Bacaterus / Tanaman / 10 Jenis Pohon Cemara yang Paling Populer di Dunia

10 Jenis Pohon Cemara yang Paling Populer di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 23 Oktober 2019

Pohon cemara biasanya identik dengan perayaan natal. Selain itu pohon cemara juga sering dijadikan sebagai hiasan rumah dan dapat dengan mudah kita temukan secara liar maupun dalam konservasi hutan. Biasanya pohon ini dipilih sebagai tanaman hias karena perawatannya mudah dan daunnya yang tidak mudah rontok.

Pohon cemara memiliki bentuk daun seperti jarum dan bentuk pohonnya yang cenderung memanjang. Pohon cemara juga memiliki sifat adaptasi yang baik dan bermanfaat untuk mencegah terjadinya erosi. Nah, bagi kamu yang tertarik untuk memiliki pohon cemara sebagai tanaman hias, kamu perlu tahu dulu nih jenis-jenis pohon cemara berikut ini.

1. Cemara Kaukasia

Cemara Kaukasia (Copy)

Pohon Cemara Kaukasia atau Cemara Oriental memiliki bentuk pohon yang tegak simetris dan kuat dengan cabang dan dedaunan emasnya yang indah. Pohon cemara jenis ini dapat hidup dalam berbagai jenis tanah tetapi perlu dilindungi dari angin. Pohon ini adalah jenis spesimen konifer atau tumbuhan berbiji terbuka yang memiliki runjung.

Warna dedaunannya biasanya berwarna hijau tua dengan kontrasnya yang sangat mencolok. Jenis pohon ini dapat tumbuh hingga ketinggian 40 meter dengan batang hingga dua meter. Bentuk mahkota kerucutnya sempit dan terbuka pada pohon yang muda. Sedangkan bentuk puncaknya yang kerucut, luas dan padat terdapat pada pohon yang tua.

2. Cemara Norwegia

Cemara Norwegia (Copy)

Pohon Cemara Norwegia adalah salah satu jenis pohon cemara yang paling banyak di dunia. Pohon cemara jenis ini banyak ditanam secara luas di kebun dan taman. Pohon Cemara Norwegia tumbuh cepat saat masih muda dan melambat jika tingginya sudah mencapai 60 kaki. Daunnya berwarna hijau gelap dan lebih lentur daripada cemara lainnya.

Kerucutnya mulai hijau dan tumbuh lebih merah dan cokelat saat tumbuh semakin tua. Yang menarik adalah pohon Cemara Norwegia juga memiliki biji kerucut terbesar dari pohon cemara lainnya. Bahkan sebagian yang lainnya berwarna merah muda terlihat seperti kuntum mawar.

Pohon ini dapat tumbuh hingga 30 kaki. Selain itu pohon ini membutuhkan tanah yang mengalir dengan baik. Tetapi jika tananhnya terlalu basah, pohon ini akan bermasalah. Pohon ini juga sering digunakan sebagai pohon natal dan merupakan sumber kayu yang banyak dipakai.

3. Cemara Putih

Cemara Putih (Copy)

Pohon Cemara Putih adalah tanaman asli dari Amerika Utara. Memiliki bentuk daun jarum yang panjang dan tipis. Bagian mahktoanya mengarah ke bentuk kerucut atau silinder tergantung pada usia pohon. Kerucutnya ramping memiliki sisik tipis berubah dari hijau menjadi cokelat muda saat tumbuh.

Meskipun namanya cemara putih, bukan berarti pohon ini penuh dengan warna putih. Disebut Cemara Putih karena dedaunannya terdapat seperti bitnik-bintik putih. Pohon jenis ini bisa tumbuh hingga 50 kaki. Pohon Cemara Putih cocok digunakan sebagai pagar atau perbatasan.

4. Cemara Biru

Cemara Biru (Copy)

Pohon Cemara Biru adalah salah satu jenis pohon cemara yang paling mencolok untuk ditanam di rumah. Terkenal karena daun jarumnya yang berwarna biru. Pohon cemara jenis ini dapat tumbuh setinggi 70 kaki di alam liar dan biasanya bisa mencapai 50 kaki saat ditanam di halaman rumah. Ahli hortikultura menyukai pohon cemara ini karena warnanya dan bentuk kerucutnya yang kuat.

Cemara Biru juga sering digunakan di lebih banyak iklim kering sebagai penahan angin dan memiliki ketahanan yang kuat terhadap iklim dingin. Pohon-pohon ini membutuhkan sinar matahari yang baik dan rentan terhadap serangan kutu cemara, tungau laba-laba dan cacing pohon cemara.

5. Cemara Hitam

Cemara Hitam (Copy)

Pohon Cemara Hitam atau Pice Mariana memiliki pertumbuhan yang lambat. Pohon cemara jenis ini dapat ditemukan di daerah dingin atau lembap seperti rawa. Pohon Cemara Hitam dapat tumbuh tinggi sekitar 35 kaki. Dinamakan cemara hitam karena daunnya yang berwaran hijau kebiruan yang pendek dan kaku.

Cemara hitam meiliki batang lurus dengan bentuk agak meruncing juga memiliki mahkota runcing yang kecil yang terdiri dari cabang pendek dengan ujung terbalik.

6. Cemara Colorado

Cemara Colorado (Copy)

Pohon cemara Colorado atau Picea Pungens dapat tumbuh setinggi 60 kaki saat berukuran sedang. Saat tumbuh tua, pohon ini dapat mengalami penyebaran hingga 20 kaki. Ciri khasnya memiliki daun tipis seperti jarum yang bervariasi dari warna abu-abu pudar hingga biru cerah.

Kelemahan terbesar dari pohon jenis ini adalah rentan terhadap penyakit busuk yang merusaknya saat masih muda. Bahkan ada juga jenis Colorado yang memiliki daun yang berwarna emas kekuningan. Biasanya tumbuh lebih lambat dari pohon jenis lain.

7. Cemara Sitka

Cemara Sitka (Copy)

Pohon cemara Sitka atau Picea Sitchensis adalah pohon cemara terbesar diantara semua jenis lainnya. Pohon ini berasal dari bagian Alaska yang tingginya bisa mencapai 300 kaki di alam liar. Pohon-pohon ini membutuhkan perawatan yang rendah, sinar matahari sebagian, naungan, dan tanah yang lembap serta memiliki drainase yang baik.

Jenis pohon ini biasanya dijadikan sebagai produksi kayu dan kertas. Bentuk batangnya tinggi dan lurus mengarah ke mahkota berbentuk kerucut. Ranting-rantingnya menjulur dengan sudut horizontal. Saat pohon ini membesar, karakteristik dasar yang melebar menjadi lebih jelas. Daun jarumnya dapat memiliki beragam waran dari hijau muda ke hijau kebiuran dan kaku.

8. Cemara Engelmann

Cemara Engelmann (Copy)

Pohon Cemara Engelmaan diberi nama dari nama George Engelmann seorang ahli botani dan dokter. Beberapa orang menganggapnya sebagai subspesies dari cemara Putih. Kayunya digunakan dalam industri kayu dan sebagai bahan pembuatan alat musik.

Bentuk pohonnya tinggi dan kurus dengan mahkotanya yang runcing dan cabang-cabangnya yang lebih besar di bawah pohon. Daun jarumnya tajam mencuat dari semua sisi cabang dari pasak kayu yang tersisa setelah daun jarumnya jatuh. Kulitnya tipis dan abu-abu. Pohon ini dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi.

9. Cemara Serbian

Cemara Serbian (Copy)

Pohon Cemara Serbian atau Picea Omorika memiliki bentuk pohon piramida yang sempit. Tingginya bisa mencapai 55 kaki dengan cabang yang melengkung. Lebarnya bisa mencapai 20 kaki. Pohon jenis ini membutuhkan sinar matahari yang baik dan menyukai tanah lembap dan berdrainase baik. Daun jarumnya berwarna hijau tua di bagian belakangnya. Karena bentuk dan ukurannya, pohon ini menjadi pilihan populer untuk area yang kecil.

Pohon jenis ini dapat mentolerir kekeringan meskipun lebih suka di area yang lembap. Selain itu pohon ini juga cocok untuk lanskep perkotaan karena memiliki ketahanan terhadap polusi udara.

10. Cemara Brewer

Cemara Brewer (Copy)

Nama Cemara Brewer diambil dari nama William Henry Brewer, seseorang yang menemukan pohon jenis ini. Terkadang disebut sebagi pohon cemara menangis karena bentuk daunnya yang menggantung dan seperti menunduk. Pohon cemara Brewer dapat menjadi pilihan yang tepat untuk taman atau halaman rumah kamu karena bentuknya yang unik. Cemara jenis ini dapat tumbuh hingga 100 kaki.

Itulah 10 jenis pohon cemara yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Bagi kamu yang mulai tertarik untuk menanam pohon cemara di rumah sebaiknya pilih jenis pohon cemara yang sesuai dengan lingkungan rumahmu ya! Jika kamu yang ingin berbagi tentang jenis pohon cemara lainnya, silahkan tulis di kolom komentar.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar