Bacaterus / Kopi / 10 Jenis Kopi yang Paling Enak di Indonesia yang Mendunia

10 Jenis Kopi yang Paling Enak di Indonesia yang Mendunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 23 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bicara tentang kopi, di Indonesia kini minuman kopi sedang naik kembali dan menjadi tren. Jika dulu minum kopi hanya digemari oleh para orang tua, khususnya bapak-bapak, kini minum kopi menjadi trend di kalangan anak muda milenial.

Tiap hari makin banyak kita jumpai kedai-kedai kopi baik yang besar maupun yang kecil yang menyajikan beragam minuman kopi yang berasal dari Indonesia. Tak hanya menjual minuman kopi, kedai-kedai juga menjual kopi dalam bentuk biji maupun serbuk.

Yang kini juga ramai adalah kemunculan kelas-kelas untuk belajar mengenai kopi, dari mengenali jenis-jenis kopi hingga pembuatan kopi. Jenis kopi asal Indonesia kini banyak digemari para penikmat kopi. Mau tahu jenis kopi paling enak di Indonesia yang banyak digemari sekarang? Yuk, simak ulasannya.

1. Kopi Jawa

Kopi Jawa

Pulau Jawa menghasilkan kopi yang enak juga terkenal yaitu kopi Jawa. Kopi ini dihasilkan semasa penjajahan Belanda. Jenis kopi ini muncul karena pemerintahan kolonial Belanda memerintahkan penduduk Indonesia saat itu untuk menanam biji kopi. Karena itu di abad ketujuh belas, Indonesia menjadi penghasil kopi nomor satu.

Kopi Jawa umumnya dihasilkan melalui wet process atau proses basah. Rasa kopinya tipis dan ciri asam merupakan ciri dari kopi Jawa. Karena ciri inilah kopi Jawa lebih unggul jika dibandingkan dengan kopi yang berasal dari negara Afrika atau Amerika Latin.

Jenis kopi Jawa yang biasa dijual adalah kopi robusta dan kopi arabika. Kedua jenis kopi ini memiliki waktu proses simpan yang tidak sama. Kopi Jawa Arabika proses simpannya bisa sampai 8 tahun, sedangkan kopi robusta waktu simpannya lebih pendek, yaitu 5 tahun. Apapun jenisnya, kopi Jawa akan lebih baik jika diproses dengan cara disangrai di suatu wadah dengan menggunakan kayu bakar.

2. Kopi Gayo

Kopi Gayo

Nama kopi ini sama dengan nama daerah pegunungan yang menjadi lokasi penanamannya untuk pertama kali, yaitu datarang tinggi Gayo, di Aceh Tengah. Kopi Gayo mempunyai rasa yang khas dan enak rasanya.

Kopi ini rasanya tidak terlalu kuat ataupun terlalu pahit. Karena rasa yang  sempurna ini, kopi Gayo di tahun 2010 akhirnya mendapatkan sertifikat Fair Trade dari organisasi Internasional.

Selain itu, pada konfrensi internasional tentang ilmu kopi, kopi Gayo dinominasikan menjadi kopi terbaik di dunia. Pada pameran kopi yang diselenggarakan oleh Specialty Cofee Association of America, kopi Gayo menjadi kopi yang termahal. Negara-negara seperti Eropa dan Amerika Serikat saat ini menjadi negara tujuan ekspor utama kopi dari Aceh ini.

Rasa kopi Gayo umumnya seperti cokelat dan earthy atau seperti bau tanah saat tersiram air hujan. Namun, rasa itu akan bergantung kepada bagaimana biji kopi tersebut dipanggang, tapi rasa alami dari kopi Gayo akan selalu muncul.

3. Kopi Wamena

Kopi Wamena

Irian Jaya juga memiliki kopi yang enak juga terkenal, yaitu kopi Wamena yang merupakan kopi alami terbaik yang ada di Indonesia. Bagi mereka, para penyuka kopi yang masih baru, kopi Wamena menjadi pilihan yang baik karena rasanya sangat ringan dan tidak asam. Kopi ini juga yang sehat karena diproduksi secara tradisional dan organik oleh para petani

Kopi ini ditanam dengan ketinggian minimal 2.000 mdpl. Ini tentu saja sangat tinggi jika dibandingkan dengan kopi lain yang biasanya ditanam di ketinggian minimal 1.200 mdpl. Karenanya untuk menanam kopi ini terkadang memerlukan helikopter dan menaiki gunung. Kondisi tanah di Papua yang subur menjadikan kopi ini memiliki rasa yang luar biasa.

Beberapa orang bahkan memberikan ulasan yang sangat baik tentang kopi Wamena. Dikatakan bahwa kopi Wamena merupakan kopi premium Indonesia. Tak mengherankan jika kopi ini menjadi salah satu kopi terenak di Indonesia.

4. Kopi Toraja

Kopi Toraja

Yang paling membedakan kopi Toraja dengan biji kopi Indonesia lainnya adalah bahwa kopi ini tidak meninggalkan rasa asam di mulut. Selain itu, kopi ini tidak akan meninggalkan rasa asam ke lidah peminumnya sejak tegukan pertama.

Pada dasarnya rasa kopi Toraja sama dengan kopi Sulawesi lainnya, contohnya Kalosi, yang mempunyai tingkat keasaman rendah dengan rasa kayu dan sedikit rasa tanah. Aroma khas ini dihasilkan oleh teknik tradisional yang digunakan oleh petani ketika mengambil biji. Kopi Toraja juga dikenal sebagai kopi yang paling alami yang berasal dari tanah subur Sulawesi Selatan.

Bagi orang Jepang dan Amerika, kopi Toraja yang terkenal ini merupakan kopi favorit mereka. Biasanya mereka menyukai jenis kopi Arabika Toraja. Kopi ini memiliki body yang medium serta mudah diseduh sehingga membuat kopi Toraja menjadi salah satu kopi terenak bahkan ketika tidak ditambahkan gula sama sekali.

5. Kopi Sidikalang

Kopi Sidikalang

Asal kopi yang satu ini adalah dari dataran tinggi Sumatra. Kopi ini ditanam di sekitar tanah Bukit Barisan yang merupakan sebuah dataran tinggi dengan hawa yang dingin. Sidikalang merupakan kopi khas dari daerah Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatra Utara. Rasa enak kopi Toraja sukses mengalahkan kopi terkenal dari Brazil.

Kopi Toraja diproses secara natural atau dry process dan  giling basah atau semi washed. Kopi ini memiliki perpaduan antara rasa yang sangat berat dengan kekayaan mineral daerah pegunungan sehingga kopi ini cocok dinikmati oleh penyuka kopi “kelas berat’. Rasa alami yang dimiliki kopi ini karena tanah tempat penanaman biji kopi memiliki kandungan mineral yang baik.

6. Kopi Kintamani

Kopi Kintamani

Kopi Indonesia lainnya yang juga tak kalah enaknya adalah kopi Kintamani, yaitu kopi tradisional dari pulau di Bali. Kopi Kintamani dibuat dengan metode tradisional Bali, yaitu dengan menggunakan sistem air Bali.

Oleh karenanya, orang yang meminum kopi ini akan merasakan rasa segar di dalam kopinya. Ditanam di dataran tinggi, 900 mdpl, membuat kopi Kintamani memiliki cita rasa yang lembut. Aroma yang khas dari kopi ini adalah aroma jeruk citrus.

Bayangkan saja pecinta kopi bisa mencicipi rasa jeruk dalam kopi. Luar biasa, bukan? Kopi ini memiliki body yang medium dengan buah yang tumbuh dengan lebat juga bebas dari hama penyakit sehingga cocok bagi penyuka kopi yang tak suka kopi yang berasa pahit atau sepat.

7. Kopi Luwak

Kopi Luwak

Sebenarnyak kopi luwak yang asli merupakan jenis kopi yang paling mahal di antara semua kopi. Kopi ini hanya bisa ditemukan di Indonesia. Kopi luwak diproduksi dengan cara yang cukup unik, yaitu menggunakan proses fermentasi di dalam tubuh luwak. Cara produksinya yang berbeda membuat kopi luwak memiliki rasa yang berbeda dibandingkan kopi lain di pasaran.

Beberapa wisatawan asing yang penasaran akhirnya datang dan mencoba membelinya. Banyak orang yang menyukainya. Kopi luwak mempunyai perpaduan antara rasa pahit, lembut, serta asam dengan aroma harum yang tidak akan ditemukan di kopi lain di Indonesia. Guiness Book of Records memasukkannya sebagai kopi termahal. Kopi ini juga terkenal di kedai-kedai kopi di Amerika.

8. Kopi Malabar

Kopi Malabar

Nama kopi ini pasti sudah tak asing lagi di telinga pecinta kopi. Kopi ini sudah sangat terkenal di dunia kopi. Malabar adalah nama kopi yang berasal dari provinsi Jawa Barat. Untuk menghasilkan biji kopi, biasanya para petani menggunakan berbagai macam proses. Tapi tentu saja yang terbaik adalah proses alami, proses yang disukai banyak orang.

9. Kopi Lanang

Kopi Lanang

Kopi lanang merupakan kopi yang berasal dari tanah Jawa Timur. Di daerah Jawa Timur, pecinta kopi dapat dengan mudah menemukan kopi ini. Harga kopi ini cukup terjangkau. Selain itu, kopi ini juga terkenal karena memiliki manfaat bagi vitalitas para pria. Makanya kopi ini disebut kopi lanang, yaitu kopi pria karena lanang berarti pria. Kopi ini sudah terkenal di mancanegara hingga Amerika dan Jepang.

10. Kopi Preanger

Kopi Preanger

Saat ini dikenal sebagai Parahyangan, Preanger merupakan daerah pegunungan yang menjadi lokasi perkebunan kopi tertua yang ada di Indonesia. Perkebunan ini didirikan di awal masa penjajahan Belanda. Dahulu, kopi ini dibawa ke Belanda karena kopi Preanger diakui oleh mereka sebagai kopi yang nikmat.

Kopi Java Preanger, bahkan jadi nama untuk bahasa programming Java. Itu disebabkan para pencipta bahasa sangat menikmati kopi ini.

10 jenis kopi yang disebutkan di atas tak hanya enak tapi juga sudah terkenal hingga ke mancanegara. Beberapa bahkan sudah menerima sertifikat. Apakah kamu pecinta kopi? Kopi jenis apa yang sering kamu minum?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *