Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Februari 2019

Banyak orang senang memelihara kucing karena kucing adalah hewan yang sangat lucu. Tingkah polahnya memikat hati banyak orang. Namun, tak semua jenis kucing cocok untuk tiap orang. Tiap kucing memiliki kepribadian tertentu.

Sebelum memutuskan untuk memelihara kucing, kamu perlu mempelajari dahulu seluk – beluk kucing yang ingin kamu jadikan peliharaan. Jika kamu ingin tahu kira-kira kucing jenis apa yang cocok untukmu, yuk, simak bahasan berikut.

9 Jenis Kucing Peliharaan yang Paling Populer

1. Persia

Persia

Kucing Persia sudah banyak malang melintang di dunia perfilman, periklanan, seni, dan tentu rumahdan kucing ini termasuk jejeran kucing termahal di dunia. Selama berabad-abad, kucing ini menjadi salah satu jenis kucing peliharaan yang sangat terkenal. Kucing Persia dikenal juga dengan nama “the Persian Longhair”, “Iranian Cat, dan “Shirazi Cat”, yang diambil dari nama kota Shiraz di Iran karena memang kucing ini aslinya diimpor dari Iran.

Kucing Persia memilikis sifat tenang dan penyayang. Kucing ini mudah beradaptasi dengan lingkungan, tapi dia tidak suka digoda. Jadi, kucing Persia tampaknya lebih cocok diperlihara oleh orang dewasa atau keluarga yang memiliki satu anak dengan sifat anak yang  tenang dan lembut. Kucing Persia memiliki bulu yang cantik dan panjang.

Kucing jenis ini memiliki beragam warna, seperti cokelat, hitam, ungu, tortoiseshell (kombinasi tiga warna, seperti merah, hitam, dan warna lain krem, cokelat, dan biru & krem), biru, tabby (loreng seperti harimau), dan smoke. Kucing Persia cocok untuk dipelihara di dalam ruangan agar bulunya tetap dalam kondisi prima.

2. Maine Coon

* sumber: prettylittercats.com

Kucing jenis ini berasal dari Amerika Serikat bagian utara. Di tempat asalnya, kucing Maine Coon hidup sebagai hewan liar. Salah satu mitos mengenai kucing ini yaitu kucing Maine Coon merupakan kucing perliharaan yang paling besar di dunia saat ini. Ada sebuah kisah yang menyebutkan bahwa kucing ini hasil persilangan antara kucing dan rakun dan tentu saja hal itu tidak benar.

Selain itu, ada juga cerita yang mengatakan bahwa kucing Maine Coon adalah kucing Perancis dengan rambut yang panjang. Kucing ini dipercaya sebagai milik Mario Antoinette yang dia bawa saat akan melarikan diri dari revolusi di Perancis. Namun sekarang, orang Amerika mengakui Maine Coon sebagai kucing asal Amerika, kemungkinan berasal dari Negara Bagian Maine.

Maine Coon memiliki dada yang lebar dan tubuh yang berotot. Umumnya, Maine Coon betina memiliki berat badan sampai 6 kg dan jantan sampai 8 kg. Tapi, ada juga Maine Coon jantan yang beratnya bisa mencapai 13 kg tanpa terlihat gemuk. Daya tarik utama kucing ini adalah ekornya yang panjang dan berbulu lebat. Maine Coon memiliki warna cokelat tabby, juga warna lainya.

Kucing Maine Coon termasuk hewan yang sangat cerdas dan menyukai berada di dekat manusia sehingga cocok dijadikan sebagai teman. Karena itu, Maine Coon pas untuk jadi kucing peliharaan dan dia senang bergaul dengan manusia, namun tentu saja dia pun perlu dihibur.

3. Ragdoll

* sumber: www.catster.com

Ragdoll berasal dari Amerika Serikat. Nama Ragdoll disematkan pada kucing ini karena sifatnya yang jinak. Ketika diangkat badannya, kucing ini tampak lunglai, persis seperti boneka kain. Jika kamu ingin kucing yang jinak untuk hewan peliharaan, Ragdoll lah yang cocok untuk kamu pilih karena kucing ini memiliki pembawaan yang tenang dan penyayang.

Penampakan fisik Ragdoll dengan bulunya yang panjang dan pola warnanya tampak mirip dengan kucing Siam, Birma atau Persia. Warna matanya biru khas dan memiliki kepribadian seperti anjing, senang mengikuti pemiliknya ke mana saja. Dia senang bergaul dengan manusia. Ragdoll memiliki dada yang lebar berotot dan panjang. Wajahnya imut dengan pipi yang bulat.

Kucing ini senang berpetualang dan menjelajah, jadi pastikan kamu menyediakan banyak ruangan untuk dia bermain jika kamu ingin memelihara Ragdoll. Satu hal lagi, bersiaplah untuk sering-sering menyikat bulunya karena Ragdoll memiliki bulu mirip dengan bulu kelinci, lebat.

4. Russian Blue

* sumber: www.catster.com

Pelabuhan Baltik Archangel, di dekat lingkaran Artik, dipercaya oleh para peternak sebagai tempat asal kucing Russian Blue. Kucing ini dibawa oleh para pedagang-pelaut sebagai barang perdagangan dalam kapal yang melakukan perdagangan dengan Inggris.

Russian blue  termasuk jenis kucing yang tenang dan lembut bahkan cenderung pemalu jika berada di antara orang-orang yang tak dikenalnya. Namun, Russian blue sangat penyayang dan setia dengan pemiliknya hingga akan mengikutinya ke manapun. Kucing ini juga ramah dengan peliharaan lainnya dan toleran terhadap anak-anak.

Saat ditinggal sendiri di rumah, Russian blue bisa menghibur dirinya sendiri, tetapi dia suka permainan mengambil barang. Selain itu, dia juga senang memanjat dan melompat untuk mengamati lingkugan dari tempat yang tinggi. Jika kamu perlu alarm untuk bangun, kucing ini cocok kamu jadikan alarm untuk membangunkanmu karena Russian blue mengandalkan rutinitas.

5. Himalaya

* sumber: www.bravotv.com

Kucing Himalaya dikembangbiakan dari hasil persilangan antara Persia dan Siam untuk menghasilkan pola titik warnanya. Kucing ini memiliki warna cerah di sekitar badannya dan gelap di sekitar wajah, kuping, dan ekor, seperti kucing Siam. Warnanya beragam dari cokelat, ungu, sampai merah. Berbeda dengan nenek moyangnya, kucing Persia, warna matanya hanya biru saja.

Kucing Himalaya adalah kucing berwatak lembut dan manis. Dia penyayang tapi cukup selektif. Dia mungkin suka berbaring di pangkuanmu, tapi mungkin tidak terlalu ramah dengan tamu. Lingkungan terbaik untuk kucing Himalaya adalah lingkungan yang tenang dan sunyi dengan sedikit perubahan tiap harinya.

Dia senang tinggal di rumah sendirian dan dipastikan dia tak akan memanjat tirai atau melompat ke lemari. Hanya karena tak suka memanjat bukan berarti dia tak senang bermain. Dia senang bermain-main dengan tikus mainan bahkan bola kertas.

Bulunya yang tebal menuntut perhatian lebih. Tiap hari harus di sikat dan disisir untuk menjaga agar bulu tidak kusut. Selain itu, kamu harus hati-hati ketika membersihkan wajahnya karena noda air mata bisa bertumpuk di wajahnya.

6. Manx

* sumber: www.vetstreet.com

Manx berasal dari Isle of Man. Kucing ini adalah jenis kucing yang tak memiliki ekor. Hilangnya ekor Manx dipercaya karena gen mutan yang dominan yang muncul pada hewan tersebut dahulu  kala dikarenakan kucing ini terkurung di Isle of Man. Akibat dari gen mutan itu, terjadi malformasi pada tulang belakang yang menyebar ke seluruh komunitas kucing sebagai akibatnya ekornya hilang.

Kucing Manx adalah kucing ramah, penyayang, suka bermain dan kuat sehingga ideal untuk menjadi hewan peliharaan. Kucing ini akan mencintai pemiliknya jika diperlakukan dengan cara yang benar. Dia suka mengikuti orang kesukaannya ke mana saja dan bahkan meringkuk di pangkuan untuk tidur. Manx juga bisa diajak bercakap-cakap.

Manx mampu beradaptasi dan dia tak canggung ketika bertemu dan bertegur sapa dengan orang baru. Selain itu, Manx adalah teman perjalanan yang menyenangkan karena suka naik mobil dan bermain dengan air. Dia perlu banyak perhatian karena dia kucing yang berorientasi pada manusia.  Jadi, jangan meninggalkannya sendirian selama berjam-jam pada suatu waktu.

7. Siam

* sumber: www.petguide.com

Kucing Siam dipercaya peternak berasal dari kota Siam Kuno, Ayudha. Dulunya, kucing ini tinggal di kuil-kuil agar terjaga kemurnian keturunannya dan hanya dimiliki oleh keluarga kerajaan. Kucing Siam yang sekarang berbeda dengan kucing Siam yang dulu. Siam sekarang cenderung panjang dan ramping. Kepalanya panjang dan kupingnya agak besar. Bulunya pendek dan memiliki titik gelap.

Siam bisa menjadi kucing yang sangat ideal untuk dijadikan hewan peliharaan. Selain cerdas, kucing Siam juga senang berada di sekitar orang-orang. Yang harus kamu tahu dari sifat kucing ini adalah jika dia menginginkan sesuatu, dia menginginkannya saat itu juga. Kucing ini akan sangat penyayang jika kamu tanggap terhadap kebutuhannya.

8. Sphynx

* sumber: www.catster.com

Sering dikira tak memiliki bulu, kucing Sphyx sebenarnya memiliki bulu, hanya saja sangat pendek dan lembut seperti suede. Bulu di wajah mirip dengan beludru dan terasa seperti lumut. Tubuh kucing ini ramping dan telinganya berbentuk segitiga yang khas serta kulitnya yang terlihat keriput. Ekornya panjang yang meruncing di ujungnya. Tak semua kucing Sphynx memiliki kumis.

Pembawaannya yang manis, aktif, dan pintar membuat kucing ini mudah untuk diurus. Sphynx juga mudah untuk dilatih. Dia cukup aktif, senang melakukan sesuatu di dalam rumah. Kucing ini juga mahluk yang sangat penyayang dan bisa berkembang baik bersama hewan peliharaan lain di rumah.

9. Munchkin

* sumber: www.basepaws.com

Awal mula munculnya kucing Munchkin berasal dari seekor kucing hamil bernama Blackberry. Kucing tersebut ditemukan di bawah truk di Louisiana oleh Sandra Hochenedel pada tahun 1983. Hochenedel memberikan satu dari kucing yang lahir dengan kaki pendek kepada temannya Kay LaFrance. Kemudian kucing itu diberi nama Toulouse.

Toulouse menjadi pembawa gen utama Munchkin dan dimulainya perkembangbiakan jenis kucing baru. Ukuran Munchkin bervariasi dari kecil hingga sedang dengan berat sekitar 2 hingga 4 kilogram. Munchkin mirip dengan kucing lain hanya saja kakinya pendek.

Munchkins adalah kucing yang penuh energi dan penuh dengan keingintahuan. Hobinya bermain dan menjelajah. Kucing ini akan bermain dengan anak-anak, anjing, dan kucing lainnya. Dia senang menghabiskan waktu bersama orang dan merupakan hewan peliharaan yang ideal.

Selain sembilan jenis kucing di atas, masih banyak jenis kucing lain yang biasa dijadikan hewan peliharaan. Jika kamu tahu jenis kucing lainnya, tuliskan nama – namanya di kolom komentar yang tersedia di bawah.