Bacaterus / Lobster / Jenis-Jenis Lobster Air Tawar untuk Dikonsumsi & Dipelihara

Jenis-Jenis Lobster Air Tawar untuk Dikonsumsi & Dipelihara

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kebanyakan orang berpikir kalau lobster ya hidupnya di laut. Padahal, ada loh lobster yang tinggal di air payau (campuran air laut dan air tawar) dan ada juga yang hidup di air tawar. Lobster air tawar dapat hidup di mana pun air tawar berada, asal itu air mengalir.

Spesies lobster air tawar ada sangat banyak dan tersebar di berbagai penjuru dunia, dan beberapa di antaranya hidup di perairan air tawar Indonesia. Setiap jenis lobster air tawar memiliki ciri-ciri yang berbeda. Ada yang hidup di perairan biasa, tapi ada yang harus di perairan dingin (20-30°C) yaitu di daerah dataran tinggi. Berikut adalah beberapa jenis lobster air tawar yang berhasil Bacaterus rangkum buat Anda.

1. Lobster Rainbow Papua

* sumber: headsup.boyslife.org

Ya, lobster air tawar yang warnanya cantik seperti pelangi ini berhabitat di Papua, Indonesia. Lobster ini merupakan spesies terbaru sekaligus tercantik di dunia. Lobster ini memiliki campuran warna yang cantik, makanya diberi nama rainbow Papua. Tapi, kalau menurut penulis, warna lobster ini lebih mirip galaksi antariksa, jadi seharusnya namanya galaxy Papua. Hehe.

Nama lain lobster rainbow Papua adalah Cherax pulcher yang dalam bahasa Latin, pulcher berarti cantik. Bentuk lobster ini mirip dengan spesies Cherax boesemani. Seperti namanya, lobster ini tinggal di perairan Papua. Lebih tepatnya ada di Semenanjung Doberai, atau dikenal juga sebagai Bird’s Head Peninsula alias Kepala Burung Papua. Lobster ini banyak diperdagangkan di sana.

Karakteristik lobster ini adalah ukurannya lebih kecil (sekitar 12 cm) dibandingkan saudaranya, Cherax boesemani, yang secara morfologi memiliki kemiripan yang tinggi.

Walaupun namanya rainbow, lobster ini hanya memiliki 3-4 warna saja yang didominasi warna biru dan sentuhan ungu. Sayangnya lobster ini terancam punah karena tingginya aktivitas perdagangannya sebagai hewan hias, tetapi tidak dibudidayakan.

2. Supernova Crayfish

* sumber: aquaticarts.com

Ini adalah Cherax boesemani, atau dikenal sebagai supernova crayfish. Ada juga yang menyebutnya sebagai blue moon crayfish atau blue marble freshwater lobster karena warnanya yang biru gelap. Seperti yang sudah disinggung di atas, spesies ini adalah saudara dari lobster rainbow Papua. Bisa dilihat dari warna capitnya yang sangat identikal.

Udang supernova adalah jenis yang dipatenkan yang dihasilkan dari hibridisasi dua spesies berbeda genus Cherax. Ini adalah varian yang sama sekali baru dan sejauh ini belum dijual secara komersil.

Warna lobster ini adalah biru tua seperti laut dalam dengan sedikit hint oranye dan totol putih. Mereka berkembang biak dengan mudah di akuarium, meskipun benihnya tumbuh sangat lambat. Faktanya, banyak spesimen ini yang dikembangbiakkan di tangki.

Saat mencapai usia dewasa, supernova crayfish akan menjadi relatif teritorial, mereka dapat berperilaku agresif terhadap hewan lain di dalam akuarium. Jadi, sebaiknya jangan campur lobster ini dengan hewan lainnya, bahkan dengan spesies sejenis sekalipun.

3. White Specter Crayfish

* sumber: aquaticarts.com

White specter crayfish adalah varian putih dari spesies serupa, Procambarus alleni atau yang dikenal juga sebagai electric blue crayfish. Karena berwarna putih, lobster ini disebut juga sebagai vanilla crawfish atau vanilla lobster. Warna putih gading yang eksotis dari udang karang ini akan terlihat bagus di akuarium Anda.

Spesies ini berasal dari Amerika Serikat bagian Tenggara, tapi telah dikembangbiakan juga di tangki di beberapa tempat. Orang-orang suka memelihara lobster ini selain karena kecantikannya, mereka mencapai usia dewasa dengan sangat cepat dan mudah dikembang biakkan di akuarium.

Meskipun kebanyakan lobster bersifat introvert secara alamiah, khusus lobster ini, mereka sangat aktif. Bisa dilihat dari banyaknya mereka menghabiskan waktu menjelajahi dasar akuarium untuk mencari makanan dibandingkan lobster jenis lainnya.

White spectre crayfish adalah seekor omnivora yang akan memakan hampir semua makanan yang mengandung daging atau nabati. Lobster ini tidak boleh disimpan di akuarium dengan tanaman hidup hias, karena mereka akan memakannya pada tingkat yang mengejutkan.

4. Zebra Crayfish

* sumber: www.lelong.com.my

Zebra Crayfish memiliki nama Latin Cherax peknyi. adalah spesies udang karang yang baru ditemukan. Mereka hidup di tetangga negara kita, yaitu Papua Nugini. Lobster ini juga dikenal sebagai Asian tiger freshwater lobster. Ini adalah salah satu lobster air tawar terbesar dan menampilkan warna-warna pastel yang menakjubkan. Oranye, biru, putih, ungu.. semuanya terlihat jelas pada udang karang ini.

Penting untuk memberikan tempat persembunyian yang luas seperti batu, kayu apung, atau pipa PVC di dalam akuarium jika Anda berencana untuk memeliharanya. Apalagi jika Anda ingin memelihara beberapa dari jenis ini di dalam akuarium yang sama, karena mereka teritorial, sehingga membutuhkan tempat masing-masing untuk bernaung.

Memelihara lobster ini membutuhkan tenaga ekstra, karena kotoran yang mereka hasilkan cukup banyak. Untuk satu ekor lobster zebra, Anda membutuhkan lebih dari 100 liter air dalam akuarium dengan sistem filter yang baik.

5. Tasmanian Giant Freshwater Crayfish

Tasmanian Giant Freshwater Crayfish

* sumber: austcray.com

Tasmanian giant freshwater crayfish atau lobster, adalah invertebrata air tawar sekaligus spesies lobster air tawar terbesar di dunia. Spesies ini hanya ditemukan di sungai di bawah 400 meter di atas permukaan laut di Tasmania utara, sebuah negara kepulauan Australia. Spesies ini ditemukan di sungai, air mengalir dan waduk yang mengalir ke Bass Straight termasuk Sungai Arthur.

Astacopsis gouldi dapat ditemukan di sungai yang gelap dan bergerak lambat (aliran airnya tidak deras). Mereka makan dari sekitar kayu lapuk besar dan struktur terendam lainnya. Ini merupakan lobster air tawar raksasa, bisa mencapai sepanjang 120 mm hingga 400 mm.

Tentu membutuhkan waktu yang lama untuk mereka bisa sampai sebesar itu, bahkan bisa menghabiskan seluruh hidup mereka (yaitu sekitar 30 tahun). Dengan kisaran berat 500 gr hingga 3 kg, Tasmanian giant freshwater crayfish merupakan invertebrata air tawar terbesar yang diketahui.

6. Cobalt Blue Lobster

* sumber: www.liveaquaria.com

Cobalt blue lobster adalah salah satu udang karang hias paling mencolok yang pernah Anda lihat. Ini akan menambah percikan warna biru cemerlang yang pasti akan menarik perhatian akuarium air tawar Anda. Warna biru pada spesies ini semakin intensif saat mereka mencapai usia dewasa.

Yang perlu Anda perhatikan adalah, cobalt blue lobster dapat berubah warna menjadi cokelat karena tertekan atau stres saat mengalami pengiriman (ketika dibawa dari tempat asalnya ke rumah Anda). Tapi, warna biru cerah mereka akan kembali dalam beberapa hari. Jika dipelihara di akuarium, ukuran terpanjang yang bisa dicapai lobster ini adalah 12 cm saja.

7. Irianto Red Crayfish

* sumber: www.reddit.com

Cherax snowden adalah spesies udang karang dari Semenanjung Vogelkop, Papua Barat, Indonesia. Tapi, udang berwarna intensif ini ditemukan juga di Papua Nugini. Di alam liar, mereka hidup di anak sungai sungai air tawar. Spesies ini populer sebagai hewan peliharaan akuarium air tawar di Asia, Eropa dan Amerika Utara. Tubuh dan cakarnya yang berwarna oranye merupakan daya tariknya.

Ya, itulah beberapa jenis lobster air tawar yang paling populer. Kebanyakan memang lebih sering dijadikan hewan peliharaan karena warnanya yang cantik, tapi kalau Anda mau mengonsumsinya juga sebenarnya tak apa-apa, tapi sayang saja karena warnanya begitu indah.

Oh iya, selain membahas soal jenis-jenis lobster, kami juga membahas informasi seputar lobster terbesar di dunia. Apa saja itu? Yuk, langsung baca selengkapnya di sini!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *