Bacaterus / Serba Serbi / Binatang / 10 Jenis Kambing Kurban di Indonesia yang Paling Populer

10 Jenis Kambing Kurban di Indonesia yang Paling Populer

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 November 2018

Lebaran Idul Adha sebentar lagi. Sudah mulai ngeceng kambing buat dikurbankan nanti? Sebagai negara dengan mayoritas muslim, tentu menyembelih hewan kurban sudah menjadi momen tahunan dan dinanti semua orang. Dan, hewan yang paling populer untuk diselembelih adalah kambing.

Jangan berpikiran bahwa kambing itu sama saja semuanya. Pasalnya, di Indonesia ada cukup banyak jenis kambing yang biasa dikurbankan. Ingin tahu 10 jenis kambing kurban di Indonesia? Bacaterus telah merangkumnya di sini untuk Anda.

10 Jenis Kambing Kurban di Indonesia

1. Kambing Jawarandu

Kambing Jawarandu

Jenis kambing kurban di Indonesia yang pertama ada kambing jawarandu. Kambing ini punya nama lain selain jawarandu, yaitu bligon, gumbolo, kacukan, dan koplo. Sedikit sejarah tentang kambing jawarandu, kambing ini merupakan kambing ternak hasil persilangan antara kambing kacang dan kambing peranakan etawa. Makanya, bentuk fisik kambing jawarandu agak mirip kambing kacang walaupun lebih besar.

Ciri-ciri kambing ini adalah tubuhnya cenderung lebih mungil daripada kambing-kambing lainnya. Bobot kambing dewasanya hanya berkisar 40 kg saja. Baik jantan maupun betina, kambing jawarandu memiliki dua tanduk kecil di atas kepalanya. Bentuk telinga kambing jawarandu lebar, panjang, dan terkulai di samping wajahnya.

Tak hanya makan rumput tanah seperti kambing kacang, sehari-harinya kambing jawarandu mengonsumsi rumput, daun pohon, dan pakan ternak. Tipe kambing ini adalah pedaging dan penghasil susu. Jadi, pastinya kambing jawarandu cocok banget buat dijadikan kambing kurban, ya.

2. Kambing Kacang

Kambing Kacang

Jenis kambing kurban di Indonesia yang terpopuler ke-2 adalah kambing kacang. Kambing ini merupakan indukan dari kambing jawarandu yang sebelumnya kami bahas di atas. Kambing kacang telah dibudidayakan oleh sebagian besar orang Indonesia, jadi bisa dibilang kalau kambing kacang ini merupakan kambing ras unggul dan merupakan yang pertama kali dikembangbiakkan di Indonesia.

Tinggi gumba kambing kacang dewasa adalah sekitar 65 cm dengan bobot 20 – 30 kg saja, setengah kali lebih kecil dari peranakannya yaitu kambing jawarandu. Ciri-ciri lainnya dari kambing kacang adalah tubuhnya yang mungil dan kepalanya yang kecil juga. Berbeda dengan jawarandu yang telinganya jatuh, kambing kacang memiliki telinga yang kecil dan tegak.

3. Kambing Etawa

Kambing Etawa jenis kambing kurban di Indonesia

* sumber: www.youtube.com

Gagah sekali, ya, kambing yang satu ini? Adalah kambing etawa, kambing yang berasal dari India. Selain etawa, kambing ini disebut juga sebagai kambing jamnapari. Kambing ini cukup tinggi, yaitu mulai dari 90 – 127 cm. Perbedaan yang signifikan antara kambing jantan dan betina adalah dibobotnya. Kambing etawa jantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan betinanya hanya 63 kg saja.

Ciri-ciri kambing etawa selain tinggi adalah telinganya panjang, lebar, dan jatuh. Lalu, dahi hingga tulang hidungnya maju seperti ikan louhan. Lalu, ada dua tanduk kecil di atas dahinya baik kambing jantan atau pun betina. Kambing ini memiliki dua tipe, yaitu tipe penghasil susu dan pedaging.

4. Kambing Boer

Kambing Boer

* sumber: www.siapbisnis.net

Kambing ini merupakan yang paling cepat tumbuh di antara kambing-kambing lainnya. Dalam umur 5 – 6 bulan saja, kambing boer dapat mencapai bobot 35 – 45 kg. Jika dibiarkan tumbuh hingga 2 – 3 tahun, bobot kambing boer bisa mencapai 120 – 150 kg untuk jantan dan 80 – 90 kg untuk betina.

Dibandingkan dengan kambing-kambing lainnya, karkas kambing boer jauh lebih tinggi karena mencapai 50% dari bobot tubuhnya. Karkas adalah bagian tubuh yang telah disembelih secara halal, dikuliti, dikeluarkan jeroannya, dipisahkan kepala dan kaki, serta lemaknya yang berlebih. Bagus banget buat kurban, dong, ya?

Tidak sulit membandingkan kambing boer, tubuhnya lebar, panjang, dan gemuk. Warna bulunya putih, tapi kadang ada yang bercorak coklat juga. Telinga kambing ini turun karena sangat lebar dan panjang. Ciri lainnya adalah kakinya buntet alias pendek.

5. Kambing Muara

Kambing Muara jenis kambing kurban di Indonesia

Kambing ini dinamakan sesuai daerah asalnya, yaitu Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Secara fisik, kambing muara terlihat gagah dengan tinggi tegap tubuhnya dan warnanya yang coklat dengan sedikit aksen hitam.

6. Kambing Gembrong

Kambing Gembrong

Kambing ini kelihatannya hangat sekali dengan semua bulu itu, ya? Namanya adalah kambing gembrong, kambing asal Kabupaten Karangasem, Bali. Kambing ini jika dilihat sepintas mirip seperti anjing yang sangat besar karena bulunya yang super panjang. Selain panjang, bulu kambing ini menutupi seluruh tubuhnya, bahkan wajahnya juga tertutup oleh bulu.

Bulu kambing gembrong sangat cantik karena panjang lurus dan mengilap ketika terkena sinar matahari. Jika dibiarkan tumbuh, panjang bulu kambing ini bisa mencapai 30 cm. Makanya, para peternak selalu mencukur kambing ini setiap satu tahun sekali.

Jenis kambing kurban di Indonesia ini merupakan hasil kawin silang antara kambing kashmir dan kambing turki. Para peternak menyilangkan kambing gembrong dengan kambing peranakan etawa, dari situ lahirlah kambing gettah (gembrong etawa).

7. Kambing Kosta

Kambing Kosta

Kambing kosta merupakan kambing yang berasal dari Provinsi Banten, tapi kambing ini mampu tinggal di daerah mana saja di Indonesia, makanya kambing ini begitu populer untuk dijadikan hewan kurban. Kini, kambing kosta dapat dengan mudah dijumpai di Banten, Tanggerang, Serang, dan Pandeglang.

Kambing ini adalah hasil persilangan antara kambing lokal biasa/kambing kacang dengan kambing kashmir yang berasal dari India. Ciri-ciri kambing kosta adalah warna bulunya hitam pekat/coklat tua/hitam dengan aksen coklat. Tanduk kambing ini agak melengkung walaupun tidak terlalu panjang. Kambing kosta merupakan tipe pedaging, jadi memang paling pas buat dijadikan hewan kurban.

8. Kambing PE (Peranakan Etawa)

Kambing PE (Peranakan Etawa)

* sumber: www.suksesternakkambing.com

Ini nih kambing yang sejak tadi kesebut. Namanya kambing peranakan etawa atau sering disingkat jadi kambing PE. Kambing ini adalah hasil kawin silang dari kambing lokal/kacang dengan kambing etawa. Tujuan persilangan ini adalah agar kambingnya bisa lebih beradaptasi dengan kondisi Indonesia.

Ukuran kambing PE mirip dengan kambing etawa, namun untuk ketahanan dan kekuatan tubuh lebih baik, karena merupakan silangan dengan kambing lokal. Bobot tubuh kambing PE jantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan yang betina hanya 63 kg saja. Kambing ini tersebar di seluruh Indonesia, tapi populasi paling banyak ada di pulau Jawa.

9. Kambing Marica

Kambing Marica

* sumber: faunahistory.blogspot.com

Bukan merica bumbu dapur, ya, tapi marica. Nama jenis kambing kurban di Indonesia ini adalah kambing marica. Kambing ini merupakan variasi lain dari kambing kacang. Biasanya, kambing marica mudah ditemukan di Sulawesi Selatan.

Ketahanan tubuh kambing ini sangat luar biasa. Kambing marica memiliki potensi genetik yang membuatnya mampu beradaptasi walaupun tinggal di lingkungan kering (curah hujan rendah). Kambing ini juga mampu bertahan hidup ketika musim kemarau sekalipun. Mereka bisa hidup dari rumput kering yang tumbuh di tanah tandus. Hebat, ya?

10. Kambing Saanen

Kambing Saanen

* sumber: it.depositphotos.com

Kambing saanen gampang banget dibedakan dengan kambing lainnya. Jika Anda melihat jenggot dan tanduknya yang lancip dan panjang, berarti itu adalah kambing saanen. Kambing ini asalnya dari Lembah Saanen, Swiss Barat. Kambing ini merupakan penghasil susu di Swiss. Karena kambing saanen kurang cocok hidup di daerah tropis, kambing ini pun dikawin silangkan dengan kambing lain, biasanya dengan kambing peranakan etawa.

Ciri-ciri kambing ini adalah warnanya putih bersih, hidungnya lancip sejajar dengan mulut, dan bentuk kepalanya segitiga. Telinga kambing saanen tidak lebar namun tidak kecil juga, lalu tegak ke kanan dan kiri. Ekor kambing ini lurus, agak pendek, dan tipis. Baik jantan atau pun betina, kambing ini memiliki tanduk yang panjang.

Selesai sudah pembahasan 10 jenis kambing kurban di Indonesia yang paling populer versi Bacaterus. Bagaimana, masihkah Anda bingung mau memilih kambing mana untuk kurban tahun ini? Semoga informasi di atas bisa membantu Anda. Lihat referensi masakan dari jeroan untuk lebaran di sini. Selamat berkurban!

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Syuri, ’94 liner, make up enthusiast, smeraldo flower admirer, calico cat snuggler.

Leave A Comment