Bacaterus / Tanaman / Ini Dia 10 Jenis Pohon Akasia Paling Terkenal di Dunia

Ini Dia 10 Jenis Pohon Akasia Paling Terkenal di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 Oktober 2019

Mayoritas spesies pohon akasia ditemukan di Australia tapi ada juga beberapa spesies akasia yang ditemukan di Asia, Afrika, Amerika Utara dan Selatan dan Eropa. Nama Akasia asalnya dari kata ‘Akis’, yang dalam bahasa Yunani berarti duri. Umumnya pohon akasia berumur panjang dan cepat tumbuh, kerap kali tumbuh dengan akar yang dalam sehingga tanaman ini tumbuh subur di kondisi kering.

Kenari Asia dan pial adalah nama lain untuk pohon akasia. Pohon ini memiliki tinggi antara 15 hingga 20 meter. Kayunya keras dan tahan terhadap jamur, api dan air. Selain itu batangnya berbentuk bulat dengan warna yang beragam dari warna cokelat gelap lalu cokelat terang sampai putih kotor. Batang pohon ini juga beralur longitudinal. Akasia termasuk dalam family Fabaceae atau suku polong-polong.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pohon akasia memiliki beragam spesies. Namun yang akan dibahas Bacaterus dalam artikel ini hanya 10 jenis saja. Jenis ini adalah yang paling umum, yang sekarang ini digunakan banyak dalam industri kayu dan perumahan.

1. Texas atau Prairie Guajillo

Texas atau Prairie Guajillo

* sumber: weeds.brisbane.qld.gov.au

Tumbuhan yang cepat pertumbuhannya ini adalah tanaman asli di barat daya Amerika Serikat yang kering dan juga Meksiko. Pohon ini kokoh dan tahan dengan kekeringan dan tingginya bisa mencapai 4 – 5 meter.  Pola pertumbuhannya yang padat dan lebat. Selain itu, pohon ini juga memiliki struktur daun seperti kanopi bulu.

Saat berbunga akan muncul gugusan bunga putih indah yang memancarkan aroma lembut yang menembus udara. Rentang waktu tumbuh bunga ini dari November hingga Maret.

2. Willow

Willow

* sumber: kenneturner.com

Variasi yang unik ini memiliki kemampuan yang tak tertandingi dalam hal menghindari kekeringan. Adalah sebuah tantangan untuk menumbuhkan pohon rindang ini di iklim kering atau gurun. Namun akasia willow, yang merupakan tanaman asli Australia ini, adalah solusi sempurna untuk memberikan keteduhan yang sangat dibutuhkan untuk melawan panas gurun.

Dedaunan berwarna biru keperakan dan siluet akasia willow memberikan tambahan keindahan dan pemandangan taman untuk wilayah-wilayah kering seperti yang berada di selatan barat daya Amerika Serikat, di antaranya Colorado, Utah, Nevada, California, Texas, dan Arizona.

3. Koa

Koa

* sumber: sites.google.com

Varietas asli Amerika ini  hidup di wilayah Hawaii. Pada musim semi biasanya kanopi akasia koa dipenuhi dengan bunga berwarna kuning. Pohon ini mencapai ketinggian yang tidak biasa, kurang lebih 18 meter. Akasia koa adalah tanaman endemik Kepulauan Hawaii. Pohon ini merupakan salah satu pohon paling umum di negara bagian ini.

Pohon yang terkadang juga dikenal sebagai mahoni Hawaii ini berharga untuk digunakan dalam pembuatan papan selancar, gitar, dan sampan cadik. Selain itu, pohon akasia yang dewasa juga berfungsi sebagai habitat burung dan serangga setempat. Di pulau ini juga ada spesies lain yang sangat terkait erat akasia koa. Biasanya pohon ini disebut koaiʻa atau koaiʻe.

Kedua varietas akasia ini sangat mirip dan beberapa ahli botani mengklasifikasikan keduanya sebagai spesies yang sama.

4. Espinillo (Akasia Caven)

Espinillo (Akasia Caven)

* sumber: alchetron.com

Kayu akasia espinillo biasanya digunakan untuk kayu bakar, arang, dan bahan baku kayu. Sesudah periode pembentukan, semak akasia espinillo atau pohon kecil (sering juga disebut sebagai Molina) dapat bertahan di masa kekeringan. Bunga berwarna kuning yang indah harum dan digunakan sebagai wewangian dalam parfum.

Sebagai catatan, sekarang beberapa ahli botani mengklasifikasikan spesies ini sebagai Vachellia caven. Beberapa tanaman yang dahulunya diklasifikasikan sebagai akasia baru-baru ini dipindahkan ke genus Vachellia.

5. Kangaroo Thorn (Akasia Paradoxa)

Kangaroo Thorn (Akasia Paradoxa)

* sumber: www.flickr.com

Pohon kangaroo thorn dapat digunakan sebagai pagar, berkat duri yang tumbuh di batangnya yang dapat menutup jalan. Di beberapa tempat, tanaman ini juga disebut paku berduri atau pangkal pagar.

Tanaman semak ini tumbuh dengan baik di daerah pantai karena dapat tahan terhadap kondisi asin. Di beberapa wilayah, seperti California, Afrika Selatan, termasuk Australia tanaman ini dianggap invasif. Tanaman ini juga dikategorikan sebagai Akasia armata, Mimosa paradoxa atau Racosperma armata.

6. Karroo Thorn (Vachellia Karroo)

Karroo Thorn (Vachellia Karroo)

* sumber: growwild.co.za

Dikenal sebagai sweet karoo, Karoo thorn dikategorikan sebagai akasia sampai tahun 2009, ketika dipindahkan ke genus yang berbeda. Namun, tanaman ini masih berkaitan erat dengan akasia sehingga banyak orang masih menganggapnya sebagai tanaman akasia. Vachellia karoo dapat berupa pohon kecil atau semak.

Tanaman ini mempunyai daun sejati atau daun benih yang menyirip majemuk (terdiri dari deretan daun). Kayu akasia karroo thorn dapat digunakan untuk pagar, arang dan kayu bakar. Karena merupakan tanaman yang agresif, karroo thorn jarang digunakan dalam lanskap. Tanaman ini dianggap sebagai gulma di Australia tapi getahnya memberikan makanan bagi galago atau bushbaby selama musim dingin.

7. Blackwood Australia (Akasia Melanoxylon)

Melanoxylon

* sumber: www.iplantz.com

Dibandingkan dengan koa Hawaii, Blackwood Australia dianggap sebagai alternatif yang lebih murah. Penampakan kayu ini tidak seperti yang diindikasikan namanya, blackwood. Kayu pohon ini tidak berwarna gelap. Akasia melanoxylon memiliki bermacam warna, mulai dari warna emas medium sampai cokelat kemerahan, yang mirip dengan koa.

Cincin pertumbuhan ditandai dengan warna cincin yang kontras dan papan yang berbahan dari kayu ini memiliki garis-garis warna seperti pita. Australian Blackwood memiliki serat bergelombang atau lurus yang beberapa dari pola itu yang saling terkait. Meskipun tahan terhadap pembusukan, kayu ini rentan terhadap serangan serangga dan tidak sesuai untuk penggunaan di luar ruangan tanpa pelapis.

Kayu ini populer digunakan untuk membuat pelapis, furnitur, stok senjata, lemari, dan benda-benda khusus kayu.

8. Mangium

Mangium

* sumber: www.chhajedgarden.com

Varietas ini umumnya dikenal dengan nama mangium, paku hickory, hutan bakau, pial hitam. Tanaman ini adalah tanaman asli Papua, Kepulauan Maluku, Provinsi Papua Barat dan Queensland Timur Laut. Tinggi pohon berkisar antara 20 sampai 30 meter.

Akasia Mangium memiliki hati kayu berwarna kuning kecokelatan yang mengilap dan cocok untuk dipakai di berbagai macam proyek perbaikan rumah karena kayunya sangat keras, kuat dan berat. Kayu magnium juga tahan terhadap bengkok dan retak, maka bisa digunakan untuk bahan pintu, lantai, perabotan dan jendela.

Kayunya menjadi sangat halus dan mengkilap sesudah dipoles sehingga menjadi produk ekspor untuk dibuat dalam pembuatan ubin lantai parket juga karya khusus lainnya.

9. Peuce

Peuce

* sumber: www.exploroz.com

Nama umum untuk varietas ini adalah Waddywood atau waddi. Tanaman ini tumbuhan asli di daerah Australia Tengah. Pohonnya bisa mencapai tinggi kira-kira 15 sampai 18 meter. Hati kayu berwarna cokelat keunguan dengan garis-garis hampir berwarna hitam. Bentuk gubalnya menyajikan warna kuning muda.

Akasia peuce memiliki polong paperi besar dan biji bundar besar tetapi tidak memiliki aril (pelengkap yang kaya minyak) untuk menarik penyebar hewan. Kayunya pohon ini sangat keras dan sehingga tak mudah dipotong dengan menggunakan alat-alat tangan atau bahkan mesin. Namun demikian, produk akhir dari bahan kayu ini memiliki kualitas yang baik dan tahan lama.

10. Lightwood (Akasia Implexa)

Lightwood (Akasia Implexa)

* sumber: www.knox.vic.gov.au

Dikenal juga dengan nama worm scrub atau wick hickory Lightwood, lightwood adalah pohon rindang yang terbuka serta memiliki umur yang Panjang. Kulitnya berwarna keabu-abuan dan kulitnya kasar juga mempunyai polong biji bengkok. Tanaman ini bisa tumbuh sebagai pohon batang tunggal atau banyak batang, dan dapat berkoloni menjadi rumpun kemudian menyebar melalui pengisap.

Lightwood sangat mirip dengan kayu hitam (Akasia melanoxylon) dan terkadang orang-orang keliru menyebutnya dengan nama blackwood. Pohon ini terkadang disebut sebagai pohon hickory tetapi bukan jenis hickory yang sebenarnya karena lightwood termasuk dalam genus Carya. Kayu pohon lightwood dapat dipakai untuk membuat furnitur.

Itulah sekelumit pengetahuan tentang jenis-jenis pohon akasia. Apakah kamu memiliki tanaman tau pernah melihat tanaman akasia? Apakah di dekat rumahmu ada tanaman akasia? Akasia adalah jenis tanaman yang bisa tumbuh di gurun, baca artikel tumbuhan yang hidup di gurun untuk mengetahui jenis tanaman lainnya yang tahan terhadap suhu panas.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar