnya tidak berbiji dan ketika dikeringkan maka akan tampak keemasan.

8. Genca ungu / Genoa Hitam

Genca ungu

Pohon genca ungu memiliki kemampuan tumbuh yang sedang, tingginya bisa mencapi 13 kaki tetapi memiliki banyak buah dan dedaunan. Buah dari pohon tin jenis ini biasa disebut dengan tin genoa hitam atau tin Spanyol hitam. Buahnya memilki warna kulit ungu gelap, besar dan daging buahnya manis berwarna merah.

Buah tin ini melakukan pemupukan sendiri dan dapat dimakan langsung saat masih segar atau juga dapat dikeringkan. Hal yang hebat dari buah tin ini adalah buahnya dapat dibuat selai. Pohon tin genca ungu ini dapat ditanam untuk kebutuhan komersil juga dapat ditanam di halaman rumah.

9. San Pedro

San Pedro

Pohon tin jenis ini memiliki dua tanaman yang berbeda disetiap musim. Pada musim yang pertama tanaman tumbuh di pohon yang sudah matang yang tidak berdaun sehingga tidak perlu untuk diserbuki. Tanaman ini disebut dengan tanaman Breba. Tanaman yang kedua di tanam di kayu yang yang baru dan memerlukan penyerbukan yang tepat.

Buah dari pohon ini  akan jatuh dari pohonnya karena sudah  berkembang dengah sempurna. Pohon tin jenis ini memiliki buah yang sangat besar. Buahnya memiliki warna hijau kehitaman dan termasuk pohon yang sangat produktif. Buahnya dapat  dikonsumsi dalam bentuk buah segar.  Jenis ini juga cocok untuk ditanam di dalam pot.

10. Smyrna / Calimyrna

Smyrna

Pohon smyrna hanya memilki bunga betina sehingga harus diserbuki oleh bunga dari pohon tin caprifig. Di daerah yang berbeda, pohon tin jenis ini sering disebut juga pohon tin calimyrna. Keduanya memiliki buah dengan tekstur yang  lunak dan memiliki rasa yang lezat serta kaya akan serat.

Saat buah tin ini dalam bentuk buah yang masih segar, buah jenis ini warnanya kuning kehijauan, dan ketika dikeringkan warnanya akan berubah menjadi warana keemasan terang dan akan terasa seperti kacang. Ini adalah alasan buah tin jenis ini populer dalam bentuk kering. Namun apabila cara penyerbukannya tidak tepat maka buahnya akan jatuh sebelum berkembang sempurna.

Pohon tin adalah pohon yang kaya akan sejarah dan banyak disebutkan dalam beberapa agama. Buahanya memiliki beragam manfaat, oleh karena itu banyak disukai orang. Pohon ini dapat kita kembangkan secara komersil ataupun hanya untuk jadi koleksi di rumah kita. Apakah kalian familiar dengan buah tin? Apakah kamu pernah mengkonsumsinya?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *