Bacaterus / Buah / 14 Jenis Kelengkeng yang Paling Enak dan Mudah Didapatkan

14 Jenis Kelengkeng yang Paling Enak dan Mudah Didapatkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Januari 2020

Kelengkeng atau lengkeng merupakan buah yang sangat umum ditemui di Indonesia. Buah yang berasal dari Cina Selatan dan juga tumbuh di bekas wilayah Indocina seperti Thailand, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Taiwan ini ternyata memiliki banyak varietas. Beberapa dibudidayakan di Indonesia. Mau tahu apa saja jenis kelengkeng yang biasa diperjualbelikan untuk dikonsumsi? Baca terus ulasan berikut, ya.

1. Matalada/Hawai

Matalada

Kelengkeng ini merupakan salah satu varietas yang bagus dibudidayakan di Indonesia. Jika kebanyakan kelengkeng ditanam di dataran tinggi, matalada atau hawai merupakan jenis kelengkeng yang ditanam di dataran rendah.

Keunikan lain dari kelengkeng ini yaitu namanya, selain matalada dan hawai, kelengkeng ini disebut juga dengan nama kelengkeng putih. Meskipun ukuran buah matalada besar denga diameter buahnya 2cm sampai 3 cm, biji di dalamnya tetap kecil.

Daging buah kelengkeng ini cukup tebal dengan selaput bijinya berwarna putih. Daun tanamannya cenderung memiliki bentuk lancip memanjang. Matalada juga termasuk kelengkeng yang dapat berbuah dengan cepat bantuan booster. Varietas matalada akan berbuah di usia kira-kira 2 tahun.

2. Ruby Longan

Ruby Longan

Ruby Longan merupakan varietas terbaru dari varietas tanaman buah dan turunan terbaru dan masih satu turunan dengan kelengkeng Aroma Durian. Buah ruby longan atau kelengkeng merah mempunyai ukuran diameter buah 1,5cm hingga 3cm. Selain itu, buah ini juga mempunyai warna yang menggoda dengan daging kelengkeng merah juga tebal. Tingkat kemanisannya sampai level 21 brik.

Keindahan kelengkeng merah sama dengan batu akik ruby merah yang harganya miliaran rupiah. Selain itu, kelengkeng jenis ini sulit ditandingi kekhasannya karena selain memiliki buah berwarna merah, daun, pucuk sampai batangnya pun berwarna merah. Tak ketinggalan bijinya pun berwarna merah.

3. Puang ray

Puang ray

Jika ingin memiliki pohon kelengkeng yang bisa berbuah sering, pilihannya jatuh pada kelengkeng puang ray. Varietas kelengkeng ini berasal dari Thailand. Keunggulan kelengkeng ini adalah buahnya yang memiliki rasa yang manis seperti kelengkeng pingpong atau diamond river. Keunggulan lainnya yaitu buahnya cenderung kering.

Menurut pendapat beberapa orang, kelengkeng puang ray adalah perpanduan antara kelengkeng pingpong dan diamond river. Puang ray juga memiliki sifat genjah. Jenis kelengkeng ini sudah bisa berbuah di umur satu tahun. Frekuensi berbuahnya juga tinggi walaupun tak diberi perlakuan khusus.

4. Aroma Durian

Aroma Durian

Keunggulan varietas kelengkeng ini adalah aromanya yag mirip dengan durian. Rasa buahnya seperti rasa durian yang setengah matang. Nama lain untuk kelengkeng ini adalah mata naga. Aroma durian memiliki kulit yang tipis dan berwarna putih.

Daging buah kelengkeng ini tebal dan bijinya kecil. Daunnya memiliki warna hijau tua dengan tekstur yang kaku. Kelengkeng aroma durian dikatakan masih ada hubungan dengan varietas kelengkeng pingpong. Cabang aroma durian sangat banyak sehingga pohonnya mudah rimbun.

5. Pingpong

Pingpong

Varietas ini terkenal karena ukuran buahnya yang hampir menyamai bola pingpong. Daging buahnya tipis dengan biji yang besar. Rasa kelengkeng pingpong sangat manis sekali dengan aroma yang khas. Selain cabangnya yang jarang, pingpong juga tumbuh memanjang maka dari itu kelengkeng pingpong perlu dipangkas sejak awal agar tak memakan tempat.

6. New Kristal

New Kristal

Jenis kelengkeng ini berakar tunggang. Daun kelengkeng new kristal berwarna hijau tua dengan bentuk bulat lonjong yang memanjang dan ujungnya lancip. Kelebihan new kristal yaitu tahan terhadap terik matahari dan hujan sehingga menguntungkan bagi petani. Buahnya berwarna cokelat saat masih muda dan ketika matang warna buahnya menjadi cokelat tua.

Daging kelengkeng ini rasanya manis dan bentuk buahnya bulat penuh. Tanaman ini bisa tumbuh baik di dataran rendah atau tinggi. New kristal butuh sinar matahari yang penuh agar bisa tumbuh cepat.

7. Itoh

Itoh

Ukuran buah kelengkeng itoh cukup besar dan itoh terkenal karena memiliki daging buah dengan tekstur kering juga tidak berair. Karenanya kelengkeng itoh tidak mudah busuk ketika disimpan dalam waktu yang lama. Perpaduan rasa manis dan tekstur kering menjadikan buah ini jenis kelengkeng yang banyak dicari.

Itoh merupakan persilangan antara kelengkeng diamond river dengan puang ray dari Thailand. Daun kelengkeng itoh cukup besar dan rimbun dengan tubuh yang tegak. Varietas ini sudah berbuah saat umur 2 sampai 3 tahun dari semenjak penanaman.

8. Shixia

Shixia

Shixia merupakan kultivar lengkeng populer di Provinsi Guangdong. Sejarah buah ini sudah ada sekitar 140 tahun. Buah shixia berukuran kecil, tapi memiliki selaput biji yang renyah, tebal dan manis. Buah ini juga rasa yang enak. Shixia merupakan kultivar terbaik untuk dikonsumsi sebagai buah segar dan menghasilkan hasil panen yang banyak.

Varietas ini ditanam secara luas bersama dengan leci oleh Taman Sains dan Teknologi Yehai Lichee di empat lokasi di Provinsi Guangdong dan kota Jinghongdan di kota Jiuzhou, Kota Qiongtshan juga provinsi Hainan. Pohon lengkeng ini ditanam dengan sistem penanaman kerapatan tinggi. Selain itu, dilakukan juga pemangkasan konstan untuk menghasilkan pohon ukuran kecil.

9. Daw

Daw

Daw merupakan kultivar terpopuler di negara Thailand dan sekitar 73 persen dari total lengkeng yang ditanam di negara ini merupakan varietas daw. Varietas ini merupakan jenis yang matang lebih awal seperti arti dari kata daw yang berarti awal. Pembungaan terjadi di bulan Desember dan panen buah terjadi di akhir Juni sampai awal Juli.

Lengkeng daw merupakan jenis lengkeng yang berbuah dengan sangat konsisten dan tidak memiliki masalah berbuah dwimusim. Selain itu, daw relatif bebas dari infeksi oleh penyakit sapu penyihir. Daw memiliki buah yang besar.

Aril atau selaput biji daw manis dan rasanya enak, agak keras dan tidak renyah jika dibandingkan dengan aril ‘Biew Khiew’. Buahnya tidak tumbuh dengan baik di pohon dan bahkan benih dapat berkecambah di dalam buah. Kelengkeng Daw bisa langsung dimakan atau diolah.

10. Chompoo

Chompoo

Chompoo merupakan jenis kelengkeng yang sangat dicari oleh orang-orang Thailand. Varietas ini merupakan jenis kelengkeng yang matang di pertengahan dan berbunga di bulan Desember sampai awal Januari. Chompoo dapat dipanen dari mulai pertengahan Juli sampai awal Agustus. Ukuran buah chompoo sedang, bentuknya lonjong dengan kulit berwarna cokelat muda kehijauan.

Nama ‘Chompoo’ artinya merah muda. Lengkeng jenis ini sangat manis dan memiliki aroma yang enak. Kelemahan dari kultivar ini adalah kebiasaan tanamnya yang tidak teratur sebagai akibat dari berbunga yang buruk.

11. Biew Khiew

Biew Khiew

Kelengkeng varietas lain dari Thailand yang banyak dicari adalah biew khiew. Biew khiew merupakan kultivar yang matang dan berbunga di akhir Januari kemudian dipanen di akhir Agustus sampai September. Buah biew khiew yang matang berbentuk bulat, besar, dengan warna hijau kecokelatan.

Selaput bijinya renyah, wangi juga manis. Biew khiew memiliki kualitas yang sangat baik. Kulit buah biew khiew agak tebal dan karenanya dapat disimpan lebih lama. Kultivar ini rentan terhadap gangguan penyakit sapu penyihir. Biew khiew biasanya tumbuh di provinsi bagian utara Thailand.

12. Haew

Haew

Haew merupakan kultivar yang matang paling lama karena berbunga pada akhir Januari sampai  awal Februari. Buah dipanen pada pertengahan sampai akhir Agustus. Buah haew mempunyai ukuran sedang sampai besar.

Biji buah ini agak kecil dan memiliki selaput biji yang keras dan kualitasnya bagus. Kulit buah haew agak kasar dan tebal sehingga bisa disimpan lebih lama. Kelemahan haew adalah kebiasaan dwimusimnya. Haew cocok untuk pengalengan. Kultivar ini umumnya tumbuh di provinsi bagian utara Thailand.

13. Diamond River

Diamond River

Diamond river merupakan salah satu kultivar yang baru diperkenalkan. Varietas kelengkeng ini berasal dari Thailand dan dilaporkan varietas kelengkeng ini berbuah setiap tahun juga matang sebelum waktunya.

Diamond river menghasilkan buah di luar musim dan juga di akhir musim yang jumlahnya cukup besar. Kelemahan dari varietas ini yaitu kualitas buahnya sedang saja. Selain itu, pohon itu sangat rentan terhadap kerusakan dahan atau cabang.

14. Kohala

Kohala

Varietas kohala di Florida bisa diandalkan dalam hal berbunga dan berbuah. Pohonnya juga mudah diperbanyak dengan cara pencangkokan. Buah ‘Kohala’ cukup ringan dan kulitnya tipis. Ukuran buahnya besar dan mempunyai aroma manis dengan rasanya yang kuat.

Jika dilihat sekilas sepertinya buah kelengkeng hanya ada beberapa jenis saja karena warna dan bentuknya hampir sama, kecuali kelengkeng merah dan putih. Ternyata buah kecil ini juga memiliki beragam varietas. Apakah kamu familiar dengan jenis-jenis kelengkeng di atas?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *