Bacaterus / Binatang / 10 Jenis Kura-Kura Air Tawar yang Bisa Jadi Peliharaan

10 Jenis Kura-Kura Air Tawar yang Bisa Jadi Peliharaan

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apakah kamu senang memelihara hewan di rumah? Apakah kamu berpikir untuk memelihara kura-kura? Ada pilihan kura-kura air tawar yang bisa kamu jadikan peliharaan. Kura-kura air merupakan reptil yang memiliki tempurung keras yang melindungi hewan tersebut dari pemangsa. Jenis kura-kura ini menghabiskan sebagian besar hidupnya di air hanya datang di darat untuk bermigrasi.

Kura-kura air tawar biasa ditemukan di danau, rawa dan bahkan di dasar sungai. Hewan ini bisa jadi hewan peliharaan yang sangat populer, khususnya di kalangan anak kecil. Ini dikarenakan jenis kura-kura ini terutama karena mereka relatif mudah dirawat. Untuk kamu yang berminat memelihara kura-kura air tawar, simak ulasan artikel berikut.

1. Kura-Kura Red-eared Slider

Kura-Kura Red-eared Slider

* sumber: www.noozhawk.com

Red-eared slider adalah jenis kura-kura air tawar yang memiliki nama ilmiah Trachemys scripta elegans. Habitat alami kura-kura ini berada di Meksiko dan Amerika Serikat, Rumah utamanya ada di daerah Mississippi. Jenis kura-kura ini adalah hewan peliharaan populer dan banyak dijual di toko-toko.

Tubuh red-eared slider berwarna hijau gelap juga terdapat warna kuning. Fitur yang paling menonjol dari kura-kura ini dan alasan di balik penamaannya adalah dua tanda merah yang ada di sisi kepalanya. Tempurung kura-kura red-eared slider sedikit condong dari bawah ke tubuhnya.

Tempurungnya nampak seperti itu karena red-eared slider merupakan kura-kura semi-akuatik, yaitu, bisa hidup di air atau di darat. Jenis kura-kura ini mudah dikenali di sungai-sungai di selatan Amerika Serikat, untuk lebih khususnya, di Sungai Mississippi.

2. Kura-Kura Box

Kura-Kura Box

* sumber: www.nkytribune.com

Box Turtle merupakan spesies terrapin atau kura-kura air tawar yang paling umum. Kura-kura jenis ini juga menjadi hewan peliharaan keluarga yang paling disukai. Bentuk tubuhnya kecil dan memiliki panjang sekitar 6 inci yang membuatnya hewan ini mudah diurus.

Jenis box turtle jantan mempunyai ekor yang lebih panjang dibandingkan jenis betina. Seperti kura-kura air tawan lainnya, Box Turtle merupakan kura-kura omnivora dan hidup di alam liar. Hewan ini biasanya tinggal dekat dengan habitat tempat mereka dilahirkan.

Berjemur di pagi hari dan sore hari adalah salah satu hal yang kura-kura ini sukai. Karenanya kalau kamu memiliki kura-kura ini di rumah, kamu harus mengatur lampu akuarium bagi mereka untuk berjemur ketika mereka ingin berjemur. Kura-kura kotak juga suka berhibernasi selama bulan-bulan musim dingin.

3. Kura-Kura Yellow-bellied Slider

Kura-Kura Yellow-bellied Slider

Kura-kura jenis ini memiliki nama ilmiah Trachemys scripta scripta. Asal kura-kura ini dari daerah antara Meksiko dan Amerika Serikat dan mudah ditemukan di pasaran. Nama Yello-bellied slider diambil dari garis-garis kuning yang terlihat di leher dan kepala mereka serta di bagian perut.

Sisa tubuh kura-kura berwarna coklat gelap. Kura-kura ini bisa mencapai panjang sekitar 11,8 inci dan senang menghabiskan waktu di danau menikmati sinar matahari. Yellow-bellied slider mudah beradaptasi dengan lingkungan rumah tapi jika ditinggalkan bisa jadi spesies invasive.

Karena itulah jika kamu memelihara kura-kura ini, kamu harus sangat berhati-hati. Kalau kamu sudah tak bisa merawatnya lagi, pastikan ada orang lain yang bisa mengurus hewan tersebut. Kamu tidak boleh meninggalkan hewan peliharaan begitu saja.

4. Kura-Kura Painted

Kura-Kura Painted

* sumber: www.howcast.com

Kura-kura ini merupakan hewan asli Amerika Utara. Painted Turtle merupakan penyu akuatik dan mereka tinggal di alam bebas. Kura-kura ini bisa ditemukan di danau, kolam dan rawa-rawa. Nama mereka yang unik berasal dari bentuk bokong mereka. Kura-kura ini lebih karnivora daripada omnivora.

Cangkang tubuh kura-kura ini sangat keras memberikan pertahanan yang bagus ketika mereka harus bersembunyi dari bahaya. Kura-kura ini bisa mencapai panjang sekitar 8 inci dan umurnya juga sangat panjang. Hewan ini bisa hidup sampai 30 tahun jika dirawat dengan baik.

5. Kura-Kura African Sideneck

Kura-Kura African Sideneck

Awalnya Kura-kura air tawar ini ditemukan di Afrika Timur dan Selatan. Kura-kura jenis ini bisa menjadi hewan peliharaan yang tepat karena mereka sangat aktif di siang hari. Selain itu, hewan ini juga mudah didapat karena tidak terdaftar dalam daftar spesies yang terancam punah.

Kura-kura akuatik ini bisa hidup sampai 25 tahun juga dapat berkembang di mana saja. Panjang kura-kura ini bisa mencapai antara kira-kira 8 – 18 inci dan memiliki kaki berselaput. Jika berminat memelihara kura-kura, jenis ini bisa menjadi pilihan.

Baca juga: 10 Ikan Terbesar di Dunia dengan Ukuran yang Mencengangkan

6. Kura-Kura Diamondback

Kura-Kura Yellow-bellied Slider Kura-Kura Diamondback

Asal kura-kura ini dari Amerika Selatan dan Timur dan mereka hidup di alam liar, di perairan agak payau. Nama hewan ini berasal dari pola berlian yang indah di kulitnya. Kura-kura jantan bisa tumbuh sekitar 5 inci tapi betina bisa jauh lebih besar ukurannya hingga 7,5 inci panjangnya.

Kura-kura Diamondback harus diberi makan ikan kecil, udang, moluska dan kepiting. Diamondback bisa jadi hewan peliharaan keluarga yang bagus. Selain itu, diamondback juga cukup menyenangkan untuk dipelihara, tapi lingkungan mereka harus dijaga agar tetap bersih supaya hewan ini bisa berkembang.

7. Kura-Kura Cumberland Slider

Kura-Kura Cumberland Slider

Cumberland Slider dengan nama ilmiah Trachemys scripta troosti adalah jenis kura-kura dari Amerika Serikat, khususnya Tennessee dan Kentucky. Menurut beberapa ilmuwan kura-kura cumberland slider merupakan evolusi hibrida antara dua spesies kura-kura yang lebih tua.

Jenis kura-kura tersebut adalah kura-kura yang memiliki tempurung atau cangkang berwarna hijau khas serta bintik-bintik kuning dan hitam terang. Panjang Cumberland Slid bisa mencapai sekitar 8 inci. Jika memelihara kura-kura ini, suhu terariumnya harus antara 25oC dan 30oC.

Selain itu terium juga dan harus bersentuhan langsung dengan sinar matahari karena mereka senang menghabiskan berjam-jam menikmatinya. Mereka adalah kura-kura omnivora karena mereka suka makan ganggang, ikan, berudu atau udang karang.

8. Kura-Kura Pig Nosed

Kura-Kura Pig Nosed

* sumber: www.aboutanimals.com

Carettochelys insculpta adalah nama lain dari  kura-kura berhidung babi yang berasal dari Australia utara dan Papua. Kura-kura ini mempunyai tempurung lunak dan kepala yang tidak biasa. Jika dikukur panjang, hewan-hewan ingin bisa mencapai lebih dari 24 inci kurang lebih dengan berat bisa 25 kg.

Karena tampilan hewan ini yang unik maka tak heran jika hewan ini menjadi hewan populer di dunia pemeliharaan hewan eksotis. Kura-kura ini merupakan hewan akuatik dan hanya keluar dari air untuk bertelur. Ini adalah jenis kura-kura omnivora yang memakan tanaman dan hewan.

Ukuran kura-kura ini bisa menjadi cukup besar, karena itu kamu harus menyimpannya di akuarium besar. Hewan ini harus hidup sendiri karena mereka memiliki kecenderungan untuk menggigit jika mereka merasa stres. Sediakan makanan berkualitas untuk menghindari masalah ini.

9. Kura-Kura Sungai Murray

Kura-Kura Sungai Murray

* sumber: www.abc.net.au

Kura-kura ini muncul di semua bagian terdingin dari sistem Sungai Murray-Darling. Hewan ini juga ditemukan di sungai NSW pesisir, dari perbatasan Queensland ke wilayah Sydney. Warna iris matanya  kuning cerah juga memiliki garis tunggal kekuningan di sepanjang sisi kepala dan lehernya.

Terkadang kura-kura muda mempunyai bintik-bintik berwarna kuning pucat di belakang mata. Plastronnya berwarna krim seragam atau kuning pucat. Hobi kura-kura Sungai Murray adalah berjemur di atas kayu di bawah sinar matahari. Kura-kura ini omnivora dan makan tanaman air dan ganggang.

10. Kura-Kura Tutul

Kura-Kura Tutul

* sumber: www.mass.gov

Kura-kura ini juga dikenal dengan nama Clemmys guttata dan hewan ini merupakan individu semi-akuatik dengan ukuran antara kira-kira 3 dan 5 inci. Kura-kura tutul sangat indah dan mempunyai tempurung berwarna hitam atau biru dengan bintik-bintik kuning kecil yang juga meluas ke kulitnya.

Jenis kura-kura ini merupakan kura-kura omnivora yang hidup di daerah air tawar. Asalnya dari Amerika Serikat bagian timur dan Kanada. Hidupnya di alam liar terancam karena habitat mereka rusak dan mereka ditangkap untuk diperdagangkan ilegal pada penjualan hewan peliharaan.

Karena itu, jika kamu memutuskan untuk mengadopsi kura-kura tutul, pastikan kura-kura berasal dari peternak yang memenuhi persyaratan dan perizinan. Jangan mendorong perdagangan ilegal karena hal itu akan membuat spesies ini punah, menjadi yang terakhir dari keluarga Clemmys.

Apa pun jenis kura-kura yang kamu pilih sebagai peliharaan, jangan lupa bahwa sangat penting untuk menyediakan tempat yang baik yang disesuaikan dengan ukurannya agar mereka hidup nyaman karena di tempat itulah mereka akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka. Jangan lupa beri makan yang benar supaya mereka tetap sehat dan ceria.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *