Bacaterus / Tanaman / 7 Jenis Tanaman Palem yang Bisa Ditanam di Pekarangan

7 Jenis Tanaman Palem yang Bisa Ditanam di Pekarangan

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Mei 2019

Palem bisa menjadi pohon yang ditanam di depan rumah. Sejumlah orang sudah membuktikan hal ini. Kalau tak percaya, kamu bisa melihat sejumlah rumah-rumah kompleks yang menanam pohon ini di bagian depannya.

Kalau kamu berminat menanam pohon ini, maka cobalah membaca artikel ini hingga usai. Di artikel ini, Bacaterus bakal merekomendasikan beberapa jenis pohon palem yang bisa kamu tanam di depan rumah. Beberapa jenis pohon palem itu bisa dilihat dalam daftar di bawah ini.

1. Palem Raja

Palem Raja

Jenis palem pertama di artikel ini adalah palem raja. Palem yang masuk ke dalam marga Roystonea ini berasal dari Karibia dan Amerika Selatan. Di Indonesia, palem ini biasa tumbuh di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Jenis palem ini bisa bertumbuh dengan ketinggian mencapai 20 – 30 meter.

Palem raja memiliki batang yang kuat. Daunnya berbentuk agak panjang, berwarna hijau, dan ujung daunnya lumayan panjang. Seperti halnya palem lainnya, palem raja juga bisa menghasilkan buah. Untuk palem raja, buah yang dihasilkan memiliki bentuk bulat, kulit luarnya tebal, dan bagian dalamnya memiliki serat serta berair.

Bila hendak menanam jenis palem ini, pastikan untuk menanamnya di tempat terbuka yang dapat menerima sinar matahari secara penuh. Pastikan tanah yang dipakai sudah kamu campur dengan pasir. Hal itu dilakukan agar biji palem raja bisa bertumbuh secara maksimal.

2. Palem Putri

Palem Putri

* sumber: www.tamantanaman.com

Palem ini merupakan versi mini dari palem raja. Pernyataan ini tak lepas dari bentuknya yang serupa palem raja, namun dalam ukuran yang lebih mungil. Berbeda dengan palem raja, palem putri justru berasal dari ibukota Filipina, Manila. Oleh karenanya, palem satu ini juga lazim disebut palem Manila oleh pecinta tumbuhan.

Palem putri bisa ditanam dalam tanah yang tropis. Kalau kamu baru menanam bibit palem ini, pastikan agar bibitnya tidak terkena sinar matahari secara langsung. Bila hendak menanam bibit palem putri yang sudah jadi di tanah terbuka, pastikan agar tanahnya tidak terlalu basah dan liat.

Oh ya, palem putri juga bisa menghasilkan buah laiknya palem raja. Buahnya sendiri tentu berbeda dengan palem raja. Buah palem putri cenderung kemerahan dan agak mirip dengan lampu Natal.

3. Palem Merah

Palem Merah

* sumber: id.wikipedia.org

Jenis pohon palem ini merupakan pohon palem yang paling sering dipakai tanaman hias. Bahkan, pohon ini telah dijadikan tumbuhan maskot untuk provinsi Jambi. Ciri khas palem ini adalah pelepah daunnya yang warna kemerahan. Sayangnya, pohon ini mulai langka keberadaannya. Lantaran terus-menerus dieksploitasi oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Bila hendak menanam pohon palem ini di rumah, pastikan tanah yang dipakai betul-betul terkena sinar matahari secara maksimal. Pastikan pula tanah yang dipakai telah tercampur dengan pasir. Kedua hal tersebut patut diperhatikan, agar palem merah bisa tumbuh secara maksimal. Dan, warna merah pada pelepahnya tidak akan memudar.

4. Palem Kuning

Palem Kuning

* sumber: www.jitunews.com

Kalau palem raja berasal dari tanah Amerika Latin, maka palem satu ini asalnya dari tanah Madagaskar. Serupa dengan palem kuning, palem ini juga lazim dipakai sebagai hiasan rumah di Indonesia. Di tanah asalnya, jenis palem satu ini justru semakin langka keberadaannya.

Secara morfologi, palem kuning memiliki cukup menjulang. Lazimnya, palem kuning bisa bertumbuh hingga mencapai ketinggian 6 meter. Ciri khas utama palem satu ini adalah daunnya yang agak kekuningan. Daunnya yang kemuning tersebut kelak menjadi alasan mengapa palem satu ini dinamai palem kuning.

Menurut sejumlah penelitian, palem kuning rupanya mampu menyedot polusi udara. Pohon bernama ilmiah Chrysalidocarpus lutescens syn ini diyakini dapat menyerap senyawa formaldehyde; salah satu senyawa dalam polusi udara. Jadi, selain dijadikan hiasan rumah, palem kuning pun bisa menjadi penangkal polusi.

Palem kuning sebetulnya bisa ditanam atau disimpan di mana saja. Namun, lebih baik kamu menanamnya di tempat yang agak lembab. Dengan menanamnya di tempat lembab, niscaya palem kuning tidak rusak dan bertumbuh dengan baik.

5. Palem Bambu

Palem Bambu

Selain palem kuning, ada satu jenis palem lainnya yang memiliki fungsi anti-polutan. Palem tersebut adalah palem bambu. Palem bernama ilmiah Chamaedorea erumpens ini mempunyai ciri khas berupa bentuknya yang serupa rumput semak-semak.

Pohon palem bambu amat cocok disimpan di dalam ruangan. Selain sebagai penghias ruangan, meletakkan palem bambu juga dapat membantu sirkulasi dan penyaringan udara. Dengan begitu, udara ruangan pun jadi lebih bersih dan bebas polusi.

Bila ingin meletakkan palem bambu di dalam ruangan, pastikan kamu menempatkannya dengan benar. Tempatkanlah palem bambu di dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung. Pastikan pula supaya alem bambu tidak diletakkan di dekat ventilasi udara.

6. Palem Kipas

Palem Kipas

Ini merupakan salah satu jenis pohon palem unik di daftar ini. Keunikan palem ini terlihat dari asal usul dan bentuk pohonnya sendiri. Palem kipas memiliki bentuk yang unik, di mana bentuk palem kipas terlihat seperti perpaduan palem dan pisang. Menariknya, palem satu ini juga termasuk ke dalam klan pisang-pisangan.

Palem pisang amat cocok untuk ditanam di halaman depan rumahmu. Ini tak lepas dari bentuknya yang indah, serta kelebihannya yang tahan akan serangan angin. Perawatannya pun tidak bakal bikin repot. Kamu hanya perlu menyirami palem kipas sesekali saja, bila palem kipas sudah mulai terlihat kering.

7. Palem Botol

Palem Botol

* sumber: www.faunadanflora.com

Jenis pohon palem yang unik tak hanya palem kipas semata. Ada palem botol yang juga unik, terutama dari segi bentuknya. Palem satu ini mempunyai batang yang bentuknya serupa batang dan daunnya mirip dengan daun pohon kelapa. Daunnya yang serupa daun kelapa itu memiliki tekstur yang kuat, sehingga tidak mudah roboh atau terjatuh.

Banyak yang menduga kalau bagian batang palem ini mengandung air; seperti batang kaktus. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Kalau kamu berminat menanam palem satu ini, kamu harus memiliki kesabaran ekstra. Ini tak lepas dari proses pertumbuhannya yang agak lambat dibanding jenis pohon palem lainnya.

Jenis pohon palem ini sangat cocok ditanam di tanah pekarangan rumah. Akan tetapi, kamu juga bisa menanamnya di dalam pot. Asalkan, pot yang dipakai memiliki diameter 60 cm.

Pohon palem bisa menjadi pohon yang tepat untuk ditanam di rumah. Bentuknya yang indah dan bisa ditanam di beragam area rumah adalah beberapa alasan di antaranya. Pohon palem sendiri memiliki sejumlah jenis. Tujuh di antaranya sudah kami paparkan di atas. Semoga ketujuh palem tersebut bisa memberi wawasan dan pilihan seputar jenis pohon palem yang hendak kamu tanam nanti.

Oh ya, di antara ketujuh jenis palem tersebut, mana yang bakal kamu tanam nanti? Yuk, share ke kami via kolom komentar! Kunjungi juga artikel jenis pohon peneduh jika kamu ingin menanam pohon yang lebih rindang dibanding palem.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar